Anda di halaman 1dari 72

TEKNIK RESERVOIR NO : TR 02.

06
JUDUL : ANALISA FLUIDA Halaman : 1 / 72
RESERVOIR Revisi/Thn : 2/ Juli
SUB JUDUL : Korelasi Karakteristik Fluida 2003
Reservoir

KORELASI KARAKTERISTIK FLUIDA RESERVOIR

1. TUJUAN
Memperoleh :
1. Perbandingan kelarutan gas dalam minyak (Rs)
2. Faktor volume formasi minyak (Bo)
3. Kompresibilitas minyak (co)
4. Kelarutan gas alam di dalam air (Rsw)
5. Faktor Volume Formasi air (Bw)
6. Kompresibilitas air (cw)
7. Berat jenis (SG) gas bebas (γgf) dan gas terlarut (γgd)
8. Kerapatan jenis (density) minyak (ρo)
9. Kerapatan jenis (density) air (ρw)
10. Kerapatan jenis (density) gas (ρg)
11. Faktor deviasi gas (Z)
12. Viskositas minyak (µo)
13. Viskositas air (µw)
14. Viskositas emulsi (µE)
15. Viskositas gas (µg)
16. Tegangan permukaan gas-minyak (σo)
17. Tegangan permukaan gas-air (σw)
18. Tekanan titik jenuh (Pb)

2. METODE DAN PERSYARATAN


Korelasi-korelasi ini digunakan untuk memperoleh besaran yang tidak tersedia dalam hasil analisa
laboratorium atau kalau hasil analisa laboratorium itu meragukan.

Manajemen Produksi Hulu


TEKNIK RESERVOIR NO : TR 02.06
JUDUL : ANALISA FLUIDA Halaman : 2 / 72
RESERVOIR Revisi/Thn : 2/ Juli
SUB JUDUL : Korelasi Karakteristik Fluida 2003
Reservoir

3. LANGKAH KERJA
3.1. PENENTUAN PERBANDINGAN MINYAK DAN GAS TERLARUT, Rs (SCF/STB)
3.1.1. Korelasi Lasater (untuk oAPI > 15)
1. Siapkan data :
• Tekanan yang dikehendaki (P ≤ Pb)
• Temperatur reservoir (T)
• SG gas pada kondisi standar (γgsc)
• Derajat API minyak (oAPI)
Pb γ sgc
2. Hitung harga .
T
3. Tentukan harga γg dari Gambar 1a berdasarkan harga pada langkah 2.
4. Berdasarkan harga derajat API minyak, tentukan berat molekul efektif minyak stock-
tank (Mo) dari Gambar 1b.
5. Tentukan harga Rs dari persamaan :

 (379.3)(350)γ osc  γ g 
Rs =   

(1)
 Mo  1 − γ g 

3.1.2. Korelasi Lasater (untuk oAPI < 15)


1. Siapkan data :
• Tekanan yang dikehendaki (P)
• Temperatur reservoir (T)
• SG gas pada kondisi standar (γgsc)
• Derajat API minyak (oAPI)
2. Hitung harga Rs dari persamaan :
1
10 0.0125( API )  0.83
o

Rs = γ sgc  0.00091(T )  (2)


 10 

Manajemen Produksi Hulu


TEKNIK RESERVOIR NO : TR 02.06
JUDUL : ANALISA FLUIDA Halaman : 3 / 72
RESERVOIR Revisi/Thn : 2/ Juli
SUB JUDUL : Korelasi Karakteristik Fluida 2003
Reservoir

3.2. PENENTUAN FAKTOR VOLUME FORMASI MINYAK (Bo)


3.2.1. Undersaturated Faktor Volume Formasi Minyak
1. Siapkan data :
• Tekanan titik jenuh (Pb)
• Tekanan (P)
• faktor volume formasi minyak pada titik jenuh (Bob)
• Kompresibilitas minyak (co)
2. Tentukan harga Bo dari persamaan :
Bo = Bob exp[C o (Pb − P )] (3)

3.2.2. Saturated Faktor Volume Formasi Minyak Korelasi Standing


1. Siapkan data :
• Perbandingan kelarutan gas dalam minyak (Rs), scf/STB
• Temperatur (T), oF
• Gas gravity (γg)
• Stock tank oil gravity (γo)
2. Tentukan harga Bob dari persamaan :

Bob = 0.9759 + 12 × 10 −5 [C Bob ]


1.2
(4)
0.5
γg 
C Bob = Rs   + 1.25T (5)
γo 
141.5
γo =
131.5 + o API

3.2.3. Saturated Faktor Volume Formasi Minyak Korelasi Vazquez-Beggs


1. Siapkan data :
• Perbandingan kelarutan gas dalam minyak (Rs), scf/STB
• Temperatur (T), oF

Manajemen Produksi Hulu


TEKNIK RESERVOIR NO : TR 02.06
JUDUL : ANALISA FLUIDA Halaman : 4 / 72
RESERVOIR Revisi/Thn : 2/ Juli
SUB JUDUL : Korelasi Karakteristik Fluida 2003
Reservoir

• Gas gravity (γg)


• Stock tank oil gravity, oAPI
2. Tentukan harga Bob dari persamaan :
 o API  o 
Bob = 1 + c1 Rs + c 2 (T − 60)  + c3 Rs (T − 60) API  (6)
 γ   γ 
 g   g 
Untuk oAPI ≤ 30
c1 = 4.677 × 10-4 ; c2 = 1.75 × 10-5 ; c3 = 1.811 × 10-8
Untuk oAPI >30
c1 = 4.67 × 10-4 ; c2 = 1.1 × 10-5 ; c3 = 1.337 × 10-9

3.2.4. Saturated Faktor Volume Formasi Minyak Korelasi Glaso


1. Siapkan data :
• Perbandingan kelarutan gas dalam minyak (Rs), scf/STB
• Temperatur (T), oF
• Gas gravity (γg)
• Stock tank oil gravity (γo)
2. Tentukan harga Bob dari persamaan :
Bob = 1 + 10 X (7)

X = 2.91329[log(Bobs )] − 6.58511 − 0.27683[log(Bobs )]


2
(8)
0.526
γg 
Bobs = Rs   + 0.968T (9)
γo 
141.5
γo =
131.5 + o API
3.2.5. Saturated Faktor Volume Formasi Minyak Korelasi Al-Marhoun
1. Siapkan data :
• Perbandingan kelarutan gas dalam minyak (Rs), scf/STB
• Temperatur (T), oF
• Gas gravity (γg)
• Stock tank oil gravity (γo)
Manajemen Produksi Hulu
TEKNIK RESERVOIR NO : TR 02.06
JUDUL : ANALISA FLUIDA Halaman : 5 / 72
RESERVOIR Revisi/Thn : 2/ Juli
SUB JUDUL : Korelasi Karakteristik Fluida 2003
Reservoir

2. Tentukan harga Bob dari persamaan :

Bob = 0.497069 + 8.62963 × 10 −4 (T + 459.67) + 1.82594 × 10 −3 F


(10)
+ 3.18099 × 10 − 4 (T + 459.67)

F = Rs
0.74239
γ g 0.323294 γ o 1.20204 (11)

141.5
γo =
131.5 + o API

3.2.6. Saturated Faktor Volume Formasi Minyak Korelasi Dokla-Osman


1. Siapkan data :
• Perbandingan kelarutan gas dalam minyak (Rs), scf/STB
• Temperatur (T), oF
• Gas gravity (γg)
• Stock tank oil gravity (γo)
2. Tentukan harga Bob dari persamaan :
Bob = 4.31935 × 10 −2 + 1.56667 × 10 −3 (T + 459.67) + 1.39775 × 10 −3 F
(12)
+ 3.80525 × 10 −6 (T + 459.67)

F = Rs
0.773572
γ g 0.40402 γ o −0.882605 (13)

141.5
γo =
131.5 + o API

3.2.7. Saturated Faktor Volume Formasi Minyak Korelasi Obomanu


1. Siapkan data :
• Perbandingan kelarutan gas dalam minyak (Rs), scf/STB
• Temperatur (T), oF
• Gas gravity (γg)
• Stock tank oil gravity (γo)
2. Tentukan harga Bob dari persamaan :
Untuk oAPI ≤ 30

Manajemen Produksi Hulu


TEKNIK RESERVOIR NO : TR 02.06
JUDUL : ANALISA FLUIDA Halaman : 6 / 72
RESERVOIR Revisi/Thn : 2/ Juli
SUB JUDUL : Korelasi Karakteristik Fluida 2003
Reservoir

0.79
 Rs  γ g (T + 459.67) 
Bob = 1.0232 + 1.065 × 10  −4
 +  (14)
 5.6145832  γ o 1.8 

Untuk oAPI > 30


Rs γg
Bob = 0.3321 + 7.88374 × 10 − 4 + 2.335 × 10 −3
5.6145832 γo
(15)
−3 (T + 459.67)
+ 2.0855 × 10
1.8

3.2.8. Saturated Faktor Volume Formasi Minyak Korelasi Farshad


1. Siapkan data :
• Perbandingan kelarutan gas dalam minyak (Rs), scf/STB
• Temperatur (T), oF
• Gas gravity (γg)
• Stock tank oil gravity (γo)
2. Tentukan harga Bob dengan persamaan :
Bob = 1 + 10 X (16)

X = −2.6541 + 0.551[log( F )] + 0.331[log( F )]


2
(17)

F = Rs
0.5956
γ g 0.2369γ o −1.3282 + 0.0976T (18)

141.5
γo =
131.5 + o API

3.2.9. Saturated Faktor Volume Formasi Minyak Korelasi Kartoatmodjo-Schmidt


1. Siapkan data :
• Perbandingan kelarutan gas dalam minyak (Rs), scf/STB
• Temperatur (T), oF
• Gas gravity (γg)

Manajemen Produksi Hulu


TEKNIK RESERVOIR NO : TR 02.06
JUDUL : ANALISA FLUIDA Halaman : 7 / 72
RESERVOIR Revisi/Thn : 2/ Juli
SUB JUDUL : Korelasi Karakteristik Fluida 2003
Reservoir

• Stock tank oil gravity (γo)


2. Tentukan harga Bob dengan persamaan :
Bob = 0.98496 + 0.0001F 1.5 (19)

F = Rs
0.755
γ g 0.25γ o −1.5 + 0.45T (20)

141.5
γo =
131.5 + o API
3.2.10. Saturated Faktor Volume Formasi Minyak Korelasi Abdul Majeed
1. Siapkan data :
• Perbandingan kelarutan gas dalam minyak (Rs), scf/STB
• Temperatur (T), oF
• Gas gravity (γg)
• Stock tank oil gravity (γo)
2. Tentukan harga Bob dengan persamaan :
Bob = 0.9657876 + 4.8141x10 −5 F − 6.8987 × 10 −10 F 2 + 7.73 × 10 −4 T (21)
−0.147
F = Rs γ g
1.2
γ o −5.222 (22)

141.5
γo =
131.5 + o API

3.3. PENENTUAN KOMPRESIBILITAS MINYAK (co)


3.3.1. Undersaturated Kompresibilitas Minyak Metode Vazquez-Beggs
1. Siapkan data :
• Perbandingan kelarutan gas dalam minyak (Rs), scf/STB
• Temperatur (T), oF
• Tekanan (P), psia
• Gas gravity (γg)
• Stock tank oil gravity, oAPI
2. Tentukan co dengan persamaan :

Manajemen Produksi Hulu


TEKNIK RESERVOIR NO : TR 02.06
JUDUL : ANALISA FLUIDA Halaman : 8 / 72
RESERVOIR Revisi/Thn : 2/ Juli
SUB JUDUL : Korelasi Karakteristik Fluida 2003
Reservoir

co =
5 Rs − 1433 + 17.2T − 1180(γ g ) − 12.61 o API ( ) (23)
1 × 10 5 P

3.3.2. Undersaturated Kompresibilitas Minyak Metode Petrosky-Farshad


1. Siapkan data :
• Perbandingan kelarutan gas dalam minyak (Rs), scf/STB
• Temperatur (T), oF
• Tekanan (P), psia
• Gas gravity (γg)
• Stock tank oil gravity, oAPI
2. Tentukan co dengan persamaan :

co = 1.705 × 10 −7 Rs (
0.6957 o
API )
0.3272
T 0.6729γ g
0.1885
P −0.5906 (24)

3.3.3. Undersaturated Kompresibilitas Minyak Metode Kartoatmodjo-Schmidt


1. Siapkan data :
• Perbandingan kelarutan gas dalam minyak (Rs), scf/STB
• Temperatur (T), oF
• Tekanan (P), psia
• Gas gravity (γg)
• Stock tank oil gravity, oAPI
2. Tentukan co dengan persamaan :

co = 6.8257 × 10 −6 Rs (
0.5002 o
API )
0.3613
T 0.76606γ g
0.35505
P −1 (25)

3.4. PENENTUAN KELARUTAN GAS DALAM AIR FORMASI (Rsw)


1. Siapkan data :
• Tekanan yang dikehendaki (P), psia
• Temperatur reservoir (T), oF
• Persen berat padatan (S), %

Manajemen Produksi Hulu


TEKNIK RESERVOIR NO : TR 02.06
JUDUL : ANALISA FLUIDA Halaman : 9 / 72
RESERVOIR Revisi/Thn : 2/ Juli
SUB JUDUL : Korelasi Karakteristik Fluida 2003
Reservoir

2. Kelarutan gas dalam air formasi dihitung menggunakan persamaan :


Rsw = A + BP + CP 2 (26)

dimana :
A = A0 + A1T + A2T 2 + A3T 3 (27)

dimana :
A0 = 8.15839; A1 = -6.12265 × 10-2; A2 = 1.91663 × 10-4; A3 = -2.1654 × 10-7
dimana :
B = B0 + B1T + B2T 2 + B3T 3 (28)

dimana :
B0 = 1.01021 × 10-2; B1 = -7.44241 × 10-5; B2 = 3.05553 × 10-7;
B3 = -2.94883 × 10-7
[ ]
C = C 0 + C1T + C 2T 2 + C3T 3 + C 4T 4 × 10 −7 (29)

dimana :
C0 = -9.02505; C1 = 0.130237; C2 = -8.53425 × 10-4;
C3 = 2.34122 × 10-6; C4 = -2.37049 × 10-9
3. Pengaruh salinitas pada kelarutan gas dalam air formasi dihitung dengan persamaan :

 R 
log  w Brine  = −0.0840655ST −0.285854 (30)
 Rsw PureWater 

3.5. PENENTUAN FAKTOR VOLUME FORMASI (Bw)


3.5.1. Korelasi Gould
1. Siapkan data :
• Tekanan yang dikehendaki (P), psia
• Temperatur reservoir (T), oF
2. Tentukan Bw dari persamaan :
2
Bw = 1.0 + 1.2 × 10 −4 Tx + 1.0 × 10 −6 Tx − 3.3 × 10 −6 P (31)

Tx = T – 60

Manajemen Produksi Hulu


TEKNIK RESERVOIR NO : TR 02.06
JUDUL : ANALISA FLUIDA Halaman : 10 / 72
RESERVOIR Revisi/Thn : 2/ Juli
SUB JUDUL : Korelasi Karakteristik Fluida 2003
Reservoir

3.5.2. Korelasi Mc.Cain


1. Siapkan data :
• Tekanan yang dikehendaki (P), psia
• Temperatur reservoir (T), oF
2. Tentukan harga ∆VWT dari Gambar 3 berdasarkan harga T.
3. Tentukan harga ∆VWP dari Gambar 4 berdasarkan harga P dan T.
4. Tentukan harga Bw dari persamaan :
Bw = (1 + ∆VWP )(1 + ∆VWT ) (32)

3.6. PENENTUAN KOMPRESIBILITAS AIR (cw)


1. Siapkan data :
• Tekanan yang dikehendaki (P)
• Temperatur reservoir (T)
• Gas terlarut
2. Tentukan harga kompresibilitas air dengan Gambar 5 berdasarkan harga P dan T.
3. Apabila terdapat gas terlarut, tentukan harga perbandingan kompresibilitas air dan gas
terlarut terhadap kompresibilitas air murni (Gambar 5).
4. Harga kompresibilitas air dengan gas terlarut di dalamnya adalah hasil kali langkah 2 dan 3.

3.7. PENENTUAN BERAT JENIS (SG) GAS TERLARUT (γgd) DAN GAS BEBAS (γgf)
3.7.1. SG Gas Terlarut (γgd)
1. Siapkan data :
• Rs
• Derajat API minyak pada 50 °F
2. Baca harga γgd dari Gambar 6 berdasarkan harga Rs dan °API.

Manajemen Produksi Hulu


TEKNIK RESERVOIR NO : TR 02.06
JUDUL : ANALISA FLUIDA Halaman : 11 / 72
RESERVOIR Revisi/Thn : 2/ Juli
SUB JUDUL : Korelasi Karakteristik Fluida 2003
Reservoir

3.7.2. SG Gas Bebas (γgf)


1. Siapkan data :
• SG rata-rata gas separator (γgt)
• Rp
• Rs
2. Hitung γgf dari persamaan :
R p (γ gt ) − Rs (γ gd )
γ gf = (33)
( R p − Rs )
γgt > γgf > 0.56

3.8. PENENTUAN HARGA KERAPATAN JENIS MINYAK (ρo)


3.8.1. Di bawah Titik Gelembung
1. Siapkan data :
• Derajat API minyak
• Rs
• Bo
• γgd
2. Tentukan γosc dengan persamaan :
141.5
γ osc = (34)
(131.5 + o API )
3. Tentukan harga ρo dengan persamaan :
γ gd (0.0764) Rs
γ osc (62.4) +
ρo = 5.615 (35)
Bo

3.8.2. Untuk Kondisi Di Atas Tekanan Titik Jenuh


1. Untuk kondisi di atas tekanan titik jenuh, dipakai persamaan :
Manajemen Produksi Hulu
TEKNIK RESERVOIR NO : TR 02.06
JUDUL : ANALISA FLUIDA Halaman : 12 / 72
RESERVOIR Revisi/Thn : 2/ Juli
SUB JUDUL : Korelasi Karakteristik Fluida 2003
Reservoir

ρ o = ρ ob exp[co ( P − Pb )] (36)

3.9. PENENTUAN DENSITAS AIR (ρw)


1. Siapkan data :
• Kadar padatan yang terlarut
• Bw
2. Tentukan harga ρwsc dari Gambar 7 berdasarkan kadar padatan yang terlarut.
3. Tentukan harga ρw dari persamaan :
ρ
ρw = WSC
(37)
Bw

3.10. PENENTUAN HARGA KERAPATAN JENIS GAS (ρg)


1. Siapkan data :
• Tekanan yang dikehendaki, psia
• Temperatur, °R
• γgf
• Faktor deviasi gas (Z); lihat butir 3.11
2. Tentukan Bg dari persamaan :
ZT
B g = 0.0283 (38)
P
3. Tentukan ρgsc dari persamaan :
ρ gsc = γ gf (0.0764) (39)

4. Tentukan ρg dari persamaan :


ρ gsc
ρg = (40)
Bg

Manajemen Produksi Hulu


TEKNIK RESERVOIR NO : TR 02.06
JUDUL : ANALISA FLUIDA Halaman : 13 / 72
RESERVOIR Revisi/Thn : 2/ Juli
SUB JUDUL : Korelasi Karakteristik Fluida 2003
Reservoir

3.11. PENENTUAN FAKTOR PENYIMPANGAN GAS (Z)


3.11.1. Metode Modifikasi Standing
Persyaratan: tidak mengandung gas asing (impurities).
1. Siapkan data :
• Temperatur (T)
• Tekanan yang dikehendaki (P)
• Berat.jenis gas (SG)
2. Tentukan Tpc dan Ppc dengan Gambar 2 atau persamaan berikut ini :
T pc = 169 + 314SG (41)

Ppc = 708.75 + 57.5SG (42)

3. Tentukan Ppr dan Tpr sebagai berikut :


T
T pr = (43)
T pc

P
Ppr = (44)
Ppc
4. Tentukan harga konstanta di bawah ini :
A = 1.39(T pr − 0.42) 0.5 − 0.36T pr − 0.101

B = (0.62 − 0.23T pr ) Ppr

 0.65  2
C= − 0.037 Ppr
 (T pr − 0.86) 
6
0.32 Ppr
D= 9 (T pr −1)
10
E = B+C + D
F = 0.132 − 0.32 log T pr
2
( 0.3106 − 0.49T pr + 0.1824T pr )
G = 10
5. Hitung harga Z dengan persamaan :

Manajemen Produksi Hulu


TEKNIK RESERVOIR NO : TR 02.06
JUDUL : ANALISA FLUIDA Halaman : 14 / 72
RESERVOIR Revisi/Thn : 2/ Juli
SUB JUDUL : Korelasi Karakteristik Fluida 2003
Reservoir

G
Z = A + (1 − A)e − B + FPpr (45)

3.11.2. Korelasi Wichert – Aziz


1. Siapkan data :
• Tekanan yang dikehendaki
• Temperatur
2. Hitung konstanta A dan B :
A = yH2S + yCO2
B = yH2S
dimana :
yH2S = fraksi mol H2S dan yCO2 = fraksi mol CO2
3. Tentukan konstanta є dari persamaan :
Є = 120 (A0.9 – A1.6) + 15 (B0.5 – B4.0) (46)
4. TentukanPpc* dan Tpc*
T *pc = Tpc – є

P *pc = (Ppc T *pc ) / (Tpc + B (1 – B) є) (47)

5. Tentukan harga Ppr dan Tpr dari persamaan :


P T
Ppr = *
dan T pr = * (48)
Ppc T pc

6. Tentukan harga Z dari Gambar 8.

3.11.3. Cara Dranchuk, Purvis dan Robinson


1. Siapkan data :
• Tekanan yang dikehendaki
• Temperatur
2. Hitung harga Pr dan Tr.
3. Tentukan harga Z dengan persamaan :

Manajemen Produksi Hulu


TEKNIK RESERVOIR NO : TR 02.06
JUDUL : ANALISA FLUIDA Halaman : 15 / 72
RESERVOIR Revisi/Thn : 2/ Juli
SUB JUDUL : Korelasi Karakteristik Fluida 2003
Reservoir

AAρ
5
A A A
Z = 1 + ( A1 + 2 + 33 ) ρ r + ( A4 + 5 ) ρ r + 5 6 r
2

Tr Tr Tr Tr
(49)
A7 ρ r
2

(1 + A8 ρ r ) exp(− A8 ρ r )
2 2
+ 3
Tr
dimana :
Pr
ρr = 0.27
ZTr
A1 = 0.31506237
A2 = -1.04670990
A3 = -0.57832729
A4 = 0.53530771
A5 = -0.61232032
A6 = -0.10488813
A7 = 0.68157001
A8 = 0.68446549

3.12. PENENTUAN VISKOSITAS MINYAK (µo)


Menurut Sutton, Farashad (1986) dan Khan et al. (1987), berdasarkan tekanan, viskositas dari
minyak bumi dibagi menjadi tiga kategori antara lain :
1. Dead Oil Viscosity, yang didefinisikan sebagai viskositas minyak bumi pada tekanan atmosfer
(tidak ada gas terlarut) dan temperatur sistem.
2. Saturated Oil Viscosity, viskositas minyak bumi pada tekanan titik jenuh (Pb) dan temperatur
reservoir.
3. Undersaturated Oil Viscosity, viskositas minyak bumi pada tekanan di atas titik jenuh (> Pb)
dan temperatur reservoir.

