Anda di halaman 1dari 1

d.

Jenis-jenis anemia

1) Anemia defisiensi besi

Anemia defisiensi adalah penurunan jumlah hormoglobin (Hb) dalam sel darah merah ibu hamil
akibat kekurangan zat besi. Akibat kekurangan zat besi ini ibu akan merasa pusing. Cepat lelah,
lemas, susah bernafas, dan puvat pada konjungtiva, muka serta ujung-ujung kuku. Hal yang perlu
dilakukan untuk mengatadi anemia ini adalah dengan menganjurkan ibu melakukan pemeriksaan
kadarHb setiap 2 minggu. Selain itu juga menganjurkan ibu makan lebih banyak protein dan sayur-
sayuran yang mengandung vitamin dan mineral, serta memberikan suplemen zat besi dan vitamin C
untuk membantu penyerapan zat besi tersebut. Penyerapan zat besi terbaik adalah pada perut
kosong. Sebaiknya ibu tidak.mengkonsumdi sudu dan antasida secara bersamaan dengan zat besi
karena susu dan antasida dapat mengurangi zat besi tersebut

2) Anemia megaloblastik

Anemia megaloblastik adalah anemia yang terjadi karena kekurangan asam folat. Selain untuk
pembentukan sel darah merah, asam folat juga mempunyain peranan yang sangat penting untuk ibu
hamil, yaitu untuk pertumbuhan dan replikasi sel, memcegah terjadinya perubahan DNA yang dapat
menyebabkan kanker, dan membentuk perkembangan janin, ibu hamil dengan anemia megalobstik
ini biasanya merasakan tangan atau kaki kesemutan dan kaku sehingga kebilangan sensasi sentu,
penciuman kurang sensitif, mengalami kesulitan berjalan. Dan terlihat goyah bahkan ibu mengalami
dimensia, oleh karena itu, menganjurkan ibu hamil mengkonsumsi makan sumber asam folat seperti
hati, kuning telur, sayur hijau (bayam dan brokoli) serta susu.

3) Anemia hipoplastik

Anemia hipoplastik adalah anemia yang terjadi akibat sumsum tulang belakang kurang mampu
membuat sel-sel darah baru. Ketikdakmampuan susmsum tulang ini biasanya terjadi pada ibu yang
pernah mengalami transplantasi sumsum tulang atau transfuse darah berulang kali. Anemia
hipoplastik ini jarang dikumpai dalam kehamilan, biasanya anemia ini disertai dengan
teombositopenia dan leucopenia

4) Anemia hemolik

‌ nemia hemolik adalah anemia yang terjadi akibat sel darah merah lebih cepat hancur dari
A
pembentukannya. Penyebap anemia hemolik ini belum diketehui, dan kejadian nya masih langka
pada ibu hamil. Hemolisis berat timbul secara dini dalam kehamilan dan bilang setelah beberapa
bulan bersalin. Pada anemia hemolik ini, penambahan darah tidak memberikan hasil, tranfuse darah
diberikan hanya untuk meringankan penderitaan ibu dan mengurangi bahaya hipoksia pada janin.
(hutahacan 2013:74).