Anda di halaman 1dari 3

BLOK 4 Pemicu 1

1. Bagaimana sikap dokter gigi yang melakukan pemasangan behel tersebut?


Sikap yang ditunjukan dokter gigi tersebut dalam melakukan pemasangan behel adalah dokter
gigi tersebut memberikan penjelasan yang cukup baik dengan menyampaikan bagian gigi yang
mana yang akan dicabut untuk proses pemasangan behel tersebut
2. Bagaimana tindakan dokter gigi yang melakukan pemasangan behel dibandingkan dengan tidak
dipasang menurut prinsip bioetika?
Bioetika berasal dari kata bios yang berati kehidupan dan ethos yang berarti norma-norma atau
nilai-nilai moral. Bioetika merupakan studi interdisipliner tentang masalah yang ditimbulkan
oleh perkembangan di bidang biologi dan ilmu kedokteran baik skala mikro maupun makro,
masa kini dan masa mendatang.
Bioetika mencakup isu-isu sosial, agama, ekonomi, dan hukum bahkan politik. Bioetika selain
membicarakan bidang medis, seperti abortus, euthanasia, transplantasi organ, teknologi
reproduksi butan, dan rekayasa genetik, membahas pula masalah kesehatan, faktor budaya
yang berperan dalam lingkup kesehatan masyarakat, hak pasien, moralitas penyembuhan
tradisional, lingkungan kerja, demografi, dan sebagainya. Bioetika memberi perhatian yang
besar pula terhadap penelitian kesehatan pada manusia dan hewan percobaan.
Prinsip-prinsip dasar etika adalah suatu aksioma yang mempermudah penalaran etik. Prinsip-
prinsip itu harus dibersamakan dengan prinsip-prinsip lainnya atau yang disebut spesifik. Tetapi
pada beberapa kasus, kerana kondisi berbeda, satu prinsip menjadi lebih penting dan sah untuk
digunakan dengan mengorbankan prinsip yang lain. Keadaan terakhir disebut dengan Prima
Facie. Konsil Kedokteran Indonesia, dengan mengadopsi prinsip etika kedokteran barat,
menetapkan bahwa, praktik kedokteran Indonesia mengacu kepada kepada 4 kaidah dasar
moral yang sering juga disebut kaidah dasar etika kedokteran atau bioetika, antara lain:
 Beneficence
 Non-malficence
 Justice
 Autonomy

a. Beneficence
Dalam arti prinsip bahwa seorang dokter berbuat baik, menghormati martabat manusia,
dokter tersebut juga harus mengusahakan agar pasiennya dirawat dalam keadaan
kesehatan. Dalam suatu prinsip ini dikatakan bahwa perlunya perlakuan yang terbaik bagi
pasien. Beneficence membawa arti menyediakan kemudahan dan kesenangan kepada
pasien mengambil langkah positif untuk memaksimalisasi akibat baik daripada hal yang
buruk. Ciri-ciri prinsip ini, yaitu;
 Mengutamakan Alturisme
 Memandang pasien atau keluarga bukanlah suatu tindakan tidak hanya
menguntungkan seorang dokter
 Mengusahakan agar kebaikan atau manfaatnya lebih banyak dibandingkan dengan
suatu keburukannya
 Menjamin kehidupan baik-minimal manusia
 Memaksimalisasi hak-hak pasien secara keseluruhan
 MeenerapkanGolden Rule Principle, yaitu melakukan hal yang baik seperti yang
orang lain inginkan
 Memberi suatu resep
b. Non-malficence adalah suatu prinsip yang mana seorang dokter tidak melakukan perbuatan
yang memperburuk pasien dan memilih pengobatan yang paling kecil resikonya bagi pasien
sendiri. Pernyataan kuno Fist, do no harm, tetap berlaku dan harus diikuti. Non-malficence
mempunyai ciri-ciri:
 Menolong pasien emergensi
 Mengobati pasien yang luka
 Tidak membunuh pasien
 Tidak memandang pasien sebagai objek
 Melindungi pasien dari serangan
 Manfaat pasien lebih banyak daripada kerugian dokter
 Tidak membahayakan pasien karena kelalaian
 Tidak melakukan White Collar Crime

