Anda di halaman 1dari 13

Perseroan Komanditer/ Commanditaire Vennootschap (CV)

A. Pengertian CV
Perseroan Komanditer adalah: suatu bentuk badan usaha yang didirikan oleh 2
(dua) orang atau lebih, dimana 1 (satu) orang lebih atau dari pendiriannya adalah
persero aktif yakni yang aktif menjalankan perusahaan dan akan bertanggungjawab
penuh atas ekayaan pribadinya, sementara 1 (satu) orang lain atau lebih merupakan
persero pasif (persero komanditer), dimana dia hanya bertanggungjawab sebatas
modal yang disetorkan saja.
Dari pengertian CV diatas, terlihat bahwa bentuk usaha Komanditer tersebut
merupakan bentuk kombinasi antara perseroan terbatas dengan perusahaan firma
karena suatu CV memiliki karakteristik Perseroan Terbatas (PT) dan Firma sekaligus.
Pengertian CV menurut pasal 19,20,21 KUHD :
 Adalah suatu bentuk perseroan yag menyelenggarakan perusahaan, didirikan
oleh satu orang atau lebih yang dapat mengikatkan CV dengan pihak ketiga
yang bertanggung jawab secara tanggung menanggung samapi kekayaan
pribadi, (Persero Aktif/Persero Komplementer) dengan
 Adalah satu orang atau lebih yang turut memaksukkan modal dan
bertanggungjawab terbatas samai jumlah modal yang dimasukkan serta tidak
boleh melakukan kepengurusan, memeberikan nama dan bekerja pada
perseroan (Persero Aktif/ Persero Komanditer)

B. Syarat – syarat mendirikan CV


Untuk mendirikan sebuah CV perlu menyiapkan berkas-berkas sebagi berikut:
1) Fotokopi atau scan E-KTP, KK, dan NPWP dengan format terbaru dari pengurus
perusahaan (Persero Aktif dan Pasif)
2) Fotokopi PBB & bukti bayar PBB tahun terakhir sesuai domisili perusahaan
3) Fotokopi Surat Kontrak/Sewa Kantor atau bukti kepemilikan tempat usaha
4) Surat Keterangan Domisili dari pengelola Gedung/Ruko
5) Foto kantor tampak dalam dan luar
6) Akta pendirian CV
7) Pengesahan Kemenkumham
8) Nomor Induk Berusaha (NIB)
9) Surat Izin Usaha
10) Surat Izin Komersil (khusus badan usaha yang membutuhkan izin khusus seperti
obat-obatan atau makanan)

