Anda di halaman 1dari 15

MAKALAH

FISIKA
GELOMBANG ELEKTROMAGNETIK

Disusun Oleh :
Andres Prasetya
X - E1

SMK Negeri 1 Cibadak


2019
KATA PENGANTAR

Puji syukur kita panjatkan kehadirat Allah SWT karena atas rahmat dan
hidayahNya sehingga saya dapat menyelesaikan makalah ini dengan baik, shalawat
beserta salam kita kirimkan kepada Nabi Muhammad SAW yang telah
memberikan kemampuan sehingga saya dapat mengerjakan Makalah ini dengan
baik.

Penyusunan makalah ini penulis sajikan sebagai panduan pembelajaran bagi siswa-
siswi dan tugas akhir mata pelajaran Fisika, di dalam makalah ini kita dapat
mempelajari tentang GELOMBANG ELEKTROMAGNETIK.

Saya mengucapkan terima kasih kepada para guru dan siswa-siswi yang telah
membaca dan mempelajari makalah ini. Semoga dengan makalah ini dapat
meningkatkan hasil belajar yang maksimal.

Sukabumi, 23 Mei 2019

(Andres Prasetya)
DAFTAR ISI
Halaman Sampul ..................................................................................................
Kata Pengantar .....................................................................................................
Daftar Isi ................................................................................................................
BAB      I      PENDAHULUAN
1.1      Latar Belakang ...............................................................................................
1.2      Rumusan Masalah ..........................................................................................

BAB      II    PEMBAHASAN


2.1    Pengertian Gelombang Elektromagnetik .......................................................
2.2    Hipotesis Maxwell Tentang Gelombang Elektromagnetik ............................
2.3    Sifat-sifat Gelombang Elektromagnetik ........................................................
2.4    Sumber Gelombang Elektromagnetik ....................................................,,,,,,,,
2.5    Spektrum Gelombang Elektromagnetik .................................................,,,,,,,,
2.6    Penerapan gelombang elektromagnetik dalam kehidupan sehari-hari ....,,,,,,,
2.7    Contoh Soal ............................................................................................,,,,,,,,

BAB      III   PENUTUP


3.1 Saran ........................................................................................................,,,,,,,
3.2 Kesimpulan ..............................................................................................,,,,,,,

DAFTAR PUSTAKA
BAB I
PENDAHULUAN

1.1     Latar Belakang


Kemajuan teknologi saat ini semakin meningkat berikut dalam penggunaan gelombang
elekromagnetik dalam kehidupan sehari-hari. Seperti apakah gelombang elektromagnetik, apa
contoh gelombang elektromagnetik itu? Gelombang elektromagnetik sebenarnya selalu ada
disekitar kita, salah satu contohnya adalah sinar matahari, gelombang ini tidak memerlukan
medium perantara dalam perambatannya. Contoh lain adalah gelombang radio. Tetapi spektrum
gelombang elektromagnetik masih terdiri dari berbagai jenis gelombang lainnya, yang dibedakan
berdasarkan frekuensi atau panjang gelombangnya. Untuk itu disini kita akan mempelajari
tentang rentang spektrum gelombang elektromagnetik, karakteristik khusus masing-masing
gelombang elektromagnetik di dalam spectrum dan contoh dan penerapan masing-masing
gelombang elektromagnetik dalam kehidupan sehari-hari.
Pada mulanya gelombang elektromagnetik masih berupa ramalan dari Maxwell yang dengan
intuisinya mampu melihat adanya pola dasar dalam kelistrikan dan kemagnetan. Kenyataan ini
menjadikan J C Maxwell dianggap sebagai penemu dan perumus dasar-dasar gelombang
elektromagnetik.

Ramalan Maxwell tentang gelombang elektromagnetik ternyata benar-benar terbukti.


Adalah Heinrich Hertz yang membuktikan adanya gelombang elektromagnetik melalui
eksperimennya. Eksperimen Hertz sendiri berupa pembangkitan gelombang elektromagnetik dari
sebuah dipol listrik (dua kutub bermuatan listrik dengan muatan yang berbeda, positif dan negatif
yang berdekatan) sebagai pemancar dan dipol listrik lain sebagai penerima. Antena pemancar
dan penerima yang ada saat ini menggunakan prinsip seperti ini.
Melalui eksperimennya ini Hertz berhasil membangkitkan gelombang elektromagnetik dan
terdeteksi oleh bagian penerimanya. Eksperimen ini berhasil membuktikan bahwa gelombang
elektromagnetik yang awalnya hanya berupa rumusan teoritis dari Maxwell, benar-benar ada
sekaligus mengukuhkan teori Maxwell tentang gelombang elektromagnetik.

