Anda di halaman 1dari 7

Fakultas Komputer Oriza Dharmawangsa

Tugas Besar Individu

ANALISIS TATA KELOLA SISTEM INFORMASI PT. J&T EXPRESS


BANDAR LAMPUNG MENGGUNAKAN KERANGKA KERJA COBIT 4.1

Oriza Dharmawangsa
1611050142

Fakultas Bisnis &Komputer


IIB Darmajaya Lampung
oriza.1611050142@mail.darmajaya.ac.id

Abstract
Kemajuan disetiap bidang tak lepas dari teknologi sebagai penunjangnya, terutama
teknologi informasi. Akan tetapi hal tersebut harus dimbangi dengan adanya sebuah
evaluasi atau audit terhadap penggunaan Teknologi informasi itu sendiri sehingga
ancaman atau kerugian dapat diminimalkan ataupun dicegah. Pada Penelitian ini
penulis berupaya menemukan dan mengetahui apakah tata kelola Teknologi informasi
sudah di terapkan dengan baik dan efektif sesuai dengan visi dan misi perusahaan.
Karena hal ini sangat penting mengingat besarnya biaya yang harus di keluarkan oleh
perusahaan dalam menerapkan teknologi informasi khususnya pada PT. J&T
EXPRESS agar biaya yang dikeluarkan tidaklah sia-sia dan memberikan manfaat
sesuai target yang diinginkan oleh perusahaan dalam rangka mewujudkan visi dan
misi. Penelitian ini bertujuan mengetahui sejauh mana kinerja sistem informasi jasa
pengiriman dan juga memberikan rekomendasi tata kelola perbaikan setelah
mengetahui kesenjangan antara tata kelola saat ini dengan tata kelola yang diharapkan
atau standard-standard yang diharapkan perusahaan pada proses bisnisnya sesuai
dengan framework yang digunakan. Framework yang digunakan dalam penelitian ini
adalah COBIT versi 4.1 khusus pada domain Monitoring & Evaluation (ME) Teknik
pengumpulan datanya dilakukan dengan observasi, kuesioner dan wawancara dengan
narasumber yang telah ditentukan sesuai dengan domain dan Control Objective yang
digunakan. Metode yang di gunakan penulis dalam menganalisa data menggunakan 4
tahapan, yaitu menentukan level domain, menentukan proses kendali, menentukan
indikator dan pemetaan tingkat kematangannya. Sehingga hasil dari penelitian ini
nantinya dapat diketahui tingkat kematangan (maturity level) pada proses bisnis yang
berjalan di PT. J&T EXPRESS khusus pada Domain ME, yaitu berada pada level 4
yang berarti sudah terukur dan terintegrasi antar proses yang berlangsung dan
memberikan rekomendasi kepada perusahaan agar penerapan Teknologi Informasi
dapat lebih baik, efektif dan efisien.

Kata Kunci : Tata Kelola Sistem Informasi, COBIT, IT Process

1
Fakultas Komputer Oriza Dharmawangsa
Tugas Besar Individu

I. Pendahuluan II. Landasan Teori


J&T merupakan perusahaan A. Definisi COBIT
layanan pengiriman ekspres Menurut IT Governance Institute
berdasarkan pengembangan dari (2007), Control Objectives for Infor-
Sistem IT. Melayani pengiriman ke mation and Related Technology (CO-
seluruh pedalaman kota, domestik dan BIT) adalah kerangka tata kelola
internasional termasuk bisnis e- Teknologi Informasi (TI) yang di-
commerce. Menyediakan layanan tujukan kepada manajemen, staf pela-
pengambilan barang dan mengantar yanan TI, departemen pengontrolan,
dengan cepat ke konsumen, pada fungsi audit dan lebih penting lagi bagi
waktu yang bersamaan kami juga pemilik proses bisnis (business process
mendukung perkembangan bisnis e- owner’s), untuk memastikan kerahasi-
commerce. Di Titik ini mulai fokus di aan, ketersediaan integritas data serta
pasar Indonesia dan secara bertahap informasi sensitif dan kritikal. Konsep
akan berkembang di negara Asia dasar kerangka kerja COBIT adalah
Tenggara. J&T Ekspres mengoptimalk penentuan kendali TI berdasarkan in-
an rute dan menekan biaya transportasi formasi yang dibutuhkan untuk men-
untuk menyediakan efisiensi, waktu dukung tujuan bisnis dan informasi
dan keamanan servis untuk para yang dihasilkan dari gabungan penera-
konsumen, Jaringan yang luas dari pan proses TI dan sumber daya terkait.
J&T untuk melayanin seluruh Dalam penerapan pengelolaan TI ter-
Indonesia. Pendiri J&T Ekspres dapat dua jenis model kendali, yaitu
merupakan mantan-CEO OPPO model kendali bisnis (business con-
Indonesia bernama Mr.Jet Lee dan trols model) dan model kendali TI (IT
Pendiri OPPO Internasional yang focused control model), COBIT men-
bernama Mr. Tony Chen. J&T Ekspres coba untuk menjembatani kesenjangan
berkomitmen untuk terus berinovasi dari kedua jenis kendali tersebut (IT
terhadap kebutuhan pelanggan. Terus Governance Institute, 2007).
menerus menciptakan Standar Operasi.
Kami optimis bahwa rute dan B. Sejarah Perkembangan COBIT
meminimalkan biaya transportasi untk COBIT muncul pertama kali pada
kebutuhan pelangganagar lebih efisien, tahun 1996 yaitu COBIT versi 1 yang
waktu dan keamanan pelayanan menekankan pada bidang audit, CO-
pengiriman ekspres. BIT versi 2 pada tahun 1998 yang
menekankan pada tahap pengendalian,
COBIT versi 3 pada tahun 2000 yang
berorientasi kepada manajemen, CO-