C. Langkah-Langkah
1. Pengecekan Nama Oleh Notaris
Karena sekarang nama CV harus dicek dan di book oleh notaris, Anda harus
memulai dengan memilih nama perusahaan yang Anda ingin daftarkan. Nama CV
sekarang tidak bisa lagi sama dengan nama CV lain. Namun berbeda dengan PT,
saat ini pemilihan nama CV masih bisa menggunakan 2 suku kata dan tidak wajib
menggunakan Bahasa Indonesia. Jika notaris sudah mengecek nama dan nama
bisa digunakan, maka Notaris akan membuat draft Akta untuk ditandatangani.
2. Pembuatan Draft Akta
Notaris akan segera membuat draft akta perusahaan yang berisi anggaran dasar
dan anggaran rumah tangga perusahaan setelah nama dinyatakan bisa digunakan. 
Biasanya Anda akan mendapatkan draft awal untuk dicocokkan dan direvisi(bila
ada perubahan) sebelum proses tanda tangan Akta di hadapan notaris.
3. Finalisasi dan Tanda Tangan Dihadapan Notaris
Setelah draft akta sudah final, maka Akta akan ditandatangani oleh para persero di
hadapan notaris.Kemudian, notaris akan membuat Salinan Akta dan mendaftarkan
akta tersebut di Kemenkumham untuk mendapatkan Surat Keterangan Terdaftar
yang mengesahkan Akta tersebut. Pada proses pendaftaran ini, notaris sekaligus
mendaftarkan NPWP Perusahaan di KPP.
4. Pengambilan NPWP Perusahaan
Setelah NPWP Perusahaan sudah didaftarkan, Kartu NPWP dan SKT akan
dikeluarkan oleh KPP dengan persyaratan dokumen yang harus dilengkapi
sebelumnya. KPP akan melakukan pengecekan dahulu apakah data penanggung
jawab pada NPWP Perusahaan tersebut sudah benar, memiliki format NPWP
pribadi terbaru dan tidak terdapat tunggakan pajak.
5. Pendaftaran NIB
NIB atau Nomor Induk Berusaha adalah nomor pengenal bagi pelaku usaha. NIB
berfungsi untuk menggantikan TDP dan API, Akses Kepabeanan serta RPTKA
jika diperlukan oleh si pelaku Usaha.Pendaftaran NIB dilakukan melalui sistem
OSS (Online Single Submission). Pengajuan API tidak wajib dan hanya perlu
diajukan apabila dibutuhkan. Bila tidak langsung didaftarkan, API masih bisa
didaftarkan setelah NIB sudah keluar ketika pelaku usaha sudah membutuhkan
izin tersebut.
6. Mengajukan Izin Usaha dan Izin Komersial
Izin Usaha diterbitkan setelah NIB sudah keluar. Izin Usaha menggantikan Surat
Izin Usaha Perdagangan (SIUP) yang sebelumnya menjadi salah satu dokumen
perizinan wajib untuk perusahaan. Izin usaha diajukan terlebih dahulu sebelum
izin komersial. Izin Komersial berfungsi untuk pelaku usaha atau badan usaha
yang dengan bidang yang kegiatan operasionalnya membutuhkan izin khusus.
Contohnya adalah perusahaan yang melakukan produksi makanan atau obat-
obatan.Izin usaha diajukan terlebih dahulu sebelum izin komersial. Izin Komersial
berfungsi untuk pelaku usaha atau badan usaha yang dengan bidang yang kegiatan
operasionalnya membutuhkan izin khusus. Contohnya adalah perusahaan yang
melakukan produksi makanan atau obat-obatan.

D. Hubungan Antara Para Persero


Persero Komanditer hanyalah mungkin memaksukkan uang dan barang tidak
mungkin memberi pemasukan berupa tenaga kerja/jasa. Karena persero ini dilarang
melakukan kepengurusan.
 Kepengurusan
Yang berhak melakukan kepengurusan hanyalah persero komplementer. Pada
pasal 20 ayat 2 KUHDagang, melarang persero komanditer melakukan
kepengurusan, walau diberi kuasa untuk itu.
 Pembagian keuntungan dan kerugian
Berlaku ketentuan pasal 1633 s/d pasal 1635 KUH Perdata , biasanya diatur
dalam perjanjian pendirian CV yang bersangkutan. Pesero Komanditer
kedudukannya sama dengan PT yaitu :
o Tak boleh dituntut menambah pemasukan
o Tak boleh diminta untuk mengembalikan keuntungan yang telah
diperoleh
o Pembayaran kerugian, tidak boleh lebih besar daripada pemasukan
Persero Komplementer kedududkan sama dengan Fa, yaitu:
o Beban untuk mengganti kerugian yaitu sampai harta kekayaan pribadi.

E. Pertanggungjawaban Persero terhadap Pihak Ketiga


Persero Komanditer : bertanggungjawab terbatas, sampaijumlah modal yang
dimasukkan, bila melakukan pelanggaran dalam pasal
20 ayat 1 dan 2 maka tanggungjawab sama dengan
Persero Komplementer.
Persero Klomenter : bertanggunjawab penuh samai harta kekayaan pribadi.

F. Berakhirnya CV
CV dapat berakhir disebabkan karena beberapa hal berikut ini :
a) Jangka waktu berdirinya CV sudah habis
b) Apabila adanya salah seorang persero meninggal dunia, namun ketentuan ini
sering disimpangi, para pihak dapat mengadakan kesepatan bahwa apabila
salah seorang persero meninggal dunia, perseroan tetap dilanjutkan oleh ahli
warisnya dengan persero lain yang masih hidup.
c) Kehendak dari salah seorang atau beberapa orang persero, dengan
mengindahkan tenggang waktu dan layak dan alasan yag dapat
dipertanggungjawabkan.
d) Musnahnya objek CV
e) Salah seorang persero dinyatakan pailit.
G. Contoh dokumen
a) Akta pendirian CV
AKTA PENDIRIAN PERSEROAN KOMANDITER