c. Justice
Keadilan (Justice) adalah suatu prinsip dimana seorang dokter memperlakukan sama rata
dan adil terhadap untuk kebahagiaan dan kenyamanan pasien tersebut. Perbedaan tingkat
ekonomi, pandangan politik, agama, kebangsaan, perbedaan kedudukan sosial, kebangsaan,
dan kewarganegaraan tidak dapat mengubah sikap dokter terhadap pasiennya. Justice
mempunyai ciri-ciri :
 Memberlakukan segala sesuatu secara universal
 Mengambil porsi terakhir dari proses membagi yang telah ia lakukan
 Menghargai hak sehat pasien
 Menghargai hak hukum pasien

d. Autonomy
Dalam prinsip ini seorang dokter menghormati martabat manusia. Setiap individu harus
diperlakukan sebagai manusia yang mempunyai hak menentukan nasib diri sendiri. Dalam
hal ini pasien diberi hak untuk berfikir secara logis dan membuat keputusan sendiri.
Autonomy bermaksud menghendaki, menyetujui, membenarkan, membela, dan
membiarkan pasien demi dirinya sendiri. Autonomy mempunyai ciri-ciri:
 Menghargai hak menentukan nasib sendiri
 Berterus terang menghargai privasi
 Menjaga rahasia pasien
 Melaksanakan Informed Consent

Menurut prinsip bioetika dan sesuai scenario diatas tindakan yang dilakukan oleh dokter gigi
untuk melakukan pemasangan behel terhadap pasien tersebut sesuai dengan prinsip bioetik
kedokteran keempat yaitu autonomy dimana pasien bebas menentukan nasib dirinya sendiri.
Dalam scenario diatas si pasien yang ingin memasang behel untuk giginya agar giginya tidak
bimaxiller protusi (boneng) lagi
Kalau tidak dilakukannya pemasangan behel terhadap pasien tersebut maka dokter gigi tersebut
telah mengikuti prinsip bioetik kedokteran Non-malficence yang dimana dokter gigi tidak sedikit
pun melakukan perbuatan yang dapat merugikan pasien karena sesuai scenario diatas setelah
pemasangan behel dalam dua minggu pasien malah menderita sakit yang mendalam, gigi yang
bergoyang dan terjadi pembengkakan gusi

3. Bagaimana saudara menanggapi keluhan pasien tersebut?


 Sampaikan keluhan pasien pada tempat yang tepat, ajak pasien ke ruangan/tempat
yang lebih tenang dan kondusif untuk menyampaikan keluhannya
 Tidak perlu panik tetaplah tenang, redakan emosi pasien dengan menjadi
pendengaryang baik
 Menanggapi keluhan dengan respon yang positif
 Lakukan identifikasi tentang pokok permasalahan keluhan pasien
 Tunjukkan empati kepada pasien tentang permasalahan/keluhan yang disampaikan
 Tetap fokus kepada pangkal permasalahan yang sedang terjadi
 Catat semua komplain/keluhan pasien dan memberikan tanggapan/solusi balik
apabilasesuai dengan kewenangan kita dalam menjawab permasalahan tersebut.
 Memberikan tanggapan/konfirmasi balik yang seimbang, tetap
memperhatikankerugian dan ketidakpuasan pasien.
 Carilah akar permasalahan yang terjadi dan buat sebagai kesimpulan untuk
dijadikanbahan evaluasi dari keluhan pasien.
 Memastikan kepuasan pasien dalam mendapatkan solusi atau alternatif
pemecahanmasalah yang mereka hadapi.

4. ….
5. Bagaimana menurut anda apabila anda mendapat kasus seperti ini, apa yang sebaiknya anda
dilakukan?
Bila saya mendapat kasus seperti ini maka tindakan yang saya lakukan adalah :
 Mendengarkan kembali keluhan pasien
 Mencari akar permasalahan
 Memberikan solusi pada pasien dalam hal ini memberikan perawatan terbaik terhadap
keadaan penyakit yang dialami pasien

6. Perlukah dilakukan informed consent ? jelaskan jawaban saudara !


Sangat perlu karena itu merupakan media untuk menentukan perawatan yang akan diberikan
dokter kepada pasien yang mengandung resiko atau akibat yang akan datang setelah perawatan
dilakukan