Anda di halaman 1dari 1

Variabel :

Variabel-variabel penelitian sebenarnya merupakan kumpulan konsep mengenai fenomena yang


diteliti. Pada umumnya, karena rumusan variabel itu masih bersifat konseptual, maka maknanya
masih sangat abstrak walaupun mungkin secara intuitif suda dapat dipahami maksudnya. Dalam
pelaksanaan penelitian, batasan atau definisi suatu variabel tidak dapat dibiarkan ambiguous, yakni
memiliki makna ganda, atau tidak menunjukkan indikator yang jelas. Hal ini disebabkan data
mengenai variabel yang bersangkutan akan diambil lewat suatu prosedur pengukuran, sedangkan
pengukuran yang valid hanya dapat dilakukan terhadap atribut yang sudah didefinisikan secara tegas
dan operasional. Variabel yang masih berupa konsep teoritis, belum dapat diukur.

Definisi (Adalah suatu kondisi gangguan kesehatan pasien yeng telah ditetapkan oleh dokter
mengalami gangguan gagal ginjal). :

Definisi operasional dapat dirumuskan berdasarkan proses apa yang harus dilakukan agar variabel
yang didefinisikan itu terjadi. Sebagai contoh, variabel “kecemasan” dapat dioperasionalkan sebagai
suatu keadaan akibat subjek dihadapkan pada ancaman keselamatan. Variabel “lapar”
dioperasionalkan sebagai suatu keadaan bilamana subjek tidak diperbolehkan makan apapun juga
selama lebih dari 10 jam. “Eksposisi yang lama terhadap film kekerasan” dioperasionalkan sebagai
situasi di mana subjek menonton hanya film-film kekerasan setiap hari untuk jangka waktu lebih dari
enam bulan.

Hasil Ukur (Hasil dari diagnosa medis terhadap pasien/ responden) dg kriteria jawaban

Diagnosa medis pasien gagal ginjal =Ya. Diagnosa Medis Tidak gagal Ginjal= Tidak

Skala Data (nominal)

Cara ukur (melalui Dokumen Status pasien)