“CV. BINTANG“

Nomor : 03.-

- Pada hari ini, Senin tanggal 23-03-2020 (duapuluh tiga maret tahun duaribu


duapuluh), Pukul 5.10 WIB (lima lewat sepuluh menit Waktu Indonesia Barat). ------

- Menghadap kepada Saya, Iwan Suryana, Sarjana Hukum, Magister


Kenotariatan, Notaris di Kabupaten Karawang, dengan dihadiri oleh saksi-saksi yang
Saya, Notaris kenal dan nama-namanya akan disebutkan pada bahagian akhir  akta
ini :---------

1. Nyonya Ika Nur Yuliana, Warga Negara Indonesia, lahir di Boyolali


pada tanggal 03-04-1999 (tiga april seribu sembilan ratu sembilan puluh
sembilan),Warga Negara Indonesia, Swasta , bertempat tinggal  di Karawang,
Desa/Kelurahan Bengle , Kecamatan majalaya, Kabupaten Karawang, pemegang Kartu
Tanda Penduduk Nomor Induk Kependudukan : 1300000000000001 yang dikeluarkan
di Kabupaten karawang, pada tanggal 31-07-2015  (tigapuluh satu Juli duaribu
limabelas).---------

2. Nyonya Nia, Warga Negara Indonesia, lahir di Barak, pada tanggal 23-07-1999
(duapuluh tiga Juli seribu sembilanratus  sembilahpuluh sembilan),Warga negara
Indonesia, Swasta, bertempat tinggal di Kota Karawang , Desa/Kelurahan Bengle,
Kecamatan Majalaya, Kabupaten Karawang, pemegang Kartu Tanda Penduduk Nomor Induk
Kependudukan : 1300000000000001 yang dikeluarkan di Kabupaten Karawang, pada
tanggal 15-07-2015 (limabelas Juli duaribu limabelas). ---------

-Para penghadap dikenal oleh saya, Notaris. -------------------

- Para penghadap yang bertindak sebagaimana tersebut di  atas menerangkan, bahwa


mereka dengan ini bersama-sama telah setuju dan sepakat mendirikan suatu
Perseroan Komanditer dengan peraturan-peraturan dan Anggaran Dasar sebagai
berikut:-

---------------- NAMA DAN TEMPAT KEDUDUKAN -------------

----------------------- Pasal 1 ------------------------

Perseroan ini bernama Perseroan Komanditer :“ CV. BINTANG “ --------yang


berkedudukan dan berkantor pusat di Kabupaten Lima  Puluh Kota. -------------------

-Jika dipandang perlu atas permufakatan para pesero dapat dibuka cabang-cabang


dan/ atau perwakilan-perwakilan ditempat lain di seluruh Wilayah  Negara Republik
Indonesia, oleh pesero pengurus.

------------------- MAKSUD DAN TUJUAN ------------------

----------------------- Pasal 2 ------------------------

Maksud dan tujuan perseroan ini adalah: ----------------

a. Menjalankan usaha perdagangan dan distributor mesin cuci; -----

b. Menjalankan usaha perdagangan dan sebagai leveransier   dari barang barang


kebutuhan untuk kantor-kantor, service, mekanikal dan elektrikal, barang cetakan,
elektronik, telekomunikasi baik pada instansi Pemerintah dan swasta; -----

c.  Berusaha sebagai instalatur pemasangan listrik antara   lain : Instalasi


Listrik Perumahan, Instalasi Listrik   Industri, Instalasi Listrik Risk Building,
Instalasi   Jaringan Telkom, Instalasi Jaringan Komputer LAN dan  WAN, Pemasangan
Escalator, Pembuatan Tower Telkom; ----
d.  Bidang Perdagangan Umum (General Trading) baik local    maupun intersulair
(antar pulau) serta ekspor maupun   impor baik atas tanggungan sendiri maupun
bekerjasama     dengan pihak lain (bertindak sebagai : komisioner,   leveransir,
keagenan/ agency/ grosir/ distributor,     penyalur/ agent);

