Anda di halaman 1dari 5

FAKTOR –FAKTOR YANG MEMPENGARUHUI KEMAUAN MEMBAYAR PAJAK

ORANG PRIBADI

Ade Setiana Nugraha

Universitas Galuh Ciamis

Email: Setianaade39@gmail

ABSTRAKSI
PENDAHULUAN

Dominasi pajak sebagai sumber penerimaan satu hal yang sangat wajar ,sumber
penerimaan ini mempunyai umur yang tidak terbatas ,terlebih dengan semakin bertambahnya
jumlah dan populasi penduduk yang semakin meningkat sampai saat ini ,dan pajak sangat
memiliki peran yang sangat penting sekali dan besar sekali untuk kepentingan masyarakat
dan pembangunan dan pengeluaran pemerintah

Fungsi pajak sebagai Budgeter ,sebagai pembiayaan pengeluaran –pengeluaran


pemerintah seperti di masukannya pajak dalam APBN sebagai penerimaan dalam negeri
,fungsi Reguler sebagai alat untuk mengatur atau melaksanakan kebijakan di bidang sosial
dan ekonomi, seperti dikenakan pajak lebih tinggi terhadap minuman keras dapat di tekan
,demikian pula terhadap barang mewah

Agenda Aksi Direktorat Jendral Pajak berupa usaha ekstensifikasi dan intensifikasi
pajak ,usaha ekstentifikasi dilakukan dengan menggali atau memperluas obyek pajak baru
melalui perubahan perundang undangan sedangkan usaha intensifikasi ditempuh melalui
perbaikan kualitas pengumpulan di lapangan tanpa harus mengubah undang –undang yang
berlaku

Masih banyak wajib pajak potensial yang belum terdaftar sebagai wajib pajak aktual.

Ketidaktaatan dalam membayar pajak tidak hanya terjadi pada lapisan pengusha tetapi juga
terjadi pada pekerja profesional. Sedangkan perkembangan usaha kecil dan menengah sangat
dinamis barang kali jauh meninggalkan jangkawan pajak .Meskipu jaring pengaman bagi
wajib pajak (berupa Nomor Pokok Wajib Pajak )agar dilaksanakan kewajiban perpajaknnya
sudah dipasang terutama bagi usaha kecil masih leps dari jeratan pajak

Upaya pendidikan , penyuluhan dan sebagainya tidak banyak berarti dalam


membangun kesadaran wajib pajak melaksankan kewajiban pajak ,jika masyarakat tidak
merasakan manfaat dari membayar pajak . Disisi lain ancaman ,hukuman maupun sanksi
dalam undang undang sudah cukup jelas terhadap wajib pajak yang bandel mengabaikan
kewajiban dalam hal membayar pajak perusan ataupun orang pribadi

Dengan adanya rasa sadar diri yang timbul dari diri sendiri dan adanya sosialisasi
tentang sistematika pembayaran dan regulasi tentang perpajakan dari pemerintah .Begitu juga
juga rasa kepercayaan oleh masyarakat indonesia dan orang pribadi
TINJAUAN PUSTAKA

Penelitian Terdahulu

Pembahasan ini didasarkan atas sebuah penelitian yeng terdahulu yang sebeluumnya
pernah diteliti berikut ini ada beberapa penelitian terdahulu ,persamaanya dan perbedaaannya
kurang lebih seperti ini

Handayani Faturokhmah dan Pratiwi (2012)

Handayani,Paturokhmah dan Pratiwi meneliti tentang “faktor –faktor yang memepengaruhi


kemauan membayar pajak wajib pajak orang pribadi yang melakukan pekerjaan bebas “

Persamaaan dengan penelitian ini adalah

Persamaan penelitian Handayani, Faturokhmah dan pertiwi dengan penelitian ini


antara lain adalah meneliti faktor –faktor kemauan membayar pajak dan mengingatkan bahwa
pentingnya membayar pajak

Perbedaan penelitian ini adalah

Penelitian ini perbedaannya mencari data tersebut dari sumber data penelitian yang
secara langsung sedangkan penelitian ini mengambil data dari internet atau tidak langsung

Landasan teori

Devinisi pajak

Pajak merupakan penerimaan negara yang bersifat langsung maupun tidak langsung
yang diperoleh dari masyarakat guna membiayai seluruh pengeluaran negara .

Kemauan Menbayar Pajak


Kemampuan membayar pajak merupakan suatu nilai dimana seseorang rela untuk
membayar ,mengorbankan menukarkan sesuatu untuk memperoleh barang atau jasa
(yulianawati 2011). Berdasarkan definisi diatas maka dapat diartikan pada saat kita
membayar pajak berarti kita mempunyai nilai yang baik karena rela membayar pajak dan
demikian pula dalam arian menukarkan adalah kita tau bahwa pajak dignakan untuk
membiayayi pengeluaran masyarakat dan juga pajak ada tolak balik nya juga bagi kita
contohnya infrastruktur yang baik dan juga yang tidak bisa di rasakan langsung .

Kesadaran Dalam Membayar pajak

Kita sebagai masyarakat indonesia yang taat terhadap peraturan yang tertulis maupun
tidak tertulis kita harus sadar bahwa pentingnya pajak bagi kita semua walaupun banyak
masyarakat yang masih lalay dalam membayar pajak diantaranya pajak kendaraan bermotor
banyak yang masih befikir buat apa kita bayar pajak kendaraan bermotor ya kalau motor kita
hanya digunakan di kampung yang jarangnya razia,dampak dari persepsi tesebut banyak
kendaraan yang beredar dan tidak di lengkapi dengan surat surat dan ada juga yang lengkap
dengan bpkb dan stnk tetapi pajaknya tertinggal 3 tahun bahkan lebih dan itu tindakan yang
sangat idak pantas untuk kita tiru, oleh karena itu perlunya kesadaran kita pentingnya akan
pajak bagi kehidupan kita

Pengetahuan Tentang Peraturan Perpajakan

pengetahuan pajak adalah proses pengubahansikap dan tingkah laku seseorang wajib
pajak orang pribadi maupun perkelompok. Pengetahuan aturan perpajakan akan pendidikan
formal maupun non formal dan fositif terhadap kesadaran wajib pajak untuk menjalankan
perintah wajib pajak karena pemerintah tau menggunakan semua ini sesuai kebutuhan guna
membangn suatu negara yang adil dan makmur
Metode penelitian

Populasi dan sampel

Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh waib pajak orang pribadi ataupun badan
yang melakukan pekerjaan ,dimana auditor ini merupakan profesi yang bekerja sebagai
pegawa i,pengambilan sampel dilakukan dengan cara menggunakan conveniance sampling,
metode ini memilih sempel dari menggambil ample yang sesuai dengan ketentuan dan
persyaratan sempel dan populasi