2
Fakultas Komputer Oriza Dharmawangsa
Tugas Besar Individu

BIT versi 4 pada bulan Desember 2005


dan versi 4.1 pada bulan Mei 2007
lebih mengarah pada tata kelola TI,
dan terakhir COBIT versi 5 pada bulan
Juni 2012 yang menekankan tata kel-
ola TI pada perusahaan (Gambar 1).

Gambar 2. Kerangka Kerja COBIT

COBIT terdiri dari 34 tingkat


tujuan kontrol yang menggambarkan
Gambar 1. Sejarah Perkembanga proses TI yang terdiri dari 4 domain
COBIT (ISACA, 2013) yaitu: perencanaan, pemilihan teknolgi
dan implementasi, proses pelayanan,
C. Kerangka Kerja COBIT pengawasan dan evaluasi. Berikut kera
Menurut IT Governance Institute ngka kerja COBIT yang terdiri dari 4
(2007), pada dasarnya kerangka kerja proses TI yang terbagi ke dalam
COBIT terdiri dari 3 tingkat tujuan domain pengawasan dan evaluasi yang
kontrol, yaitu aktivitas dan tugas, pros digunakan pada penelitian ini.
es, dan domains. Aktivitas merupakan Domain ini menitikberatkan pada
kegiatan rutin yang memiliki konsep proses pengawasan pengelolaan TI pa-
daur hidup, sedangkan tugas merupaka da organisasi seluruh kendali yang dit-
n kegiatan yang dilakukan secara erapkan setiap proses TI harus diawasi
terpisah. Selanjutnya kumpulan dan dinilai kelayakannya secara berka-
aktivitas dan tugas ini dikelompokan la. Domain ini fokus pada masalah
ke dalam proses TI yang memiliki kendali-kendali yang diterapkan dalam
permasalahan pengelolaan TI yang organisasi, pemeriksaan internal dan
sama dikelompokan ke dalam domain. eksternal. Dimana domain ME terdiri
Berikut ini merupakan kerangka kerja dari 4 control objectives, meliputi :
dalam COBIT yang terbagi menjadi 4 1. ME1 : Monitor and evaluate
domain : IT performance (Memantau dan
mengevaluasi kinerja TI)

3
Fakultas Komputer Oriza Dharmawangsa
Tugas Besar Individu

2. ME2 : Monitor and evaluate beberapa teknik yaitu survey,


internal control (Memantau dan wawancara dan observasi langsung.
mengevaluasi kendali internal) Penelitian ini melakukan analisis
3. ME3 : Ensure regulatory com- terhadap perusahaan sehingga dapat
pliance (Memastikan kepatu- dirumuskan masalah perusahan yang
han/kesesuaian terhadap aturan) sedang diteliti untuk dijadikan pokok
4. ME4 : Provide IT Governance pembahasan penelitian. Bagaimana
(Menyediakan tata kelola TI) mengatasi yang muncul dari
permasalahan tersebut, penulis dapat
D. Model Maturity menentukan dasar-dasar teori dan
Menurut IT Governance Institute teknik-teknik manajemen serta metode
(2007), COBIT mempunyai model penyelesaian masalah. Setelah itu
maturity untuk mengontrol proses- penulis melakukan pengumpulan data
proses TI dengan menggunakan dari perusahaan dalam hal ini data
metode penilaian/scoring sehingga kinerja departemen IT dalam
organisasi dapat menilai proses-proses perusahaan dan juga data lain yang
TI yang dimilikinya (skala 0 sampai mendukung penelitian.
5). Maturity Models yang ada pada
COBIT dapat dilihat pada tabel berikut
ini :
Tabel 1. Generic Maturity Models (IT
Governance Institute, 2007)

