Anda di halaman 1dari 13

Mebendazole

Untuk apa Mebendazole?


Mebendazole adalah antihelmintik (obat cacingan) yang efektif membantu melawan dan
membasmi berbagai jenis cacing yang berkembang biak di dalam saluran pencernaan.

Cacingan sendiri merupakan salah satu penyakit yang umumnya dialami anak-anak. Meski
begitu, infeksi cacing juga bisa saja dialami oleh orang dewasa yang mengonsumsi makanan
yang terkontaminasi dan kurang matang hingga tidak menjaga kebersihan diri dengan baik.

Obat ini dapat digunakan sebagai pengobatan lini pertama pada infeksi yang disebabkan oleh
cacing cambuk, cacing kremi, cacing gelang, dan cacing tambang. Obat ini juga digunakan untuk
mengobati infeksi yang disebabkan oleh lebih dari satu cacing ini pada waktu yang sama.

Mebendazole bekerja dengan mencegah cacing agar tidak menyerap gula darah, yang merupakan
sumber makanan mereka. Dengan minum obat ini, cacing-cacing dewasa yang ada di saluran
cerna akan kelaparan sampai pada akhirnya mati.

Bagaimana cara penggunaan Mebendazole?


Obat dapat diminum sebelum atau setelah makan. Tanyakan pada dokter dan apoteker kapan
waktu terbaik untuk mengonsumsi.

Tablet mebendazole dapat ditelan, dikunyah, atau dihancurkan dan dicampur dengan makanan.
Supaya memudahkan menelan seluruh obat dan mengurangi rasa tidak enak di mulut, segera
minum segelas air putih setelah mengonsumsinya.

Gunakan dosis obat yang diresepkan dokter atau yang diinstruksikan dalam bungkus kemasan.
Jangan menambahkan atau mengorangi dosis obat sembarangan. Minum obat yang tidak sesuai
aturan dapat meningkatkan risiko efek samping berbahaya.

Meski Anda merasa sudah agak membaik, tetap gunakan obat ini sampai batas waktu yang
ditentukan oleh dokter atau yang tertera pada label kemasan obat. Menghentikan obat secara
tiba-tiba dapat menurunkan efektivitas obat atau bahkan memicu efek samping.

Kira-kira dibutuhkan waktu sekitar 3 hari pengobatan sebelum cacing akhirnya hilang dari perut
dan usus Anda. Meski begitu, lamanya proses pengobatan ini mungkin akan berbeda pada setiap
orang. Sebab, hal ini tergantung pada kondisi kesehatan serta respon pasien terhadap pengobatan
yang mereka jalani.

Berpuasa, minum obat pencahar, atau memaksakan diri untuk muntah tidak akan membuat
cacing yang ada di dalam saluran cerna mati. Supaya mendapatkan hasil yang maksimal,
gunakan obat ini sesuai petunjuk.
Jika infeksi belum sembuh dalam waktu 3 minggu, sebaiknya segera berobat ke dokter. Dokter
dapat meresepkan obat lain yang lebih ampuh dan cocok untuk kondisi Anda.

Pada dasarnya, minum obat ini persis seperti yang dianjurkan oleh dokter atau instruksi yang
tertera pada bungkus kemasan. Pahami informasi tersebut dengan saksama dan teliti. Bila Anda
belum paham belum cara pakainya, jangan ragu untuk bertanya langsung ke dokter dan apoteker.

Bagaimana cara penyimpanan Mebendazole?


Obat ini paling baik disimpan pada suhu ruangan, jauhkan dari cahaya langsung dan tempat yang
lembap. Jangan disimpan di kamar mandi. Jangan dibekukan.

Merek lain dari obat ini mungkin memiliki aturan penyimpanan yang berbeda. Perhatikan
instruksi penyimpanan pada kemasan produk atau tanyakan pada apoteker Anda. Jauhkan semua
obat-obatan dari jangkauan anak-anak dan hewan peliharaan.

Jangan menyiram obat-obatan ke dalam toilet atau ke saluran pembuangan kecuali bila
diinstruksikan. Buang produk ini bila masa berlakunya telah habis atau bila sudah tidak
diperlukan lagi.

Konsultasikan kepada apoteker atau perusahaan pembuangan limbah lokal mengenai bagaimana
cara aman membuang produk Anda.

