Anda di halaman 1dari 7

MAKALAH PROVINSI YOGYAKARTA

KELOMPOK 2

NAMA : M. IZZATUL ISLAM


KELAS : VII A
Mata Pelajaran : PPKN
LAMBANG PROVINSI 1. Candi Perambanan
YOGYAKARTA

Lambang Daerah Istimewa


Yogyakarta (DIY) atau sering Candi Prambanan merupakan salah
disebut golong-gilig adalah satu tempat wisata di Yogyakarta
lambang berbentuk bulat yang wajib dikunjungi karena Candi
(golong) dan silinder (gilig) yang Prambanan merupakan kompleks
terdiri dari lukisan bintang, padi candi Hindu yang terbesar di
dan kapas, tugu bersayap, Indonesia. 
lingkaran merah yang
mengelilingi lingkaran putih, dan 2. Jalan Malioboro
ompak bertatakan teratai.

A. Ibu kota YOGYAKARTA :


YOGYAKARTA

B. Objek pariwisata di
Yogyakarta

1. Tempat wisata Desa Wisata


Kalibiru
Malioboro merupakan nama sebuah
jalan di Yogyakarta. Jalan Malioboro
ini sangatlah terkenal dan sudah
menjadi salah satu tempat wisata di
Yogyakarta yang wajib dikunjungi.

Desa wisata Kalibiru terkenal


dengan pemandangan dari
ketinggian yang indah. Mulai dari
pemandangan Waduk Sermo
hingga Fllying fox
C. Makanan tradisional Yogyakarta
1. Gudeg
4. KeratonYogyakarta

Gudeg adalah makanan dari nangka


Keraton Yogyakarta merupakan muda yang dimasak dengan
sebuah bangunan bersejarah menggunakan santan. Rasa dari
kesultanan Yogyakarta yang Gudeg ini adalah manis seperti daku
ditinggali oleh Sultan dan ini yang manisnya teramat sangat.
keluarganya.
2. Oseng-oseng mercon
5. Taman Pintar

Makanan ini terdiri dari campuran


Taman pintar terletak di Jl.
daging dan lemak yang diolah
Panembahan senopati, No. 1-3,
sedemikian rupa dengan rempah-
Yogyakarta. Tempat wisata ini
rempah sehingga menghasilkan cita
adalah taman edukasi untuk anak
rasa pedas.
dan cocok untuk dijadikan sebagai
tempat wisata di jogja untuk anak-
anak

4. Jadah tempe
3. Bakpia

Jadah tempe adalah makanan enak


dari dua jenis makanan, yakni jadah
(nasi yang sudah ditumbuk dan
Bakpia adalah makanan khas digempal) dan juga tempe bacem.
Jogja yang paling banyak dicari
sebagai oleh-oleh. Bakpia adalah
makanan yang tepat. Kita bisa
menemukan bakpia di seluruh
penjuru kota Jogja.

D. Alat Musik Tradisional E. Lagu Daerah Yogyakarta


Yogyakarta
1. Suwe ora jamu
1. Krumpyung 2. Jangrik Genggong

F. Baju Daerah Yogyakarta

1. Pakaian Adat Tradisional


Kasatrian

Krumpyung merupakan alat musik


tradisional istimewa Yogyakarta
lebih tepatnya bisa ditemuka di
daerah Kulon Progo.

2. Peking
Peking adalah alat musik tradisional
gamelan yang sejenis dengan
Saron. Pakaian adat tradisional masyarakat
Daerah Istimewa Yogyakarta terdiri
3. Gambang dari seperangkat pakaian adat
tradisional yang memiliki unsur-unsur
yang tidak dapat dipisahkan satu
dengan lainnya. Kelengkapan
berbusana tersebut merupakan ciri
khusus pemberi identitas bagi
pemakainya yang meliputi fungsi dan
peranannya.

Gambang adalah alat musik


tradisional Yogyakarta yang terbuat
dari bahan kayu dan difungsikan
sebagai pangrengga lagu.
G. Senjata Tradisional
Yogyakarta
1. Keris

3. Tulup

Senjata keris, digunakan dengan


jalan menghunus bilahnya dari
wrangkanya. Dalam peperangan,
keris digunakan bila sedang
berhadapan begitu dekat
2. Bandhil

Bandhil atau umban pelempar


Tulup merupakan alat untuk berburu.
batu. Ada tiga jenis bandhil yaitu
Tulup berupa bambu kecil dan agak
brubuh, jauh, dan lepas.
panjang. Dengan cara meniup lubang
bambu, maka peluru yang tebuat dari
tanah liat atau buah kecil akan
melesat mengenai sasaran
H. Sumber Daya Alam Yogyakarta

1. Potensi Pertanian Di Yogyakarta


Sebagian besar Sumber Daya Alam Jogja sektor pertanian adalah
berupa tanaman jagung, tanamankedelai, tanaman kacang tanah,
dan tanaman ubi kayu. Dengan perincian tanaman jagung seluas 79.704
hektar, kedelai dengan luas 34.292 hektar, kacang tanah dengan luas
57.759 hektar. Dan ubi kayu dengan luas 58.735 hektar. Selain itu juga
ada yang menanam padi, kacang hijau, ubi jalar dan juga sayur-sayuran. 

Adapun dari tanaman jagung, padi, kedelai, kacang tanah, kacang hijau,
ubi kayu, ubi jalar, sayuran, dan buah-buahan bisa menhasilkan berton-
ton. Dengan perincian sebagai berikut: tanaman jagung bisa
menghasilakan 219.758 ton per tahun, padi bisa menghasilkan 715.684
ton ton per tahun, kedelai bisa menghasilkan 402 ton, kacang tanah
66.697 ton, kacang hijau 550 ton ton per tahun, ubi kayu 978.494
ton ton per tahun, ubi jalar 6.777 ton ton per tahun, sayuran 67.703
ton ton per tahun, dan buah-buahan 196.204 ton ton per tahun. Maka
bisa dikatakan Sumber Daya Alam Jogja pada sektor pertanian sangat
potensial untuk dikembangkan

2. Potensi Kehutanan Di Yogyakarta


Kehutanan yang dikembangkan di Yogyakarta berupa kayu dan non
kayu. Bahkan luas kawasan hutan di Yogyakarta sampai 23.54 % dari
luas wilayah Yogyakarta. Dengan rincian hutan yang dimiliki oleh negara
18.044,97 hektar, hutan rakyat seluas 54. 948 hektar. Adapun produksi
kayu di Yogyakarta terdiri dari tanaman jati 111.930,393 meter kubik,
kayu mahoni 16.490,574 meter kubik, sono keling 8.412,866 meter
kubik, pohon akasia 3.292,287 meter kubik, dan rimba campuran
2.787,235 meter kubik. 

3. Potensi Kelautan Dan Perikanan Di Yogyakarta


Potensi Sumber Daya Alam Jogja yang bisa dimanfaatkan pada sektor
kelautan dan perikanan yang terdiri dari perairan umum 3.133 hektar
adapun tingkat pemanfaatannya 5.20 hektar. Rambak seluas 650 hektar
dan tingkat pemanfaatannya 58 hektar. Tambak seluas 240 hektar.

4. Potensi Peternakan Di Yogyakarta


Potensi peternakan di Jogja di dominasi oleh sapi potong 249.480 ekor,
sapi perah 8.623 ekor dengan jumlah produksinya 8.900.215 liter
pertahunnya, ayam burus 4.604.824 ekor pertahunnya, ayam petelur
2.494.008 ekor pertahunnya, dan ayam daging 22.020.306 ekor.