A. Pengumpulan Data
Pengumpulan data terdiri dari data
primer dan data sekunder. Data primer
merupakan data yang diambil sendiri
oleh peneliti, sedangkan data sekunder
merupakan data yang telah terdapat
III. Metodologi Penelitian pada perusahaan.
Tahapan penelitian terdiri dari 1. Data Primer
pengumpulan data dilakukan dengan

4
Fakultas Komputer Oriza Dharmawangsa
Tugas Besar Individu

Pengumpulan data dilakukan deng setiap skor item, sehingga diperoleh


an penyebaran angket/kuesioner. koefisien korelasi. Untuk mengetahui
Kuesioner ini diberikan kepada valid tidaknya suatu variabel yang
para pegawai di J&T Express. diuji dilakukan dengan
Untuk mengetahui tingkat membandingkan nilai component
validitas dan reabilitas data, maka matriks atau factor loadingnya.
dilakukan penyebaran kuesioner C. Analisis
untuk mengidentifikasi bagaimana Data yang telah selesai diolah
penggunaan teknologi informasi kemudian dianalisis. Analisis
di J&T Express. pemecahan masalah dilakukan
terhadap domain ME (Monitoring and
2. Data Sekunder Evaluate) yang memiliki nilai
Data sekunder merupakan data parameter dengan level maturity
yang dikumpulkan secara tidak terendah berdasarkan kerangka kerja
langsung dari lapangan, seperti : COBIT.
a. Data gambaran umum
perusahaan, seperti sejarah D. Analisa Data
perusahaan, visi dan misi Analisa data dilakukan melalui
perusahaan dan struktur empat tahapan analisa, yaitu :
organisasi berserta job 1. Penentuan komponen TI
description. 2. Penyebaran kuesioner
b. Studi literatur/studi 3. Identifikasi tingkat kepentingan
kepustakaan tentang teori dan proses TI
hal yang berhubungan dengan 4. Pengukuran tingkat maturity pro-
penelitian. cess
B. Uji Validitas
Tujuan uji validitas instrumen dalam E. Identifikasi Permasalahan
penelitian ini adalah untuk memastikan Identifikasi permasalahan dil-
secara statistik apakah butir pertanyaan akukan melalui tiga tahapan, yaitu :
yang digunakan dalam penelitian valid 1. Identifikasi persoalan terkait per-
atau tidak dalam arti dapat digunakan baikan proses
dalam pengambilan data penelitian. 2. Penentuan tindakan yang diper-
Dalam pengujian ini digunakan uji lukan dalam perbaikan
terpakai, yaitu kuesioner yang sudah 3. Usulan tata kelola TI
terkumpul dan dilakukan tabulasi.
Pengujian validitas menggunakan F. Analisis Pemecahan Masalah
metode analisis faktor dengan cara Analisis pemecahan masalah dil-
mengkorelasikan masing-masing item akukan dengan kerangka kerja COBIT
dengan skor total sebagai jumlah

