Anda di halaman 1dari 2

Virus adalah program maupun aplikasi yang dapat menyebar dan memperbanyak diri, berdampak

negatif seperti hilangnya file dari computer, freeze, program tidak dapat digunakan, bahkan sampai
merusak hardware.

Jenis-Jenis Virus

- Trojan : Mencuri serta mengontrol data korban


- Companion : Mengubah format file
- Worm : Menggandakan diri memenuhi hard disk
- File Allocation Table(FAT) : Menghancurkan file
- Memory Resident : Menyebabkan perlambatan system

Perkembangan virus

- 1970-1990, Wikipedia mencatat setidaknya 500 virus menyerang personal computer


- 1992, terjadi infeksi virus besar-besaran di seluruh dunia
- 1990-1994, tercatat sekitar 9300 virus
- 2000, virus telah berkembang mencapai 50.000 virus. Di tahun ini, virus Denial of Service(DOS)
melumpuhkan yahoo, amazon, serta situs besar lain yang disebabkan oleh virus worm
- 2001, Gnuman(Mandragore), worm yang menyerang windows dan linux
- 2002, LFM-926 menginfeksi file shockwave flash(.SWF)
- 2003, Worm Blaster menyerang RPC DCOM pada windows
- 2004, Worm SASSER menyerang jaringan internet dunia
- 2010, STUXNET menyerang fasilitas nuklir Iran
- 2015, BLACK ENERGY memadamkan listrik Ukraina selama 6 jam
- 2017, Telebots, mengganggu operasi bisnis global
- 2018, Greyenergy, virus yang bertujuan melakukan spionase dan pengintaian

Antivirus

Pertama kali diciptakan pada tahun 1988, dirancang untuk


mendeteksi dan membuang virus Brain(virus yang pertama
kali menyerang basis MS-DOS). Antivirus adalah perangkat
lunak untuk mendeteksi, mengamankan dan menghapus
virus dari sistem komputer. Virus protection software
berjalan di latar belakang, melakukan pemindaian terhadap
semua berkas yang diakses baik untuk home user maupun
corporate user.Pada umunya, cara kerjanya adalah dengan
mengenali pola-pola dari virus(virus signature database)
kemudian menolaknya jika terdeteksi pola yang sama masuk ke sistem komputer. Namun, antivirus
tradisional ini selalu tertinggal satu langkah di belakang perkembangan virus itu sendiri. Ketika pola virus
yang baru dikenali diupdate, saat itu pula telah bertambah virus jenis baru. Antivirus yang banyak
digunakan adalah Kaspersky, Norton, Avira, dan AVG.
Belakangan ini, virus yang sedang menjadi tren adalah ransomware, jenis malware yang menginfeksi
komputer yang akan melakukan enkripsi atau mengacak data komputer korban dengan kode rahasia
yang hanya diketahui oleh pembuat ransomware. Kemudian, pelaku menyandera data dan meminta
uang tebusan (ransom).

Beberapa ransomware baru dan menarik yang perlu diwaspadai di tahun 2019

1. Blackpink
Merupakan ransomware dengan nama ala millennials yang menyerang Korea Selatan.

2. Cr1pt0r
Ransomware yang mengincar perangkat NAS (Network Attached Storage D-Link). Masalah
utamanya adalah setiap perangkat yang terkoneksi ke jaringan baik NAS, router, switch atau
modem semuanya memiliki piranti lunak (firmware) yang sama seperti piranti lunak lain
memiliki celah keamanan dan rentan dieksploitasi.

3. GandCrab,
Sampai saat ini GandCrab terus mengeluarkan varian baru. Beruntungnya, kini hampir semua
varian GandCrab 5.2 ke bawah sudah bisa didekripsi.

4. Ransomware Rontok
Virus Brontok atau Rontokbro merupakan virus lokal yang
sempat merajai Indonesia di tahun 2000an. Ransomware ini
cukup canggih dan mengincar sistem operasi Linux dengan
nama Rontok.
Jika berhasil menginfeksi akan mengenkripsi dengan ekstensi
.rontok. Uang tebusan yang diminta untuk dekripsi data
adalah 20 Bitcoin atau sekitar Rp 1 miliar.