Anda di halaman 1dari 9

1

Mengnalisis Faktor Pendorong dan Penghambat


Persatuan dan Kesatuan Bangsa dalam NKRI

Disusun oleh :

Heri Sanjaya Ginting


Hosea Irsan Tampubolon
Chandra Darusman
Christmas Sinaga
Derri Triadi Sinuraya
Dira Sauva Adila
Gerry Geralza

KATA PENGANTAR
Salam damai sejahtera,
2
Puji syukur penulis panjatka ke kehadirat TUHAN YME karena atas berkat dan perkenaannya
penulis dapat menyelesaikan makalah berjudul “ Menganalisis Faktor Pendorong dan Penghambat
Persatuan dan Kesatuan dalam NKRI ” dapat kami selesaikan dengan maksimal.

Makalah ini berisi tentang hal-hal apa saja yang dapat mengakibatkan terjadinya perpecahan
dalam NKRI dan cara mengatasi agal hal tersebut dapat dihindarkan.

Tujuan penulisan makalah ini adalah untuk menyelesaikan tugas PPKn Kelas XI yang
kedua.Penulis berharap makalah ini dapat memberikan kontribusi yang besar bagi pengmbangan
pengetahuan tentang persatuan dan kesatuan nasional serta mempererat persaudaraan antar anak
bangsa.

Tiada Gading yang tak retak,atas banyaknya kekurangan pada makalah ini penulis memohon maaf
yang sebesar-besarnya .Akhir kata,penulis ucapkan selamat membaca.

Salam

Penulis

Medan,19 Januari 2019

_______________________________________________________________________

DAFTAR ISI
Kata Pengantar..............................................2
Daftar Isi......................................................2
A.Pengrtian Persatuan dan Kesatuan..................3
B.Faktor Penghambat Persatuan dan Kesatuan
NKRI.........................................................4
C.Faktor Pendorong Persatuan dan Kesatuan
dalam NKRI................................................7
Daftar Pustaka...............................................9

A.Pengertian Persatuan dan Kesatuan

1.Pengertian Persatuan dan Kesatuan


3
Persatuan berasal dari kata satu yang berarti utuh dan tidak terpecah-belah. Arti lebih luasnya yaitu
berkumpulnya macam-macam corak dari berbagai kalangan,ras,budaya, dan adat istiadat dalam
masyarakat yang bersatu dengan serasi.

Kesatuan merupakan hasil dari persatuan yang telah menjadi utuh.  Maka dari itu persatuan dan kesatuan
sangat erat hubungannya.

2.Makna Persatuan dan Kesatuan


a.Menjaga rasa persatuan dan kesatuan dengan menjalin rasa kebersamaan dan saling
melengkapi.

b.Menjalin toleransi dan rasa kemanusiaan dengan hidup berdampingan secara harmonis

c.Menjalin rasa kekeluargaan,persahabatan,saling tolong-menolong, dan rasa nasionalisme.

3.Nilai Persatuan dan Kesatuan


a.Mempertahankan persatuan dan kesatuan wilayah NKRI

b.Meningkatkan semangat Bhinneka Tunggal Ika

c.Mengisi kemerdekaan dengan kegiatan positif

d.Toleransi

e.Menjunjung tinggi Hak Asasi Manusia

f.Menerapkan rasa kekeluargaan

g.Musyawarah dalam setiap pengambilan keputusan

h.Bersikap adil

4.Prinsip Persatuan dan Kesatuan


a.Prinsip Bhinneka Tunggal

b.Prinsip Nasionalisme Indonesia

c.Prinsip Kebebasan yang Bertanggung Jawab

d.Prinsip Wawasan Nusantara

e.Prinsip Persatuan Pembangunan untuk Mewujudkan Cita-cita Reformasi

B.Faktor Penghambat Persatuan dan Kesatuan NKRI.