1.2     Rumusan Masalah


Untuk mempermudah pembahasan dalam penulisan laporan ini, penulis perlu membatasi
masalah-masalah yang akan dibahas sehingga akan terfokus pada pokok pembahasan.
Penulis menyajikan rumusan masalah sebagai berikut:
·         Apakah pengertian dari Gelombang Elektromagnetik?
·         Apa saja rentang spektrum Gelombang Elektromagnetik?
·         Apa saja contoh dan penerapan masing-masing Gelombang Elektromagnetik dalam kehidupan
sehari-hari?
·         Contoh Soal
BAB II
PEMBAHASAN

2.1     Pengertian Gelombang Elektromagnetik


Gelombang Elektromagnetik adalah gelombang yang dapat merambat  walau tidak ada
medium. Energi elektromagnetik merambat dalam gelombang dengan beberapa karakter yang
bisa diukur, yaitu:
panjang gelombang/wavelength, frekuensi, amplitude/amplitude, kecepatan. Amplitudo adalah
tinggi gelombang, sedangkan panjang gelombang adalah jarak antara dua puncak. Frekuensi
adalah jumlah gelombang yang melalui suatu titik dalam satu satuan waktu. Frekuensi
tergantung dari kecepatan merambatnya gelombang. Karena kecepatan energi elektromagnetik
adalah konstan (kecepatan cahaya), panjang gelombang dan frekuensi berbanding terbalik.
Semakin panjang suatu gelombang, semakin rendah frekuensinya, dan semakin pendek suatu
gelombang semakin tinggi frekuensinya.

Energi elektromagnetik dipancarkan, atau dilepaskan, oleh semua masa di alam semesta
pada level yang berbedabeda. Semakin tinggi level energi dalam suatu sumber energi, semakin
rendah panjang gelombang dari energi yang dihasilkan, dan semakin tinggi frekuensinya.
Perbedaan karakteristik energi gelombang digunakan untuk mengelompokkan energi
elektromagnetik.

2.2     Hipotesis Maxwell Tentang Gelombang Elektromagnetik

Gejala – gejala kelistrikan dan kemagnetan erat hubungannya satu sama lain :
·         Hukum Bio-Savart atau hokum Ampere : Arus listrik atau muatan yang mengalir dapat
menghasilkan medan magnet disekitarnya.
·         Hukum Faraday : Perubahan medan magnet (fluks magnetic) pada suatu loop penghantar dapat
menimbulkan GGL Induksi sehingga dihasilkan medan listrik.
·         Hipotesis Maxwell : karena perubahan medan magnet dapat menimbulkan medan listrik, maka
sebaliknya perubahan medan listrik pun dapat menimbulkan medan magnet. Hipotesis Maxwell
dikemukakan pada tahun 1864 dan baru dapat diuji kebenarannya pada tahun 1887 oleh Heinrich
Hertz.

2.3     Sifat-sifat Gelombang Elektromagnetik :


Dari uraian tersebut diatas dapat disimpulkan beberapa sifat gelombang elektromagnetik
adalah sebagai berikut:
1.      Perubahan medan listrik dan medan magnetik terjadi pada saat yang bersamaan, sehingga kedua
medan memiliki harga maksimum dan minimum pada saat yang sama dan pada tempat yang
sama.
2.      Arah medan listrik dan medan magnetik saling tegak lurus dan keduanya tegak lurus terhadap
arah rambat gelombang.
3.      Dari ciri no 2 diperoleh bahwa gelombang elektromagnetik merupakan gelombang transversal.
4.      Seperti halnya gelombang pada umumnya, gelombang elektromagnetik mengalami peristiwa
pemantulan (refleksi), pembiasan (refraksi),perpaduan (interferensi),dan lenturan atau hamburan
(difraksi). Selain itu juga mengalami peristiwa polarisasi karena termasuk gelombang
transversal.
5.      Cepat rambat gelombang elektromagnetik hanya bergantung pada sifat-sifat listrik dan magnetik
medium yang ditempuhnya.
6.      Dapat merambat dalam ruang hampa (tidak membutuhkan medium dalam perambatannya).
7.      Dalam ruang hampa kecepatannya 3 x 108 m/s
8.      Tidak dipengaruhi medan magnetik dan medan listrik karena gelombang elektromagnetik tidak
bermuatan listrik.
9.      Dapat mempengaruhi pelat film.

