Anda di halaman 1dari 6

BANGUN RUANG SISI DATAR

(KUBUS DAN BALOK)

A. Identitas
Satuan Pendidikan : SMP/N
Mata Pelajaran : Matematika
Kelas : VIII Semester 2
Alokasi Waktu : (5 x 40 Menit/ 2 Pertemuan)

B. Kompetensi Dasar (KD)


KD 3.1 : Membedakan dan menentukan luas permukaan dan volume bangun
ruang sisi datar (kubus, balok, prisma dan limas).
KD 4.1 : Menyelesaikan masalah yang berkaitan dengan luas permukaan dan
volume bangun ruang sisi datar (kubus, balok, prisma dan limas), serta
gabungannya.

C. Indikator Pencapaian Kompetensi


1. Peserta didik dapat mengidentifikasi jaring-jaring kubus dan balok melalui benda
konkret dengan benar.
2. Peserta didik dapat menemukan turunan rumus luas permukaan balok dan kubus
dan menghitung luas permukaan kubus dan balok dengan benar.
3. Peserta didik dapat mengidentifikasi pola tertentu untuk mengetahui turunan
rumus volume kubus dan balok dan menghitung volume kubus dan balok dengan
benar.
4. Peserta didik dapat menyajikan bangun ruang sisi datar, yaitu: kubus dan balok
maupun gabungan dengan bangun ruang sisi datar lainnya dalam bentuk replica
benda konkret dengan benar.
5. Peserta didik dapat menyelesaikan masalah yang berkaitan dengan kubus dan balok
serta gabungannya dengan benar.

D. Materi Ajar : Bangun ruang sisi datar


1. Menghitung Luas Permukaan Kubus
2. Menghitung Luas Permukaan Balok
3. Menghitung Volume Kubus
4. Menghitung Volume Balok

E. Uraian Materi
Luas Permukaan Bangun Ruang Sisi Datar
a. Luas Permukaan Kubus
Perhatikan gambar berikut !
Bandingkan kedua bentuk jaring-jaring tersebut, kemudian ukurlah dan hitunglah
luasnya.
Jika kotak diatas kita buka dan dilebarkan sesuai ruas bangunnya akan terbentuk
jaring – jaring bangun ruang sisi datar (kubus). Selanjutnya irislah beberapa rusuk
dengan pola irisan yang berbeda pada bangun yang berbentuk kubus sehingga
apabila dibuka dan direbahkan pada bidang datar akan membentuk bangun datar,
maka akan didapat apa yang disebut jaring-jaring kubus sebagai berikut :

Pada gambar di atas, didapat sebagai berikut:


L 1=L2=L3=L 4=L5=L 6
Sehingga luas seluruh permukaan kotak kue
L 1=L2=L3=L 4=L5=L 6
¿6×L1
¿ 6 ×(9 ×9)
¿ 6 ×(81)
¿ 486
Jadi, luas seluruh permukaan kotak kue adalah 486 cm2.

Melalui membuka bangun ruang sisi datar menjadi jaring – jaring bangun ruang
sisi datar dapat disimpulkan bahwa luas permukaan kubus sebagai berikut :

Luas Permukaan Kubus=6 × s2

b. Luas Permukaan Balok


Kemudian irislah beberapa rusuk pada bangun yang berbentuk balok sehingga
apabila dibuka dan direbahkan pada bidang datar akan membentuk bangun datar,
sehingga akan didapat apa yang disebut jaring-jaring balok.
Gambar di atas merupakan gambar kotak kue yang digunting (diiris) pada tiga
buah rusuk alas dan atasnya serta satu buah rusuk tegaknya, yang direbahkan pada
bidang datar sehingga membentuk jaring-jaring kotak kue. Pada Gambar (iii) di
dapat sebagai berikut:
L 1=L5 , L 2=L 4 , dan L 3=L 6
Sehingga luas seluruh permukaan kotak kue.
¿ L1+ L 2+ L3+ L 4+ L 5+ L 6
¿( L 1+ L5)+( L2+ L 4)+( L3+ L6)
¿( 2× L 1)+(2 × L 2)+( 2× L3)
¿( 2×7 × 20)+(2 ×7 ×14 )+(2 ×14 ×20)
¿( 280)+(196)+(560)
¿ 1.036
Jadi, luas seluruh permukaan kotak kue adalah 1.036 cm2
Melalui membuka bangun ruang sisi datar menjadi jaring – jaring bangun ruang
sisi datar dapat disimpulkan bahwa luas permukaan Balok sebagai berikut :