1.Faktor Ekonomi
4
a.Ketimpangan dan ketidakmerataan pembangunan.Ketimpangan dan ketidakmerataan pembangunan
akan menimbulkan berbagai rasa ketidakpuasan yang menyebabkan timbulnya masalah SARA, gerakan
separatis, serta demonstrasi.

b..Indonesia akan kedatangan oleh barang-barang dari luar dengan adanya perdagangan bebas yang tidak
mengenal adanya batas-batas negara. Hal ini mengakibatkan semakin terdesaknya barang-barang lokal
terutama yang tradisional karena kalah bersaing dengan barang-barang dari luar negeri.

c. Perekonomian negara kita akan dikuasai oleh pihak asing, seiring dengan semakin mudahnya orang
asing menanamkan modalnya di Indonesia. Pada akhirnya mereka dapat menekan pemerintah atau
bangsa kita. Dengan demikian bangsa kita akan dijajah secara ekonomi oleh negara investor.

d. Persaingan bebas akan menimbulkan adanya pelaku ekonomi yang kalah dan menang. Pihak yang
menang secara leluasa memonopoli pasar, sedangkan yang kalah akan menjadi penonton yang
senantiasa tertindas. Akibatnya, timbulnya kesenjangan sosial yang tajam sebagai akibat dari adanya
persaingan bebas tersebut.

e. Sektor-sektor ekonomi rakyat yang diberikan subsidi semakin berkurang, koperasi semakin sulit
berkembang dan penyerapan tenaga kerja dengan pola padat karya semakin ditinggalkan sehingga angka
pengangguran dan kemiskinan susah dikendalikan.

f. Memperburuk prospek pertumbuhan ekonomi jangka panjang.

2.Berkembangnya Paham Etnosentrisme


Yaitu paham dimana berbagai suku bangsa menonjolkan kelebihan budayanya dan menganggap rendah
budaya suku bangsa lain. Etnosentrisme adalah persepsi atau pemahaman yang dipunyai oleh individu
atau kelompok tertentu dengan menganggap bahwa kebudayaan sendiri lebih baik dari budaya yang lain,
baik dari segi bahasa, perilaku, kebiasaan dan juga agama.

Adapun pengertian etnosentrisme menurut para ahli adalah sebagai berikut:

1. Hogg, Etnosentrisme digambarkan sebagai sebuah kegiatan yang melibatkan atribusi internal dan
eksternal dalam kehidupan masyarakat.
2. Taylor, Peplau dan Sears, Etnosentrisme adalah sesuatu hal yang mengacu pada kepercayaan
kelompok masyarakat, bahwa kebudayaannya selalu superior dari pada kebudayaan yang lain.
3. Hariyono, Etnosentrisme adalah suatu perasaan in group dan out group dalam dasar sikap yang
dilakukan oleh seseorang.
4. Sumner, Etnosentrisme merupakan kecenderungan manusia yang mengikuti naluri biologinya
untuk mementingkan diri sendiri, lebih unggul dari orang lain, dan menjadi seorang individualistik.
Hal ini akan membuat hubungan yang bersifat antagonistik (pertentangan) dengan kebudayaan
lain, akibat sikap yang berlebihan tanpa adanya pengontrolan.

Adapun faktor yang mempengaruhi etnosentrisme diantaranya yaitu:

1. Prasangka Sosial, yaitu Sikap negatif yang diarahkan kepada seseorang atas dasar perbandingan
dengan kelompok sendiri.
2. Stereotip, yaituKeyakinan seseorang terhadap orang lain karena dipengaruhi oleh pengetahuan
dan pengalaman.
5
3. Jarak Sosial, Adanya jarak yang cukup signifikan sehingga menimbulkan prasangka-prasangka
dalam kehidupan bermasyarakat.