Cahaya yang tampak oleh mata bukan semata jenis yang memungkinkan radiasi
elektromagnetik. Pendapat James Clerk Maxwell menunjukkan bahwa gelombang
elektromagnetik, berbeda dengan cahaya yang tampak oleh mata. Dalam gelombang
elektromagnetik bisa saja terdapat panjang gelombang dan frekuensi. Kesimpulan teoritis ini
secara mengagumkan diperkuat oleh penemuan Heinrich Hertz, yang sanggup menghasilkan
kedua gelombang yang tak tampak oleh mata yang diramalkan oleh Maxwell itu.
Beberapa tahun kemudian Guglielmo Marconi memperagakan bahwa gelombang yang tak
terlihat mata itu dapat digunakan buat komunikasi tanpa kawat sehingga menjelmalah apa yang
namanya radio. Kini, gelombang elektromagnetik digunakan juga dalam televisi, sinar X, sinar
gamma, sinar infra, sinar ultraviolet adalah contoh-contoh dari radiasi elektromagnetik.
Semuanya bisa dipelajari lewat hasil pemikiran Maxwell.

2.4     Sumber Gelombang Elektromagnetik


Osilasi listrik.
·         Sinar matahari = menghasilkan ultra violet.
·         Lampu merkuri = menghasilkan sinar infra merah..
·         Penembakan elektron dalam tabung hampa pada keping logam = menghasilkan sinar X
(digunakan untuk rontgen).
·         Inti atom yang tidak stabil  menghasilkan sinar gamma.

2.5     Spektrum Gelombang Elektromagnetik


Susunan semua bentuk gelombang elektromagnetik berdasarkan panjang gelombang dan
frekuensinya disebut spektrum elektromagnetik. Gambar spectrum elektromagnetik di bawah
disusun berdasarkan panjang gelombang tinggi dan frekuensi rendah, seperti gelombang radio
sampai ke energi yang sangat tinggi, dengan panjang gelombang rendah dan frekuensi tinggi
seperti radiasi X-ray dan Gamma Ray. Tetapi cepat rambat dari semua gelombang tersebut
adalah sama dala ruang hampa udara yaitu 3 x 108 m/s.

Urutan Spektrum Gelombang Elektroagnetik dari Frekuensi terkecil hingga terbesar ( atau dari
panjang gelombang terbesar ke terkecil ) adalah :

2.5.1   Gelombang Radio


Gelombang radio dikelompokkan menurut panjang gelombang atau frekuensinya. Jika
panjang gelombang tinggi, maka pasti frekuensinya rendah atau sebaliknya. Frekuensi
gelombang radio mulai dari 30 kHz ke atas dan dikelompokkan berdasarkan lebar frekuensinya.
Panjang gelombang radio terentang dari beberapa kilometer sampai 0,3 meter. Gelombang radio
dihasilkan oleh muatan-muatan listrik yang dipercepat melalui kawat-kawat penghantar. Muatan-
muatan ini dibangkitkan oleh rangkaian elektronika yang disebut osilator. Gelombang radio ini
dipancarkan dari antena dan diterima oleh antena pula. Kamu tidak dapat mendengar radio secara
langsung, tetapi penerima radio akan mengubah terlebih dahulu energi gelombang menjadi
energi bunyi.

2.5.2   Gelombang Mikro


Gelombang mikro (mikrowaves) adalah gelombang radio dengan frekuensi paling tinggi
yaitu diatas 3 GHz. Jika gelombang mikro diserap oleh sebuah benda, maka akan muncul efek
pemanasan pada benda itu. Jika makanan menyerap radiasi gelombang mikro, maka makanan
menjadi panas dalam selang waktu yang sangat singkat. Proses inilah yang dimanfaatkan dalam
microwave oven untuk memasak makanan dengan cepat dan ekonomis.
Supriyono, (2006) menyatakan bahwa panjang gelombang mikro terentang dari 0,3 meter
hingga 0,001 meter dengan frekuensi terentang dari 109 hertz hingga 3 x 1011 hertz. Daerah
gelombang mikro ditandai sebagai UHF yang berarti frekuensi ultra tinggi relatife terhadap
frekuensi radio. Gelombang ini dihasilkan oleh peralatan elektronik khusus, misalnya dalam
tabung klystron.
Gelombang mikro juga dimanfaatkan pada pesawat RADAR (Radio Detection and
Ranging) RADAR berarti mencari dan menentukan jejak sebuah benda dengan menggunakan
gelombang mikro. Pesawat radar memanfaatkan sifat pemantulan gelombang mikro. Karena
cepat rambat gelombang elektromagnetik c = 3 X 108 m/s, maka dengan mengamati selang
waktu antara pemancaran dengan penerimaan.

