Anda di halaman 1dari 2

BAB III

METODE PENYULUHAN

3.1 Metode Pelaksanaan

Kegiatan ini dilaksanakan di Desa Mojorejo,Kecamatan Junrejo,Kota Batu. Kegiatan ini


difokuskan pada masyarakat setempat, yang pelaksanaannya dimulai bulan Februari 2020.
Tahapan kegiatan meliputi perijinan, pengumpulan data, dan pelaksanaan kegiatan.

3.1.1 Perizinan

Proses perizinan diawali dengan meminta stampel surat izin kunjungan dari program studi
sosial ekonomi di Fakultas Peternakan Universitas Brawijaya, yang kemudian diberikan kepada
perangkat setempat. Setelah mendapatkan izin dari perangkat setempat selanjutnya mengunjungi
masyarakat yang menjadi sasaran penyuluhan serta mengumpulkan data-data yang diperlukan
terkait dengan penyuluhan yang akan dilaksanakan.

3.1.2 Pengumpulan Data

Pengumpulan data diperoleh dari wawancara dengan perangkat desa setempat dan
masyarakat sasaran penyuluhan. Teknik wawancara yaitu pengumpulan data yang diperoleh
dengan bertanya langsung kepada informan menggunakan daftar pertanyaan tertulis, data yang
diperoleh dipergunakan sebagai data primer (Gobel,dkk.2018).

3.1.3 Tahap Pelaksanaan Kegiatan

Pelaksanaan kegiatan dilakukan setelah beberapa persiapan yang cukup dan memperoleh
izin dari pihak terkait sehingga diperoleh data dari narasumber di desa Mojorejo, Kecamatan
Junrejo. Kemudian dilaksanakan sosialisasi program penyuluhan tentang Pemanfaatan Ekskreta
Ayam Pedaging sebagai Pemanfaatan Ekskreta Ayam Pedaging Sebagai Pupuk Bio-slurry Padat
Guna Meningkatkan Perekonomian Warga Desa Mojorejo dengan beberapa tahapan yaitu:

1. Penentuan lokasi kumpul masyarakat sasaran penyuluhan.

2. Penjabaran maksud dan tujuan program penyuluhan.

3. Pengenalan cara membuat pupuk bio-slurry padat

Daftar pustaka

Gobel A., A.A. Sajow, S.O.B. Lombogia, G.D.Lenzun.2018. PERAN PENYULUHAN


TERHADAP PEMANFAATAN LIMBAH PERUSAHAAN PETERNAKAN AYAM RAS DI
DESA TATELI KECAMATAN MANDOLANG KABUPATEN MINAHASA. Jurnal Zootek.38
(1): 192- 199