3.12.1. Dead Oil Viscosity – Korelasi Beal

Manajemen Produksi Hulu


TEKNIK RESERVOIR NO : TR 02.06
JUDUL : ANALISA FLUIDA Halaman : 16 / 72
RESERVOIR Revisi/Thn : 2/ Juli
SUB JUDUL : Korelasi Karakteristik Fluida 2003
Reservoir

1. Siapkan data :
• Temperatur yang dikehendaki (T), oF
• Derajat API minyak, oAPI
2. Tentukan harga viskositas dengan persamaan :

( )
X

µ oD = 0.32 + 1.87 × 10 (
7 o
API )
− 4.53  360 
  (50)
 T + 200 
 0.43+8.33 
 o 
X = 10  API 
(51)

3.12.2. Dead Oil Viscosity – Korelasi Beggs-Robinson


1. Siapkan data :
• Temperatur yang dikehendaki (T), oF
• Derajat API minyak, oAPI
2. Tentukan harga viskositas dengan persamaan :
µ oD = 10 X − 1 (52)

X = 10 z T −1.163 (53)

z = 3.0324 − 0.02023( o API ) (54)

3.12.3. Dead Oil Viscosity – Korelasi Glaso


1. Siapkan data :
• Temperatur yang dikehendaki (T), oF
• Derajat API minyak, oAPI
2. Tentukan harga viskositas dengan persamaan :

µ oD = [3.141(1010 )]T −3.444 [log( o API )]


X
(55)

X = 10.313[log T ] − 36.447 (56)

3.12.4. Dead Oil Viscosity – Korelasi Edbogah

Manajemen Produksi Hulu


TEKNIK RESERVOIR NO : TR 02.06
JUDUL : ANALISA FLUIDA Halaman : 17 / 72
RESERVOIR Revisi/Thn : 2/ Juli
SUB JUDUL : Korelasi Karakteristik Fluida 2003
Reservoir

1. Siapkan data :
• Temperatur yang dikehendaki (T), oF
• Derajat API minyak, oAPI
2. Tentukan harga viskostas dengan persamaan :
µ oD = 10 X − 1 (57)

X = 10 [1.8653−0.025086 ( ) ]
o
API − 0.5644 log(T )
(58)

3.12.5. Dead Oil Viscosity – Korelasi Kartoatmodjo-Schmidt


1. Siapkan data :
• Temperatur yang dikehendaki (T), oF
• Derajat API minyak, oAPI
2. Tentukan harga viskositas dengan persamaan :

µ oD = 16 × 10 8 [log( o API ) )] T −2.8177


X
(59)

X = 5.7526[log T ] − 26.9718 (60)

3.12.6. Saturated Oil Viscosity – Korelasi Chew-Connally


1. Siapkan data :
• Dead oil viscosity (µoD), cp
• Kelarutan gas dalam minyak (Rs), scf/STB
2. Tentukan harga viskositas dengan persamaan :

µ o = Aµ oD B (61)

A = 0.2 + 0.8 × 10 −0.0081Rs (62)

B = 0.43 + 0.57 × 10 −0.00072 Rs (63)

3.12.7. Saturated Oil Viscosity – Korelasi Beggs-Robinson


1. Siapkan data :
• Dead oil viscosity (µoD), cp
• Kelarutan gas dalam minyak (Rs), scf/STB

Manajemen Produksi Hulu


TEKNIK RESERVOIR NO : TR 02.06
JUDUL : ANALISA FLUIDA Halaman : 18 / 72
RESERVOIR Revisi/Thn : 2/ Juli
SUB JUDUL : Korelasi Karakteristik Fluida 2003
Reservoir

2. Tentukan harga viskositas dengan persamaan :

µ o = Aµ oD B (64)

A = 10.715( Rs + 100) −0.515 (65)

B = 5.44( Rs + 100) −0.338 (66)

3.12.8. Saturated Oil Viscosity – Korelasi Khan


1. Siapkan data :
• Tekanan (P), psia
• Kelarutan gas dalam minyak pada titik jenuh (Rsob), scf/STB
• Tekanan titik jenuh (Pb), psia
• Stock tank oil gravity
• Temperatur, oF
2. Tentukan harga viskositas dengan persamaan :
Viskositas pada tekanan titik jenuh :
0.09(γ g ) 0.5
µ ob = (67)
( Rs )1 / 3 θ r (1 − γ o ) 3
4.5

(T + 460)
θr = (68)
460
Viskositas di bawah tekanan titik jenuh :
0.14
P 
µ o = µ ob  b  exp[2.5 × 10 − 4 ( Pb − P )] (69)
P
3.12.9. Saturated Oil Viscosity – Korelasi Kartoatmodjo-Schmidt
1. Siapkan data :
• Dead oil viscosity (µoD), cp
• Kelarutan gas dalam minyak (Rs), scf/STB
2. Tentukan harga viskositas dengan persamaan :
µ o = −0.06821 + 0.9824 F + 0.0004034 F 2 (70)

[
F = 0.2001 + 0.8428 × 10 −0.000845 Rs µ oD ][ 0.43+ 0.5165Y
] (71)

Manajemen Produksi Hulu


TEKNIK RESERVOIR NO : TR 02.06
JUDUL : ANALISA FLUIDA Halaman : 19 / 72
RESERVOIR Revisi/Thn : 2/ Juli
SUB JUDUL : Korelasi Karakteristik Fluida 2003
Reservoir

Y = 10 −0.00081Rs (72)

3.12.10. Undersaturated Oil Viscosity – Korelasi Beal


1. Siapkan data :
• Dead oil viscosity (µoD), cp
• Viskositas pada tekanan titik jenuh (µob), cp
• Tekanan, psia
• Tekanan titik jenuh (Pb), psia
2. Tentukan harga viskositas dengan persamaan :

µ o = µ ob + 0.001( P − Pb )(0.024 µ oD 1.6 + 0.038µ ob 0.56 ) (73)

3.12.11. Undersaturated Oil Viscosity – Korelasi Vazquez-Beggs


1. Siapkan data :
• Viskositas pada tekanan titik jenuh (µob), cp
• Tekanan (P), psia
• Tekanan titik jenuh (Pb), psia
2. Tentukan harga viskositas dengan persamaan :
M
P 
µ o = µ ob   (74)
 Pb 
M = 2.61.187 exp[−11.513 − 8.9 × 10 −5 P ] (75)

3.12.12. Undersaturated Oil Viscosity – Korelasi Khan


1. Siapkan data :
• Viskositas pada tekanan titik jenuh (µob), cp
• Tekanan (P), psia
• Tekanan titik jenuh (Pb), psia
2. Tentukan harga viskositas dengan persamaan :

Manajemen Produksi Hulu


TEKNIK RESERVOIR NO : TR 02.06
JUDUL : ANALISA FLUIDA Halaman : 20 / 72
RESERVOIR Revisi/Thn : 2/ Juli
SUB JUDUL : Korelasi Karakteristik Fluida 2003
Reservoir

µ o = µ ob exp[9.6 × 10 −5 ( P − Pb )] (76)

3.12.13. Undersaturated Oil Viscosity – Korelasi Kartoatmodjo-Schmidt


1. Siapkan data :
• Viskositas pada tekanan titik jenuh (µob), cp
• Tekanan (P), psia
• Tekanan titik jenuh (Pb), psia
2. Tentukan harga viskositas dengan persamaan :

µ o = 1.0081µ ob + 0.001127( P − Pb )(−0.006517 µ ob 1.8148


(77)
+ 0.038µ ob
1.59
)

3.13. PENENTUAN VISKOSITAS AIR (µw)


1. Siapkan data :
• Temperature (T), oF
• Tekanan (P), psia
• Kadar padatan terlarut (S)
2. Tentukan harga µw1 dengan persamaan :

µ w1 = AT B (78)

dimana :
A = A0 + A1 S + A2 S 2 + A3 S 3 (79)

A0 = 109.574; A1 = -8.40564; A2 = 0.313314; A3 = 8.72213 × 10-3


dan
B = B0 + B1 S + B2 S 2 + B3 S 3 (80)

B0 = -1.12166; B1 = 2.63951 × 10-2; B2 = -6.79461 × 10-4;


B3 =-5.47119 × 10-5; B4 = 1.55586 × 10-6
3. Kemudian viskositas air dihitung dengan menggunakan persamaan :

Manajemen Produksi Hulu


TEKNIK RESERVOIR NO : TR 02.06
JUDUL : ANALISA FLUIDA Halaman : 21 / 72
RESERVOIR Revisi/Thn : 2/ Juli
SUB JUDUL : Korelasi Karakteristik Fluida 2003
Reservoir

µ w1
= 0.9994 + 4.0295 × 10 −5 P + 3.1062 × 10 −9 P 2 (81)
µw

3.14. PENENTUAN VISKOSITAS EMULSI (µE)


1. Siapkan data :
• Jenis.emulsi : tight, medium atau loose
• Kadar garam pada emulsi
• µo (clean oil) dapat ditentukan dengan cara 3.12
2. Gunakan Gambar 10 untuk menghitung "Viscosity Ratio”
Viskositas Emulsi
Viscosity Ratio =
Viskositas Clean Oil ( µ o )
3. Hitung µE dengan persamaan :
µE = µo × Viscosity Ratio (82)

3.15. PENENTUAN VISKOSITAS GAS (µg)


3.15.1. Korelasi Carr et al (40 < T < 400 oF)
1. Siapkan data :
• Temperatur yang dikehendaki
• Berat molekul gas atau berat jenis gas
• Persen mol N2, CO2 dan H2S (bila ada)
2. Berdasarkan data berat molekul atau berat jenis gas dan temperatur, tentukan µ1
dengan menggunakan Gambar 11.
3. Tambahkan koreksi untuk N2, CO2 dan H2S pada µ1 dengan menggunakan Gambar
kecil pada Gambar 11.
4. Tentukan harga µ/µ1 berdasarkan Ppr dan Tpr dari Gambar 12.
5. Tentukan harga µg dengan persamaan :
µ
µ g = µ1 x (83)
µ1
Manajemen Produksi Hulu
TEKNIK RESERVOIR NO : TR 02.06
JUDUL : ANALISA FLUIDA Halaman : 22 / 72
RESERVOIR Revisi/Thn : 2/ Juli
SUB JUDUL : Korelasi Karakteristik Fluida 2003
Reservoir