2.5.3 Sinar Inframerah


Sinar inframerah tidak dapat dideteksi oleh mata telanjang tetapi masih dapat dirasakan
karena energi panas yang dihasilkan. Setiap hari manusia bisa merasakan sinar inframerah yang
berasal dari matahari yang sangat bermanfaat bagi tubuh manusia. Lala (2008) menyatakan
bahwa 80% cahaya matahari adalah sinar inframerah karena panjang jangkauan gelombang sinar
ini (4 sampai 1000 mikron).
Supriyono, (2006) menyatakan bahwa panjang gelombang inframerah terentang dari 10-3
meter sampai 7,8 x 10-7 meter dengan rentang frekuensi inframereh dari 3 x 1011 hertz sampai 4
x 1014 hertz. Jika kamu memeriksa spektrum yang dihasilkan oleh sebuah lampu pijar dengan
detektor yang dihubungkan pada miliampermeter, maka jarum ampermeter sedikit diatas ujung
spektrum merah. Sinar yang tidak dilihat tetapi dapat dideteksi di atas spektrum merah itu
disebut radiasi inframerah. Sinar infamerah dihasilkan oleh elektron dalam molekul-molekul
yang bergetar karena benda diipanaskan. Jadi setiap benda panas pasti memancarkan sinar
inframerah. Jumlah sinar inframerah yang dipancarkan bergantung pada suhu dan warna benda.

2.5.4   Cahaya tampak


Cahaya tampak sebagai radiasi elektromagnetik yang paling dikenal oleh kita dapat
didefinisikan sebagai bagian dari spektrum gelombang elektromagnetik yang dapat dideteksi
oleh mata manusia. Supriyono (2006) menyatakan bahwa panjang gelombang cahaya terentang
dari 7,8 x 10-7 meter (warna merah) sampai 3,8 x 10-7 meter (warna ungu) dengan frekuensi
cahaya dari 4 x 1014 Hertz sampai 8 x 1014 Hertz. Cahaya ini dihasilkan oleh atom dan molekul
yang diakibatkan kerena adanya perubahan internal gerakan elektron. Kegunaan cahaya salah
satunya adalah penggunaan laser dalam serat optik pada bidang telekomunikasi dan kedokteran.

2.5.5   Sinar ultraviolet


Supriyono (2006) menyatakan bahwa panjang gelombang sinar ultraviolet terentang dari
3,8 x 10-7 meter hingga 6 x 10-10 meter dengan rentang frekuensi dari 8 x 1014 hertz sampai
sekitar 3 x 1017 hertz. Sinar ultraviolet dihasilkan oleh atom dan molekul yang bermuatan listrik.
Matahari adalah sumber utama yang memancarkan sinar ultraviolet dipermukaan bumi, lapisan
ozon yang ada dalam lapisan atas atmosferlah yang berfungsi menyerap sinar ultraviolet dan
meneruskan sinar ultraviolet yang tidak membahayakan kehidupan makluk hidup di bumi.

2.5.6   Sinar X 
Sinar-X memiliki panjang gelombang berkisar antara 10-11 meter sampai 10-9 meter
dengan rentang frekuensi 1016 hertz hingga 1020 hertz sehingga sinar ini memiliki daya tembus
yang cukup kuat yang dapat menembus buku tebal, kayu tebal, dan bahkan pelat aliminium
setebal 1 cm (Anonim, 2009c). Anonim (2009b) menyatakan bahwa “sinar-X dihasilkan oleh
elektron-elektron yang berada di bagian dalam kulit elektron atom, atau pancaran yang terjadi
karena elektron dengan kelajuan besar menumbuk logam”.

Supriyono (2006) menyimpulkan bahwa sinar-X memiliki sifat-sifat, yaitu:


·    merambat lurus,
·    dapat menghitamkan pelat film,
·    dapat mengionkan gas karena memiliki energi tinggi,
·    dapat menembus logam tipis,
·    tidak dapat dibelokkan oleh medan listrik maupun medan magnet,
·    dipancarkan ketika sinar katode menumbuk logam,
·    dapat mengeluarkan elektron-elektron foto dari permukaan logam yang ditumbukkan.
·    Tidak dapat dirasakan oleh panca indra.

2.5.6     Sinar Gamma


Sinar gamma memiliki pajang gelombang 10-10 meter sampai 10-12 meter dengan
frekuensi 1018 Hz hingga 1020 Hz (Supriyono, 2006). Sinar gamma merupakan gelombang
elektromagnetik yang mempunyai frekuensi terbesar dan bentuk radioaktif yang dikeluarkan inti-
inti atom tertentu. Gelombang ini memiliki energi yang besar yang dapat menembus logam dan
beton. Sinar gamma dapat dihasilkan dari peluruhan inti – inti atom yang tidak stabil.

·         HUBUNGAN ANTARA :  λ, v, c
                         (1)
C  = cepat rambat gelombang elektromagnetik (3 x 108 m/detik)
 f   = Frekuensi ( Hz atau detik )
 λ   = Panjang gelombang ( dalam meter)

·         ENERGI GELOMBANG ELEKTROMAGNETIK


                        (2)
E = Energi foton (Joule atau eV)
h = Konstanta Planck   (6,63 x 10-34 joule detik)
f  = Frekwensi (siklus/detik aau gelomb/detik
                        (3)
E = Energi foton (Joule atau eV)
h = Konstanta Planck   (6,63 x 10-34 joule detik)
C = cepat rambat gelombang elektromagnetik (3 x 108 m/detik)
 λ   = Panjang gelombang ( dalam meter )

·         JIKA DILIHAT DARI ENERGI LISTRIK


                        (4)
E = Energi listrik
V = Tegangan (Beda potensial) : Volt
i   = Kuat Arus ( Ampere )
t   = Waktu (detik)

2.6     Penerapan gelombang elektromagnetik dalam kehidupan sehari-hari :

a.       Radio
         Gelombang radio banyak dimanfaatkan oleh manusia dalam bidang komunikasi yaitu
digunakan sebagai alat komunikasi dan pembawa informasi dari suatu tempat ke tempat yang
lain. Salah satunya digunakan pada sistem siaran televisi, radio dan perangkat elektronik yang
menghasilkan osilasi listrik.
         Selain itu juga digunakan untuk meneliti luar angkasa dan sistem radar. Radar berguna
untuk mempelajari pola cuaca, badai, membuat peta 3D permukaan bumi, mengukur curah
hujan, pergerakan es di daerah kutub dan memonitor lingkungan. Panjang gelombang radar
berkisar antara 0.8 – 100 cm.

         Supriyono (2006) menyatakan bahwa gelombang yang dipancarkan dari stasiun radio
pemancar dipantulkan oleh lapisan atmosfer bumi. Lapisan atmosfer tersebut mengandung
pertikel-partikel bermuatan listrik, yaitu lapisan ionosfer sehingga dapat mencapai tempat-tempat
di bumi yang jaraknya jauh dari pemancar. Gelombang radio dapat menembus lapisan ionosfer
pada energi foton sekitar 108 Hz. Gelombang yang membawa informasi diteruskan oleh lapisan
ionosfer. Informasi yang berbentuk suara dibawa oleh gelombang pendukung sebagai perubahan
frekuensi dan disebut sebagai modulasi frekuensi (FM).
         