Luas Permukaan Balok=2 ×{ ( p × l )+ ( p × t ) + ( l ×t ) }

Jika suatu kotak kue yang berbentuk balok diiris pada tiga buah rusuk alasnya dan
atasnya, serta satu buah rusuk tegaknya, kemudian direbahkan sehingga terjadi
bangun datar, maka bangun datar itu dinamakan jarring - jaring balok. Demikian
juga pada kotak kue yang berbetuk kubus, apabila diiris pada rusuk-rusuk tertentu
dan direbahkan pada bangun datar, maka bangun datar itu dinamakan jaring-
jaring kubus.

1. Permasalahan :
Sebuah karton berukuran 0,5 m × 1 m. Karton tersebut akan dibuat untuk
membungkus kado yang berukuran 10 cm × 12 cm × 20 cm. Jika kado yang
akan dibuat sebanyak 500 buah, maka berapa banyak minimal karton yang
dibutuhkan?

Volume Bangun Ruang Sisi Datar

a.
b.
c.
d.
e.

a. Volume Kubus
Kubus Banyak Kubus Volume

Ada 1 kubus 1 cm3


satuan
3
8 = 23 8 = 238 = 231=1

Ada 8 kubus 8 cm3


satuan
3
8 = 238=2

Ada 27 kubus 27 cm3


satuan
3
8 = 2327=3

Ada 64 kubus 64 cm3


satuan

64=43

S Ada sebanyak S3satuan. S3

S
S . .

Melalui penyusunan kubus satuan kearah panjang, lebar dan tebal dengan jumlah
kubus satuan yang sama sehingga terbentuk kubus yang lebih besar, maka dapat
disimpulkan bahwa volume Kubus sebagai berikut :
Volume Kubus=s × s × s=s3

b. Volume Balok

Balok p l t Banyak kubus Volume

6 kubus satuan
3 2 1
¿ 3 ×2 ×1 6 cm3

12 kubus satuan
3 2 2
¿ 3 ×2 ×2 12 cm3

16 kubus satuan
4 2 2
¿ 4 ×2 ×2
16 cm3

24 kubus satuan
4 2 3
¿ 4 ×2 ×3
24 cm3

. . . . . .

t
p l. t. . p ×l ×t.
l
p
.

Melalui penyusunan kubus satuan kearah panjang, lebar dan tebal dengan jumlah
kubus satuan yang berbeda sehingga terbentuk Balok yang lebih besar, maka
dapat disimpulkan bahwa volume Balok sebagai berikut :

Volume Balok= p ×l ×t
1. Permasalahan :
Akuarium berbentuk balok yang terisi penuh memiliki ketinggian air 95 cm akan
dikurangi isinya hingga ketinggian air akuarium menjadi 73 cm. Jika ukuran
akuarium seperti gambar di bawah, hitunglah volume air yang harus diambil?

F. Rangkuman Materi
• Kubus
Luas permukaan Kubus dapat dihitung dengan cara:
Luas Permukaan Kubus = 6 × s 2
Volume Kubus dapat dihitung dengan cara V = s × s × s=s 3

• Balok
Luas permukaan Balok dapat dihitung dengan cara:
Luas Permukaan Balok = 2 ×{( p ×l ) + ( p ×t ) + ( l× t ) }
Volume Balok dapat dihitung dengan cara V = p ×l ×t

G. Sumber Referensi
1. Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. 2017. Buku Siswa Mata Pelajaran
Matematika. Jakarta: Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.
2. Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. 2017. Buku Guru Mata Pelajaran
Matematika. Jakarta: Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan