Anda di halaman 1dari 4

ANTENA OMNI

Antena Omni Fungsi utama antena wireless adalah memperluas area


coverage, bukan untuk memperkuat sinyal, fungsi penguat sinyal adalah pada
radio atau access point, jadi antena wifi hanya mempunyai kekuatan penguat
pasif, kekuatan antena adalah pada pemfokusan gelombang radio, dan semakin
besar dBi dari antenna maka semakin luas atau jauh area coverage yang bisa
dijangkau. Umumnya kualitas dari antena dilihat dari kualitas dari bahan
pembuatnya, semakin bagus kualitas elemen yang ada di dalam antenna, maka
semakin jauh pula jangkauannya dan konon bahkan bisa mereduksi dari noise atau
interferensi yang timbul di sekitarnya. Makanya umumnya semakin mahal harga
antena wireless semakin jauh pula jangkauannya.
Pola radiasi dari antenna Omni

Contoh Antena Omni

USB Adapter TP-LINK WN8200N High Power Wireless 300 Mbps


USB Adapter TP-LINK WN722N High Gain Wireless 150 Mbps
Antena omnidirectional yaitu jenis antena yang memiliki pola pancaran
sinyal ke segala arah dengan daya sama. Untuk menghasilkan cakupan area yang
luas, gain dari antena omnidirectional harus memfokuskan dayanya secara
horizontal (mendatar,dengan mengabaikan pola pemancaran ke atas dan ke
bawah,sehingga antean dapat di letakan di tengah-tengah base station. Dengan
demikian, keuntungannya dari antena jenis ini adalah dapat melayani jumlah
pengguna yang lebih banyak. Namun kesulitannya adalah pada pengalokasian
frequensi untuk setiap sel agar tidak terjadi interferensi. Antena jenis ini biasanya
di gunakan pada lingkup yang mempunyai base station terbatas dan cenderung
untuk posisi pelanggan yang melebar.
Antena ini mempunyai sudut pancaran yang besar (wide beamwidth) yaitu
3600; dengan daya lebih meluas, jarak yang lebih pendek tetapi dapat melayani
area yang luas Omni antena tidak dianjurkan pemakaian-nya, karena sifatnya yang
terlalu luas se-hingga ada kemungkinan mengumpulkan sinyal lain yang akan
menyebabkan inter-ferensi. antena omnidirectional mengirim atau menerima
sinyal radio dari semua arah secara sama, biasanya digunakan untuk koneksi
multiple point atau hotspot.Sebuah antena Omnidirectional adalah antena daya
sistem yang memancar secara seragam dalam satu pesawat dengan bentuk pola
arahan dalam bidang tegak lurus. This pattern is often described as "donut
shaped". Pola ini sering digambarkan sebagai "donat berbentuk". Antena
Omnidirectional dapat digunakan untuk menghubungkan beberapa antena
directional di outdoor point-to-multipoint komunikasi systems termasuk
sambungan telepon selular dan siaran TV.
Antena omni mempunyai sifat umum radiasi atau pancaran sinyal 360-
derajat yang tegak lurus ke atas. Omnidirectional antena secara normal
mempunyai gain sekitar 3-12 dBi. Yang digunakan untuk hubungan Point-To-
Multi-Point ( P2Mp) atau satu titik ke banyak titik di sekitar daerah pancaran.
Yang baik bekerja dari jarak 1-5 km, akan menguntungkan jika client atau
penerima menggunalan directional antenna atau antenna yang ter arah. Yang
ditunjukkan di bawah adalah pola pancaran khas RFDG 140 omnidirectional
antena. Radiasi yang horisontal dengan pancaran 360-derajat. Radiasi yang
horisontal pada dasarnya E-Field yang berbeda dengan polarisasi yang vertikal
adalah sangat membatasi potongan sinyal yang di pancarkan. Antena ini akan
melayani atau hanya memberi pancaran sinyal pada sekelilingnya atau 360 derjat,
sedangkan pada bagian atas antena tidak memiliki sinyal radiasi.
Antena Omnidirectional Biasanya antena jenis ini digunakan pada Access
Point(AP). Antena jenis ini mempunyai pola radiasi 360 derajat. Antena ini
mempunyai sudut pancaran yang besar (wide beamwidth) yaitu 3600. Dengan
daya lebih meluas, jarak yang lebih pendek tetapi dapat melayani area yang luas
Omni antena tidak dianjurkan pemakaian-nya, karena sifatnya yang terlalu luas
se-hingga ada kemungkinan mengumpulkan sinyal lain yang akan menyebabkan
interferensi. Antena omnidirectional mengirim atau menerima sinyal radio dari
semua arah secara sama, biasanya digunakan untuk koneksi multiple point atau
hotspot.Sering digunakan untuk sambungan point to multi point dan mempunyai
penguatan sangat rendah yaitu 3 - 10 dBi Contoh yang biasa digunakan dari jenis
antena ini yaitu :

- Antena Omnidirectional dengan Polarisasi Vertical Macamnya:


a) Antena Koaksial dan antena Brown
b) Antena Vertikal dengan penguatan tinggi

- Antena Omnidirectional dengan Polarisasi Horizontal Macamnya :


a) Antena Super Turnstile

c) Antena Super Gain