Anda di halaman 1dari 3

NAMA : ANIS MUYASAROH

NIM : M011171340

IDENTIFIKASI DAN PEMILIHAN MASALAH PENELITIAN

Masalah adalah suatu kesulitan yang dirasakan, konkrit dan memerlukan


solusi (Suryabrata, 2000). Sedangkan masalah penelitian diartikan sebagai suatu
persoalan atau kesenjangan yang mungkin dapat menuntun peneliti untuk mencari
jawaban atau solusinya (Mahdiyah, 2016). Masalah dapat terjadi apabila adanya
informasi yang mengakibatkan munculnya kesenjangan dalam pengetahuan yang
dimiliki, kemudian bila terdapat hasil-hasil yang bertentangan, dan bila ada suatu
kenyataan dan kita bermaksud untuk menjelaskannya melalui sebuah penelitian.
Notohadiprawiro (2006), mengatakan bahwa identifikasi masalah merupakan
upaya untuk mengelompokkan, mengurutkan sekaligus memetakkan masalah-
masalah tersebut secara sistematis berdasarkan keahlian bidang peneliti. Jika telah
membuat daftar pertanyaan dan disusun sesuai urutan yang paling mendasar, maka
perlu dipilih dan ditemukan (identifikasi) maslah yang layak untuk dilakukan
penelitian dan dicari jawabannya. Suatu masalah dikatakan layak atau tidaknya
tergantung ketajaman dan kemandirian (kepekaan, kesiapan, dan ketekunan)
peneliti yang bersangkutan. Identifikasi masalah perlu memperhatikan apakah
masalah yang dipilih cukup :
a. Esensial / menduduki urutan paling penting diantara masalah-masalah yang
ada.
b. Urgen / mendesak untuk dipecahkan.
c. Bermanfaat bila dipecahkan.

Dalam menemukan masalah penelitian, kita dapat memperolehnya dari


berbagai sumber seperti (Waryono dkk, 2014) :
a. Sumber kepustakaan: buku Teks, Jurnal, Laporan. Peneliti membaca buku
teks, jurnal maupun laporan penelitian, selain dapat memperkaya khasanah
pengetahuan, juga dapat dijadikan sebagai sumber bahan identifikasi
masalah yang memberi rekomendasi untuk melakukan penelitian lanjutan.

b. Forum Pertemuan Ilmiah dan Diskusi. Dalam pertemuan semacam ini pada
umumnya turut hadir para pakar, yang mampu melihat permasalahannya
secara profesional, sehingga mudah mengidentifikasi masalah lainnya.
c. Pengalaman pribadi setiap orang dapat mengidentifikasi secara unik masalah
dari pengalaman pribadinya dalam keseharian, juga pengalaman akademik
selama belajar, dan mengerjakan tugas ataupun laporan.

Setelah masalah diidentifikasi, belum bisa dikatakan bahwa masalah tersebut


layak dan sesuai untuk diteliti. Biasanya, dalam usaha mengidentifikasi atau
menemukan maslah penelitian ditemukan lebih dari satu masalah. Dari masalah-
masalah tersebut perlu dipilih salah satu, yaitu mana yang paling tepat dan layak
untuk diteliti. Jika yang ditemukan sekiranya hanya satu masalah, maslah tersebut
juga harus dipertimbangkan layak dan tidaknya serta sesuai dan tidaknya untuk
diteliti. Dua arah yang digunakan untuk memilih atau menentukan apakah suatu
masalah layak dan sesuai untuk diteliti yaitu (Perdana, 2008) :
1. Pertimbangan dari arah masalahnya
Pertimbangan dari arah masalahnya atau sudut objekifnya. Diperiksa
apakah masalah atau pemecahan masalah bisa memberikan sumbangan
terhadap :
a. Pengembangan Teori, terutama pada bidang-bidang yang relevan dengan
landasan teori yang digunakan.
b. Pemecahan Masalah-masalah Praktis, yang dihadapi dalam kehidupan
manusia.
Layak atau tidaknya akan berbeda dalam konteks tertentu. Untuk itu tidak ada
kriteria dan keputusan akan tergantung pada ketajaman calon peneliti untuk
melakukan evaluasi secara kritis, menyeluruh, dan menjangkau ke depan.

2. Pertimbangan dari arah calon peneliti


Pertimbangan dari arah segi subjektif, perlu mempertimbangkan apakah
masalah itu sudah sesuai dengan calon peneliti. Sesuai atau tidaknya
tergantung pada apakah masalah tersebut bisa dikelola atau tidak oleh calon
peneliti. Pengelolaan itu dapat dilihat dari beberapa aspek, seperti : biaya yang
tersedia, waktu yang dapat digunakan, alat-alat dan perlengkapan yang
tersedia, bekal kemampuan teoritis yang dimiliki peneliti, dan penguasaan
metode yang digunakan oleh peneliti.
DAFTAR PUSTAKA

Mahdiyah. 2016. Studi Mandiri dan Seminar Proposal Penelitian. Universitas


Terbuka - Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi. Banten.
Notohadiprawiro, I. 2006. Metode Penelitian dan Penulisan Penelitian. Universitas
Gadjah Mada. Yogyakarta.
Perdana, I. 2008. Petunjuk Penulisan Ilmiah, Perumusan Masalah, Pengumpulan
Data Penelitian, Petunjuk Tata Tulis Ilmiah. Handout Metodologi
Penelitian.
Suryabrata, S. 2000. Metode Penelitian. PT. Raja Grafindo Persada, Jakarta.
Waryono, dkk. 2014. Pedoman Penulisan Skripsi. Universitas Islam Negeri Sunan
Kalijaga. Yogyakarta.