Anda di halaman 1dari 4

TUGAS MANDIRI ASPK

Syaiful Rizal F34170084


Dosen: Prof Dr. Ir. Marimin, M.Sc

BAB 4
PENANGANAN KETIDAKPASTIAN DAN DIAGRAM KEPUTUSAN
Pilhan Ganda
1. Ketidakpastian dalam pengambilan keputusan disebabkan diantaranya oleh:
(D) Keduanya (a dan b) benar
2. Pohon keputusan dapat dipandang sebagai diagram alir dari titik-titik pertanyaan yang
menuju pada sebuah keputusan. Dalam pohon keputusan terdapat dua symbol utama yaitu
bujur sangkar yang melambangkan titik pengambilan keputusan dan lingkaran yang
melambangkan:
(C) Keduanya salah
3. Pengambilan keputusan yang mengandung ketidakpastian dengan memperhatikan
kejadian atau status pada masa yang akan dating dalam memilih alternative keputusan
dapat dilakukan dengan metode:
(C) Hurwich dan equal likelihood
4. Pengambilan keputusan dengan metode Maximin berarti:
(A) Prioritas alternative keputusan diurut berdasar nilai yang diambil dari nilai
maksimum dari nilai minimum payoff pada masing-masing alternative
keputusan
5. Pengambilan keputusan dengan metode Minimax berarti:
(C) Prioritas alternative keputusan diurut berdasar nilai yang diambil dari nilai
minimum dari nilai maksimum payoff pada masing-masing alternative keputusan

Uraian
1. Matriks payoff :
Alternatif keputusan States of nature
Low Medium High
A. Subkontrak 10 50 90
B. Fasilitas -120 25 200
baru
C. Tidak 20 40 60
melakukan
apa-apa
0,1 0,5 0,4
 Maximax
A. Subkontrak = 90
B. Fasilitas baru =200
C. Tidak melakukan apa-apa =60
 Maximin
A. Subkontrak = 10
B. Fasilitas baru =-120
C. Tidak melakukan apa-apa =20
 Minimax regret
Tabel minimax regret:
Alternatif keputusan States of nature
Low Medium High
A. Subkontrak 10 0 110
B. Fasilitas 140 25 0
baru
C. Tidak 0 10 140
melakukan
apa-apa
A. Subkontrak = 110
B. Fasilitas baru =140
C. Tidak melakukan apa-apa =140
 Hurwicz
A. Subkontrak = (10 x 0,1) +(50x 0,5)+ (90 x0,4)= 62
B. Fasilitas baru =(-120 x 0,1) +(25x 0,5)+ (200 x0,4)= 80,5
C. Tidak melakukan apa-apa = (20 x 0,1) +(40x 0,5)+ (60 x0,4)= 58
 Equal likelihood
A. Subkontrak = (10 x 0,5) +(50x 0,5)+ (90 x0,5)= 75
B. Fasilitas baru =(-120 x 0,5) +(25x 0,5)+ (200 x0,5)= 52,5
C. Tidak melakukan apa-apa = (20 x 0,5) +(40x 0,5)+ (60 x0,5)= 60
2.
dah 0,6 (200.000)
n ren
a
m inta
Per
il
as Kec
l i t
Fasi 1
0,4 ansi
Perm Eksp
1 intaa 280.000
n tingg 2
i
Fa Tid
s ilit a
as kE 233.000
B Permintaan tinggi ks
es p an
ar 2 s i
0,4 800.000
a pa
pa-
na
Pe

uka
rm

0,6
elak
int

m
ak 40.000
a

Tid
an
ren

3 l
Gaga
da
h

0,4 20.000
Pro 3
mo
si
Ber
has 0,6 220.000
il

Fasilitas kecil = 325.200


 Permintaan rendah = (0,6 x 200.000) = 120.000
 Permintaan tinggi
 Ekspansi : (0,4 x 280.000)= 112.000
 Tidak ekspansi : (0,4 x 233.000)= 93.200
Fasilitas besar = 428.000
 Permintaan tinggi = (0,4 x 800.000)= 320.000
 Permintaan rendah
 Tidak melakukan apa-apa : (0,6 x 40.000)= 24.000
 Promosi gagal : (0,4 x 20.000 x 0,6) = 4.800
Promosi berhasil : (0,6 x 220.000x 0,6) =79.200
3. Jumlah states of nature ada 6
4. Jumlah alternatif keputusan ada 7
5. Jika pilihan keputusan bukan hal yang paling dikehendaki untuk keadaan sesungguhnya yang
benar-benar terjadi ,pengambil keputusan akan mengalami penyesalan untuk tidak membuat
pilihan yang paling diinginkannya.