Anda di halaman 1dari 2

Kompetensi Dasar Indikator Materi Pokok Kegiatan Pembelajaran

3.6 Mengelompokkan 1. Mengelompokkan pembagian 1. Ciri-ciri umum protista. 1. Melakukan model pembelajaran
protista berdasarkan ciri- protista berdasarkan karakteristik 2. Ciri-ciri umum Protista
ciri umum kelas dan yang membuat peserta didik
umum kemiripannya dengan jamur, mirip jamur (jamur
mengaitkan peranannya
dalam kehidupan tumbuhan dan hewan melalui lendir/ Slime Mold) tertarik dan membangkitkan
pengamatan. 3. Ciri-ciri umum Protista
minat serta motivasi peserta didik
2. Mengelompokkan dan menguraikan mirip tumbuhan (Alga)
karakteristik morfologi protista 4. Klasifikasi Protista mengenai ciri-ciri umum protista
mirip jamur, tumbuhan (alga) atau mirip tumbuhan (Alga)
dan membahas mengenai ciri-ciri
hewan (protozoa) beserta contoh 5. Ciri-ciri umum Protista
spesiesnya. mirip hewan (Protozoa) umum protista mirip jamur,
3. Mengaitkan hubungan antara 6. Klasifikasi Protista
protista mirip tumbuhan, dan
protista mirip jamur, tumbuhan mirip hewan (Protozoa)
(alga) atau hewan (protozoa) dari 7. Peranan protista dalam protista mirip hewan.
karakter morfologi maupun kehidupan
2. Melakukan model pembelajaran
habitatnya.
4. Membandingkan perbedaan siklus diskusi kelompok dipadukan
reproduksi antara protista mirip
dengan ceramah mengenai materi
jamur, tumbuhan (alga) atau hewan
(protozoa) mulai dari tingkat filum ciri-ciri serta klasifikasi protista
maupun devisinya.
mirip tumbuhan, protista mirip
5. Menemukan peranan protista mirip
jamur, tumbuhan (alga) atau hewan hewan, dan peranannya dalam
(protozoa) dalam kehidupan sehari-
kehidupan manusia, baik yang
hari baik yang menguntungkan
bahkan yang merugikan. menguntungkan maupun yang
4.6 Menyajikan laporan 1. Menyajikan laporan hasil
merugikan.
hasil investigasi tentang pengamatan preparat protista mirip 3. Melakukan praktikum
berbagai peran protista jamur, tumbuhan (alga) atau hewan pengamatan preparat basah pada
dalam kehidupan (protozoa) protista untuk memantapkan
konsep mengenai materi protista
dan mendapatkan pengalaman
nyata, dan menghubungkan hasil
pengamatan dengan materi
pelajaran yang telah diperoleh.
Sehingga peserta didik dapat
lebih mudah mengenal protista
melalui karakteristiknya baik
secara umum maupun khusus.