Anda di halaman 1dari 46

SISTEM PERTAHANAN TUBUH

SUMBER PENULARAN
1. Hostmanusia atau hewan PROSES PENULARAN PENYAKIT
2. Tumbuhansayuran
3. Benda lain

INTERAKSI HOST
SUMBER PENULARAN HOST VS AGENT

CARA CARA
KELUAR MASUK

TRANSMISI AGENT

CARA PENULARAN
1. Kontak langsung
2. Melalui udara
3. Orofekal
4. Melalui vektor
INTERAKSI PENYEBAB DENGAN PEJAMU

Kemungkinan yang terjadi:


a. Tidak terjadi proses patogenesis
b. Terjadi proses patogenesis dengan
manifestasi yang beragamringan, sedang,
berat
INTERAKSI PENYEBAB DENGAN PEJAMU DIPENGARUHI
OLEH:

• Kemampuan agent untuk masuk dan


Infektifitas menginfeksi tubuh host

• Kemampuan untuk menghasilkan penyakit


Patogenesitas dengan gejala klinis yang jelas

• Derajat patogenisitas suatu agent yang


Virulensi diindikasikan dengan case fatality rate

Kemampuan sistem pertahanan atau


Imunogenitas imunitas host melawan agent
5 BASIC TYPES OF VIRAL STRUCTURE

icosahedral nucleocapsid nucleocapsid

lipid bilayer

ICOSAHEDRAL ENVELOPED ICOSAHEDRAL

helical nucleocapsid

COMPLEX

nucleocapsid

lipid bilayer

glycoprotein spikes
= peplomers

HELICAL ENVELOPED HELICAL


Adapted
13/02/2020 from Schaechter et al., Mechanisms of Microbial Disease
SISTEM PERTAHANAN TUBUH
SISTEM PERTAHANAN TUBUH
Terdiri dari:
1. Barrier fisik dan kimia
2. Sistem imun
BARIER FISIK DAN KIMIA TUBUH
 Struktur tubuh manusia yang berfungsi sebagai
perisai pertama terhadap zat/benda asing yang
ingin masuk ke dalam tubuh
Terdiri dari:
Kulitepidermis & dermis
Bulu hidung&sel-sel bersilia pada saluran nafas
Lisozyme pada air mata & keringat
Asam klorida (HCl) pada lambung
Asam laktat&asam proprionat pada saluran
kemih&vagina
• Jika agent mampu
lolos dari barrier
fisik dan atau
kimiasistem
imun tubuh
SISTEM IMUN

berfungsi mempertahankan tubuh terhadap


antigen, baik dari luar/dalam tubuh , serta
memberi kekebalan bagi tubuh dari antigen
tersebut
KOMPONEN SISTEM IMUN
• Komponen molekul komplemen, interferon,
flora normal,dll
• Komponen selulerterdiri dari berbagai jenis
sel darah putih (leukosit)
LEUKOSIT
• Dibentuk di dalam sumsum tulang manusia,
terutama sumsum tulang belakang (os
vertebrae) dan jaringan limfoid seluruh tubuh
(KGB)
• Ketika Ag masuk dan mengancam
tubuhproduksi leukosit ditingkatkan, baik
pada sumsum tulang maupun pada jaringan
limfoid terdekat dengan lokasi invasi
JENIS LEUKOSIT
• NEUTROFIL
• EOSINOFIL SISTEM IMUN
• BASOFIL NONSPESIFIK