Dosis
Informasi yang diberikan bukanlah pengganti dari nasihat medis. SELALU konsultasikan
pada dokter atau apoteker Anda sebelum memulai pengobatan.

Bagaimana dosis Mebendazole untuk orang dewasa?


Dosis obat Mebendazale untuk orang orang dewasa, yaitu:

 Ascariasis: 100 mg diminum 2 kali sehari selama 3 hari.


 Infeksi cacing tambang: 100 mg diminum dua kali sehari selama 3 hari.
 Infeksi Cacing cambuk: 100 mg diminum dua kali sehari selama 3 hari.
 Infeksi cacing kremi: 100 mg diminum satu kali. Dosis ini harus diulang selama 2
minggu.
 Trikinosis: 200 hingga 400 mg diminum tiga kali sehari selama 3 hari, kemudian 400
sampai 500 mg tiga kali sehari selama 10 hari.

Dosis obat untuk setiap orang mungkin berbeda-beda. Dokter biasanya menentukan dosis obat
yang cocok berdasarkan usia, kondisi kesehatan pasien secara menyeluruh, serta respon mereka
terhadap pengobatan.
Pastikan untuk selalu berkonsultasi dengan dokter sebelum mengonsumsi obat jenis apa pun. Hal
ini semata-mata untuk memastikan bahwa Anda mengonsumsi obat sesuai dengan dosis yang
dianjurkan.

Bagaimana dosis Mebendazole untuk anak-anak?


Dosis obat Mebendazole di bawah dikhususkan untuk anak-anak yang usianya di atas 2 tahun.
Sebaiknya berkonsultasi ke dokter guna mengetahui dosis obat cacing yang aman untuk anak
anak di bawah usia 2 tahun.

 Ascariasis: 100 mg diminum 2 kali sehari selama 3 hari.


 Filariasis: 100 mg diminum satu kali. Dosis ini harus diulang selama 2 minggu.
 Capillariasis: 200 mg diminum dua kali sehari selama 20 hari. Apabila kambuh dapat
diobati dengan terapi yang cukup panjang.
 Infeksi cacing tambang: 100 mg diminum dua kali sehari selama 3 hari.
 Infeksi Cacing cambuk: 100 mg diminum dua kali sehari selama 3 hari.
 Infeksi cacing kremi: 100 mg diminum satu kali. Dosis ini harus diulang selama 2
minggu.
 Trikinosis: 200 hingga 400 mg diminum tiga kali sehari selama 3 hari, kemudian 400
sampai 500 mg tiga kali sehari selama 10 hari.

Pemberian dosis obat untuk anak usia di bawah 2 tahun disesuaikan denngan berat badan,
kondisi kesehatan, serta respon mereka terhadap pengobatan. Jangan ragu untuk bertanya
langsung ke dokter tentang dosis pasti obat cacing yang aman untuk buah hati Anda.

Dalam dosis apakah Mebendazole tersedia?


Obat ini tersedia dalam bentuk tablet kunyah dengan kekuatan 100 mg.

Efek Samping
Efek samping apa yang dapat dialami karena Mebendazole?
Sama seperti obat pada umumnya, obat ini juga berpotensi menyebabkan efek samping dari yang
ringan hingga berat. Sejumlah efek samping yang paling sering dikeluhkan setelah mengonsumsi
obat ini di antaranya:

 Sakit perut
 Muntah
 Diare
 Pusing
 Sakit kepala ringan
 Mengantuk
 Gatal
 Nafsu makan berkurang
 Perut kembung

Dalam kasus yang sangat jarang, obat ini mungkin dapat menyebabkan efek samping serius yang
ditandai dengan:

 Sakit perut parah


 Perdarahan/memar
 Tanda infeksi serius (misalnya, demam dan sakit tenggorokan berat)
 Badan terasa sangat lemas, lesu, dan tidak bertenaga
 Urin berwarna gelap atau merah muda
 Mata dan kulit berubah warna menjadi kuning (penyakit kuning)
 Kejang
 Hilang kesadaran (pingsan)

Obat ini jarang mengakibatkan reaksi alergi yang serius pada tubuh penggunanya. Namun, bila
ini terjadi, segera periksa ke dokter untuk mendapatkan pertolongan lebih lanjut. Beberapa gejala
reaksi alergi serius yang perlu diwaspadai di antaranya:

 Ruam
 Gatal-gatal di sebagaian atau sekujur tubuh
 Pembengkakan di wajah, lidah, dan tenggorokan
 Pusing berat
 Sulit bernapas
 Sesak napas

Tidak semua orang mengalami efek samping tersebut. Mungkin ada beberapa efek samping yang
tidak tercantum di atas. Jika Anda memiliki kekhawatiran tertentu mengenai efek samping,
silakan konsultasikan dengan dokter atau apoteker.

Pencegahan & Peringatan


Apa saja yang harus diketahui sebelum menggunakan Mebendazole?
Sebelum menggunakan obat ini, ada beberapa hal yang perlu diketahui dan dilakukan, di
antaranya:

 Beri tahu dokter bila Anda punya riwayat alergi terhadap obat Mebendazole atau obat
anticacing lainnya. 
 Beri tahu dokter bila belakangan ini Anda sedang rutin minum obat-obatan tertentu.
Entah itu obat resep, nonresep, hingga obat-obatan herbal. Obat-obatan seperti Carbamazepine
(Tegretol) dan phenytoin (Dilantin) diketahui dapat berinteraksi dengan obat mebendazole.
 Beri tahu dokter bila Anda berencana hamil dan sedang hamil. 
 Anda sebaiknya tidak menyusui saat menggunakan obat ini. Sebab, obat ini dapat masuk
ke dalam ASI sehingga mungkin membahayakan bayi Anda. Silakan berkonsultasi ke dokter
untuk informasi lebih lanut. 
 Beri tahu dokter bila Anda punya riwayat penyakit hati dan ginjal. 
 Beri tahu dokter bila Anda punya riwayat gangguan pencernaan. 

Mebendazole dapat menyebabkan pusing dan sakit kepala ringan bagi beberapa orang.
Bangunlah perlahan dari posisi berbaring atau duduk. Kemudian, posisikan kaki Anda di lantai
selama beberapa menit sebelum berdiri.

Waktu pengobatan biasanya membutuhkan sekitar 3 hari. Sementara waktu yang dibutuhkan
untuk menyembuhkan infeksi tergantung pada kondisi kesehatan dan respon pasien terhadap
pengobatan.

Namun, jika infeksi belum sembuh juga dalam waktu 3 minggu, sebaiknya segera berobat ke
dokter. Dokter dapat merekomendasikan obat cacing lainnya yang lebih ampuh dan aman untuk
kondisi Anda. 

Selain itu, kesadaran tentang kebersihan diri dari anggota keluarga dan lingkungan sekitar sangat
diperlukan. Pasalnya, cacing kremi sangat mudah tersebar dari orang yang terinfeksi kepada
orang di sekitarnya.

Nah, maka dari itu, untuk mencegah penularan, semprot toilet dengan zat desinfektan setiap hari.
Baik orang yang sehat walafiat dan penderita infeksi, sangat dianjurkan untuk rutin cuci tangan,
terutama sebelum makan dan setelah buang air besar/kecil. Cuci pakaian kotor, seprei, dan
handuk penderita secara terpisah.

Apakah Mebendazole aman untuk ibu hamil dan menyusui?


Tidak ada penelitian yang memadai mengenai risiko penggunaan obat ini pada ibu hamil atau
menyusui. Selalu konsultasikan kepada dokter Anda untuk mempertimbangkan potensi manfaat
dan risiko sebelum menggunakan obat ini.

Obat ini termasuk ke dalam risiko kehamilan kategori C menurut US Food and Drugs
Administration (FDA), setara dengan Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) di
Indonesia. 

Berikut referensi kategori risiko kehamilan menurut FDA :

 A = Tidak berisiko
 B = Tidak berisiko pada beberapa penelitian
 C = Mungkin berisiko
 D = Ada bukti positif dari risiko
 X = Kontraindikasi
 N = Tidak diketahui

Sementara untuk ibu menyusui, obat ini dapat masuk ke dalam ASI sehingga berpotensi
membahayakan si kecil. Untuk menghindari berbagai kemungkinan negatif, jangan minum obat
ini sembarangan atau tanpa seizin dokter.
Interaksi
Obat-obatan apa yang mungkin berinteraksi dengan Mebendazole?
Interaksi obat dapat mengubah kinerja obat Anda atau meningkatkan risiko efek samping yang
serius. Tidak semua kemungkinan interaksi obat tercantum dalam artikel ini.

