Anda di halaman 1dari 8

CH-16 CHASSIS — TRANSAXLE OTOMATIS U340E

JSISTEM KONTROL ELEKTRONIK


1. Umum
Sistem kontrol elektronik transaxle otomatis U340E terdiri kontrol yang terdaftar di bawah:

Sistem Fungsi
• Kontrol tekanan yang digunakan langsung ke brake B1 dan clutch C1 dengan
Clutch ke Kontrol
mengaktifkan solenoid valve (ST, SLT) sesuai dengan sinyal ECU mesin & ECU
Tekanan Clutch
ECT.
(Lihat halaman
• Solenoid valve mengontrol dengan teliti tekanan clutch sesuai dengan output
CH-20)
mesin dan kondisi pengendaraan.
Kontrol Optimal
Tekanan Clutch Solenoid valve SLT mengontrol dengan teliti tekanan clutch sesuai dengan output
(Lihat halaman mesin dan kondisi pengendaraan.
CH-20)
Kontrol
Line Pressure Mengaktifkan solenoid valve SLT untuk mengontrol line pressure sesuai dengan
(Lihat halaman informasi dari ECU mesin & RCU ECT dan kondisi kerja transaxle.
CH-21)
High Response
Waktu jeda shift sudah dikurangi sampai setengahnya dengan mekanisme
Shift Control
pembatalan tekanan fluida sentrifugal dan kontrol yang optimal terhadap tekanan
(Lihat halaman
clutch.
CH-21)
Kontrol Shift
Uphill/Downhill Kontrol untuk menghalangi upshift 4th atau untuk menyediakan engine brake yang
Traveling sesuai dengan menggunakan ECU mesin & ECU ECT untuk menentukan apakah
(Lihat halaman kendaraan berjalanan menanjak atau menurun.
CH-22)K
Shift Timing ECU Mesin & ECU ECT mengirim arus ke solenoid valve S1 dan/atau S2
Control berdasarkan sinyal dari setiap sensor dan perpindahan gear.
Lock-up Timing ECU Engine & ECU ECT mengirim arus ke solenoid valve SL berdasarkan sinyal
Control dari setiap sensor dan pertautan atau pelepasana lock-up clutch.
Memundurkan timing pengapian untuk sementara waktu guna menghalangi
Kontrol Torsi
momen output, guna memastikan shift feeling (rasa pergeseran) sewaktu up atau
Mesin
down shifting.
Ketika shift lever digeser dari posisi ”N” ke ”D”, untuk sementara gear digeser ke
”N” ke ”D” Squat
3 dan kemudian ke--1 untuk mengurangi bagian belakang kendaraan merendah
Control
(squat).
Diagnosis
Ketika main body ECU mendeteksi malfungsi, ECU mesin & ECU ECT
(Lihat halaman
mendiagnosis dan menyimpannya sebagai bagian yang salah.
CH-23)
Fail-safe Meskipun malfungsi terdeteksi dalam sensor atau solenoid, ECU mesin & ECU
(Lihat halaman ECT mempengaruhi kontrol fail-safe untuk mencegah kemampuan pengendaraan
CH-23) terpengaruh secara signifikan.

NM
05K0E
CHASSIS — TRANSAXLE OTOMATIS U340E CH-17

2. Konstruksi
Konfigurasi sistem kontrol elektronik dalam transaxle otomatis U340E seperti tampak dalam bagan berikut
ini.

VG S1
AIR FLOW METER SOLENOID VALVE S1

NE
SENSOR POSISI CRANKSHAFT S2
SOLENOID VALVE S2

VTA1
SENSOR POSISI THROTTLE
VTA2 SLT
SOLENOID VALVE SLT
CH
SENSOR POSISI VPA
PEDAL AKSELERATOR VPA2 ST
SOLENOID VALVE ST

SENSOR TEMPERATUR THW


AIR SL
SOLENOID VALVE SL
ECU
MESIN &
THO1 ECT IGT1
SENSOR TEMPERATUR ATF sampai
IGT4
KOIL PENGAPIAN
IGF
NT
SENSOR KECEPATAN NT
TC
DLC3
STP
SWITCH LAMPU REM CAN

METER KOMBINASI
P, R, N CAN H,
SWITCH START NETRAL CAN L
D, 2, L
Lampu Indikator Posisi Shift

W
ECU SHIFT LOCK Lampu Peringatan Check
Engine
ODMS SPD
Switch Kontrol Transmisi Sinyal Kecepatan Kendaraan

05KCH52Y

NM
05K0E
CH-18 CHASSIS — TRANSAXLE OTOMATIS U340E

3. Tata Letak Komponen Utama

Lampu Peringatan Check Engine


Lampu Indikator
Posisi Shift

Meter Kombinasi

Switch Lampu Rem

DLC3

ECU MESIN & ECT

ECU Shift Lock


• Switch Kontrol Transmisi

Solenoid Valve SL

Sensor Kecepatan NT
Solenoid Valve
SLT Switch Start Netral

Sensor Temperatur ATF

Solenoid Valve S2
Solenoid Valve ST
Solenoid Valve S1 05KCH53Y

NM
05K0E
CHASSIS — TRANSAXLE OTOMATIS U340E CH-19

4. Konstruksi dan Cara Kerja Komponen Utama

Sensor Temperatur ATF

D Sensor temperatur ATF dipasang dalam valve body bawah untuk mendeteksi secara langsung temperatur
fluida.
D Sensor temperatur ATF digunakan untuk mengoreksi tekanan clutch dan brake untuk menjaga kualitas
kelembutan shift setiap saat.

CH

Sensor Temperatur ATF


Valve Body Bagian Bawah

247CH24

Sensor Kecepatan NT

Sensor kecepatan NT mendeteksi kecepatan input transaxle. Drum forward clutch (C1) digunakan sebagai
timing rotor dari sensor ini.
Sehingga ECU mesin & ECT dapat mendeteksi shift timing dari gear dan mengontrol dengan tepat momen
mesin dan tekanan hidrolik dalam merespon berbagai kondisi.

Sensor Kecepatan NT

Sensor Kecepatan NT
216CH12

NM
05K0E
CH-20 CHASSIS — TRANSAXLE OTOMATIS U340E

5. Kontrol Tekanan Clutch

Clutch untuk Kontrol Tekanan Clutch

Kontrol ini digunakan untuk shifting dari gera 3rd ke 4th, dan dari gear 4th ke 3rd. Kontrol ini mengaktifkan
solenoid valves ST dan SLT sesuai dengan sinyal dari ECU mesin & ECT, dan memandu ine pressure yang
beraksi pada shift timing valve ke 4-3 dan shift timing valve 3-4 untuk mengatur line pressure yang beraksi
pada brake B1 dan clutch C1.
Hasilnya, akumulator B1 dan C1 yang kecil tanpa ruang tekanan balik telah dapat diwujudkan.

Solenoid Valve SLT

Accumulator Control Valve


3--4 Shift Valve

3-4 Shift C1
Timing Valve

4--3 Shift
Timing Valve

Solenoid Valve ST
B1
247CH25

Kontrol Optimal Tekanan Clutch

ECU mesin & ECT memonitor sinyal dari pelbagai tipe sensor seperti sensor kecepatan NT, mengijinkan
solenoid valve SLT untuk mengontrol secara teliti tekanan clutch sesuai dengan output mesin dan kondisi
pengendaraan. Hasilnya, dapat diwujudkan karakteristik shift yang lembut.

Rasio Perubahan
Input Shaft Speed

rpm Target
ECU MESIN Sinyal dari Berbagai Sensor
& ECT Putaran Mesin
Informasi Momen Mesin
Temp. ATF
Rasio Perubahan rpm Praktikal
Waktu

Solenoid
Sensor Valve
Tekanan Clutch/Brake

Kecepatan NT SLT

Mesin
Sinyal Penggerak
Solenoid
Momen Output Shaft

Transaxle

Waktu 247CH26

NM
05K0E
CHASSIS — TRANSAXLE OTOMATIS U340E CH-21

6. Kontrol Line Pressure


Melalui penggunaan solenoid valve SLT, line pressure dikontrol secara optimal sesuai dengan informasi
momen mesin, seperti halnya dengan kondisi operasi internal dari torque converter dan transaxle. Dengan
demikian, line pressure dapat dikontrol secara teliti sesuai dengan output mesin, kondisi perjalanan dan
temperatur ATF, sehingga dapat menghasilkan karakteristik shift yang lembut dan mengoptimalkan beban
kerja pompa oli.

ECU MESIN & ECT

Line Pressure Bukaan Throttle Valve


CPU
Mesin Massa Udara Intake
Temp. Air
Putaran Mesin

Primary Regulator Valve


Sensor Kecepatan NT
CPU
Transmisi Temp. ATF
Posisi Shift
CH
Tekanan fluida

Sinyal
Penggerak
Solenoid

Arus

Pompa Tekanan Throttle

Solenoid Valve SLT

232CH150

7. Kontrol Shift High Response


Dengan penggunaan mekanisme pembatalan tekanan fluida sentrifugal seperti disebutkan terdahulu, dan
kontrol optimal tekanan clutch, tidak hanya kelembutan shifting yang dapat dicapai, tetapi juga diperoleh
shift time lag yang dapat membantu mewujudkan respon yang istimewa.

NM
05K0E
CH-22 CHASSIS — TRANSAXLE OTOMATIS U340E

8. Kontrol Shift Jalan Menanjak/Menurun

Umum

Kontrol ini membantu meminimalkan shifting gear bila pengemudi mengoperasikan pedal akselerator
selagi pengemudi mendaki atau menuruni jalanan untuk memastikan pengemudian yang lembut.

Kontrol Shift Jalan Mendaki

Bila ECU mesin & ECT mendeteksi perjalanan mendaki, ECU tersebut menghalangi upshifting ke 4th
setelah downshifting ke 3rd.

Kontrol Shift Jalan Menurun

Bila sinyal mengenali bahwa pengemudi telah mengoperasikan pedal rem yang di--input selagi ECU mesin
& ECT mendeteksi perjalanan menurun, maka akan melakukan downshifts dari 4th ke 3rd.

Tikungan
Mendaki

Ke--3 ke--4 Ke--3 ke--4


Tanpa Kontrol
Ke--3 ke--4 Ke--3 ke--4
Dengan Kontrol
264CH06

Cara Kerja Brake

Penentuan Mendaki/Menurun

Akselerasi aktual dihitung dari sinyal sensor kecepatan dibandingkan dengan akselerasi referensi
(berdasarkan level road travel) yang disimpan dalam ECU mesin & ECT untuk menentukan perjalanan
mendaki/menurun..

Akselerasi Aktual < Akselerasi Referensi Akselerasi Aktual > Akselerasi Referensi

Akslerasi referensi

Akslerasi aktual

Lebih kecil

Lebih besar
Menanjak Menurun
162CH10

NM
05K0E
CHASSIS — TRANSAXLE OTOMATIS U340E CH-23

9. Diagnosis
D Ketika main body ECU mendeteksi malfungsi, ECU mesin & ECU ECT mendiagnosis dan
menyimpannya sebagai bagian yang salah. Selanjutnya, lampu peringatan check engine dalam meter
kombinasi menyala atau berkedip untuk memberitahu pengemudi.
D Pada saat yang sama, DTC (Diagnostic Troble Code) tersimpan dalam memori. DTC dapat dibaca dengan
menghubungkan intelligent tester II. Untuk detilnya, silakan lihat Pedoman Reparasi VIOS.

10. Fail-safe
Fungsi ini mengurangi kerugian pengoperasian saat terjadi abnormal dalam tiap sensor atau solenoid.

" Fail-safe Control List A

Part Malfungsi Fungsi


Sinyal Kecepatan Selama sensor kecepatan kendaraan malfungsi, tidak akan terjadi
Kendaraan up--shift gigi ke--4.
Selama sinyal sensor kecepatan NT malfungsi, tidak akan terjadi up--shift
Sensor Kecepatan NT
gigi ke--4. CH
Selama malfungsi sensor temperatur ATF, tidak akan terjadi up--shift gigi
Sensor Temperatur ATF
ke 4th.
Bila gear ada di 3rd, tidak akan terjadi upshift ke--4th.
Solenoid Valve SLT Bila gear ada di 4th, tidak akan terjadi downshift ke--3rd.
(Hanya bila kecepatan output lebih 5,000 rpm.)
Bila gear ada di 3rd, tidak akan terjadi upshift ke--4th.
Solenoid Valve ST
(Bila gear ada di 4th, tidak akan terjadi downshift ke--3rd.)
Sistem tidak dapat mengontrol lock---up.
Solenoid Valve SL
(Tidak ada hubungan ke kontrol shift 3-4.)
Sensor Temperatur Air,
Selama malfungsi pada sensor temperatur air, knock sensor atau sensor
Knock Sensor, atau
posisi throttle, tidak akan dapat up--shift ke 4th.
Sensor Posisi Throttle
Selama malfungsi pada shift solenoid valve S1 atau S2, arus listrik ke
solenoid valve yang rusak melakukan cut off dan dikontrol dipengaruhi
Solenoid Valve S1 atau S2 oleh pengoperasian solenoid valve yang normal.
Kontrol shift dipengaruhi seperti dijelaskan dalam tabel di bawah,
tergantung pada solenoid valve mana yang rusak.

Bila seluruh solenoid Bila solenoid valve Bila solenoid valve Bila solenoid valve
valve normal S1 abnormal S2 abnormal S1 dan S2 abnormal
Solenoid valve Solenoid valve Solenoid valve Solenoid valve
Gear Gear Gear Gear
S1 S2 S1 S2 S1 S2 S1 S2
ON
ON ON Ke--1 × # Ke--3 ON × Ke--2 × × Ke--3
OFF
ON OFF Ke--2 × OFF Ke--3 ON × Ke--2 × × Ke--3
OFF OFF Ke--3 × OFF Ke--3 OFF × Ke--3 × × Ke--3
OFF ON ke--4 × ON ke--4 OFF × Ke--3 × × Ke--3

NM
05K0E