Anda di halaman 1dari 3

TUGAS SISTEM INFORMASI MANAJEMEN

Entity Relationship Diagram (ERD)


-Food Court Pasarame Tunjungan Plaza 6-

Lely Puspitasari Adinoto / 130218124 / KP F

Pasarame merupakan foodcourt yang memiliki konsep festival era 60an dengan tema
western. Di sini banyak terdapat tenant makanan dengan berbagai macam menu dengan harga
yang terjangkau. Dalam penerapan sistem pembelian makanan di Pasarame, foodcourt ini
menggunakan sistem kartu sebagai alat pembayaran. Pelanggan diminta untuk mengisi
saldo/top up saldo terlebih dahulu pada cashier yang melayani di depan. Setelah itu,
pelanggan bisa dengan bebas melakukan pemesanan makanan/order dan menggunakan kartu
tersebut sebagai alat pembayaran dan pelanggan akan mendapatkan bukti transaksi berupa
struk pembayaran. Makanan yang dipesan tersebut nantinya akan diantar oleh waitress yang
bertugas dan akan dibereskan oleh cleaning service yang bekerja di Pasarame Tunjungan
Plaza 6 setelah selesai makan. Apabila ada kelebihan saldo, pelanggan bisa kembali ke
cashier yang melayani top up saldo untuk meminta refund sebesar sisa saldo yang ada di
kartu tersebut.
Entity Relationship Diagram (ERD)

Keterangan : Hubungan setiap nomor


1. Hubungan customer terhadap cashier bagian top up saldo adalah many to one, karena
minim ada 1 customer atau bahkan lebih untuk melakukan top up di bagian cashier,
sedangkan hubungan cashier bagian top up terhadap customer adalah one to many, di
mana harus ada 1 cashier yang melayani 1 atau lebih customer.
2. Hubungan cashier bagian top up terhadap card (key sistem) adalah one to one, dimana 1
cashier tersebut membuat/mengisi saldo pada 1 kartu sebagai alat pembayaran sesuai
dengan permintaan customer.
3. Hubungan card (key sistem) terhadap customer adalah one to one, dimana 1 kartu
tersebut akan diberikan kepada 1 customer sebagai alat pembayaran dalam memesan
makanan/minuman di Pasarame Tunjungan Plaza.
4. Hubungan customer terhadap cashier bagian pemesanan makanan/minuman adalah many
to one karena minim ada 1 customer atau bahkan lebih untuk melakukan order
makanan/minuman yang diinginkan, sedangkan hubungan cashier bagian pemesanan
makanan/minuman terhadap customer adalah one to many, dimana harus ada 1 cashier
yang melayani transaksi dari 1 atau lebih customer.
5. Hubungan cashier bagian pemesanan makanan terhadap struk pembayaran (key sistem)
adalah one to one karena 1 cashier tersebut membuat 1 struk yang menjadi bukti adanya
transaksi pembelian oleh customer.
6. Hubungan struk pembayaran (key sistem) terhadap customer adalah one to one karena 1
struk pembayaran tersebut akan diberikan kepada 1 customer.
7. Hubungan cashier bagian pemesanan makanan terhadap chef yaitu one to many, dimana
1 cashier bagian pemesanan makanan tersebut memberikan list order customer kepada
minim 1 atau bahkan banyak chef yang terlibat dalam membuat/memasak makanan.
Sedangkan hubungan chef terhadap cashier bagian pemesanan makanan adalah many to
one dimana minim 1 atau bahkan banyak chef yang memasak makanan dari list order
yang didapat dari 1 cashier.
8. Hubungan chef terhadap waitress adalah many to many, dimana minim 1 chef atau
bahkan banyak chef yang terlibat memasak akan memberikan makanan tersebut kepada 1
waitress atau bahkan lebih waitress yang bertugas. Dan juga hubungan waitress terhadap
chef adalah many to many karena minim ada 1 atau bahkan lebih waitress yang bertugas
menerima masakan dari 1 atau bahkan lebih chef.
9. Hubungan waitress terhadap customer adalah one to many, dimana harus ada 1 waitress
yang menyajikan makanan kepada customer. Sedangkan hubungan customer terhadap
waitress adalah many to one, dimana minim ada 1 atau bahkan lebih customer yang
menunggu makanan yang dibawa oleh 1 waitress.
10. Hubungan customer terhadap cleaning service adalah many to one, dimana minim
makanan 1 customer/bahkan lebih dibersihkan oleh cleaning service. Sedangkan
hubungan cleaning service terhadap customer adalah one to many, dimana harus ada 1
cleaning service bertugas untuk membersihkan makanan 1/bahkan lebih customer.