e.  Bidang Supplier (Pengadaan), antara lain ; Alat-alat   Kesehatan, Alat-alat


Laboratorium, Alat-alat -------- Kedokteran, Alat-alat Gigi, Obat-obatan, Bahan-
bahan   Kimia (Chemical), Komputer (hardware/software), Bahan   Bakar Minyak
(Bensin, Solar dan Minyak Tanah), Minyak   Pelumas dan Gas, Alat Tulis Kantor dan
Peralatan Kantor/ Rumah Tangga (Meubel), Alat-alat  Listrik/ Elektronik, Pakaian
Jadi/ Dinas, Barang  Cetakan, Alat Peraga Pendidikan/ Olah Raga, Alat ----
Kesenian, Alat Meteorologi/ Geofisika, Alat Ukur/ Survei, Alat Studio, Alat
Komunikasi,  Alat/Bibit Pertanian dan Alat Nimatologi; -----------

f.  Bidang Jasa Konstruksi atau Pemborongan Pekerjaan (General Contractor), antara


lain : pembuatan/ pembangunan pemeliharaan jalan/ jembatan termasuk jalan/ jembatan
Kereta Api, Landasan Udara, Gedung-gedung atau Bangunan-bangunan (Real Estate dan
Developer); -----------------------------------------

g.  Bidang Jasa Entertainment, Studio Rekaman atau ------ Sinematografi, Audio


Visual, Shooting Film, Show Biz/  pertunjukan dan Event Organizer diantaranya
Meeting and Conference, Training and Outbond, Production  House, Sports Event;
------------

h.  Bidang Telekomunikasi dan Teknologi Informasi,  (Wartel, Warnet/ Internet, Kios


Phone, Komputer dan  Jaringan, Home Page/Website, Web Design, Software  House),
Instalasi Listrik, Pemasangan Air Condition  (AC), Firm Alarm dan Penangkal Petir;
-

i.  Bidang Percetakan, Penerbitan baik dalam bentuk Surat  Kabar Harian, Mingguan,


Bulanan Tabloid, Edisi dan  Majalah; ---

j.  Bidang Jasa Agency, Advertising, Penjilidan dan ----- Laminating; -------------

k.  Bidang Pertamanan (Landscape), Eksterior dan  Interior termasuk perencanaan dan


pelaksanaannya; ---

l.  Bidang Penjualan Kendaraan Bermotor baru dan Bekas dari berbagai jenis baik
secara tunai maupun kredit;  

m.  Bidang Jasa Konsultan Teknologi Informasi (IT Consultant); ---

n.  Bidang Jasa Angkutan (Ekspedisi), baik Laut, Darat    dan Udara, dan bidang
jasa lainnya, kecuali jasa di -bidang Hukum dan Pajak;
-----------------------------

o.  Bidang Pengairan, Irigasi dan Bidang Pembangunan  Sarana Air Bersih (PSAB)
berikut Salurannya; --------

p.  Bidang Jasa Penyewaan (Rental) Kendaraan Bermotor  dan Komputer (Service); ----

q.  Bidang Pertanian, Kehutanan, Perkebunan, Perkayuan, - Peternakan, Perikanan,


Pembibitan dan Obat-obatan; --

r.  Bidang Jasa Biro Perjalanan (Travel) dan sarana ----- penunjang lainnya; -----

s.  Bidang Perindustrian, antara lain : Industri -------- Perabotan (Meublier),


Konveksi (Jahitan/Pakaian Jadi)  dan Handy Craft (Kerajinan Tangan); --------------

t.  Bidang Pertambangan; ------------------------------

u.  Bidang Jasa Service Station dan Perbengkelan -------- kendaraan bermotor; -----

v.  Bidang Jasa Pengadaan/Penyediaan dan Pelatihan Tenaga Kerja;

w.  Bidang Jasa Catering, Rumah Makan, Restorant dan ---- Cafetaria; --------------

x.  Bidang Jasa Penyewaan Alat-alat Pesta dan ----------- Perkawinan; -------------


y.  Bidang Jasa Cleaning Service; -----------------------

z.  Menjalankan usaha dalam bidang pengepakan, ---------- ekspedisi dan pergudangan


(bukan veem); -------------

dan selanjutnya melakukan segala tindakan dan perbuatan  yang bertalian dengan


maksud dan tujuan tersebut serta - usaha-usaha lainnya yang dapat memberikan
keuntungan --- bagi perseroan, satu dan lain semuanya dalam arti kata - seluas
luasnya dan dengan mengindahkan Undang-Undang dan peraturan-peraturan yang berlaku.
------------------