5
Fakultas Komputer Oriza Dharmawangsa
Tugas Besar Individu

domain ME yang merupakan identifi- DATABASE DESKTOP


kasi keputusan dari hasil analisis data STUDI CASE DB DEMOS.”
yang sudah dilakukan. [5] A. S. Putra,
“COMPREHENSIVE SET OF
PROFESSIONAL FOR
G. Kesimpulan DISTRIBUTE COMPUTING.”
Pada tahap akhir dari penelitian [6] A. S. Putra, “DATA
ini ditarik kesimpulan yang didasarkan ORIENTED RECOGNITION
pada hasil pengolahan data dan IN BORLAND DELPHI 7.0.”
analisis yang dilakukan pada tahap [7] A. S. Putra, “EMBARCADERO
DELPHI XE 2 IN GPU-
sebelumnya. Selanjutnya akan
POWERED FIREMONKEY
diberikan saran-saran yang dianggap APPLICATION.”
penting dan mungkin untuk [8] A. S. Putra, “HAK ATAS
ditindaklanjuti baik untuk kepentingan KEKAYAAN INTELEKTUAL
praktisi, pihak perusahaan maupun DALAM DUNIA
untuk penyempurnaan bagian TEKNOLOGY BERBASIS
penelitian selanjutnya. REVOLUSI INDUSTRI 4.0.”
[9] A. S. Putra, “IMPLEMENTASI
PERATURAN
PERUNDANGAN UU. NO 31
IV. DISCUSSION TAHUN 2000 TENTANG
DESAIN INDUSTRI
BERBASIS INFORMATION
TECHNOLOGY.”
[10] A. S. Putra,
V. REFERENCE “IMPLEMENTATION OF
PARADOX DBASE.”
[11] A. S. Putra,
[1] O. M. Febriani and A. S. Putra, “IMPLEMENTATION OF
“Sistem Informasi Monitoring TRADE SECRET CASE
Inventori Barang Pada Balai STUDY SAMSUNG MOBILE
Riset Standardisasi Industri PHONE.”
Bandar Lampung,” J. Inform., [12] A. S. Putra,
vol. 13, no. 1, pp. 90–98, 2014. “IMPLEMENTATION
[2] A. S. Putra, “Paperplain: PATENT FOR APPLICATION
Execution Fundamental Create WEB BASED CASE STUDI
Application With Borland WWW. PUBLIKLAMPUNG.
Delphi 7.0 University Of Mitra COM.”
Indonesia,” 2018. [13] A. S. Putra,
[3] A. S. Putra, “2018 Artikel “IMPLEMENTATION
Struktur Data, Audit Dan SYSTEM FIRST TO INVENT
Jaringan Komputer,” 2018. IN DIGITALLY INDUSTRY.”
[4] A. S. Putra, “ALIAS [14] A. S. Putra, “MANUAL
MANAGER USED IN REPORT & INTEGRATED

6
Fakultas Komputer Oriza Dharmawangsa
Tugas Besar Individu

DEVELOPMENT [25] A. S. Putra and O. M. Febriani,


ENVIRONMENT BORLAND “Knowledge Management
DELPHI 7.0.” Online Application in PDAM
[15] A. S. Putra, “PATENT AS Lampung Province,” in
RELEVAN SUPPORT Prosiding International
RESEARCH.” conference on Information
[16] A. S. Putra, “PATENT FOR Technology and Business
RESEARCH STUDY CASE (ICITB), 2018, pp. 181–187.
OF APPLE. Inc.” [26] A. S. Putra, O. M. Febriani, and
[17] A. S. Putra, “PATENT B. Bachry, “Implementasi
PROTECTION FOR Genetic Fuzzy System Untuk
APPLICATION INVENT.” Mengidentifikasi Hasil Curian
[18] A. S. Putra, “QUICK REPORT Kendaraan Bermotor Di Polda
IN PROPERTY Lampung,” SIMADA (Jurnal
PROGRAMMING.” Sist. Inf. dan Manaj. Basis
[19] A. S. Putra, “REVIEW Data), vol. 1, no. 1, pp. 21–30,
CIRCUIT LAYOUT 2018.
COMPONENT [27] A. S. Putra, H. Sukri, and K.
REQUIREMENT ON ASUS Zuhri, “Sistem Monitoring
NOTEBOOK.” Realtime Jaringan Irigasi Desa
[20] A. S. Putra, “REVIEW (JIDES) Dengan Konsep
TRADEMARK PATENT FOR Jaringan Sensor Nirkabel,”
INDUSTRIAL IJEIS (Indonesian J. Electron.
TECHNOLOGY BASED 4.0.” Instrum. Syst., vol. 8, no. 2, pp.
[21] A. S. Putra, “TOOLBAR 221–232.
COMPONENT PALLETTE IN [28] D. P. Sari, O. M. Febriani, and
OBJECT ORIENTED A. S. Putra, “Perancangan
PROGRAMMING.” Sistem Informasi SDM
[22] A. S. Putra, “WORKING Berprestasi pada SD Global
DIRECTORY SET FOR Surya,” in Prosiding Seminar
PARADOX 7.” Nasional Darmajaya, 2018, vol.
[23] A. S. Putra, “ZQUERY 1, no. 1, pp. 289–294.
CONNECTION
IMPLEMENTED
PROGRAMMING STUDI
CASE PT. BANK BCA Tbk.”
[24] A. S. Putra, D. R. Aryanti, and
I. Hartati, “Metode SAW
(Simple Additive Weighting)
sebagai Sistem Pendukung
Keputusan Guru Berprestasi
(Studi Kasus: SMK Global
Surya),” in Prosiding Seminar
Nasional Darmajaya, 2018, vol.
1, no. 1, pp. 85–97.