Adapun dampak dari adanya etnosentrisme diantaranya yaitu:

Dampak Positif

1. Meningkatkan semangat patriotisme.


2. Menjaga keutuhan dan kestabilan kebudayaan.
3. Meningkatkan rasa cinta tanah air.
4. Menjaga rasa persaudaraan.
5. Menimbulkan sikap tolong-menolong yang menimbulkan sama rasa.

Dampak Negatif

1. Menimbulkan contoh konflik sosial antar suku, agama, ras dan juga golongan.


2. Munculnya berbagai macam aliran politik.
3. Menghambat proses asimilasi dan integrasi.
4. Mengurangi keobjektifan ilmu pengetahuan.
5. Menghambat proses asimilasi atau pertukaran budaya yang berbeda satu sama lain.

3.Kesenjangan Ekonomi
Kesenjangan ekonomi yang tinggi di tanah air menyebabkan berkembangnya paham komunisme dan.
Komunisme adalah suatu paham anti-kapitalisme, dimana dalam penerapannya tidak mengakui
kepemilikan akumulasi modal pada individu dan seluruh alat-alat produksi dikuasai oleh negara untuk
kemakmuran rakya secara merata. Pada dasarnya, ideologi komunisme bertentangan dengan Pancasila
karna dalam komunisme sangat membatasi demokrasi dan tidak mengakui adanyak hak perorangan.

Adapun ciri-ciri ideologi komunis,antara lain sebagai berikut :

 Mengajarkan teori mengenai kelas sosial yang ada di masyarakat. Sehingga tak jarang seringkali
terjadi pertentangan antara kaum proletariat  yang melawan tuan tanah dan kapitalis.
 Kurang menghargai manusia sebagai individu, dibuktikan dengan ajaran yang tidak mengijinkan
seseorang menguasai alat-alat produksi.
 Komunisme mengajarkan teori pertentangan (perjuangan) kelas.
 Doktrin komunis salah satunya yaitu the permanent / continuous revolution (revolusi terus-
menerus). Revolusi menyebar ke seluruh dunia, maka komunisme disebut go internasional.
 Komunis mempunyai progam terwujudnya masyarakat yang makmur, tanpa kelas, dan semua
orang itu sama. Tetapi untuk mewujudkannya, ada fase diktator proletariat yang mempunyai tugas
membersihkan kelas lawan komunisme. Terutama tuan tanah yang bertentangan dengan
demokrasi.
 Komunisme menganut sistem politik satu partai, yaitu partai komunis. Sehingga bisa dibilang
Negara komunis tidak ada partai oposisi atau komunisme itu pada dasarnya tidak menghormati
HAM.

4.Separatisme

Gerakan separatis biasanya berbasis nasionalisme atau kekuatan religius. Selain itu, separatisme juga
bisa terjadi karena perasaan kurangnya kekuatan politis dan ekonomi suatu kelompok.
6
Separatisme adalah suatu gerakan untuk mendapatkan kedaulatan dan memisahkan suatu wilayah atau
kelompok manusia (biasanya kelompok dengan kesadaran nasional yang tajam) dari satu sama lain (atau
suatu negara lain). Istilah ini biasanya tidak diterima para kelompok separatis sendiri karena mereka
menganggapnya kasar, dan memilih istilah yang lebih netral seperti determinasi diri.. Lebih jauhnya lagi
munculnya ide separatisme memicu terjadinya disintegrasi bangsa.

Disintegrasi secara harafiah dipahami sebagai perpecahan suatu bangsa menjadi bagian-bagian yang
saling terpisah. Disinilah kondisi dimana negara gagal mengayomi dan menjaga keutuhan bangsanya.
Disintegrasi bangsa dilatarbelakangi oleh masalah-masalah berupa konflik vertikal dan horizontal. Konflik
vertical merupakan konflik yang terjadi antara rakyat di suatu daerah dengan pemerintahnya sedangkan
konflik horizontal merupakan konflik yang terjadi antar individu atau kelompok yang sekelas atau sederajat