3.15.2. Korelasi Lee et al


1. Siapkan data :
• Temperatur (T)
•Z
• Berat molekul udara (M)
• Tekanan (P)
2. Tentukan ρg dengan persamaan :
P
ρ g = 0.0433γ gf (84)
ZT
3. Tentukan konstanta K, X dan Y dengan persamaan :

(9.4 + 0.02M )T 1.5


K= (85)
209 + 19 M + T
986
X = 3.5 + + 0.01M (86)
T
Y = 2 .4 − 0 .2 X (87)
4. Tentukan µg dengan persamaan :

µ g = K exp( Xρ g Y )10 −4 (88)

3.16. PENENTUAN TEGANGAN PERMUKAAN GAS - MINYAK (σo) UNTUK 100 °F > T > 68
°F
1. Siapkan data :
• Temperatur (T)
• Tekanan (P)
• °API
2. Tentukan σoD dari Gambar 13.
3. Tentukan Faktor Koreksi (FK) dari Gambar 14 (di dalam %)
 FK 
4. Tentukan σo = σ oD  
 100 
Manajemen Produksi Hulu
TEKNIK RESERVOIR NO : TR 02.06
JUDUL : ANALISA FLUIDA Halaman : 23 / 72
RESERVOIR Revisi/Thn : 2/ Juli
SUB JUDUL : Korelasi Karakteristik Fluida 2003
Reservoir

3.17. PENENTUAN TEGANGAN PERMUKAAN GAS - AIR (σw)


1. Siapkan data :
• Temperatur (T)
• Tekanan (P)
• °API
2. Tentukan σw dengan menggunakan Gambar 15.

3.18. PENENTUAN TEKANAN TITIK GELEMBUNG (Pb)


3.18.1. Korelasi Standing
1. Siapkan data :
• Temperatur (T), oF
• Perbandingan minyak dan gas terlarut (Rs), scf/STB
• Berat jenis minyak pada tangki pengumpul, oAPI
• Gas gravity (γg)
2. Tentukan Pb dari persamaan :

 R 
0.83

Pb = 18.2  s  10 X − 1.4 (89)
 γ g 
 
 
X = 0.00091T − 0.0125( o API ) (90)

3.18.2. Korelasi Lasater


1. Siapkan data :
• Temperatur (T), oF
• Perbandingan minyak dan gas terlarut (Rs), scf/STB
• Berat jenis minyak pada tangki pengumpul, oAPI
• Gas gravity (γg)
2. Tentukan Pb dari persamaan :

Manajemen Produksi Hulu


TEKNIK RESERVOIR NO : TR 02.06
JUDUL : ANALISA FLUIDA Halaman : 24 / 72
RESERVOIR Revisi/Thn : 2/ Juli
SUB JUDUL : Korelasi Karakteristik Fluida 2003
Reservoir

Pb = Pf (T + 459.67) / γ g
Pf = 5 × 10 − 2 + 5.020833333328165 y − 21.19791666663181 y 2 (91)
+ 55.72916666659612 y 3 − 32.55208333328954 y 4
1
y= (92)
1 + 132755γ o /( Rs M o )

Untuk oAPI < 33 :


Mo = 637.5 × 10-10 (oAPI)
Untuk 33 < oAPI < 55
Mo = 368.259235822065 – 4.18989073101494 (oAPI)
Untuk oAPI > 55

 9.58015524685062 − 0.688508884117492[ln( o API )] 


M o = exp 

 − 0. 1180141908 28861[ln( o
API )] 2

(93)

3.18.3. Korelasi Vazquez – Beggs


1. Siapkan data :
• Temperatur (T), oF
• Perbandingan minyak dan gas terlarut (Rs), scf/STB
• Berat jenis minyak pada tangki pengumpul, oAPI
• Gas gravity (γg)
2. Tentukan Pb dari persamaan :
1 / c2
 
 
 Rs 
Pb = (94)
 (
 c API  
 c1γ g exp  3
o
)

  (T + 459.67)  
o
API < 30
c1 = 0.0362; c2 = 1.0937; c3 = 25.724

Manajemen Produksi Hulu


TEKNIK RESERVOIR NO : TR 02.06
JUDUL : ANALISA FLUIDA Halaman : 25 / 72
RESERVOIR Revisi/Thn : 2/ Juli
SUB JUDUL : Korelasi Karakteristik Fluida 2003
Reservoir

o
API > 30
c1 = 0.0178; c2 = 1.187; c3 = 23.931

3.18.4. Korelasi Glaso


1. Siapkan data :
• Temperatur (T), oF
• Perbandingan minyak dan gas terlarut (Rs), scf/STB
• Berat jenis minyak pada tangki pengumpul, oAPI
• Gas gravity (γg)
2. Tentukan Pb dari persamaan :

Pb = 10 [1.7669+1.7447 X −0.30218 X ]
2
(95)

  R  0.816 
 s  T c 
  γ g  
X = log  0.984 
(96)
 API(
o
) 
 
 
dimana c = 0.13 untuk minyak volatile dan c = 0.172 untuk black oil.

3.18.5. Korelasi Al-Marhoun


1. Siapkan data :
• Temperatur (T), oF
• Perbandingan minyak dan gas terlarut (Rs), scf/STB
• Berat jenis minyak pada tangki pengumpul, oAPI
• Gas gravity (γg)
2. Tentukan Pb dari persamaan :

0.0053088 Rs γ o 3.1437 (T + 459.67)1.32657


0.715082

Pb = (97)
γ g 1.87784

3.18.6. Korelasi Petrosky-Farshad


1. Siapkan data :
Manajemen Produksi Hulu
TEKNIK RESERVOIR NO : TR 02.06
JUDUL : ANALISA FLUIDA Halaman : 26 / 72
RESERVOIR Revisi/Thn : 2/ Juli
SUB JUDUL : Korelasi Karakteristik Fluida 2003
Reservoir

• Temperatur (T), oF
• Perbandingan minyak dan gas terlarut (Rs), scf/STB
• Berat jenis minyak pada tangki pengumpul, oAPI
• Gas gravity (γg)
2. Tentukan Pb dari persamaan :

Pb = 112.727 Rs( 0.5774


10 X γ g − 0.8439 −12.34 ) (98)

X = 4.561 × 10 −5 T 1.3911 − 7.916 × 10 −4 ( o API )


1.541
(99)

3.18.7. Korelasi Dokla-Osman


1. Siapkan data :
• Temperatur (T), oF
• Perbandingan minyak dan gas terlarut (Rs), scf/STB
• Berat jenis minyak pada tangki pengumpul, oAPI
• Gas gravity (γg)
2. Tentukan Pb dari persamaan :

Pb = 8363.86 Rs( 0.724047


γ o 0.107991γ g −1.01049 (T + 459.67) −0.952584 ) (100)

3.18.8. Korelasi Obomanu


1. Siapkan data :
• Temperatur (T), oF
• Perbandingan minyak dan gas terlarut (Rs), scf/STB
• Berat jenis minyak pada tangki pengumpul, oAPI
• Gas gravity (γg)
2. Tentukan Pb dari persamaan :
Pbx
Pb = (101)
6.894757

Manajemen Produksi Hulu


TEKNIK RESERVOIR NO : TR 02.06
JUDUL : ANALISA FLUIDA Halaman : 27 / 72
RESERVOIR Revisi/Thn : 2/ Juli
SUB JUDUL : Korelasi Karakteristik Fluida 2003
Reservoir

1.078748652
  (T + 459.67) 
0.497

 37.42241078 R s  
 1.8
Pbx =   (102)


γg 2.15 o
(
API
1.27
) 

 

3.18.9. Korelasi Farshad


1. Siapkan data :
• Temperatur (T), oF
• Perbandingan minyak dan gas terlarut (Rs), scf/STB
• Berat jenis minyak pada tangki pengumpul, oAPI
• Gas gravity (γg)
2. Tentukan Pb dari persamaan :
0.864
 51.65289256 Rs 
Pb =   (103)
 γ g
0.73495
10 X 

X = 0.000337(T ) + 0.017771( o API ) (104)

3.18.10. Korelasi Kartoatmodjo-Schmidt


1. Siapkan data :
• Temperatur (T), oF
• Perbandingan minyak dan gas terlarut (Rs), scf/STB
• Berat jenis minyak pada tangki pengumpul, oAPI
• Gas gravity (γg)
2. Tentukan Pb dari persamaan :
o
API < 30 :
0.9986
16.784155757(Rs ) 
Pb =   (105)
 γ g 0.7972 10 X 

X =
(
13.1405 0 API ) (106)
(T + 459.67)

Manajemen Produksi Hulu


TEKNIK RESERVOIR NO : TR 02.06
JUDUL : ANALISA FLUIDA Halaman : 28 / 72
RESERVOIR Revisi/Thn : 2/ Juli
SUB JUDUL : Korelasi Karakteristik Fluida 2003
Reservoir

o
API ≥ 30 :
0.9143
 31.746031746(Rs ) 
Pb =   (107)
 γ g 0.7587 10 X 

X =
(
11.2895 o API ) (108)
(T + 459.67)

4. DAFTAR PUSTAKA

1. Brill, J. P. : “Two Phase Flow in Pipes”, Lecture Notes, University of Tulsa, Oklahoma.
2. Ikoku, Chi. U. : “Natural Gas Production Engineering”, John Wiley & Sons, 1984.
3. Ahmed, Tarek H. : “Hydrocarbon Phase Behavior”, Gulf Publishing Company 1989.
4. Dokla, M. E. dan Osman, M. E. : ”Correlation of PVT Properties for UAE Crudes,” SPE 21342,
1990.
5. Al-Shammasi, A. A. : ”Bubble Point Pressure and Oil Formation Volume Factor Correlations,”
SPE 53185, Proceeding of the 1999 SPE Middle East Oil Show, Bahrain, 20-23 February 1999.
6. Lasater, J. A. : ”Bubble Point Pressure Correlation,” JPT (May 1958).
7. Al-Marhoun, M. A. : ”Pressure-Volume-Temperature Correlations for Saudi Crude Oils,” SPE
13718, Proceeding of the SPE 1985 Middle East Oil Technical Conference and Exhibition,
Bahrain, 11-14 March 1985.
8. Khan, S. A., Al-Marhoun, M. A., Duffuaa, S. O. dan Abu-Khasim, S. A. : ”Viscosity Correlations
for Saudi Arabian Crude Oils,” SPE 15720, Proceeding of the Fifth SPE Middle East Oil Show,
Bahrain, 7-10 March 1987.
9. Petrosky Jr., G. E. dan Farshad, F. F. : ”Pressure-Volume-Temperature Correlations for Gulf of
Mexico Crude Oils,” SPE 26644, Proceeding of the 68th Annual Technical Conference and
Exhibition of the Society of Petroleum Engineers, Houston, Texas, 3-6 October 1993.
10. Petrosky Jr., G. E. dan Farshad, F. F. : ”Viscosity Correlations for Gulf of Mexico Crude Oils,”
SPE 29468, Proceeding of the Production Operation Symposium, Oklahoma City, OK, 2-4 April
1995.
11. Glaso, O. : ”Generalized Pressure-Volume-Temperature Correlations,” JPT (May 1980).
12. Kartoatmodjo, R. S. T. dan Schmidt, Z. : ”New Correlations for Crude Oil Physical Properties,”
Manajemen Produksi Hulu
TEKNIK RESERVOIR NO : TR 02.06
JUDUL : ANALISA FLUIDA Halaman : 29 / 72
RESERVOIR Revisi/Thn : 2/ Juli
SUB JUDUL : Korelasi Karakteristik Fluida 2003
Reservoir

SPE 23556, 1991.