Simpan daftar semua produk yang Anda gunakan (termasuk obat-obatan resep/nonresep dan
produk herbal) dan konsultasikan pada dokter atau apoteker. Jangan memulai, memberhentikan,
atau mengganti dosis obat apapun tanpa persetujuan dokter.

Beberapa obat-obatan yang dapat mengurangi efektivitas obat mebendazole meliputi:

 Carbamazepine
 Cimetidine
 Ethotoin
 Fosphenytoin
 Mephenytoin
 Metronidazole
 Phenytoin
 Sodium iodide i-123
 Sodium iodide-i-131

Mungkin ada obat lain yang belum disebutkan di atas. Tanyakan langsung tentang obat-obatan
yang dapat berinteraksi dengan obat ini. Jangan lupa beri tahu dokter dan apoteker perihal semua
obat-obatan yang sedang dan akan rutin Anda konsumsi.

Apakah makanan atau alkohol dapat berinteraksi dengan Mebendazole?


Obat-obatan tertentu sebaiknya tidak digunakan ketika atau sekitar waktu makan atau
mengonsumsi jenis makanan tertentu karena interaksi dapat terjadi.

Menggunakan alkohol atau tembakau dengan obat-obatan tertentu juga dapat menyebabkan
interaksi. Diskusikan dengan ahli kesehatan Anda untuk penggunaan obat dengan makanan,
alkohol, atau tembakau.

Kondisi kesehatan apa yang dapat berinteraksi dengan Mebendazole?


Adanya masalah medis lain dapat mempengaruhi penggunaan obat ini. Pastikan Anda memberi
tahu dokter jika Anda memiliki masalah medis lain, terutama:

 Hipersensitivitas terhadap obat mebendazole


 Penyakit ginjal
 Penyakit hati
 Gangguan pencernaan seperti kolitis ulserativa
 Wanita hamil dan menyusui

Bila Anda ada kekhawatiran tentang kondisi medis tertentu, jangan sungkan untuk berkonsultasi
langsung ke dokter.

Overdosis
Apa yang harus saya lakukan dalam keadaan darurat atau overdosis?
Pada kasus gawat darurat atau overdosis, hubungi penyedia layanan gawat darurat lokal (119)
atau segera ke unit gawat darurat rumah sakit terdekat.

Ketika seseorang mengalami overdosis, berbagai gejala yang mungkin muncul yaitu:

 Tekanan darah yang terlalu rendah (hipotensi) yang membuat kepala menjadi pusing
 Pingsan
 Detak jantung cepat dan tidak teratur
 Detak jantung lebih lambat dari kondisi normal

Apa yang harus saya lakukan bila melewatkan satu dosis?


Apabila Anda melupakan satu dosis obat ini, minum sesegera mungkin. Namun bila sudah
mendekati waktu dosis berikutnya, lewati dosis yang terlupakan dan kembali ke jadwal dosis
yang biasa. Jangan menggandakan dosis dalam satu kali minum.

Albendazole

Apa fungsi albendazole?


Obat Albendazole adalah obat anticacing. Obat ini bekerja dengan mencegah larva cacing
tumbuh dan berkembang biak di dalam tubuh Anda.  

Bagaimana cara penggunaan albendazole?


Obat ini dikonsumsi bersama dengan makanan, biasanya 1 sampai 2 kali sehari atau seperti
arahan dokter. Jika Anda atau sang buah hati kesulitan menelan tablet, Anda dapat
menghancurkannya atau mengunyah dosis obat, lalu diminum bersama dengan air.

Untuk kondisi tertentu, seperti saat digunakan untuk pengobatan ekinokokosis, dokter mungkin
akan menyarankan untuk menggunakan obat ini selama 28 hari berturut-turut, lalu
menghentikannya selama 14 hari sebelum memulai siklus yang sama.
Demi hasil yang maksimal, usahakan untuk tidak lupa minum obat ini, meski hanya satu dosis
saja.

Dosis penggunaan obat albendazole tergantung pada berat badan, kondisi medis, dan respon
terhadap pengobatan. Gunakan obat ini sesuai yang ditentukan oleh dokter Anda. 

Obat ini harus diminum dengan teratur supaya efektif. Untuk membantu Anda ingat, gunakan
pada waktu yang sama setiap hari. 

Lanjutkan penggunaan obat ini sampai jumlah yang diresepkan oleh dokter telah habis, bahkan
jika gejala hilang setelah beberapa hari. Hati-hati, jika Anda berhenti minum obat ini tanpa
sepengetahuan dokter, penyakit infeksi akan mungkin menyerang tubuh Anda lagi. 