b.       Microwave
         Gelombang Mikro penggunaannya terutama dalam bidang komunikasi dan pengiriman
informasi melalui ruang terbuka, memasak, dan sistem PJ aktif. Pada sistem PJ aktif, pulsa
microwave ditembakkan kepada sebuah target dan refleksinya diukur untuk mempelajari
karakteristik target. Sebagai contoh aplikasi adalah Tropical Rainfall Measuring Mission’s
(TRMM) Microwave Imager (TMI), yang mengukur radiasi microwave yang dipancarkan dari
Spektrum elektromagnetik Energi elektromagnetik atmosfer bumi untuk mengukur penguapan,
kandungan air di awan dan intensitas hujan.
         Gelombang mikro juga digunakan dalam komunikasi antarbenua dengan menggunakan
bantuan satelit sehingga walaupun komunikasi jarak jauh yang terhalang oleh gunung pun dapat
dilakukan. Posisi satelit harus diperhatikan karena posisi satelit mempengaruhi hubungan
komunikasi seluruh dunia. Merry (2009) menyatakan bahwa “Microwave oven menggunakan
gelombang mikro dalam band frekuensi ISM sekitar 2,45 GHz.” Pemanasan dengan gelombang
mikro mempunyai kelebihan yaitu pemanasan lebih merata karena bukan mentrasfer panas dari
luar tetapi membangkitkan panas dari dalam bahan
c.       Infrared
Sinar inframerah banyak digunakan dalam bidang industri, bidang kesehatan atau
kedokteran, astronomi, dan dalam mempelajari struktur molekul. Foster (2004) menyatakan
bahwa dalam bidang kedokteran sinar inframerah dapat digunakan untuk mengurangi rasa sakit
pada rematik dan menghangatkan permukaan kulit. Sinar inframerah tidak banyak dihamburkan
oleh partikel-pertikel sehingga dalam bidang astronomi dengan menggunakan pelat-pelat film
yang peka terhadap sinar inframerah, pemotretan permukaan bumi oleh pesawat dari satelit dapat
dilakukan. Sinar inframerah dapat digunakan untuk mempelajari struktur molekul dengan
menggunakan alat spektroskop inframerah.
         Kondisi-kondisi kesehatan dapat didiagnosis dengan menyelidiki pancaran inframerah dari
tubuh. Foto inframerah khusus disebut termogram digunakan untuk mendeteksi masalah sirkulasi
darah, radang sendi dan kanker. Radiasi inframerah dapat juga digunakan dalam alarm pencuri.
Seorang pencuri tanpa sepengetahuannya akan menghalangi sinar dan menyembunyikan alarm.
Remote control berkomunikasi dengan TV melalui radiasi sinar inframerah yang dihasilkan oleh
LED ( Light Emiting Diode ) yang terdapat dalam unit, sehingga kita dapat menyalakan TV dari
jarak jauh dengan menggunakan remote control.

d.      Cahaya Tampak


         Cahaya tampak atau sinar tampak dapat membantu penglihatan mata kita. Dengan adanya
sinar tampak, mata kita dapat melihat benda-benda di sekeliling kita dan dapat dibedakan
macam-macam warnanya.

e.       Ultraviolet
         Sinar UV diperlukan dalam asimilasi tumbuhan dan dapat membunuh kuman-kuman
penyakit kulit. Sinar ultraviolet dapat digunakan untuk membunuh mikroorganisme, yaitu
dengan radiasi ultraviolet yang diserap akan menghancurkan mikroorganisme seperti hasil reaksi
karena ionosasi dan dissosiasi molekul. Sinar ini dapat mengubah molekul sterol dari provitamin
D menjadi vitamin D yang berguna untuk pertumbuhan tubuh manusia (Supriyono, 2006). Foster
(2004) menyatakan sinar ultraviolet juga dapat digunakan untuk mengetahui unsure-unsur dalam
dalam suatu bahan dengan teknik spektroskopi karena rentang frekuensi sinar ini antara 1015
Hertz hingga 1016  Hertz.

f.       Sinar X
         Sinar-X disebut juga sinar rontgen. Dalam bidang kedokteran sinar ini digunakan untuk
memotret bagian tulang yang patah, batu ginjal, paru-paru, dan bagian tubuh lainnya. Di zaman
modern ini, Supriyono (2006) menyatakan bahwa sinar rontgen digunakan dalam operasi
pembedahan sehingga dokter dapat mengetahui bagian mana yang harus dibedah. Akan tetapi
penggunaan sinar X harus hati-hati sebab jaringan sel-sel manusia dapat rusak akibat
penggunaan sinar X yang terlalu lama.
         bidang industri sinar ini digunakan untuk menemukan cacat las dan bungkus logam karena
sinar ini dapat dapat menembus logam. Pada bidang seni, sinar-X digunakan untuk melihat
bagian dalam patung yang tidak terlihat dari luar. Pada bidang sains fisika, sinar-X digunakan
untuk mempelajari pola-pola difraksi pada struktur atom suatu bahan sehingga dapat digunakan
untuk menentukan struktur bahan tersebut.
g.       Sinar Gamma
         Sinar gamma sangat berbahaya untuk manusia karena dapat membunuh sel hidup terutama
sinar gamma dengan tingkat energi yang tinggi yang dilepaskan oleh reaksi nuklir seperti
ledakan bom nuklir.Sinar gamma mempunyai daya tembus yang kuat, yaitu dapat menembus
pelat timbal atau pelat besi beberapa centimeter.