5. DAFTAR SIMBOL

Bg = faktor volume formasi gas, cuft/SCF


Bo = faktor volume formasi minyak, bbl/STBO
Bw = faktor volume formasi air, bbl/STBW
co = kompresibilitas minyak, psi-1
cr = kompresibilitas tereduksi (reduced compressibility)
cw = kompresibilitas air, psi-1
P = tekanan, psia
Pb = tekanan titik gelembung, psia
Pc = tekanan kritis, psia
Pr = tekanan tereduksi
Ppr = tekanan tereduksi semu
Ppc = tekanan kritis semu
Rp = perbandingan gas-minyak kumulatif, SCF/STB
Rs = perbandingan kelarutan gas dan minyak, SCF/STB
Rsw = kelarutan gas alam di dalam air, SCF/STB
SG = Berat Jenis (specific gravity)
T = temperatur, °R
Tc = temperatur kritis, °R
Tpc = temperatur kritis semu
Tpr = temperatur tereduksi semu
Tr = temperatur tereduksi
Manajemen Produksi Hulu
TEKNIK RESERVOIR NO : TR 02.06
JUDUL : ANALISA FLUIDA Halaman : 30 / 72
RESERVOIR Revisi/Thn : 2/ Juli
SUB JUDUL : Korelasi Karakteristik Fluida 2003
Reservoir

y = fraksi mol
Z = faktor deviasi gas
ρg = kerapatan jenis gas, lbm/ft3
ρo = kerapatan jenis minyak, lbm/ft3
ρosc = kerapatan jenis minyak pada kondisi standar, lbm/ft3
ρw = kerapatan jenis air, lbm/ft3
γo = berat jenis minyak
γqsc = berat jenis minyak pada kondisi standar
γgd = berat jenis gas terlarut
γgf = berat jenis gas bebas
µE = viskositas emulsi, cp
µg = viskositas gas, cp
µo = viskositas minyak, cp
µw = viskositas air, cp
σo = tegangan permukaan gas-minyak, dynes/cm
σw = tegangan permukaan gas-air, dynes/cm

Manajemen Produksi Hulu


TEKNIK RESERVOIR NO : TR 02.06
JUDUL : ANALISA FLUIDA Halaman : 31 / 72
RESERVOIR Revisi/Thn : 2/ Juli
SUB JUDUL : Korelasi Karakteristik Fluida 2003
Reservoir

6. LAMPIRAN
6.1. LATAR BELAKANG DAN RUMUS
6.2. CONTOH SOAL
6.2.l. Menentukan Rs
6.2.2. Menentukan Bo
6.2.2.1. Korelasi Standing
6.2.2.2. Korelasi Vazquez-Beggs
6.2.2.3. Korelasi Glaso
6.2.2.4. Korelasi Al-Marhoun
6.2.2.5. Korelasi Dokla-Osman
6.2.2.6. Korelasi Obomanu
6.2.2.7. Korelasi Farshad
6.2.2.8. Korelasi Kartoatmodjo-Schmidt
6.2.2.9. Korelasi Abdul Majeed
6.2.3. Menentukan co
6.2.3.1. Korelasi Vazquez-Beggs
6.2.3.2. Korelasi Petrosky-Farshad
6.2.3.3. Korelasi Kartoatmodjo-Schmidt
6.2.4. Menentukan Bw
6.2.4.1. Cara Gould
6.2.4.2. Cara Mc.Cain
6.2.5. Menentukan cw
Manajemen Produksi Hulu
TEKNIK RESERVOIR NO : TR 02.06
JUDUL : ANALISA FLUIDA Halaman : 32 / 72
RESERVOIR Revisi/Thn : 2/ Juli
SUB JUDUL : Korelasi Karakteristik Fluida 2003
Reservoir

6.2.6. Menentukan γgd


6.2.7. Menentukan ρo
6.2.8. Menentukan ρw
6.2.9. Menentukan Z (Cara Wichert & Aziz)
6.2.10. Menentukan Z (Cara Modifikasi Standing)
6.2.11. Menentukan ρg
6.2.12. Menentukan µo
6.2.13. Menentukan µE
6.2.14. Menentukan µg
6.2.14.1. Cara Carr et al.
6.2.14.2. Cara Lee et al.
6.2.15.Menentukan σog
6.2.16. Menentukan σwg
6.2.17. Menentukan Pb
6.2.17.1. Korelasi Standing
6.2.17.2. Korelasi Lasater
6.2.17.3. Korelasi Vazquez-Beggs
6.2.17.4. Korelasi Glaso
6.2.17.5. Korelasi Al-Marhoun
6.2.17.6. Korelasi Petrosky-Farshad
6.2.17.7. Korelasi Dokla-Osman
6.2.17.8. Korelasi Obomanu
6.2.17.9. Korelasi Farshad
6.2.17.10. Korelasi Kartoatmodjo-Schmidt

Manajemen Produksi Hulu


TEKNIK RESERVOIR NO : TR 02.06
JUDUL : ANALISA FLUIDA Halaman : 33 / 72
RESERVOIR Revisi/Thn : 2/ Juli
SUB JUDUL : Korelasi Karakteristik Fluida 2003
Reservoir

6.1. LATAR BELAKANG DAN RUMUS


Korelasi karakteristik fluida reservoir dibuat berdasarkan data lapangan dan pengukuran di
laboratorium. Korelasi-korelasi ini dipergunakan hanya jika pengukuran di laboratorium tidak
tersedia atau hasil analisa di laboratorium meragukan.

6.2. CONTOH SOAL


6.2.1. Menentukan Rs
Data :
Tekanan = 2625 psia
Temperature = 200 oF
Tank Oil Gravity = 30 oAPI
Berat Spesifik Gas = 0.8
Penyelesaian :
Untuk gravity = 30 oAPI digunakan korelasi Lasater (oAPI > 15)
Pbγ gsc (2625)(0.8)
= = 3.182
T (200 + 460)
Dari gambar 1a diperoleh γg = 0.59.
Dari gambar 1b untuk 30 oAPI diperoleh Mo = 330.

Manajemen Produksi Hulu


TEKNIK RESERVOIR NO : TR 02.06
JUDUL : ANALISA FLUIDA Halaman : 34 / 72
RESERVOIR Revisi/Thn : 2/ Juli
SUB JUDUL : Korelasi Karakteristik Fluida 2003
Reservoir

 (379.3)(350)γ osc  γ g 
Rs =   

 M o  1 − γ g 
 (379.3)(350)(0.876)  0.59 
Rs =   1 − 0.59  = 507.1 scf/STB
 (330)  

6.2.2. Menentukan Bo
6.2.2.1. Korelasi Standing
Data :
o
API = 39
γg = 0.950
Rsb = 589 scf/STB
T = 250 o F
Penyelesaian :
141.5 141.5
γo = = = 0.829912
131.5 + API 131.5 + 39
o

0.5
γ g 
0.5
 0.950 
C Bob = Rs   + 1.25T = 589  + 1.25(250)
γo   0.829912 
C Bob = 942.6749

[ ]
Bob = 0.9759 + 12 × 10 −5 C Bob
1.2
= 0.9759 + 12 × 10 −5 [942.6749]
1.2

Bob = 1.420957 rb/STB

6.2.2.2. Korelasi Vazquez-Beggs


Data :
o
API = 39
γg = 0.950
Rsb = 589 scf/STB
T = 250 o F
Penyelesaian :

Manajemen Produksi Hulu


TEKNIK RESERVOIR NO : TR 02.06
JUDUL : ANALISA FLUIDA Halaman : 35 / 72
RESERVOIR Revisi/Thn : 2/ Juli
SUB JUDUL : Korelasi Karakteristik Fluida 2003
Reservoir

 o API  o 
Bob = 1 + c1 Rs + c 2 (T − 60)  + c3 Rs (T − 60) API 
 γ   γ 
 g   g 

( ) (
Bob = 1 + 4.67 × 10 −9 (589 ) + 1.5 × 10 −5 (250 − 60) )
 39 

 0.950 

( )
+ 1.337 × 10 −9 (250 − 60)
 39 

 0.950 
B ob = 1.367005 rb/STB

6.2.2.3. Korelasi Glaso


Data :
o
API = 39
γg = 0.950
Rsb = 589 scf/STB
T = 250 o F
Penyelesaian :
141.5 141.5
γo = = = 0.82991
131.5 + API 131.5 + 39
o

0.526
γ g
0.526
  0.950 
Bobs = Rs   + 0.968T = 589  + 0.968(250) = 874.393
γo   0.829912 

X = 2.91329[log(Bobs )] − 6.58511 − 0.27683[log(Bobs )]


2

X = 2.91329[log(874.393)] − 6.58511 − 0.27683[log(874.2)] = −0.41065


2

Bob = 1 + 10 X = 1 + 10 −0.41065 = 1.388461 rb/STB

6.2.2.4. Korelasi Al-Marhoun


Data :
o
API = 39
γg = 0.950
Rsb = 589 scf/STB
T = 250 o F

Manajemen Produksi Hulu


TEKNIK RESERVOIR NO : TR 02.06
JUDUL : ANALISA FLUIDA Halaman : 36 / 72
RESERVOIR Revisi/Thn : 2/ Juli
SUB JUDUL : Korelasi Karakteristik Fluida 2003
Reservoir

Penyelesaian :
Tentukan harga Bob dari persamaan :
141.5 141.5
γo = = = 0.829912
131.5 + API 131.5 + 39
o

F = Rs
0.74239
γ g 0.323294 γ o 1.20204 = (589) 0.74239 (0.950) 0.323294 (0.829912)1.20204
F = 89.53181
Bob = 0.497069 + 8.62963 × 10 −4 (T + 459.67) + 1.82594 × 10 −3 F
+ 3.18099 × 10 − 4 (T + 459.67)
Bob = 0.497069 + 8.62963 × 10 − 4 (250 + 459.67) + 1.82594 × 10 −3 (89.53181)
+ 3.18099 × 10 − 4 (250 + 459.67)
Bob = 1.272968 rb/STB

6.2.2.5. Korelasi Dokla-Osman


Data :
o
API = 39
γg = 0.950
Rsb = 589 scf/STB
T = 250 o F
Penyelesaian :
141.5 141.5
γo = = = 0.829912
131.5 + API 131.5 + 39
o

F = Rs
0.773572
γ g 0.40402 γ o −0.882605 = (589) 0.773572 (0.950) 0.40402 (0.829912) −0.882605
F = 160.4524