Obat lain (misalnya kortikosteroid, obat anti-kejang) mungkin juga akan diresepkan untuk
kondisi Anda. Gunakan obat sesuai yang ditentukan oleh dokter Anda.

Hindari makan jeruk bali atau minum jus jeruk bali saat menggunakan obat ini kecuali atas seizin
dokter atau apoteker Anda. Hal ini disebabkan jeruk bali bisa meningkatkan kemungkinan efek
samping obat albendazole. Tanyakan kepada dokter atau apoteker untuk pertanyaan lebih lanjut.

Beri tahu dokter jika kondisi Anda tidak membaik atau justru semakin memburuk.

Ikuti aturan yang diberikan oleh dokter atau apoteker sebelum memulai pengobatan. Jika Anda
memiliki pertanyaan, konsultasikanlah pada dokter atau apoteker Anda.

Bagaimana cara penyimpanan albendazole?


Obat ini paling baik disimpan pada suhu ruangan, jauhkan dari cahaya langsung dan tempat yang
lembap. Jangan disimpan di kamar mandi dan jangan dibekukan. 

Perhatikan instruksi penyimpanan pada kemasan produk atau tanyakan pada apoteker Anda.
Jauhkan obat ini dari jangkauan anak-anak dan hewan peliharaan. 

Jangan menyiramkan obat ini ke dalam toilet atau ke saluran pembuangan kecuali bila
diinstruksikan. Buang obat ini bila masa berlakunya telah habis atau bila sudah tidak diperlukan
lagi. Konsultasikan kepada apoteker atau instansi pembuangan sampah setempat mengenai
bagaimana cara yang aman untuk membuang obat ini.

Dosis
Informasi yang diberikan bukanlah pengganti dari nasihat medis. SELALU konsultasikan
pada dokter atau apoteker Anda sebelum memulai pengobatan.

Bagaimana dosis albendazole  untuk orang dewasa?


Ekinokokosis
Dosis yang digunakan untuk orang dewasa dengan berat badan lebih dari 60 kg adalah 400 mg,
dikonsumsi sebanyak dua kali dalam sehari selama 28 hari berturut-turut.

Sedangkan untuk orang dewasa dengan berat badan kurang dari 60 kg, mengonsumsi 15 mg/kg
yang dibagi ke dalam dua dosis yang dikonsumsi setiap harinya. Dosis maksimum untuk
pengobatan ini adalah 800 mg per hari.

Untuk ekinokokosis sistik, pengobatan dilakukan dalam tiga siklus, di mana satu siklus adalah
mengonsumsi obat selama 28 hari berturut-turut, lalu pengobatan diberhentikan selama 14 hari
sebelum memulai siklus yang baru.

Untuk ekinokokosis alveolar, siklus pengobatan yang dilakukan dilakukan dalam satu siklus
dengan 28 hari pengobatan dan 14 hari bebas pengobatan.

Pengobatan ini mungkin perlu dilanjutkan selama beberapa bulan atau bahkan hingga satu tahun
hingga parasit benar-benar berhasil diberantas. 

Neurosirtiserkosis

Dosis obat albendazole untuk orang dewasa dengan berat badan lebih dari 60 kg adalah 400 mg
yang dikonsumsi sebanyak dua kali sehari.

Sedangkan orang dengan berat badan di bawah 60 kg, mengonsumsi 15 mg/kg yang dibagi ke
dalam dua dosis setiap harinya. Obat dikonsumsi selama 8-30 hari.

Infeksi cacing kremi

Dosis untuk orang dewasa adalah 400 mg untuk satu dosis. Disarankan seluruh penghuni rumah
yang terinfeksi penyakit ini untuk menerima pengobatan ini, khususnya jika gejala dari infeksi
ini sudah beberapa kali muncul.

Hal ini disebabkan penyakit ini bisa tersebar melalui kontak fisik. Sebaiknya pengobatan ini
dilakukan 14-21 hari jika memang diperlukan.

Ascariasis

Dosis yang digunakan untuk orang dewasa adalah 400 mg dalam satu dosis.

Infeksi cacing tambang

Dosis untuk orang dewasa adalah 400 mg sebagai dosis tunggal. Pengobatan untuk infeksi
ini sangat disarankan jika infeksi disebabkan oleh Necator americanus atau Ancylostoma
duodenal.

