Anda di halaman 1dari 3

6.

Menentukan Sasaran Promosi Kesehatan


Sasaran Promosi Kesehatan harus menetapkan sasaran langsung dan sasaran
tidak langsung. Didalam promosi kesehatan yang dimaksud adalah kelompok sasaran
yaitu individu, kelompok maupun keduanya.
Untuk sasaran Promosi Kesehatan yang berfokus pada masalah Angka
kematian Ibu yang setiap tahun semakin Menurun, yang menjadi Prioritas utama kami
yakni Perempuan, utamanya untuk yang telah Menikah. Perempuan yang sudah
menikah itu sudah memasuki tahap yang Rentan untuk Meninggal karena setelah
menjalani pernikahan mereka akan mengalami Keadaan Hamil dan Melahirkan yang
mana Kondisi ini bisa menjadi alasan utama Perempuan Meninggal.

Segmentasi Khalayak Sasaran


 Khalayak Sasaran Primer
– sasaran pokok
– Mereka (individu/kelompok/masyrakat) yg memerlukan Pencapain MDG’s
 Khalayak Sasaran Sekunder
– sasaran Perantara
– mereka yg mempunyai pengaruh terhadap khalayak sasaran primer( mis. ptgs
kesehatan, tokoh masyr.formal &non-formal, guru, kepala-keluarga)
 Khalayak Sasaran Tersier
– sasaran penunjang
– mereka yg turut menentukan keberhasilan rencana aksi dan program dari
eksekutif,legislatif (DPR,DPRD) judikatif, PemDa dan stakeholders seperti
pengambil keputusan, penyandang dana & orang/institusi/CSRyg berpengaruh
atas keberhasilan program
Analisis/ Kajian Perilaku Sasaran Promosi Kesehatan
Sasaran
Perilaku yang
Promkes/ Kajian Perilaku Saat ini
diharapkan
Perilaku

Ibu hamil yang Kurang


Memerhatikan Kondisi Ibu Hamil lebih
Sasaran Primer :
Kehamilan dan Tidak memerhatikan Kondisi
Ibu Hamil
Peduli rasa lelah Kelelahan dari Tubuhnya
Masalah
Tubuhnya
Kesehatan
Bapak selaku Suami dari Suami memberi Waktu
Prioritas: Sasaran
ibu Hamil yang biasanya Kepada ibu dan
Sekunder:
Sibuk dengan memprioritaskan
Kematian Ibu Kepala Keluarga
Pekerjaannya sehingga kesehatan Ibu agar
kurang memerhatikan Kondisi Ibu dan Janin
kondisi istrinya Sehat
Sasaran Tersier: Mengeluarkan Advokasi
Advokasi yang kurang
yang menunjang agar ibu
Menunjang, Agar Ibu
Pemda Hamil selalu
Hamil harus
(Pemerintah memeriksakan kondisi
Memeriksakan Kondisi
Daerah) kehamilannya di
Kehamilannya
puskesmas setiap Bulan

7. Menentukan Jenis Kegiatan Promosi Kesehatan


Dalam menentukan jenis Kegiatan yang harus dilakukan untuk mempromosikan
bagaimana cara menjaga Kesehatan para Ibu hamil agar Tingkat Kematian Ibu berkurang.
Kami memilah Cara agar Hal ini dapat Tersampaikan meski tidak secara langsung oleh
Petugas Kesehatan kepada ibu hamil dan ibu hamil tidak perlu pergi Ke Puskesmas atau
Rumah sakit hanya untuk menanyakan dan mengetahui apa yang perlu dilakukan ibu hamil
untuk menjaga Kondisi kesehatannya.
1. Kegiatan Metode Pertama (Tidak Langsung)
Cara yang Kami Gunakan yakni menyiarkan kegiatan kami secara tidak Langsung
melalui Iklan. Mengapa Iklan? Karena kegiatan sehari-hari si Ibu Hamil dominan
bermain Hp dan Menonton Televisi, sehingga Iklan yang dibuat semenarik
mungkin tersebut, membuat si Ibu ketika menonton iklan tersebut
menyaksikannya dengan seksama sehingga inti dan Pesan dari iklan tersebut tanpa
disadari tersalurkan kepada si Ibu hamil. Menurut kami, Cara ini hal sederhana
degan metode Substitusi yang hasilnya akan sesuai harapan para Petugas
Kesehatan.
2. Kegiatan Metode Kedua (langsung)
Metode yang kami lakukan yakni seperti penyuluhan kepada ibu-ibu hamil dan
telah menikah namun dibuat konsep sekreatif dan semenarik mungkin. Kegiatan
ini dapat dilakukan yakni Penyuluhan dengan memaparkan materi yang
berhubungan dengan bagaimana cara ibu menjaga kesehatan kehamilannya,