------------------ MULAI DAN LAMANYA BERDIRI -----------

--------------- SERTA PENGUNDURAN DIRI PESERO ----------

------------------------- Pasal 3 ----------------------

1. Perseroan ini didirikan untuk jangka waktu yang tidak  

ditentukan lamanya, dan dimulai pada tanggal ditanda  tanganinya akta ini. --------

2. Masing-masing pesero setiap waktu berhak menjual/ mengalihkan modal/ sahamnya


dan mengundurkan diri atau keluar dari perseroan ini dan para pesero yang  ada
diprioritaskan untuk membeli modal/ saham  tersebut dalam waktu 30 (tigapuluh) hari
dan setelah  itu pihak lain yang  bukan pesero dapat membelinya  jika pesero yang
ada menolak untuk membeli.

---------------------- M O D A L -----------------------

------------------------Pasal 4 ------------------------

1.    Modal perseroan tidak ditentukan jumlahnya dan setiap waktu  harus ternyata


dari buku-buku perseroan. -----

2.    Demikian pula bagian masing-masing pesero dalam modal perseroan setiap waktu
harus ternyata dalam ---------  buku-buku perseroan. ------------------------------

a.  Para pesero masing-masing dicatat dalam buku -----perseroan pada rekening modal


mereka untuk ------- penyetoran-penyetoran uang atau nilai pemasukan --pemasukan
benda dalam perseroan yang telah -------dilakukan oleh mereka, dan sebagai  bukti,
maka --untuk tiap-tiap penyetoran dan pemasukan ---------tersebut akan diberikan
suatu tanda penerimaan --- yang sah  yang ditandatangani oleh pesero --------

b.  Selainnya uang atau benda, pesero pengurus ------- memasukkan pula dalam


perseroan: tenaga, --------- kecakapan/ keahlian dan waktu mereka,
demikian --- guna mengurus serta menjalankan perseroan dengan - sebaik-
baiknya.---------------

3.    Penambahan modal kedalam perseroan dan pengambilan -- bagian masing-masing


pesero dari modal perseroan ---- haruslah mendapat persetujuan dari semua pesero. -

4.    Selama perseroan berdiri dan pada waktu perseroan ---dibubarkan, masing-


masing pesero mempunyai hak dan --menanggung beban-beban/hutang-hutang perseroan
secara  tanggung renteng menurut perbandingan jumlah-jumlah - yang telah dimasukkan
oleh masing-masing kedalam ---- perseroan, demikian dengan tidak mengurangi
ketentuan yang ditetapkan  dalam Pasal 9 ayat 3. --------------

--------- PESERO PENGURUS DAN PESERO KOMANDITER --------

----------------------- Pasal 5 ------------------------

1.    Pesero Nyonya Ika Nur Yuliana, dan Nyonya Nia tersebut bertindak


dalam perseroan ini sebagai  persero pengurus  yang diwajibkan  menanggung
segala -  kewajiban kewajiban hutang-hutang dan beban-beban --- perseroan
dengan segala harta kekayaannya, sedangkan, Pesero  lainnya yaitu
Nyonya,  tersebut, - sebagai pesero komanditer yang hanya
turut ---------- bertanggungjawab hingga jumlah pemasukannya dalam --- perseroan.
----------------
2.    Masuknya pesero baru dalam perseroan haruslah ------- mendapat persetujuan
dari semua pesero. -------------

----------------PENGURUSAN PERSEROAN -------------------

-----------SERTA HAK DAN WEWENANG PESERO PENGURUS ------

------------------------- Pasal 6 ----------------------

1. Perseroan ini diurus dan dipimpin oleh Nyonya Ika Nur yuliana, dan Nyonya
Nia, tersebut - selaku pesero pengurus dengan jabatan DIREKTUR dan  WAKIL
DIREKTUR. ---------

2. DIREKTUR bertanggung  jawab, berhak dan berkuasa  mewakili perseroan dimanapun


juga, baik di dalam ---- maupun di luar Pengadilan, mengikat orang
lain ------ dengan perseroan atau sebaliknya, dan dalam --------- menjalankan
pekerjaan itu berhak melakukan untuk dan   atas nama perseroan atas segala tindakan
pengurusan - dan segala tindakan pemilikan, tetapi dengan  ketentuan bahwa untuk :

a. Meminjamkan uang atau meminjam uang untuk dan atas nama perseroan, ----------

b. Memperoleh, melepaskan atau memberatkan harta ---- kekayaan untuk/ kepunyaan


perseroan, -------------

c. Mengikat perseroan sebagai penjamin, -------------

d. Menggadaikan atau dengan cara lain menjaminkan --- harta kekayaan perseroan, -


harus mendapat persetujuan tertulis dari atau akta - yang berkenaan turut
ditandatangani oleh pesero ----- lainnya. -----------------------------------------