Manajemen Produksi Hulu


TEKNIK RESERVOIR NO : TR 02.06
JUDUL : ANALISA FLUIDA Halaman : 37 / 72
RESERVOIR Revisi/Thn : 2/ Juli
SUB JUDUL : Korelasi Karakteristik Fluida 2003
Reservoir

Bob = 4.31935 × 10 −2 + 1.56667 × 10 −3 (T + 459.67) + 1.39775 × 10 −3 F


+ 3.80525 × 10 −6 (T + 459.67)
Bob = 4.31935 × 10 − 2 + 1.56667 × 10 −3 (250 + 459.67) + 1.39775 × 10 −3 (160.4524)
+ 3.80525 × 10 −6 (250 + 459.67)
Bob = 1.381985 rb/STB

6.2.2.6. Korelasi Obomanu


Data :
o
API = 39
γg = 0.950
Rsb = 589 scf/STB
T = 250 o F
Penyelesaian :
141.5 141.5
γo = = = 0.829912
131.5 + API 131.5 + 39
o

Rs γg
Bob = 0.3321 + 7.88374 × 10 − 4 + 2.335 × 10 −3
5.6145832 γo
(T + 459.67)
+ 2.0855 × 10 −3
1.8
589 (0.950)
Bob = 0.3321 + 7.88374 × 10 − 4 + 2.335 × 10 −3
5.6145832 (0.829912)
(250 + 459.67)
+ 2.0855 × 10 −3
1.8
Bob = 1.239706 rb/STB

6.2.2.7. Korelasi Farshad


Data :
o
API = 39
γg = 0.950
Rsb = 589 scf/STB
T = 250 o F
Manajemen Produksi Hulu
TEKNIK RESERVOIR NO : TR 02.06
JUDUL : ANALISA FLUIDA Halaman : 38 / 72
RESERVOIR Revisi/Thn : 2/ Juli
SUB JUDUL : Korelasi Karakteristik Fluida 2003
Reservoir

Penyelesaian :
141.5 141.5
γo = = = 0.829912
131.5 + API 131.5 + 39
o

F = Rs
0.5956
γ g 0.2369 γ o −1.3282 + 0.0976T
F = (589) 0.5956 (0.950) 0.2369 (0.829912) −1.3282 + 0.0976(250)
F = 80.91256
X = −2.6541 + 0.551[log( F )] + 0.331[log( F )]
2

X = −2.6541 + 0.551[log(80.91256)] + 0.331[log(80.91256)]


2

X = −0.39777
Bob = 1 + 10 X = 1 + 10 −0.39777 = 1.400157 rb/STB

6.2.2.8. Korelasi Kartoatmodjo-Schmidt


Data :
o
API = 39
γg = 0.950
Rsb = 589 scf/STB
T = 250 o F
Penyelesaian :
141.5 141.5
γo = = = 0.829912
131.5 + API 131.5 + 39
o

F = R 0.755γ 0.25γ − 1.5 + 0.45T = (589) 0.755 (0.950) 0.25 (0.829912) − 1.5 + 0.45( 250)
s g o
F = 273.6832
Bob = 0.98496 + 0.0001F 1.5 = 0.098496 + 0.0001( 273.6832) 1.5
Bob = 1.437724 rb/STB

6.2.2.9. Korelasi Abdul Majeed


Data :
o
API = 39
γg = 0.950

Manajemen Produksi Hulu


TEKNIK RESERVOIR NO : TR 02.06
JUDUL : ANALISA FLUIDA Halaman : 39 / 72
RESERVOIR Revisi/Thn : 2/ Juli
SUB JUDUL : Korelasi Karakteristik Fluida 2003
Reservoir

Rsb = 589 scf/STB


T = 250 o F
Penyelesaian :
141.5 141.5
γo = = = 0.829912
131.5 + API 131.5 + 39
o

−0.147
F = Rs γ g
1.2
γ o −5.222 = (589)1.2 (0.950) −0.147 (0.829912) −5.222
F = 5626.361
Bob = 0.9657876 + 4.8141 × 10 −5 F − 6.8987 × 10 −10 F 2 + 7.73 × 10 −4 T
Bob = 0.9657876 + 4.8141 × 10 −5 (5626.361) − 6.8987 × 10 −10 (5626.361) 2 + 7.73 × 10 − 4 (250)
Bob = 1.408058rb / STB

6.2.3. Menentukan Co
6.2.3.1. Korelasi Vazquez-Beggs
Data :
o
API = 40.7
γg = 0.786
Rsb = 768 scf/STB
T = 220 o F
P = 4514.7 psia
Penyelesaian :

co =
5 Rs − 1433 + 17.2T − 1180γ g − 12.61 o API ( )
1 × 10 P 5

5(768) − 1433 + 17.2(220) − 1180(0.786) − 12.61(40.7)


co = = 1.05218 × 10 −5 psi −1
1 × 10 (4514.7)
5

Manajemen Produksi Hulu


TEKNIK RESERVOIR NO : TR 02.06
JUDUL : ANALISA FLUIDA Halaman : 40 / 72
RESERVOIR Revisi/Thn : 2/ Juli
SUB JUDUL : Korelasi Karakteristik Fluida 2003
Reservoir

6.2.3.2. Korelasi Petrosky-Farshad


Data :
o
API = 40.7
γg = 0.786
Rsb = 768 scf/STB
T = 220 o F
P = 4514.7 psia
Penyelesaian :

co = 1.705 × 10 −7 Rs (
0.6957 o
API )
0.3272
T 0.6729γ g
0.1885
P −0.5906
co = 1.705 × 10 −7 (768) 0.6957 (40.7) 0.3272 (220) 0.6729 (0.786) 0.1885 (4514.7) −0.5906
co = 1.45739 × 10 −5 psi −1

6.2.3.3. Korelasi Kartoatmodjo-Schmidt


Data :
o
API = 40.7
γg = 0.786
Rsb = 768 scf/STB
T = 220 o F
P = 4514.7 psia

Penyelesaian :

co = 6.8257 × 10 −6 Rs (
0.5002 o
API )
0.3613
T 0.76606γ g
0.35505
P −1
co = 6.8257 × 10 −6 (768) 0.5002 (40.7) 0.3613 (220) 0.76606 (0.786) 0.35505 (4514.7) −1
co = 9.15437 × 10 −6 psi −1

6.2.4. Menentukan Bw
Data :

Manajemen Produksi Hulu


TEKNIK RESERVOIR NO : TR 02.06
JUDUL : ANALISA FLUIDA Halaman : 41 / 72
RESERVOIR Revisi/Thn : 2/ Juli
SUB JUDUL : Korelasi Karakteristik Fluida 2003
Reservoir

T = 200 oF
P = 2625 psia

6.2.4.l. Cara Gould :


Tx = T – 60 = 200 – 60 = 140
2
Bw = 1.0 + 1.2 × 10 −4 Tx + 1.0 × 10 −6 Tx − 3.3 × 10 −6 P

Bw = 1.0 + 1.2 × 10 −4 (140) + 1.0 × 10 −6 (140) 2 − 3.3 × 10 −6 (2625) = 1.0082775

6.2.4.2. Cara Mc. Cain :


Harga ∆VWT dari Gambar 3 berdasarkan harga T = 200 oF adalah = 0.039
Harga ∆VWP dari Gambar 4 berdasarkan harga P = 2625 psia dan T = 200 oF adalah = -0.004
Bw = (1 + ∆VWP )(1 + ∆VWT )

Bw = (1 − 0.004)(1 + 0.039) = 1.035 bbl/STB

6.2.5. Menentukan cw
Menggunakan data soal 6.2.4, tentukan cw.
Penyelesaian :
Dari Gambar 5, cw (air murni ) = 3.15 × 10-6 psi-1
Dari Gambar 5, koreksi terhadap gas terlarut, Rsw = 1.08
Jadi cw = (3 × 10-6)(1.08) = 3.402 × 10-6 psi-1

6.2.6. Menentukan γgd


Data :

Manajemen Produksi Hulu


TEKNIK RESERVOIR NO : TR 02.06
JUDUL : ANALISA FLUIDA Halaman : 42 / 72
RESERVOIR Revisi/Thn : 2/ Juli
SUB JUDUL : Korelasi Karakteristik Fluida 2003
Reservoir

Rs = 530 scf/STB
o
API = 30
Penyelesaian :
Dari Gambar 6, untuk Rs = 530 dan API = 30°, didapat γgd = 0.79.

6.2.7. Menentukan ρo
Data :
Rs = 530 scf/STB
o
API = 30
γgd = 0.79
Bo = 1.327 rb/STB
Penyelesaian :
141.5 141.5
γ osc = = = 0.876
(131.5 + API ) 131.5 + 30
o

γ gd (0.0764) Rs
γ osc (62.4) +
ρo = 5.615
Bo
(0.79)(0.0764)(530)
(0.876)(62.4) +
ρo = 5.615 = 45.3 lbm/ft 3
(1.327)

6.2.8. Menentukan ρw
Data :
Total padatan yang terlarut 10% dan Bw = 1.035.
Penyelesaian :
Dari Gambar 7, ρwsc = 67 lbm/ft3
ρ 67
ρw = WSC
= = 61.73 lbm/ft
Bw 1.035

Manajemen Produksi Hulu


TEKNIK RESERVOIR NO : TR 02.06
JUDUL : ANALISA FLUIDA Halaman : 43 / 72
RESERVOIR Revisi/Thn : 2/ Juli
SUB JUDUL : Korelasi Karakteristik Fluida 2003
Reservoir

6.2.9. Menentukan Z (Cara Wichert & Aziz)


Data :
SG gas = 0.8
P = 2000 psia
T = 150 °F
mol % CO2 = 10 %
mol % H2S = 10 %
Penyelesaian :
Tpc = 169.0 + 314.0 SG
= 169.0 + 314 (0.8) = 420
Ppc = 708.75 + 57.5 (SG)
= 708.75 + 57.5 (0.8) = 663
Konstanta A dan B
A = yH2S + yCO2 = 0.10 + 0.10 = 0.20
B = yH2S = 0.10
Tentukan konstanta Є :
Є = 120 (A0.9 – A1.6) + 15 (B0.5 – B4.0)
= 120 [(0.20)0.9 – (01.0)1.6] + 15 [(0.1)0.5 – (0.1)4.0]
= 23.8
T *pc = Tpc – Є = 420 – 23.8 = 396.2

P *pc = (Ppc T *pc ) / [Tpc + B (1 – B) Є]

= (663 × 396.2)/[420 + (0.1)(1- 0.1)(23.8)]


= 621.6
P 2000
Ppr = *
= = 3.22
Ppc 621.6

T 610
T pr = *
= = 1.54
T pc 396.2

Menggunakan Gambar 8, diperoleh Z = 0.788.