• MONOSIT SISTEM IMUN


• LIMFOSIT SPESIFIK
PEMBAGIAN SISTEM IMUN
• Sistem imun dalam tubuh manusia dibedakan
menjadi:
1. Sistem imun spesifik
2. Sistem imun nonspesifik
SISTEM IMUN NONSPESIFIK
komponen seluler
Berbagai macam sel leukosit dengan fungsi:
1. Memfagositosis senyawa asing atau zat yang
berasal dari diri sendiri yang sudah tua atau mati
2. Datang ke lokasi antigenreaksi radang
3. Mengenalkan antigen kepada sel
limfositmemulai respon imun spesifik
4. Melisiskan dan menghancurkan sel yang
terinfeksi virus atau sel-sel kanker secara
langsung pada saat pertama kali dikenali sebagai
bahan asing dilakukan oleh NK cell
RESPON IMUN NONSPESIFIK
reaksi radang akut
• Merupakan respon nonspesifik terhadap
adanya invasi benda asing atau adanya
kerusakan jaringan
• Tujuan untuk mengisolasi dan
menghancurkan antigen dan mempersiapkan
jaringan dalam proses penyembuhan
RESPON PERADANGAN
Peningkatan aliran darah
Pertahanan oleh makrofag Sekresi histamin dari sel lokal utk memperbanyak
setempat mast PMN,komplemen,trombosi
t

Timbul rasa panas (calor) Peningkatan permeabilitas


Edema lokal (tumor)
dan kemerahan (rubor) kapiler

Pengisolasian daerah
Proliferasi sel neutrofil, Destruksi mikroorganisme
radang oleh tromboplastin
monosit dan makrofag pencetus dan sel2 mati
jaringan
SISTEM IMUN SPESIFIK

• Komponen selulerterdiri dari limfosit T dan


limfosit B
• Komponen molekul
antibodi (Ab)
Limfosit T
• Merupakan sel yang terbentuk jika sel induk dari sumsum
tulang pindah ke kelenjar timus , mengalami pembelahan
dan pematangan.
• Di dalam kelenjar timus limfosit T belajar membedakan
bahan asing (non self) dengan bahan bukan asing (self).
• Limfosit T dewasa akan meninggalkan kelenjar timus ,
masuk ke dalam kelenjar getah bening dan berfungsi
sebagai bagian pengawasan sistem imun tubuh.
Limfosit B
• Limfosit B adalah sel yang berasal dari sel induk di
dalam sumsum tulang yang tumbuh menjadi sel
plasma, menghasilkan antibodi yang secara tidak
langsung dapat mendestruksi benda asing.
• Jika dirangsang oleh suatu antigen, limfosit B
akan mengalami pematangan sehingga
menghasilkan antibodi
SISTEM IMUN SPESIFIK
Antibodi (Ab)
• Merupakan protein (imunoglobulin) yang dibuat
oleh tubuh sebagai respon terhadap masuknya
Ag
• Ab dapat mengenali dan mengikat Ag secara
spesifik
• Ag yang diikat oleh Ablebih mudah dikenali
fagosit&komplemen
Pembentukan Antibodi (Ab)

• Pembentukan antibodi
– Antibodi dibentuk oleh sel plasma yang berasal
dari proliferasi sel B akibat rangsangan antigen.

– Antibodi yang telah terbentuk secara spesifik akan


mengikat antigen sejenis yang masuk kembali ke
dalam tubuh.
BAGAN PEMBENTUKAN Ab
BEBERAPA CARA UNTUK MENDAPATKAN IMUNITAS SPESIFIK

IMUNITAS
SPESIFIK

ALAMIAH BUATAN

AKTIF PASIF AKTIF PASIF


Ag masuk ke dlm Ab dari ibu masuk ke Ag masuk kedalam Ab yang terdapat dalam
tubuh secara alamiah dalam janin melalui tubuh melalui serum disuntikkan ke
dan tubuh plasenta, atau ASI vaksinasi dan tubuh dlm tubuh seseorang yg
memproduksi Ab kepada bayi memproduksi Ab membutuhkan
CONTOH IMUNISASI ALAMIAH
VAKSINASI
• MERUPAKAN IMUNISASI AKTIF
• DEFINISIpemberian kekebalan dengan
memberikan vaksin
• VAKSINmengandung sebagian atau seluruh
antigen agent biologis yang sudah dilemahkan
atau dinonaktifkan sehingga patogenesitasnya
berkurang tetapi tetap dapat merangsang aksi
dari sistem imun tubuh
CONTOH VAKSIN dan SERUM