Anda di halaman 1dari 3

Kriteria pemilihan belajar

Media pembelajaran merupakan salah satu komponen penting dalam menjalankan proses
pembelajaran. Ada beberapa kriteria yang perlu diperhatikan dalam pemilihan media. Namun demikian
secara teoritik setiap media mempunyai kelebihan dan kekurangan yang akan memberikan pengaruh
kepada efektivitas program pembelajaran. Kriteria umum dalam pemilihan media yang akan digunakan
dalam proses belajar mengajar antara lain adalah

1. Sesuai dengan tujuan yang akan dicapai


Dalam pembelajaran tentu saja memiliki tujuan yang hendak dicapai. Perlu dikaji tujuan
pembelajaran apa yang ingin dicapai dalam suatu kegiatan pembelajaran, dianalisis media apa
yang cocok guna mencapai tujuan tersebut, dan analisis dapat diarahkan pada tujuannya
kognitif, afektif dan psikomotorik.
2. Karakteristik Media yang Akan Digunakan Sesuai dengan Proses Pembelajaran
Media pembelajaran yang akan digunakan harusla memiliki kriteria yang sesuai. Sebab jika tidak
sesuai maka tentu akan bisa menghambat proses pembelajaran itu sendiri. Karenanya pada
tahapan awal ini anda harus memahami dengan benar karakteristik media pembelajaran yang
akan digunakan. Tentunya ketidak sesuaian karakteristik akan bisa memicu ketidakcocokan
dengan proses pembelajaran itu sendiri.
3. Kesesuaian dengan materi pembelajaran dengan cara befikir siswa
Bahan atau kajian apa yang diajarkan pada program pembelajaran tersebut yang sesuai dengan
cara berfikir siswa. Pertimbangan lainnya dari bahan dan pokok bahasan tersebut sampai sejauh
mana kedalaman yang harus dicapai dengan demikian dapat dipertimbangkan media apa yang
sesuai untuk penyampaian bahan tersebut. Kesesuaian tersebut akan bisa menarik minat para
siswa untuk lebih menyukai sekaligus mengemari proses belajar.
4. Kesesuaian dengan kondisi lingkungan, pendukung dan waktu
Media pembelajaran yang digunakan harus sesuai dengan sitiasi dan kondisi. Anda tidak bisa
menggunakan media yang membutuhkan tenaga listrik ada tempat belajar yang tidak tersedia
listrik. Bagaimana bagusnya sebuah media apabila tidak didukung oleh fasilitas dan waktu yang
tersedia, maka kurang efektif. Media pembelajaran yang digunakan juga harus memenuhi kriteri
berupa efektifitas penggunaan. Dalam hal ini aspek waktu, skill pengguna harus bisa disesuaikan
agar media dapat digunakan secara efektif.
5. Kesesuai dengan Kemampuan Para Pengajar
Dalam proses pembelajaran yang tepat adalah tentunya wajib disesuaikan dengan kemampuan
para pengajar dalam proses komunikasi dalam organisasi . Sebab secangih apapun sebuah
media pembelajaran jika user atau penggunanya tak mampu mengunakannya secara optimal,
maka proses pembelajaran tidak sampai kepada siswa.

Kriteria khusus yang dapat kita gunakan untuk memilih media pembelajaran yang tepat dapat
mempertimbangkan faktor Acces, Cost, Technology, Interactivity, Organization, dan Novelty (ACTION).
Penjelasan dari akronim tersebut sebagai berikut:

• Acces, artinya media yang diperlukan dapat tersedia, mudah, dan dapat dimanfaatkan siswa
• Cost, artinya media yang akan dipilih atau digunakan, pembiayaannya dapat dijangkau.
• Technology, artinya media yang akan digunakan apakah teknologinya tersedia dan mudah
menggunakannya.
• Interactivity, artinya media yang akan dipilih dapat memunculkan komunikasi dua arah atau
interaktivitas. Sehingga siswa akan terlibat (aktif) baik secara fisik, intelektual dan mental.
• Organization, artinya dalam memilih media pembelajaran tersebut, secara organisatoris
mendapatkan dukungan dari pimpinan sekolah (ada unit organisasi seperti pusat sumber belajar
yang mengelola).
• Novelty, artinya media yang dipilih tersebut memiliki nilai kebaruan, sehingga memiliki daya
tarik bagi siswa yang belajar.
Dalam bukunya Azhar Arsyad (2015: 74) juga dijelaskan bahwa kriteria pemilihan media bersumber dari
konsep bahwa media pembelajaran merupakan bagian dari sistem instruksional secara keseluruhan.
Maka beberapa kriteria yang perlu diperhatikan dalam pemilihan media pembelajaran yang baik adalah
sebagai berikut :