Strongyloidiasis
Dosis yang digunakan untuk pengobatan ini adalah 400 mg, dikonsumsi sekali dalam sehari dan
dilakukan selama tiga hari berturut-turut, diulang setelah tiga minggu jika memang diperlukan.

Infeksi Cacing Cambuk

Dosis untuk pengobatan infeksi cacing cambuk adalah 400 mg yang dikonsumsi sekali dalam
sehari, dan dilakukan selama tiga hari berturut-turut.

Bagaimana dosis albendazole untuk anak-anak?


Infeksi cacing kremi

Dosis untuk anak-anak dengan bobot kurang dari 20 kilogram adalah 200 mg. Penggunaan
diulang selama dua minggu.

Sedangkan anak dengan berat badan lebih dari 20 kilogram adalah 400 mg, dilakukan selama
dua minggu.

Ascariasis

Dosis untuk anak-anak sama dengan dosis yang digunakan oleh orang dewasa, yaitu 400 mg
dalam satu dosis.

Infeksi cacing tambang

Dosis yang digunakan untuk anak-anak sama dengan dosis orang dewasa, yaitu 400 mg dalam
satu dosis.

Infeksi ekinokokosis

Dosis yang digunakan untuk anak-anak adalah 10 hingga 15 mg/kg yang dibagi ke dalam dua
dosis dan dikonsumsi dua kali sehari.  Dosis maksimum dalam sehari adalah 800 mg. Lama masa
pengobatan adalah satu hingga enam bulan.

Strongyloidiasis

Dosis yang digunakan adalah 400 mg yang dikonsumsi dua kali sehari dan dilakukan selama
tujuh hari.

Dalam dosis apakah albendazole tersedia?

Tablet, Oral: 200 mg, 400 mg.

Efek Samping
Efek samping apa yang dapat dialami karena albendazole ?
Segera minta bantuan medis darurat jika Anda memiliki tanda-tanda dari reaksi alergi, seperti 
gatal-gatal, sulit bernafas, dan pembengkakan pada wajah, bibir, lidah, atau tenggorokan.

Hubungi dokter Anda jika Anda memiliki salah satu dari efek samping yang serius, seperti:

 Mudah memar atau pendarahan


 Demam, sakit tenggorokan, dan sakit kepala parah, kulit mengupas, dan ruam kulit
merah; atau
 Demam hingga menggigil, nyeri tubuh, atau gejala seperti flu

Efek samping yang biasa terjadi:

 Sakit perut
 Mual, muntah
 Sakit kepala, pusing
 Rambut rontok sementara

Efek samping yang jarang tapi mungkin terjadi adalah:

 Gusi berdarah
 Darah dalam urine
 Dada terasa sesak
 Batuk
 Susah buang air kecil
 Tubuh mudah lelah

Tidak semua orang yang mengonsumsi obat ini akan mengalami efek samping yang telah
disebutkan. Dokter menyarankan Anda mengonsumsi obat ini setelah mempertimbangkan
kondisi kesehatan Anda, bahwa setelah mengonsumsinya, manfaat yang Anda rasakan akan lebih
besar dibandingkan efek sampingnya.

Bila Anda memiliki kekhawatiran mengenai efek samping tertentu, konsultasikanlah pada dokter
atau apoteker Anda.

Pencegahan & Peringatan


Apa saja yang harus diketahui sebelum menggunakan albendazole?
Sebelum menggunakan obat albendazole, pastikan untuk:

 Beritahu dokter dan apoteker jika Anda memiliki alergi terhadap albendazole,
mebendazole, atau salah satu bahan dalam tablet albendazole. 
 Beritahu dokter dan apoteker mengenai obat resep dan obat non resep, vitamin, suplemen
gizi, dan produk herbal yang Anda gunakan atau berencana untuk Anda gunakan.
 Beritahu dokter Anda jika Anda memiliki riwayat kesehatan yang berkaitan dengan
penyakit hati, empedu, atau sumsum tulang.
 Beri tahu dokter Anda jika Anda menyusui
 Jika Anda menjalani operasi, termasuk operasi gigi, beritahu dokter atau dokter gigi
tentang penggunaan albendazole
 Jika Anda menggunakan albendazole untuk mengobati neurosistiserkosis, dokter Anda
mungkin akan memberitahu Anda untuk menggunakan obat tertentu, demi mencegah kerusakan
pada sistem saraf selama pengobatan Anda. Hubungi dokter segera jika Anda memiliki gejala
seperti: kejang, sakit kepala, muntah, kelelahan ekstrem, atau perubahan perilaku. 