2.7     Contoh Soal


Nomor 1
Kegunaan sinar inframerah dalam kehidupan sehari-hari adalah untuk...
A.Memasak makanan.
B.Pemancar radio FM.
C.Remote control.
D.Foto tempat-tempat yang mengalami polusi.
E.Menghitung luas hutan dengan bantuan foto.

Jawaban: C

Nomor 2
Kegunaan sinar ultraviolet dalam kehidupan sehari-hari adalah untuk...
A.Mengobati penyakit kanker
B.Pemancar radio FM
C.Fotosintesis pada tanaman
D.Remote control TV
E.Foto jaringan didalam tubuh

Jawaban: C

Nomor 3
Sinar gamma memiliki manfaat untuk...
A.Sterilisasi alat kedokteran
B.Mendeteksi sirkulasi darah
C.Membunuh bakteri
D.Membawa informasi
E.Diagnosis kesehatan

Jawaban: A

Nomor 4
Radar adalah gelombang elektromagnetik yang bermanfaat untuk...
A.Membunuh sel-sel kanker
B.Memeriksa cacat pada logam
C.Mendeteksi posisi keberadaan pesawat terbang
D.Mendeteksi keaslian uang kertas
E.Mensterilkan alat kedokteran

Jawaban: C
Nomor 5
Seorang siswa menyusun spektrum gelombang elektromagnetik dari panjang gelombang (λ)
terbesar sebagai berikut:
(1) inframerah > (2) ultraviolet > (3) gelombang televisi > (4) cahaya tampak.
Urutan spektrum yang benar seharusnya ....
A.(1)>(4)>(3)>(2)
B.(3)>(1)>(4)>(2)
C.(3)>(2)>(1)>(4)
D.(3)>(2)>(4)>(1)
E. (4)>(1)>(2)>(3)
Jawaban: B

Nomor 6
Gelombang elektromagnetik dengan periode 10-15 sekon (cepat rambat dalam hampa 3,0 x
108m.s-1) merupakan.....
A. Gelombang radio dan televise
B. Gelombang mikro
C. Sinar inframerah
D. Cahaya tampak
E. Sinar ultraviolet

Jawaban: D

Nomor 7
Urutan jenis gelombang elektromagnetik dari frekuensi besar ke kecil adalah....
A.gelombang radio, inframerah, cahaya tampak, sinar x
B.sinar γ, ultraviolet, inframerah, gelombang mikro
C.sinar γ, inframerah, ultraviolet, gelombang radio
D.gelombang mikro, cahaya tampak, ultraviolet, sinar x
E.gelombang mikro, cahaya tampak, inframerah, sinar x

Jawaban: B

Nomor 8
Pernyataan dibawah ini, yang bukan sifat gelombang elektromagnetik adalah..
A. Merupakan gelombang longitudinal
B. Mengalami polarisasi
C. Dapat merambat diruang hampa
D. Merambat pada medan magnet dan medan listrik
E. Arah getar dan arah rambat tegak lurus