1. Sesuai dengan tujuan


Media pembelajaran harus dipilih berdasarkan tujuan instruksional dimana akan lebih baik jika
mengacu setidaknya dua dari tiga ranah kognitif, afektif dan psikomotorik. Hal ini bertujuan agar
media pembelajaran sesuai dengan arahan dan tidak melenceng dari tujuan. Media
pembelajaran juga bukan hanya mampu mempengaruhi aspek intelegensi siswa, namun juga
aspek lain yaitu sikap dan perbuatan.
2. Praktik, Luwes, dan Bertahan
Media pembelajaran yang dipilih tidak harus mahal dan selalu berbasis teknologi. Pemanfaatan
lingkungan dan sesuatu yang sederhana namun secara tepat guna akan lebih efektif
dibandingkan media pembelajaran yang mahal dan rumit. Simpel dan mudah dalam
penggunaan, harga terjangkau dan dapat bertahan lama serta dapat digunakan secara terus
menerus patut menjadi salah satu pertimbangan utama dalam memilih media pembelajaran.
3. Mampu dan Terampil Menggunakan
Apapun media yang dipilih. guru harus mampu menggunakan media tersebut. Nilai dan manfaat
media pembelajaran sangat ditentukan oleh bagaimana keterampilan guru menggunakan media
pembelajaran tersebut. Keterampilan penggunaan media pembelajaran ini juga nantinya dapat
diturunkan kepada siswa sehingga siswa juga mampu terampil menggunakan media
pembelajaran yang dipilih.
4. Pengelompokan Sasaran
Siswa terdiri dari banyak kelompok belajar yang heterogen. Antara kelompok satu dengan yang
lain tentu tidak akan sama. Untuk itu pemilihan media pembelajaran tidak dapat disama
ratakan, memang untuk media pembelajaran tertentu yang bersifat universal masih dapat
digunakan, namun untuk yang lebih khusus masing-masing kelompok belajar harus
dipertimbangkan pemilihan media pembelajaran untuk masing-masing kelompok. Hal yang
perlu diperhatikan mengenai kelompok belajar siswa sebagai sasaran ini misalnya besar kecil
kelompok yang bisa digolongkan menjadi 4 yaitu kelompok besar, kelompok sedang, kelompok
kecil, dan perorangan. Latar belakang secara umum tiap kelompok perli diperhatikan seperti
latar belakang ekonomi, sosial, budaya, dan lain-lain. Kemampuan belajar masing-masing siswa
dalam kelompok juga wajib diperhatikan untuk memilih mana media pembelajaran yang tepat
untuk dipilih.
5. Mutu Teknis
Pemilihan media yang akan digunakan harum memenuhi persyaratan teknis tertentu. Guru tidak
bisa asal begitu saja menentukan media pembelajaran meskipun sudah memenuhi kriteria
sebelumnya. Tiap produk yang dijadikan media pembelajaran tentu memiliki standar tertentu
agar produk tersebut laik digunakan, jika produk tersebut belum memiliki standar khusus guru
harus mampu menentukan standar untuk produk tersebut agar dapat digunakan untuk media
pembelajaran.

Tujuan Pemilihan Media Pembelajaran

Pemilihan media yang akan diterapkan dalam proses mengajar, sangat di harapkan kepada seorang guru
untuk dapat menentukan pilihannya masing-masing, sesuai dengan kebutuhannya pada saat pertemuan
dengan harapan media yang dipilih dapat mempercepat proses pelaksanaan pelajaran dan akan
mencapai tujuan yang diharapkan. Media pembelajaran yang dipilih juga mampu dengan mudah
membantu guru menyampaikan materi kepada siswa, siswa juga dapat lebih mudah menerima dan
memahami materi pembelajaran dengan bantuan media pembelajaran yang sudah dipilih berdasarkan
kriteria diatas.

Sumber

Arsyad, Azhar. 2015. Media Pembelajaran. Jakarta: Rajawali Press

Sadiman, Arief.2007.Media Pendidikan.jakarta:PT.Raja Grafindo Persada

http://ady-putrar.blogspot.in/2013/04/pemilihan-media-pengajaran.html