Anda di halaman 1dari 2

Nama : Helfi Aprila Wulandari Br.

Ketaren

Npm : 20190103032

Dosen : Dr. Joko Widarto, S.H., M.H

Hukum adalah peraturan yang berupa norma dan sanksi yang dibuat dengan tujuan untuk
mengatur tingkah laku manusia, menjaga ketertiban, keadilan, mencegah terjadinya kekacauan.
Hukum memiliki tugas untuk menjamin bahwa adanya kepastian hukum dalam masyarakat. Oleh
sebab itu setiap masyarat berhak untuk memperoleh pembelaan didepan hukum. Hukum dapat
diartikan sebagai sebuah peraturan atau ketetapan/ ketentuan yang tertulis ataupun yang tidak
tertulis untuk mengatur kehidupan masyarakat dan menyediakan sangsi untuk orang yang
melanggar hukum.

o Sebagai contohnya dalam lingkungan masyarakat. Dengan mematuhi hukum di


masyarakat, ternyata bisa menciptakan suasana yang nyaman dan tenteram bagi setiap
warga masyarakat, contoh perilaku taat terhadap hukum:

1. Ikut serta dalam kegiatan di masyarakat, misalnya kerja bakti, siskamling, dll.
2. Menghormati tetangga sekitar.
3. Membayar iuran yang telah disepakati.
4. Tidak atau menghindari perbuatan yang bisa membuat warga resah, misalnya mabuk.
5. Menjaga nama baik lingkungan masyarakat.
6. Taat dan patuh terhadap aturan yang ada.
7. Tidak bertindak diluar norma Agama.
8. Selalu berusaha menjaga ketertiban, keamanan, dan ketenteraman.

o Dalam Kehidupan Berbangsa/Negara. Contoh bentuk sadar hukum di dalam lingkup


Bangsa dan Negara diantaranya:
1. Menjaga kelestarian alam sekitar.
2. Menjaga kebersihan lingkungan, misalnya membuang sampauh pada tempatnya.
3. Menjaga nama baik Bangsa dan Negara.
4. Membuat/memiliki Kartu Tanda Penduduk (KTP) jika sudah cukup umur.
5. Mempunyai Surat Ijin Mengemudi (SIM) ketika mengendarai kendaraan.
6. Membayar pajak
Perlu kita ketahui bahwa hukum dibuat bukan untuk dilanggar, serta hukum
dibuat bukan untuk menghukum pelaku, melainkan untuk kebaikan kita bersama.