Secara umum, berikut merupakan rangkuman dari penyebab separatisme di Indonesia  diantranya adalah
disebabkan oleh beberapa hal berikut ini :

1.Krisis ekonomi dan lambatnya pemulihan ekonomi

2.Krisis politik

3.Krisis sosial

4.Lemahnya penegakan hukum dan HAM

Adapun beberapa gerakan separatisme yang pernah terjadi di Indonesia diantaranya :

1.Pemberontakan PKI (Partai Komunis Indonesia)

2.Pemberontakn DI/TII (Darul Islam/Tentara Islam Indonesia)

3.PERMESTA (Pemberontakan Rakyat Semesta)

4.PRRI (Pemerintah Revolusioner Republik Indonesia)

5.Pemberontakan GAM (Gerakan Aceh Merdeka),dll.

5.Intoleransi

“intoleransi” adalah kebalikan dari semua prinsip yang terdapat dalam toleransi. Ada setidaknya 3
komponen intoleransi,yaitu :

(1) ketidak-mampuan menahan diri tidak suka kepada orang lain,

(2) sikap mencampuri dan atau menentang sikap atau keyakinan orang lain, dan

(3) sengaja-mengganggu orang lain.

C.Faktor Pendorong Persatuan dan Kesatuan dalam


NKRI
7

1.Nasionalisme Indonesia
 Nasionalisme adalah suatu sikap politik dari masyarakat suatu bangsa yang mempunyai kesamaan
kebudayaan, dan wilayah serta kesamaan cita-cita dan tujuan, dengan demikian masyarakat suatu bangsa
tersebut merasakan adanya kesetiaan yang mendalam terhadap bangsa itu sendiri.

Prinsip-prinsip nasionalisme ada tiga yaitu :

a.Prinsip Kebersamaan,yaitu menempatkan kepentingan umun diatas kepentingan pribadi atau


golongan

b.Prinsip Persatuan dan kesatuan,yaitu mengedepankan sikap peduli,solidaritas,dan


kesetiakawanan sosial

c.Prinsip Demokrasi,yaitu sikap yang memandang setiap orang memiliki kedudukan,hak dan
kewajiban yang sama

Nasionalisme merupakan rasa cinta dan kesetiaan terhadap bangsa Indonesia.  Nasionalisme merupakan
sikap politik dari masyarakat yang memiliki tujuan dan cita-cita yang sama.Namun hal tersebut tidak
membuat bangsa Indonesia merasa unggul dan menganggap rendah bangsa lain, karena itu dapat
menodai sila yang terkandung dalam Pancasila

2.Patriotisme

Patriotisme adalah sikap yang berani, pantang menyerah dan rela berkorban demi bangsa dan negara.

Patriotisme berasal dari kata “patriot” dan “isme” yang berarti sifat kepahlawanan atau jiwa pahlawan, atau
“heroism” dan “patriotism” dalam bahasa Inggris. Pengorbanan tersebut bisa berupa harta benda maupun
jiwa raga.

Patriotisme mempunyai beberapa ciri, antara lain:

 Simpati terhadap bangsa. Patriotisme membuat seseorang mampu mencintai bangsa dan
negaranya tanpa menjadikan negara tersebut sebagai tujuan yang menguntungkan diri sendiri.
Patriotisme menciptakan solidaritas untuk mencapai kesejahteraan bangsa.
 Mampu melihat kekuatan dan kelemahan bangsa.
 Dengan modal nilai-nilai dan budaya bangsa, berjuang pada saat ini untuk mencapai cita- cita
bangsa.
 Rasa mempunyai identitas diri. Patriotisme adalah sikap mau melihat, menerima, serta
mengembangkan watak dan kepribadian bangsa.
 Bersifat terbuka. Patriotisme berarti melihat bangsanya dalam konteks hidup dunia, bersedia
terlibat di dalamnya dan bersedia belajar dari bangsa- bangsa lain demi kemajuan bangsa.