3. DIREKTUR tanpa mengurangi tanggung jawabnya, berhak -   pula mengangkat


seseorang atau beberapa orang kuasa - dengan memberikan kepadanya (mereka)
kekuasaan atau -kekuasaan-kekuasaan yang dianggap perlu dengan surat  kuasa. ------

4. Pekerjaan-pekerjaan untuk mengurus dan menjalankan -- perseroan diatur oleh


pesero pengurus. -----------

5. Pesero pengurus dapat diberi gaji bulanan yang ------ besarnya akan ditetapkan


oleh para pesero bersama dan dapat di rubah oleh mereka menurut keadaan.
---------Dalam buku-buku perseroan gaji-gaji dan pengeluaran -pengeluaran lainnya
untuk kepentingan perseroan akan dicatat sebagai ongkos perseroan.

-------------- WEWENANG PESERO KOMANDITER --------------

------------------------ Pasal 7 -----------------------

(para) pesero komanditer setiap waktu berhak asal saja -waktu pada waktu jam dan
hari kerja, melihat semua ----- buku-buku dan surat-surat perseroan, memeriksa kas
dan - barang milik perseroan, serta memasuki halaman-halaman - gedung-
gedung dan kantor-kantor yang dipergunakan ------ perseroan, dan para perseroan
pengurus wajib memberi --- segala keterangan tentang perseroan yang
dikehendaki --- oleh pesero komanditer. --------------------------------

----- TAHUN BUKU, NERACA  DAN PERHITUNGAN LABA RUGI ------

--------------------------Pasal 8 ------------------------

1.    Tahun buku perseroan berjalan dari tanggal 1 (satu) - Januari sampai dengan


tanggal 31 (tigapuluh satu) ---Desember. Pada akhir bulan Desember tiap-tiap
tahun,  buku-buku perseroan ditutup. Untuk pertama kalinya -- buku-buku perseroan
akan ditutup pada tanggal ------- 31-12-2014 (tigapuluh satu Desember
duaribu  empatbelas) 
2.    Selambat-lambatnya dalam 3 (tiga) bulan setelah ----- buku-buku perseroan
ditutup, oleh pesero pengurus --- harus dibuat neraca dan perhitungan laba-rugi,
dan -- setelah disetujui oleh segenap para pesero, neraca -- tersebut,
ditandatangani oleh segenap pesero sebagai  tanda pengesahan. 

3.    Pengesahan neraca dan perhitungan laba rugi itu -----membebaskan pesero


pengurus dari tanggung jawab ----- mereka atas nama segala tindakan yang telah
mereka -- lakukan dalam tahun buku yang lampau, sepanjang ----- tindakan-tindakan
mereka  itu ternyata dalam buku ---buku perseroan.
-------------------------------------

4. Bilamana tentang pengesahan neraca dan perhitungan -- laba rugi terdapat


perselisihan antara para pesero -- yang tidak dapat diselesaikan oleh mereka secara
---- musyawarah, maka : ----------------------------------

a.  Masing-masing pihak berhak memohon kepada hakim -- yang berwajib di tempat


kedudukan perseroan untuk  mengangkat 3 (tiga) orang arbiter yang akan ------
memutuskan perselisihan itu setelah memberi ------ kesempatan kepada para pesero
mengajukan pendapat  mereka masing-masing. ----------------------------

b.  Para arbiter itu berhak melihat semua buku-buku -- dan surat-surat perseroan
dan memberi keputusan -- sebagai orang yang jujur, dan keputusan mereka --- adalah
keputusan  terakhir. ----------------------

c. Para pesero harus tunduk kepada keputusan para -- arbiter tersebut. ----------

--------- KEUNTUNGAN, DANA CADANGAN DAN KERUGIAN -----------

---------------------------- Pasal 9 -----------------------

(KUHP 1633.1634,1635)