Manajemen Produksi Hulu


TEKNIK RESERVOIR NO : TR 02.06
JUDUL : ANALISA FLUIDA Halaman : 44 / 72
RESERVOIR Revisi/Thn : 2/ Juli
SUB JUDUL : Korelasi Karakteristik Fluida 2003
Reservoir

6.2.10. Menentukan Z (Cara Modifikasi Standing)


Data :
SG gas = 0.8
P = 2000 psia
T = 150 °F
Penyelesaian :
Tpc = 169 + 314 SG
= 169.0 + 314.0 (0.8) = 420
Ppc = 708.75 + 57.5 (SG)
= 708.75 + 57.5 (0.8) = 663
T 610
T pr = = = 1.42
T pc 420

P 2000
Ppr = = = 3.02
Ppc 663
Tentukan harga konstanta di bawah ini :
A = 1.39(T pr − 0.42) 0.5 − 0.36T pr − 0.101

A = 1.39[(1.45) − 0.42]0.5 − 0.36(1.45) − 0.101 = 0.388935


B = (0.62 − 0.23T pr ) Ppr

B = [0.62 − 0.23(1.45)](3.02) = 0.865230

 0.65 
C= − 0.037  Ppr2
 (T pr − 0.86) 

 0.65 
C= − 0.037 (3.02) 2 = 0.6828
 (1.45 − 0.86) 
0.32 Ppr6
D= 9 (T pr −1)
10

Manajemen Produksi Hulu


TEKNIK RESERVOIR NO : TR 02.06
JUDUL : ANALISA FLUIDA Halaman : 45 / 72
RESERVOIR Revisi/Thn : 2/ Juli
SUB JUDUL : Korelasi Karakteristik Fluida 2003
Reservoir

0.32(3.02) 6
D= = 0.0216
10 9 (1.45−1)
E = B + C + D = 1.5696
F = 0.132 − 0.32 log T pr

F = 0.132 − 0.32 log(1.45) = 0.080362


2
( 0.3106 − 0.49T pr + 0.1824T pr )
G = 10
2
G = 10 ( 0.3106−0.49 (1.45) + 0.1824 (1.45) ) = 0.962933
Z = A + (1 − A)e − B + FPprG

Z = (0.388935) + (1 − 0.388935)e − (1.5696) + (0.080262)(3.02) ( 0.962933) = 0.7491

6.2.11. Menentukan ρg
Dengan data 6.2.9 dan γgf = 0.8, tentukan ρg .
Penyelesaian :
ZT
B g = 0.0283
P
(0.788)(610)
B g = 0.0283 = 0.006801 cf/SCF
(2000)
γ gf (0.0764)
ρg =
Bg

(0.8)(0.0764)
ρg = = 8.986 lbm/cuft
0.006801

6.2.12. Menentukan µo
Data :
T = 220 oF

Manajemen Produksi Hulu


TEKNIK RESERVOIR NO : TR 02.06
JUDUL : ANALISA FLUIDA Halaman : 46 / 72
RESERVOIR Revisi/Thn : 2/ Juli
SUB JUDUL : Korelasi Karakteristik Fluida 2003
Reservoir

Rs = 768 scf/STB
o
API = 40.7
Pb = 2685 psia
P = 5000 psia
Penyelesaian :
Dengan menggunakan korelasi Kartoatmodjo-Schmidt untuk menentukan dead oil viscosity.
X = 5.7526 log(T ) − 26.9718
X = 5.7526 log(220) − 26.9718 = −13.4968

µ oD = 16 × 10 8 [log( o API )] T −2.8177


X

µ oD = 16 × 10 8 [log(40.7)]−13.4968 (220) − 2.8177 = 0.651432 cp


Dengan menggunakan korelasi Kartoatmodjo-Schmidt untuk menentukan viskositas minyak
pada titik jenuh (bubble point).
Y = 10 −0.00081Rs = 10 −0.00081( 768) = 0.238737
[
F = 0.2001 + 0.8428 × 10 −0.000845 Rs µ oD ][ 0.43+ 0.5165Y
]
F = [0.2001 + 0.8428 × 10 − 0.000845 ( 768 )
][(0.651432) 0.43+ 0.5165 ( 0.238737 )
] = 0.308447
µ ob = −0.06821 + 0.9824 F + 0.0004034 F 2
µ ob = −0.06821 + 0.9824(0.308447) + 0.0004034(0.308447) 2 = 0.371105 cp
Dengan menggunakan korelasi Kartoatmodjo-Schmidt untuk menentukan viskositas minyak
pada tekanan 5000 psia.

µ o = 1.0081µ ob + 0.001127( P − Pb )(−0.006517 µ ob 1.8148 + 0.038µ ob 1.59 )


µ o = 1.0081(0.371105) + 0.001127(5000 − 2685.8)[(−0.006517)(0.371105)1.8148
+ 0.038(0.371105)1.59 ]
µ o = 0.391904 cp

6.2.13. Menentukan µE
Data :

Manajemen Produksi Hulu


TEKNIK RESERVOIR NO : TR 02.06
JUDUL : ANALISA FLUIDA Halaman : 47 / 72
RESERVOIR Revisi/Thn : 2/ Juli
SUB JUDUL : Korelasi Karakteristik Fluida 2003
Reservoir

µo = 0.5876 cp
Jenis emulsi = medium
Persen garam pada emulsi = 50 %
Penyelesaian :
Dari Gambar 10 diperoleh viskositas ratio = 8
µE = µo × Viskositas ratio
= 0.5876 × 8 = 4.7 cp

6.2.14. Menentukan µg
6.2.14.1. Cara Carr et al
Data :
SG gas = 0.8
P = 2000 psia
T = 150 °F
y H2S = 10 %
y CO2 = 10 %
Penyelesaian :
Dari Gambar 11 diperoleh : µ1 = 0.0111 cp
Korelasi terhadap 10 % H2S = + 0.0003
Korelasi terhadap 10 % CO2 = + 0.0006
µ1 = 0.0111 + 0.0003 + 0.0006 = 0.0120 cp
Dari soal 6.2.11. : Ppr = 3.02 dan Tpr = 1.45
µ
Dari Gambar 12 diperoleh : = 1.53
µ1
µ
µg = × µ1 = (1.53)(0.012) = 0.0184 cp
µ1

6.2.14.2. Cara Lee et al

Manajemen Produksi Hulu


TEKNIK RESERVOIR NO : TR 02.06
JUDUL : ANALISA FLUIDA Halaman : 48 / 72
RESERVOIR Revisi/Thn : 2/ Juli
SUB JUDUL : Korelasi Karakteristik Fluida 2003
Reservoir

Data :
SG gas = 0.8
P = 2000 psia
T = 150 °F
BM udara (Mu) = 29
γgf = 0.8
Z = 0.788
Penyelesaian :
M = γgf Mu = (0.8)(29) = 23.2

(9.4 + 0.02 M )T 1.5


K=
209 + 19 M + T
[9.4 + 0.02( 23.2)](610)1.5
K= = 117.96
209 + 19(23.2) + (610)
986
X = 3.5 + + 0.01M
T
986
X = 3.5 + + 0.01(23.2) = 5.35
(610)
Y = 2 .4 − 0 .2 X
Y = 2.4 − 0.2(5.35) = 1.33
P
ρ g = 0.0433γ gf
ZT
(2000)
ρ g = 0.0433(0.8) = 0.1441
(0.788)(610)

µ g = K10 −4 exp( Xρ g Y )

µ g = (117.96)10 −4 exp[(5.35)(0.1441)1.33 ] = 0.0177 cp

Manajemen Produksi Hulu


TEKNIK RESERVOIR NO : TR 02.06
JUDUL : ANALISA FLUIDA Halaman : 49 / 72
RESERVOIR Revisi/Thn : 2/ Juli
SUB JUDUL : Korelasi Karakteristik Fluida 2003
Reservoir

6.2.15. Menentukan σog


Data :
o
API = 30
T = 100 oF
P = 2000 psia
Penyelesaian :
Menggunakan Gambar 13 diperoleh σoD = 30 dynes/cm
Menggunakan Gambar 14 diperoleh (%) = 23
 FK   23 
Tentukan σo = σ oD   = 30  = 6.9 dyne/cm
 100   100 

6.2.16. Menentukan σwg


Data :
T = 280 oF
P = 2000 psia
Penyelesaian :
Menggunakan Gambar 15, diperoleh σw = 40 dynes/cm

6.2.17. Menentukan Pb
6.2.17.1. Korelasi Standing
Data :
o
API = 40.3
γg = 0.756
Rsb = 1000 scf/STB
T = 205 oF
Penyelesaian :

Manajemen Produksi Hulu


TEKNIK RESERVOIR NO : TR 02.06
JUDUL : ANALISA FLUIDA Halaman : 50 / 72
RESERVOIR Revisi/Thn : 2/ Juli
SUB JUDUL : Korelasi Karakteristik Fluida 2003
Reservoir

X = 0.00091T − 0.0125( o API )


X = 0.00091(205) − 0.0125(40.3)
X = −0.3172
 R 
0.83
  1000  0.83 −0.3172 
Pb = 18.2  s  10 X − 1.4 = 18.2   10 − 1.4
 γ g 
   0.756  
 
Pb = 3391.9 psia

6.2.17.2. Korelasi Lasater


Data :
o
API = 40.3
γg = 0.756
Rsb = 1000 scf/STB
T = 205 oF
Penyelesaian :
141.5 141.5
γo = = = 0.823632
(131.5 + API ) 131.5 + 40.3
o

1 1
y= = = 0.645894
1 + 132755γ o /( Rs M o ) 1 + [(132755)(0.823632) /(1000 × 199.4396)]

Pf = 5 × 10 −2 + 5.020833333328165 y − 21.19791666663181y 2 + 55.72916666659612 y 3


− 32.55208333328954 y 4
P = 5 × 10 −2 + 5.020833333328165(0.645894) − 21.19791666663181(0.645894) 2
f
+ 55.72916666659612(0.645894) 3 − 32.55208333328954(0.645894) 4
P = 3.8
f

Pb = Pf (T + 459.67) / γ g
Pb = 3.8(205 + 459.67) / 0.756
Pb = 3340.9 psia

6.2.17.3. Korelasi Vazquez – Beggs

Manajemen Produksi Hulu


TEKNIK RESERVOIR NO : TR 02.06
JUDUL : ANALISA FLUIDA Halaman : 51 / 72
RESERVOIR Revisi/Thn : 2/ Juli
SUB JUDUL : Korelasi Karakteristik Fluida 2003
Reservoir

Data :
o
API = 40.3
γg = 0.756
Rsb = 1000 scf/STB
T = 205 oF
Penyelesaian :
1 / c2
 
 
 Rs 
Pb =
  c3 ( o API )  
 c1γ g exp  
  (T + 459.67)  
1 / 1.187
 
 
1000
Pb =  
  (23.93)(40.3)  
 0.0178(0.756) exp  
  (205 + 459.67)  
Pb = 3739.3 psia

6.2.17.4. Korelasi Glaso


Data :
o
API = 40.3 (asumsi jenis minyak bumi black oil, c = 0.172)
γg = 0.756
Rsb = 1000 scf/STB
T = 205 oF
Penyelesaian :

  R  0.816 
 s  T c    1000  0.816 

 γg      (205)0.172 
0.756 
X = log    0.984  = log    = 1.365128
 ( API )   ( 40.3 ) 0.984

 
o

   
 

Pb = 10 [1.7669+1.7447 (1.365128 ) −0.30218(1.365128 ) ] = 3850.38 psia


2

Manajemen Produksi Hulu


TEKNIK RESERVOIR NO : TR 02.06
JUDUL : ANALISA FLUIDA Halaman : 52 / 72
RESERVOIR Revisi/Thn : 2/ Juli
SUB JUDUL : Korelasi Karakteristik Fluida 2003
Reservoir