Berikut ini ciri-ciri seorang patriot:

 Cinta tanah air


 Tidak kenal menyerah
 Berjiwa Pembaru
 Menempatkan persatuan dan kesatuan bangsa di atas kepentingan pribadi dan golongan.
 Berani membela kelompok yang tertindas
8
 Menjunjung Cita-cita Bangsa

3.Toleransi

Kata toleransi sendiri berasal dari bahasa latin “tolerantia” yang berarti kelonggaran, kelembutan hati,
keringanan dan kesabaran.

Adapun pengertian toleransi secara umum adalah suatu sikap saling menghormati dan menghargai antar
kelompok atau individu dalam masyarakat atau dalam lingkup kehidupan lainnya. Yaitu memberi
kebebasan kepada individu/kelompk lain untuk menjalankan keyakinannya, mengatur hidupnya hingga
menentukan nasibnya masing masing, asalkan semuanya masih dalam suatu koridor yang
tidak bertentangan dengan syarat-syarat terciptanya ketertiban dan kedamaian dalam masyarakat.

4.Wawasan Nusantara

Pengertian Wawasan Nusantara sendiri  berupa cara pandang dan sikap bangsa Indonesia tentang diri
dan bentuk geografis berdasarkan Pancasila dan UUD 1945.Wawasan Nusantara dilaksanakan guna
memenuhi tujuan nasional. Memiliki fungsi sebagai pedoman, motivasi, dan rambu-rambu dalam
menentukan keputusan untuk menyelenggarakan negara.

Istilah wawasan nusantara berasal dari kata ‘wawas’ dalam bahasa Jawa yang berarti ‘pandangan’ atau
‘penglihatan’. Sementara kata ‘nusantara’ terdiri dari dua kata berbeda yakni ‘nusa’ yang memiliki arti
‘pulau’ dan ‘antara’ yang berarti ‘letak antara dua unsur’ contohnya pulau dan samudera.

Berdasarkan asal-usul katanya, maka dapat disimpulkan bahwa arti wawasan nusantara adalah cara
pandang seseorang terhadap kesatuan pulau dan wilayah geografis sebuah bangsa.

Definisi wawasan nusantara adalah sikap dan cara pandang masyarakat Indonesia terhadap bangsa dan
bentuk geografi negaranya berdasarkan Pancasila dan UUD 1945. Dalam diberlakukannya, wawasan
nusantara menjunjung kesatuan wilayah serta menghargai Bhinneka Tunggal Ika dalam mencapai tujuan
nasional.

5.Prinsip Kebebasan yang Bertanggung Jawab

Maksudnya adalah setiap orang diberi hak untuk memenuhi kemauannya asal tidak menyalahi Hak Asasi
Manusia.Jika sampai melanggar dan merugikan orang lain, akan diberikan sanksi berdasarkan
perbuatannya.

6.Prinsip Persatuan Pembangunan Untuk Mewujudkan Cita-cita Reformasi

Prinsip persatuan dan kesatuan bangsa menjadi penting untu mewujudkan cita – cita reformasi.Dengan
demikian,kesenjangan sosial dapat berkurang dan tercapainya pemerataan pembangunan.

Daftar pustaka

Lubis,Yusnawan.M.Sodeli .2017.Buku Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan Kelas XI edisi revisi


2017.Jakarta :Kemendikbud.
9

https://pkn4all.blogspot.com/2018/01/ancaman-di-bidang-ekonomi.html

https://cerdika.com/persatuan-dan-kesatuan-bangsa-indonesia/

http://dosensosiologi.com/contoh-etnosentrisme/

https://www.yuksinau.id/pengertian-ciri-ideologi-komunisme/

https://hukamnas.com/penyebab-separatisme

https://geotimes.co.id/opini/memahami-intoleransi-dalam-ruang-publik/

https://www.sayanda.com/wawasan-nusantara/