Anda di halaman 1dari 5

29 BAB IIIOBJEK DAN METODE PENELITIAN3.

1 Objek penelitianObjek penelitian ini adalah ERHA CLINIC


Bandung Jln. Cimanuk No.16, Citarum, Bandung Wetan. yang menjadi bahan penelitian adalah
pengaruh pelatihan terhadap kinerja karyawan. Karyawan pada ERHA CLINIC Bandung Wetan.
sekaligus berperan menjadi responden dari penelitian ini. 3.1.1 Sejarah Singkat PerusahaanERHA CLINIC
merupakan salah satu anak perusahaan dari PT. Arya Medic. Pada 28 September 1999, merupakan
momentum bisnis perdana buat Erha Clinic dengan diresmikannya Erha21 Skin Center. Untuk
mendekatkan diri dengan pelanggan, saat ini, ERHA CLINIC GROUP terdiri dari ERHA CLINIC Pusat
Nasional, ERHA CLINIC Pusat Regional, ERHA CLINIC Cabang dan EC for skin yang tersebar di kota - kota
besar di Indonesia. Dua diantaranya termasuk dalam ERHA CLINIC Pusat Nasional sebagai klinik
rujukan nasional bagi cabang-cabang ERHA CLINIC, yaitu ERHA CLINIC Kelapa Gading (Klinik
Spesialis Kulit Terbesar di Asia) dan ERHA CLINIC Kemanggisan. Dan membuka cabang di
Bandung yang terletak Jln. Cimanuk No.16, Citarum, Bandung Wetan. sangat strategis karena
terletak di Pusat Kota Bandung.ERHA CLINIC selalu berkeinginan melayani para pasiennya dengan
pelayanan terbaik, seperti menggunakan perangkat medis teknologi terkini, tim dokter spesialis
kulit yang berpengalaman, produk obat yang aman dan berkualitas, dan fasilitas klinik yang
nyaman. Produk dari ERHA CLINICmerupakan formula para ahli dermatologi yang dihasilkan dari
penelitian berbasis pharmaceutical science & technology. Layanan yang diberikan oleh ERHA CLINIC
terdiri dari 2 yaitu layanan dermatologi dan layanan pribadi. Di mana layanan dermatologi terdiri
dari Skin Rejuvenation Center (Pusat PeremajaanKulit); Acne, Hair, Body Treatment Center (Pusat
Perawatan Jerawat, Rambut,

30dan Tubuh); Pediatric Dermatology (kasus kulit anak); Geriatric Dermatology (kasus kulit orang
tua), Plastic Surgery (operasi plastik) serta General Dermatology (kasus kulit umum). Sedangkan
untuk layanan pribadi merupakan rangkaian proses terpadu dengan konsep personalized
therapy. Yang mana personalized therapy merupakan pendekatan dan pendampingan dari
dokter spesialis kulit kepada pasien dengan keunikan dan kebutuhan kulit masing-masing. Layanan
pribadi ini ditunjang dengan produk dan pelayanan dengan alat medis modern sehingga
memberikan hasil yang optimal. 3.1.2 Visi dan Misi Erha ClinicVisi dari Erha Clinic adalah menjadi
pemimpin di bidang layanan kesehatan kulit klinis dan personal di Indonesia. Misi dari Erha Clinic
adalah melayani dan memenuhi kebutuhan pasien dalam layanan kesehatan kulit dengan
memberikan terapi yang berkualitas dan membawa kemajuan bagi komunitas ECG (Erha Clinic
Group) dengan menciptakan insan yang berkualitas.3.1.3 Struktur OrganisasiDalam suatu
perusahaan, adanya organisasi diperlukan agar kegiatan- kegiatan perusahaan dapat dilaksanaka
secara teratur. Struktur Organisasi adalah merupakan perwujudan yang menunjukan hubungan
diantara fungsi-fungsi dalam suatu organisasi yang menjakankan masing-masing tugasnya secara
efektif dan efisien.Tujuan organisasi akan menentukan struktur organisasi dengan cara
menentukan tugas kerja, hubungan antara tugas satu dengan lainya. Jadi jelasnya struktur
organisasi menunjukan kerangka dan susunan perwujudan pola tetap hubungan-hubungan
diantara fungsi bagian-bagian atauposisi-posisi, maupun
31orang-orang yang menunjukan kedudukan, tugas, wewenang, tangung jawab yang berbeda-beda
dalam organisasiUntuk menjalankan seluruh proses bisnis yang ada di Erha Clinic sangat dibutuhkan
adanya pembagian wewenang. Se