6.2.17.5. Korelasi Al-Marhoun


Data :
o
API = 40.3
γg = 0.756
Rsb = 1000 scf/STB
T = 205 oF
Penyelesaian :
141.5 141.5
γo = = = 0.823632
(131.5 + API ) 131.5 + 40.3
o

0.0053088Rs
0.715082
γ o 3.1437 (T + 459.67)1.32657
Pb =
γ g 1.87784

0.0053088(1000) 0.715082 (0.823632) 3.1437 (205 + 459.67)1.32657


Pb = = 3783 psia
(0.756)1.87784

6.2.17.6. Korelasi Petrosky-Farshad


Data :
o
API = 40.3
γg = 0.756
Rsb = 1000 scf/STB
T = 205 oF
Penyelesaian :

X = 4.561 × 10 −5 T 1.3911 − 7.916 × 10 −4 ( o


API )
1.541

X = 4.561 × 10 −5 (205)1.3911 − 7.916 × 10 − 4 (40.3)1.541 = −0.16068

Pb = 112.727 Rs ( 0.5774
10 X γ g
−0.8439
− 12.34 )
( )
Pb = 112.727 (1000) 0.5774 10 ( −0.16068) (0.756) −0.8439 − 12.34 = 3930.8 psia

6.2.17.7. Korelasi Dokla-Osman


Data :

Manajemen Produksi Hulu


TEKNIK RESERVOIR NO : TR 02.06
JUDUL : ANALISA FLUIDA Halaman : 53 / 72
RESERVOIR Revisi/Thn : 2/ Juli
SUB JUDUL : Korelasi Karakteristik Fluida 2003
Reservoir

o
API = 40.3
γg = 0.756
Rsb = 1000 scf/STB
T = 205 oF
Penyelesaian :
141.5 141.5
γo = = = 0.823632
(131.5 + API ) 131.5 + 40.3
o

Pb = 8363.86 Rs ( 0.724047
γ o 0.107991γ g −1.01049 (T + 459.67) −0.952584 )
Pb = 8363.86((1000) 0.724047
(0.823632) 0.107991
(0.756) −1.01049
(205 + 459.67) −0.952584 )
= 3307 psia

6.2.17.8. Korelasi Obomanu


Data :
o
API = 40.3
γg = 0.756
Rsb = 1000 scf/STB
T = 205 oF
Penyelesaian :

1.078748652
  (T + 459.67) 
0.497

 37 .42241078 R s  
 1.8 
Pbx =  


γg 2.15 o
API (
1.27
) 

 
1.078748652
  (205 + 459.67) 
0.497

 37.42241078(1000)   
  1.8 
Pbx =
 (0.756) 2.15 (40.3)1.27 
 
 
Pbx = 18547.41

Manajemen Produksi Hulu


TEKNIK RESERVOIR NO : TR 02.06
JUDUL : ANALISA FLUIDA Halaman : 54 / 72
RESERVOIR Revisi/Thn : 2/ Juli
SUB JUDUL : Korelasi Karakteristik Fluida 2003
Reservoir

Pbx 18547.41
Pb = = = 2690.1 psia
6.894757 6.894757

6.2.17.9. Korelasi Farshad


Data :
0
API = 40.3
γg = 0.756
Rsb = 1000 scf/STB
T = 205oF

Penyelesaian :
X = 0.000337T + 0.017771 o API ( )
X = 0.000337(205) + 0.017771(40.3) = 0.785256
0.864
 51.65289256 Rs 
Pb =  
 γ g
0.73495
10 X 
0.864
 51.65289256(1000) 
Pb =  0.73495  = 2956.6 psia
 (0.756) 10 ( 0.785256 ) 

6.2.17.10. Korelasi Kartoatmodjo-Schmidt


Data :
o
API = 40.3
γg = 0.756
Rsb = 1000 scf/STB
T = 205 oF
Penyelesaian :

X =
(
11.2895 o API )
(T + 459.67)
11.2895(40.3)
X = = 0.6845
(205 + 459.67)

Manajemen Produksi Hulu


TEKNIK RESERVOIR NO : TR 02.06
JUDUL : ANALISA FLUIDA Halaman : 55 / 72
RESERVOIR Revisi/Thn : 2/ Juli
SUB JUDUL : Korelasi Karakteristik Fluida 2003
Reservoir

0.9143
 31.746031746 Rs 
Pb =  
 γ g
0.7587
10 X 
0.9143
 31.746031746(1000) 
Pb =  0.7587  = 2259 psia
 (0.950) 10 0.6845 

6.3. GRAFIK YANG DIGUNAKAN

Gambar 1a.
Korelasi Lasater,

Manajemen Produksi Hulu


TEKNIK RESERVOIR NO : TR 02.06
JUDUL : ANALISA FLUIDA Halaman : 56 / 72
RESERVOIR Revisi/Thn : 2/ Juli
SUB JUDUL : Korelasi Karakteristik Fluida 2003
Reservoir

hubungan yg terhadap Pb γg/T

Gambar 1b. Hubungan M terhadap Tank Oil Gravity

Manajemen Produksi Hulu


TEKNIK RESERVOIR NO : TR 02.06
JUDUL : ANALISA FLUIDA Halaman : 57 / 72
RESERVOIR Revisi/Thn : 2/ Juli
SUB JUDUL : Korelasi Karakteristik Fluida 2003
Reservoir

Gambar 2. Hubungan Untuk Memperkirakan Harga Ppc dan Tpc berdasarkan harga SG

Manajemen Produksi Hulu


TEKNIK RESERVOIR NO : TR 02.06
JUDUL : ANALISA FLUIDA Halaman : 58 / 72
RESERVOIR Revisi/Thn : 2/ Juli
SUB JUDUL : Korelasi Karakteristik Fluida 2003
Reservoir

Gambar 3. Hubungan antara ∆VWt terhadap Temperatur

Manajemen Produksi Hulu


TEKNIK RESERVOIR NO : TR 02.06
JUDUL : ANALISA FLUIDA Halaman : 59 / 72
RESERVOIR Revisi/Thn : 2/ Juli
SUB JUDUL : Korelasi Karakteristik Fluida 2003
Reservoir

Gambar 4. Hubungan antara ∆VWp terhadap Temperatur dan Tekanan

Manajemen Produksi Hulu


TEKNIK RESERVOIR NO : TR 02.06
JUDUL : ANALISA FLUIDA Halaman : 60 / 72
RESERVOIR Revisi/Thn : 2/ Juli
SUB JUDUL : Korelasi Karakteristik Fluida 2003
Reservoir

Gambar 5. Kompresibilitas Air, termasuk Efek dari Gas Terlarut


(menurut Dodson dan Standing)

Manajemen Produksi Hulu


TEKNIK RESERVOIR NO : TR 02.06
JUDUL : ANALISA FLUIDA Halaman : 61 / 72
RESERVOIR Revisi/Thn : 2/ Juli
SUB JUDUL : Korelasi Karakteristik Fluida 2003
Reservoir

Manajemen Produksi Hulu


TEKNIK RESERVOIR NO : TR 02.06
JUDUL : ANALISA FLUIDA Halaman : 62 / 72
RESERVOIR Revisi/Thn : 2/ Juli
SUB JUDUL : Korelasi Karakteristik Fluida 2003
Reservoir

Gambar 6. Hubungan untuk Memperkirakan Gas Gravity dari Kelarutan dan Gravity

Gambar 7. Hubungan antara Kelarutan Padatan terhadap Densitas Air Garam pada 14.7 psia dan
60 oF

Manajemen Produksi Hulu


TEKNIK RESERVOIR NO : TR 02.06
JUDUL : ANALISA FLUIDA Halaman : 63 / 72
RESERVOIR Revisi/Thn : 2/ Juli
SUB JUDUL : Korelasi Karakteristik Fluida 2003
Reservoir

Manajemen Produksi Hulu


TEKNIK RESERVOIR NO : TR 02.06
JUDUL : ANALISA FLUIDA Halaman : 64 / 72
RESERVOIR Revisi/Thn : 2/ Juli
SUB JUDUL : Korelasi Karakteristik Fluida 2003
Reservoir

Gambar 8. Faktor Deviasi Gas Alam

Manajemen Produksi Hulu


TEKNIK RESERVOIR NO : TR 02.06
JUDUL : ANALISA FLUIDA Halaman : 65 / 72
RESERVOIR Revisi/Thn : 2/ Juli
SUB JUDUL : Korelasi Karakteristik Fluida 2003
Reservoir

Gambar 9. Hubungan antara Perbandingan Viskositas terhadap Salinitas

Manajemen Produksi Hulu


TEKNIK RESERVOIR NO : TR 02.06
JUDUL : ANALISA FLUIDA Halaman : 66 / 72
RESERVOIR Revisi/Thn : 2/ Juli
SUB JUDUL : Korelasi Karakteristik Fluida 2003
Reservoir

Gambar 10. Viskositas Emulsi Minyak dan Air Garam

Manajemen Produksi Hulu


TEKNIK RESERVOIR NO : TR 02.06
JUDUL : ANALISA FLUIDA Halaman : 67 / 72
RESERVOIR Revisi/Thn : 2/ Juli
SUB JUDUL : Korelasi Karakteristik Fluida 2003
Reservoir

Manajemen Produksi Hulu


TEKNIK RESERVOIR NO : TR 02.06
JUDUL : ANALISA FLUIDA Halaman : 68 / 72
RESERVOIR Revisi/Thn : 2/ Juli
SUB JUDUL : Korelasi Karakteristik Fluida 2003
Reservoir

Gambar 11. Viskositas Gas Hidrokarbon Parafinik pada 1 atm


(Carr, Kobayashi, dan Burrows)

Gambar 12. Hubungan antara Perbandingan Viskositas terhadap Ppr dan Tpr

Manajemen Produksi Hulu


TEKNIK RESERVOIR NO : TR 02.06
JUDUL : ANALISA FLUIDA Halaman : 69 / 72
RESERVOIR Revisi/Thn : 2/ Juli
SUB JUDUL : Korelasi Karakteristik Fluida 2003
Reservoir

Gambar 13. Tegangan Permukaan Minyak Mentah pada Atmosfir

Manajemen Produksi Hulu


TEKNIK RESERVOIR NO : TR 02.06
JUDUL : ANALISA FLUIDA Halaman : 70 / 72
RESERVOIR Revisi/Thn : 2/ Juli
SUB JUDUL : Korelasi Karakteristik Fluida 2003
Reservoir

Manajemen Produksi Hulu


TEKNIK RESERVOIR NO : TR 02.06
JUDUL : ANALISA FLUIDA Halaman : 71 / 72
RESERVOIR Revisi/Thn : 2/ Juli
SUB JUDUL : Korelasi Karakteristik Fluida 2003
Reservoir

Gambar 14. Pengaruh Gas Terlarut terhadap Tegangan Permukaan

Manajemen Produksi Hulu


TEKNIK RESERVOIR NO : TR 02.06
JUDUL : ANALISA FLUIDA Halaman : 72 / 72
RESERVOIR Revisi/Thn : 2/ Juli
SUB JUDUL : Korelasi Karakteristik Fluida 2003
Reservoir

Gambar 15. Pengaruh Tekanan dan Temperatur terhadap Tegangan Permukaan

Manajemen Produksi Hulu