1. Keuntungan bersih perseroan tiap-tiap tahun --------- sebagaimana ternyata dalam


perhitungan laba rugi ---- (neraca) yang telah disetujui dan disahkan tersebut —
di atas akan dibagi antara para pesero masing-masing  menurut perbandingan
pemasukan mereka dalam modal --- perseroan, kecuali ditentukan lain oleh para
pesero.  Sebelum keuntungan tersebut dibagi sebagaimana ------ tersebut di atas,
jika dianggap perlu, maka dengan -- persetujuan segenap para pesero, dari
keuntungan ---- tersebut dapat dipisahkan terlebih dahulu sebagian -- untuk
mengadakan atau menambah dana cadangan. Dana -- cadangan, jika diadakan, terutama
disediakan untuk -- menutup kerugian yang mungkin diderita, tetapi para - pesero
bersama dapat memutuskan untuk mempergunakan - dana cadangan itu semuanya atau
sebagian untuk modal  kerja atau untuk tujuan-tujuan lainnya yang berguna - bagi
perseroan, dan uang cadangan itu dianggap laba - yang belum dibagikan.
-------------------------------

2. Kerugian perseroan dipikul oleh para masing-masing -- menurut perbandingan


pemasukan mereka dalam modal --- perseroan, demikian dengan ketentuan bahwa para
----- pesero komanditer tidak akan memikul rugi yang ------ melebihi pemasukannya
dalam modal perseroan. -------

----------- MENINGGAL DUNIA, PAILIT, PENGAMPUAN ---------------

-------------- ATAU PENGUNDURAN DIRI PESERO -------------------

------------------------ Pasal 10 -----------------------------

1. Bilamana salah seorang pesero meninggal dunia, ------ perseroan tidak berakhir,


akan tetapi diteruskan oleh para pesero lainnya bersama-sama dengan ahli
waris -- pesero yang meninggal dunia : (KUHP 1651)-----------------------

a.  Jika ada lebih dari seorang ahli waris, maka ----- mereka dalam perseroan ini


harus diwakili oleh --- seorang dari mereka atau oleh seorang kuasa. -----

b.  Bilamana (para) ahli warisnya tidak menghendaki --meneruskan sebagai pesero,


maka para pesero ------ lainnya  yang meneruskan perseroan berkewajiban -- untuk
dalam  waktu selambat-lambatnya 3 (tiga) --- bulan sesudahnya, membayar secara
tunai kepada --- (para) ahli waris pesero yang meninggal dunia ---- tersebut,
bagian para pesero yang bersangkutan --- dalam perseroan, baik karena
pemasukannya dalam -- modal perseroan maupun karena laba yang belum ----dibagikan
atau karena apapun juga. ----

2. Bilamana salah seorang pesero mengundurkan diri dan - keluar dari perseroan


menurut ketentuan yang -------- ditetapkan dalam Pasal 3 ayat 2, perseroan
tidak ---- berakhir, akan tetapi diteruskan oleh para pesero --- yang meneruskan
untuk dalam waktu selambat-lambatnya  3 (tiga) bulan sesudahnya, membayar secara
tunai ---- kepada pesero yang keluar, bagian pesero yang ------- bersangkutan dalam
perseroan, baik karena ----------- pemasukannya dalam modal perseroan maupun karena
laba  yang belum dibagikan atau kerena apapun juga. -------

3.    Bilamana salah seorang pesero dinyatakan pailit atau   ditaruh di bawah


pengampuan atau karena apapun juga - tidak berhak lagi mengurus dan menguasai
kekayaan, -- maka pesero itu  dianggap  telah keluar dari -------- perseroan 1
(satu) hari sebelum keputusan pailisemen  atau pengampuan itu dijatuhkan oleh
Hakim, dan dalam  hal demikian perseroan diteruskan  oleh  para pesero lainnya,
akan tetapi dengan kewajiban untuk, dalam -- waktu selambat-lambatnya 3 (tiga)
bulan sesudahnya, - membayar kepada wakil menurut hukum dari pesero
yang  bersangkutan bagian pesero itu dalam perseroan baik - karena pemasukan  dalam
modal perseroan maupun karena laba yang belum dibagi atau karena apapun juga.(KUHP
1646)-----

4.    Perhitungan bagian sebagai dimaksud dalam ayat 1, 2,  dan 3 pasal ini, harus
berdasarkan atas angka-angka - dan daftar perhitungan terakhir. ------------------