tiap bagian mempunyai tugas yang harus dipertanggungjawabkan. Berikut rinciannya dari masing-
masing divisi pada Erha Clinic: A.SENIOR DIRECTOR CHIEF BUSINESS OFFICER Tugas:Merancang dan
mengimplementasikan rencana stategis dan juga bertanggung jawab untuk keseluruhan aktivitas
pengembangan bisnis Erha Clinic untuk mencapai visi dan misi sebagai klinik dermatologis yg
terdepan di seluruh Indonesia. Wewenang:Menugaskan para karyawannya untuk menjalankan
rencana yang telah dibuat. B.MEDICALOVERSIGHT COMMITTEETugas :Mengambil keputusan tertinggi
dalam hal dermatologis di Erha Clinic.Wewenang :Mengatur para staf di bawahnya.C.DEPUTY DIRECTOR
CHIEF OF OPERATIONSTugas :Memastikan seluruh kegiatan operasional di Erha Clinic berjalan
dengan lancer sesuai dengan prosedur yang seharusnya.Wewenang :Mengatur dan memerintah para
staf bagian operasional. D.EXECUTIVE ASSISTANTMengatur rapat dan mengurus pekerjaan kantor Erha
Clinic dalam sisi administrasi.E.DIVISION OF MARKETING (SR. HEAD OF MARKETING DIVISION) Tugas :

32Membuat keseluruhan rencana strategi pemasaran dan memastikan seluruhkegiatan pemasaran


berjalan sesuai dengan yang seharusnya.Wewenang :Mengatur staf di bawahnya untuk menjalankan
strategi pemasaran dengan baik. •DEPARTMENT OF PRODUCT MARKETINGMencapai keseluruhan
pendapatan, target keuntungan, dan peningkatan keuntungan dari seluruh produk. •UNIT OF BRAND
and LOYALTY MANAGEMENT (BRAND & LOYALTYMANAGEMENT MANAGER) Menyusun strategi dalam
menjaga kesetiaan kesetiaan pelanggan terhadap produk perusahaan dan mengembangkan
keunggulan kompetitif darI produk-produk tersebut.F.DIVISION OF OPERATIONSTugas :Membuat
keseluruhan rencana strategis operasional dan memastikan seluruh kegiatan operasional
perusahaan berjalan lancar sesuai dengan prosedur yang seharusnya.Wewenang :Mengatur seluruh
staf operasional untuk menjalankan rencana strategis perasional.1. UNIT OF PRODUCT
OPERATIONSMengatur proses pengadaan produk yang diinginkan hingga sampai di tangan
pelanggan. a. TEAM OF WAREHOUSE (WH SUPERVISOR)• Meyakinkan bahwa barang yang diterima /
diretur telah dicatat denganbenar & didukung oleh dokumen yang sah dan memadai. • Mengarahkan
bawahan agar penempatan / penyimpanan barang sesuaidengan lokasi / kondisi yang telah ditentukan.

33• Mengawasi penerapan sistem FIFO di gudang.• Mengkoordinir pengeluaran barang yang akan
dikirim sesuai dengan dokumen yang sah dan memadai. • Menjaga keamanan, kebersihan, dan kerapian
gudang serta peralatanyang digunakan. • Mengkoordinasikan dan mengawasi pelaksanaan
kebijakan manajemen,sistem dan prosedur yang berhubungan dengan pekerjaan. • Mengatur
pembagian kerja dan tanggung jawab bawahan agar aktivitas pekerjaan dapat berjalan dengan
lancar.• Menyiapkan laporan-laporan yang diperlukan sesuai dengan Sistem Pelaporan Manajemen.b.
TEAM OF PRODUCTION (PRODUCTION SUPERVISOR)•Mengupayakan output produksi dan efisiensi
mesin produksi padakondisi optimum. •Meminimalkan kehilangan waktu kerja dan kehilangan material
yang diproduksi. •Bertanggung jawab atas pemeliharaan mesin, alat, dan fasilitas produksi
lainnya, termasuk aplikasi software produksi. •Bertanggung jawab atas kebenaran informasi yang
berhubungan dengan produksi. •Bertanggung jawab atas ketersediaan barang-barang
keperluan produksi. •Bertanggung jawab atas kebersihan dan kerapian ruangan produksi.
•Memberikan saran-saran perbaikan mengenai prosedur produksi. c. TEAM OF DISTRIBUTION
(DISTRIBUTION SUPERVISOR)Tugas :Mengatur segala sesuatu yang berhubungan dengan pengiriman
barang kepada pelanggan.

