Anda di halaman 1dari 1

2.

Penyebab HIV / AIDS


Penyebab HIV adalah virus jenis retrovirus yang menyebabkan sindrom defisiensi imun yang
didapat (AIDS). Virus HIV yang menjadi penyebab HIV/AIDS adalah virus yang mampu
melemahkan kemampuan seseorang untuk melawan infeksi dan kanker.

Ada 2 tipe virus HIV yaitu HIV-1 dan HIV-2. HIV-1 lebih ganas daripada HIV-2. Masing-
masing ketegangan menyerang di daerah geografis yang berbeda namun gejala yang ditampilkan
memang sama. Orang dengan virus HIV yang dikatakan memiliki AIDS ketika mereka terdapat
infeksi atau kanker tertentu atau ketika jumlah CD4 (sel T) dalam tubuh kurang dari 200. Jumlah
CD4 ditentukan oleh tes darah di laboratorium.

Penularan HIV terjadi saat darah, sperma, atau cairan vagina dari seseorang yang terinfeksi
masuk ke dalam tubuh orang lain. Hal ini dapat terjadi melalui berbagai cara, antara lain:
1. Hubungan seksual
Infeksi HIV dapat terjadi melalui hubungan seks baik melalui vagina maupun dubur
(anal). Meskipun sangat jarang, HIV juga dapat menular melalui seks oral. Akan tetapi,
penularan lewat seks oral hanya akan terjadi bila terdapat luka terbuka di mulut penderita,
misalnya seperti gusi berdarah atau sariawan.
2. Berbagi jarum suntik
Berbagi penggunaan jarum suntik dengan penderita HIV, adalah salah satu cara yang
dapat membuat seseorang tertular HIV. Misalnya menggunakan jarum suntik bersama
saat membuat tato, atau saat menggunakan NAPZA suntik.
3. Transfusi darah
Penularan HIV dapat terjadi saat seseorang menerima donor darah dari penderita HIV.
4. Kehamilan dan menyusui
Selain melalui berbagai cara di atas, HIV juga bisa menular dari ibu hamil ke janin yang
dikandungnya. Penularan virus HIV pada anak juga dapat terjadi pada proses melahirkan,
atau melalui air susu ibu saat proses menyusui.
HIV tidak menyebar melalui kontak kulit seperti berjabat tangan atau berpelukan dengan
penderita HIV. Penularan juga tidak terjadi melalui ludah, kecuali bila penderita mengalami
sariawan, gusi berdarah, atau terdapat luka terbuka di mulut.