Jawaban: A
BAB  III
PENUTUP

3.1     Kesimpulan
Dari hasil pembahasan laporan “GELOMBANG ELEKTROMAGNETIK” dapat ditarik
kesimpulan sebagai berikut :

3.1.1  Begitu besar peranan Gelombang Elektromagnetik yang bermanfaat dalam


kehidupan kita sehari-hari, tanpa kita sadari keberadaannya. Gelombang Elektromagnetik adalah
gelombang yang dapat merambat  walau tidak ada medium. Energi elektromagnetik merambat
dalam gelombang dengan beberapa karakter yang bisa diukur, yaitu: panjang
gelombang/wavelength, frekuensi, amplitude/amplitude, kecepatan. Gelombang elektromagnetik
terdiri atas medan magnetik dan medan listrik yang berubah secara periodik dan serempak
dengan arah getar tegak lurus satu sama lain dan masing-masing medan tegak lurus arah rambat
gelombang.
          3.1.2 Spektrum elektromagnetik adalah rentang semua radiasi elektromagnetik yang
mungkin. Spektrum elektromagnetik dapat dijelaskan dalam panjang gelombang, frekuensi, atau
tenaga per foton. Spektrum ini secara langsung berkaitan :
·         Panjang gelombang dikalikan dengan frekuensi ialah kecepatan cahaya: 300 Mm/s, yaitu 300
MmHz
·         Energi dari foton adalah 4.1 feV per Hz, yaitu 4.1µeV/GHz
·         Panjang gelombang dikalikan dengan energy per foton adalah 1.24 µeVm
Spektrum elektromagnetik dapat dibagi dalam beberapa daerah jika diurutkan dari gelombang
panjang berenergi rendah yaitu :
-       gelombang radio ( > 30 GHz )
-       gelombang mikro ( 109 Hz – 3 x 1011 Hz )
-       inframerah ( 3 x 1011 Hz – 4 x 1014 Hz )
-       cahaya tampak ( 4 x 1014 Hz – 8 x 1014 Hz)
-       sinar ultraviolet ( 8 x 1014 Hz – 3 x 1017 Hz )
-       sinar x ( 1016 Hz– 1020 Hz )
-       sinar gamma ( 1018 Hz– 1025 Hz )

          3.1.3  Penerapan Gelombang Elektromagnetik dalam kehidupan sehari-hari yaitu:


                   a.    Gelombang Radio : banyak dimanfaatkan untuk kepentingan komunikasi dan
                          penyebaran informasi dan berita (stasiun radio dan televisi).
                   b. Gelombang Mikro : dimanfaatkan untuk alat komunikasi, memasak, dan radar.
                        Radar (Radio Detection and Ranging) digunakan untuk mengukur jarak suatu
                        byeksasaran dari radar.
                   c.  Sinar Inframerah : dimanfaatkan di bidang kesehatan, digunakan untuk
                        mendeteksi masalah sirkulasi darah, radang sendi dan kanker. Radiasi
                        inframerah dapat juga digunakan dalam alarm pencuri.
                   d.  Cahaya tampak : Dengan adanya cahaya tampak kita dapat melihat benda yang
                        aa disekitar kita akibat dari pemantulan cahaya tampak tersebut.
                   e.  Sinar Ultraviolet : dengan teknik spektroskopi, sinar ini dimanfaatkan untuk
                        mengetahui unsur – unsur yang dikandung dalam suatu bahan. Sinar UV
                        diperlukan dalam asimilasi tumbuhan dan dapat membunuh kuman-kuman
                        penyakit kulit.
                   f.   Sinar X : Sinar X ini biasa digunakan dalam bidang kedokteran untuk
                        kedudukan tulang dalam badan terutama untuk menentukan tulang yang patah.
g. Sinar Gamma : Dapat menembus pelat timbal atau pelat besi beberapa centimeter
3.2     Saran
          3.2.1  Masyarakat hendaknya lebih mengetahui dan memahami tentang gelombang
elektromagnetik karena selain bermanfaat untuk kehidupan, ternyata gelombang elektromagnetik
memiliki dampak yang buruk juga. Dengan lebih memahami gelombang elektromagnetik,
diharapkan masyarakat akan lebih berhati-hati dalam memanfaatkan gelombang
elektromagnetik.

DAFTAR PUSTAKA
Anonim, 2009a. Cahaya sebagai Gelombang Elektromagnetik dan Spektrum Elektromagnetik,
(Online), (http://www.ittelkom.ac.id, diakses 7 November 2009).

Anonim. 2009b. FIR dalam Bio Pendant. (http://www.galaxurbiz.com, diakses 7 November


2009).

Anionim, 2009c. Spektrum Gelombang Elektromagnetik. (http://makalah-artikel-


online,blogspot.com, diakses 7 November 2009).

Foster, Bob. 2004. Fisika SMA Jilid 3A untuk Kelas XII. Jakarta: Penerbit Erlangga.

Lala, Brigitta. 2008. Gelombang elektromagnetik. (http://brigittalala.wordpress.com, diakses 7


November 2009).

Merry. 2009. Memanfaatkan Cahaya Lampu untuk Jaringan Wi-Fi. (http://merry.blog.uns.ac.id,


diakses 7 November 2009).

Taufik. 2009. Peranan Elektronik pada Komunikas. (http://akyura-kun.blogspot.com, diakses 7


November 2009).

Supriyono. 2006. Fisika untuk SMA/MA Jilid Xb. Surabaya: Sagufindo Kinarya.