Apakah albendazole aman untuk ibu hamil dan menyusui?


Beri tahu dokter Anda jika Anda sedang hamil, kemungkinan sedang hamil, atau berencana
untuk hamil. Anda sebaiknya tidak memulai pengobatan dengan albendazole sampai hasil tes
kehamilan Anda negatif.

Anda tidak boleh hamil saat Anda menggunakan albendazole hingga, setidaknya,  satu bulan
setelah menyelesaikan pengobatan Anda. Bicarakan dengan dokter Anda tentang metode
kontrasepsi yang dapat Anda gunakan selama pengobatan Anda.  

Tidak ada penelitian yang memadai mengenai risiko penggunaan obat ini pada ibu hamil atau
menyusui. Selalu konsultasikan kepada dokter Anda untuk mempertimbangkan potensi manfaat
dan risiko sebelum menggunakan obat ini. Obat ini termasuk ke dalam risiko kehamilan kategori
C menurut US Food and Drugs Administration (FDA)

Berikut referensi kategori risiko kehamilan menurut FDA:

      A= Tidak berisiko


      B= Tidak berisiko pada beberapa penelitian
      C= Mungkin berisiko
      D= Ada bukti positif dari risiko
      X= Kontraindikasi
      N= Tidak diketahui

Interaksi
Obat lain apa yang mungkin berinteraksi dengan albendazole?
Interaksi obat dapat mengubah kinerja obat Anda atau meningkatkan risiko efek samping yang
serius. Tidak semua kemungkinan interaksi obat tercantum dalam artikel ini. Simpan daftar
semua produk yang Anda gunakan (termasuk obat-obatan resep/nonresep dan produk herbal) dan
konsultasikan pada dokter atau apoteker.

Jangan memulai, memberhentikan, atau mengganti dosis obat apapun tanpa persetujuan
dokter. Beritahu dokter Anda tentang semua obat-obatan lain yang Anda gunakan, terutama:
 Simetidin, deksametason, atau praziquantel. Obat-obatan ini dapat meningkatkan risiko
efek samping albendazole. 
 Teofilin. Risiko efek samping albendazole mungkin meningkat jika berinteraksi dengan
obat ini. 

Apakah makanan atau alkohol dapat berinteraksi dengan albendazole?


Obat-obatan tertentu tidak boleh digunakan pada saat makan atau saat makan makanan tertentu
karena interaksi obat dapat terjadi. Mengonsumsi alkohol atau tembakau dengan obat-obatan
tertentu juga dapat menyebabkan interaksi terjadi.

Salah satu jenis buah-buahan yang dapat berinteraksi dengan obat ini adalah jeruk
bali. Diskusikan penggunaan obat Anda dengan makanan, alkohol, atau tembakau dengan
penyedia layanan kesehatan Anda.

Kondisi kesehatan apa yang dapat berinteraksi dengan albendazole?


Adanya masalah kesehatan lain pada tubuh Anda dapat mempengaruhi penggunaan obat ini.
Beritahu dokter Anda bila Anda memiliki masalah kesehatan lain, seperti:

 Sistiserkosis yang melibatkan mata. Jika Anda sedang melakukan pengobatan dengan
albendazole untuk cacing pita babi pada sistem saraf (neurosistiserkosis) harus diperiksa untuk
luka pada mata. Penggunaan albendazole dapat meningkatkan kemungkinan efek samping yang
mempengaruhi kondisi kesehatan mata. 
 Penyakit hati. Pasien dengan penyakit hati mungkin memiliki kemungkinan untuk
mengalami peningkatan efek samping dari obat ini. 

Overdosis
Apa yang harus saya lakukan pada keadaan gawat darurat atau
overdosis?
Pada kasus gawat darurat atau overdosis, hubungi penyedia layanan gawat darurat  (118/119)
atau segera ke unit gawat darurat di rumah sakit terdekat.

Apa yang harus saya lakukan bila melewatkan satu dosis?


Apabila Anda melupakan satu dosis obat albendazole, minum sesegera mungkin. Namun bila
sudah mendekati waktu dosis berikutnya, lewati dosis yang terlupakan dan kembali ke jadwal
dosis yang biasa. Jangan menggandakan dosis.