36•Mendata seluruh laporan yang berhubungan dengan penggunaan anggaran departemen.•Mendata


seluruh laporan yang bersifat medis (sesuai dengan keperluan).3.2 Metode PenelitianDalam
menentukan bagaimana pengaruh pelatihan terhadap kinerja karyawan ERHA CLINIC , penulis
menggunakan metode analisis deskriptif. Menurut Nazir (2005 : 54),pengertian metode deskriptif
adalah sebagai berikut“Metode deskriptif adalah suatu metode dalam meneliti status sekelompok
manusia, suatu objek, suatu set kondisi, suatu sistem pemikiran, ataupun suatu kelas peristiwa
pada masa sekarang”. Sedangkan menurut Zulganef (2008 : 11) : ”Penelitian deskriptif adalah
penelitian yang bertujuan menggambarkan suatu kondisi atau fenomena tertentu, tidak memilah-
milah atau mencari faktor-faktor atau variabel tertentu”.3.2.1 Sumber DataData yang digunakan
dalam penelitian ini dikelompokan menjadi dua sumber, yaitu : 1)Data Primer, yaitu data yang
diperoleh langsung dari objek yang diteliti. Data ini berisikan informasi mengenai aktivitas yang
sebenarnya terjadi dalam perusahaan. Data primer diperoleh dengan melakukan penelitian
lapangan berupa wawancara serta kuesioner.2) Data Sekunder, yaitu data yang diperoleh secara
tidak langsung dari objek yang diteliti. Data sekunder diperoleh dengan studi literatur. 3.2.2
Penentuan Populasi dan Unit SampelPenelitian ini membahas pengaruh pelatihan terhadap kinerja
karyawan. Menurut Sugiyono(2010 : 115) mengatakan bahwa populasi adalah wilayah generalisasi,
yang terdiri atas objek atau subjek yang mempunyai kualitas dan karakteristik tertentu yang
diterapkan oleh peneliti untuk dipelajari kemudian

38c)Kuesioner Yaitu dengan cara mengumpulkan data melalui sejumlah pertanyaan secara tertulis
yang disusun sedemikian rupa, sehingga dengan mudah dapat dijawab oleh responden. Dalam
cara penyampaian pertanyaan adalah responden harus menjawab pertanyaan secara tertulis atas
jumlah pertanyaan yang diajukan. 2)Penelitian kepustakaan (library research) Yaitu dengan
membaca/mengamati dan mempelajari dokumen-dokumen, bukti-bukti tertulis, seperti buku-buku
acuan yang berhubungan dengan objek penelitian, formulir dan catatan-catatan yang berkaitan
dengan hasil yang diteliti.3.2.4 Operasionalisasi Variabelvariabel penelitian adalah suatu
atribut/sifat/nilai dari orang, obyek atau kegiatan yang mempunyai variasi tertentu yang
ditetapkan oleh peneliti untuk dipelajari dan ditarik kesimpulannya Sugiyono(2010 : 59).Dalam ilmu
sosial variabel yang dibangun memerlukan definisi yang terang, supaya tidak terdapat keragu-
raguan, dan dapat memperterang arti maupun untuk membuat variabel tersebut dapat digunakan
secara operasional. Variabel merupakan gejala yang menjadi fokus peneliti untuk diamati Sugiyono
(2005 : 2).Ada dua cara untuk memberikan definisi terhadap variabel adalah Sugiyono (2005 :
2) : 1)Suatu variabel didefinisikan dengan variabel lain. 2)Dengan menyatakan kegiatan yang
ditimbulkannya, atau perilaku yang dihasilkannya, atau dengan sifat-sifat yang diimplikasikan
daripadanya.Agar penulisan skripsi ini menjadi lebih terarah, perlu di lakukan variabel-variabel yang
akan diteliti. Dalam hal ini variabel yang akan diteliti dibagi menjadi dua, yaitu:
391)Variabel bebas (Independent variable) Menurut Sugiyono(2005 : 3), variabel bebas adalah
variabel yang menjadi sebab timbulnya atau berubahnya variabel dependen (variabel terikat).
Sehingga suatu variabel digolongkan sebagai variabel bebas, apabila dalam hubungan dengan
variabel lain berfungsi menerangkan atau mempengaruhi keadaan variabel tersebut. Dalam hal ini
yang merupakan variabel bebas adalah “Pelatihan”.2)Variabel terikat (Dependent variable) Menurut
Sugiyono (2005 : 3), variabel terikat merupakan variabel yang mempengaruhi atau yang menjadi
akibat, karena adanya variabel bebas. Sehingga suatu variabel digolongkan variabel atau tidak bebas,
apabila dalam hubungannya dengan variabel lain, keadaan variabel tersebut diterangkan atau
dipengaruhi oleh variabel bebas. Dalam hal ini variabel terikat adalah “Kinerja
Karyawan”.Untuk lebih jelasnya variabel-variabel dan indikator serta skala pengukuran
yang digunakan, dalam tabel berikut: Tabel 3.1:Operasional Variabel, Indikator, dan Skala Pengukuran,
(Variabel Independen)Operasional Variabel Konsep VariabelIndikatorSkala
PengukuranPelatihanNitisemito (2007 : 7)Mengatakan bahwa pelatihan adalah suatu kegiatan dari
perusahaan yang bermaksud untuk dapat memperbaiki dan mengembangkan sikap, tingkah laku,
keterampilan dan pengetahuan dari para karyawannya sesuai dengan kegiatan dari perusahaan yang
bersangkutan. A.Keteramplian B. Pengetahuan C. Moral Kerja OrdinalOrdinal Ordinal