--- MELEPASKAN ATAU MEMBEBANI BAGIAN DALAM PERSEROAN ---

----------------------- Pasal 11 -----------------------

1.    Masing-masing pesero tidak diperbolehkan melepaskan - menggadaikan atau


membebani bagiannya dalam perseroan tanpa persetujuan para pesero lainnya. --------

2.    Perjanjian-perjanjian yang bertentangan dengan ------ ketentuan yang


ditetapkan dalam ayat pertama pasal -- ini tidak berlaku terhadap perseroan. ------

---------------  PEMBUBARAN DAN LIKWIDASI --------------

------------------------ Pasal 12 ----------------------

Jika perseroan ini dibubarkan, maka likwidasinya akan -- dilakukan oleh pesero


pengurus kecuali jika para pesero  mengambil keputusan lain. ----------------------

------------------- PERATURAN PENUTUP ----------------

---------------------- Pasal 13 ----------------------

Hal-hal yang tidak diatur atau belum sempurna diatur --- dalam akta ini akan
diputuskan oleh para pesero secara - musyawarah dan mufakat. ----------------------

----------------------- DOMISILI -------------------------

------------------------- Pasal 14 -----------------------

-Mengenai akta ini dengan segala akibat dan ------------ pelaksanaanya para pesero


memilih domisili hukum yang -- umum dan tetap di Kantor Panitera Pengadilan
Negeri Tanjung Pati.-------------------------------------------

-Para pihak menyatakan dengan ini menjamin akan -------- kebenaran identitas para


pihak sesuai tanda pengenal --- yang disampaikan kepada Saya, Notaris
dan para pihak --- juga menyatakan telah mengerti dan memahami isi
akta --- ini.----------------------------------------------------

------------------DEMIKIANLAH AKTA INI -----------------
-Dibuat dan diresmikan di Kabupaten Lima Puluh Kota, --- pada hari dan tanggal
seperti yang  tersebut pada ------ bahagian awal akta ini, dengan dihadiri oleh : -
1. Nyonya Winda , Warga Negara Indonesia, lahir di Karawang, tanggal 02-09-
1999 (dua September seribu  sembilan ratus sembilan puluh
sembilan), bertempat tinggal di Karawang , Rukun Tetangga 002, Rukun - Warga 004,
Kelurahan Peseur, Kecamatan Teluk jambe, Kota Karawang, pemegang Kartu -- Tanda
Penduduk Nomor : 1000000000000001, yang di ----keluarkan di Kota
Karawang, Tanggal 18-11-2015 (delapanbelas November dua ribu lima belas).

2. Nyonya Nurul, Warga Negara Indonesia, lahir diKarawang , pada tanggal 05-08-1999
(lima Aguatus  seribu sembilanratus sembilanpuluh sembilan), bertempat -  tinggal
di Kota, Kelurahan/ Desa Bukit, Kecamatan Teluk Jambe, Kabupaten
Karawang,  pemegang Kartu Tanda Penduduk Nomor : --------------- 1000000000000001,
yang dikeluarkan di Kabupaten Lima  Puluh Kota, pada tanggal 06-08-2015 (enam
Agustus --- duaribu lima belas) -----------------------------------

-Keduanya pegawai kantor Notaris, sebagai Para saksi. --

-Setelah saya, Notaris membacakan akta ini kepada para - penghadap dan para saksi,
maka segera para penghadap, para saksi dan saya, Notaris menandatangani akta ini. –

-Selanjutnya untuk pembuktian para penghadap dan ------- saksi-saksi membubuhkan


sidik jari yang disediakan ---- untuk keperluan akta ini, demikian sesuai dengan
------ undang-undang jabatan notaris atau perundang-undangan - yang berlaku.

-Dibuat dengan tiada tambahan, coretan maupun gantian. -

-Minuta akta ini telah ditandatangani dengan sempurna. -    

-Diberikan sebagai salinan yang sama bunyinya. ---------

                    NOTARIS KABUPATEN KARAWANG

                         (IWAN SURYANA,S.H.,M.Kn.)

b) Surat Keterangan Terdaftar Kemenkumham


c) Surat Keterangan Terdaftar dari Kantor Pelayanan Pajak
d) NPWP Perusahaan

e) Nomor Induk Berusaha (NIB)


f) Surat Izin Usaha