40Tabel 3.2:Operasional Variabel, Indikator, dan Skala Pengukuran (Variabel


Dependen)Operasional Variabel KonsepVariabel IndikatorSkala PengukuranKinerja KaryawanFahmi
( 2010 : 2)Kinerja adalah hasil yang diperoleh suatu organisasi baik yang bersifat profit oriented
maupun yang bersifat non profit oriented yang dihasilkan selama satu periode.A.Kuantitas
kerjaB.Kualitas kerja C.Kerja samaD.Pemahaman terhadap tugasE.InisiatifF.DisiplinG.Kehandalan
H.Efektivitas dan Efesiensi Kerja I.Tanggung Jawab J.Hubungan Antar Sesama OrdinalOrdinal Ordinal
Ordinal Ordinal Ordinal Ordinal Ordinal Ordinal Ordinal

413.2.5 Teknik Pengolahan DataData yang akan diperoleh penulis dalam penelitian ini adalah data
yang bersifat kualitatif dan kuantitatif. Analisis yang akan dilakukan penulis secara kualitatif
adalah dengan cara mendeskripsikan jawaban responden kedalam bentuk tabel sedangkan
analisis secara kuantitatif dengan bantuan alat statistik. Data yang digunakan dalam penelitian ini
berasal dari hasil pengisian daftar angket/kuesioner yang terdiri dari beberapa pernyataan-
pernyataan. Indikator-indikatornya diukur dengan mengggunakan skala ordinal berdasarkan teknik
skala Likert. Menurut Sugiyono ( 2005 : 56), skala likert digunakan untuk mengukur sikap,
pendapat, dan persepsi seseorang atau sekelompok orang tentang fenomena sosial. Dengan skala
likertmaka variabel yang akan diukur dijabarkan menjadi indikator variabel, kemudian indikator
tersebut menjadi titik tolak untuk menyusun item-item instrumen yang berupa pertanyaan
maupun pernyataan. Kuesioner yang akan digunakan penulis dalam pengumpulan data
terdiri:a.Pertanyaan umumMerupakan pertanyaan yang menyangkut identitas umum responden,
antara lain nama, usia, pendidikan terakhir, jabatan, lama bekerja, yang dinyatakan melalui
pertanyaan terbuka yang kemungkinan jawabannya tidak ditentukan terlebih dahulun dan
responden bebas memberikan jawabannya. b.Pertanyaan khusus Yaitu pertanyaan yang berhubungan
dengan pengaruh pengembangan karir terhadap kinerja karyawan dengan menggunakan pertanyaan
tertutup. Skor bagi penilaian tersebut dihitung dengan kriteria sebagai berikut: •Skor 5, diberikan untuk
jawaban, Sangat setuju (SS).•Skor 4, diberikan untuk jawaban, Setuju (S).•Skor 3, diberikan untuk
jawaban, Ragu-Ragu (RR).•Skor 2, diberikan untuk jawaban, Tidak Setuju (TS).•Skor 1, diberikan untuk
jawaban, Sangat Tidak Setuju (STS).