Anda di halaman 1dari 12

Mario Benli Surya

Kata-kata mutiara

Hal tersulit setelah memiliki sesuatu adalah mempertahankan hal tersebut


Kata pengantar pribadi

Puji syukur saya panjatkan kehadirat Tuhan Yang Maha Esa karena dengan rahmat,
karunia, serta taufik dan hidayah-Nya biodata tentang saya ini dapat diselesaikan
Moto Hidup

Jalani apa yang kaulakunan dengan serius sampai akhir


Kata refleksi

Kawan, sadarkah kita bahwa hidup kita di dunia ini tidaklah lama
kita sering kali terlena oleh kehidupan dunia ini, kita seringkali melupakan jati diri kita,
kita seingkali lupa bahwa kita tidak selamanya kekal di dunia ini.
Biodata

Nama Lengkap : Mario Benli Surya


Nama panggilan : Mario
TTL : Surabaya ,2 Juni 1999
Alamat : Jln. Soekarno no.8
Agama : Kriste protestan
Hobi : Membaca , bermain game
E-mail : mariobenlisurya@gmail.com
Musik : Pop rock
Warna : Merah
Cita-cita : Dokter
Golongan darah : O
TANGISAN BUNDA

Dalam Senyum mu kau sembunyikan letih mu


Derita siang dan malam menimpa mu
tak sedetik pun menghentikan langkah mu
Untuk bisa Memberi harapan baru bagi ku

Seonggok Cacian selalu menghampiri mu


secerah hinaan tak perduli bagi mu
selalu kau teruskan langkah untuk masa depan ku
mencari harapan baru lagi bagi anak mu

Bukan setumpuk Emas yg kau harapkan dalam kesuksesan ku


bukan gulungan uang yg kau minta dalam keberhasilan ku
bukan juga sebatang perunggu dalam kemenangan ku
tapi keinginan hati mu membahagiakan aku

Dan yang selalu kau berkata pada ku


Aku menyayangi mu sekarang dan waktu aku tak lagi bersama mu
aku menyayangi mu anak ku dengan ketulusan hati ku

Tunjukkan rasa sayangmu kepada sosok ibu yang selalu mencintaimu melalui sebuah puisi. Puisi ibu
dapat kamu manfaatkan untuk menunjukkan rasa terima kasihmu kepadanya yang telah memberikan
segalanya untukmu. Share link postingan ini kepada teman-temanmu ya!
INGINKAN HADIRMU

Dengarlah rindu
Qalbu berbisik merdu
Tergiang-ngiang dalam lagu
Tak mampu menahan sendu

Hadirlah wahai kasih


Jangan tinggalkan perih
Melangkah ku tertatih
Mencarimu dengan hati sedih

Rindu dan sendu


Tak mampu lenyap dalam qalbu
Ku rindu akan belaimu
Ku sendu tak lagi melihatmu

Dimanakah kau?
Tak sadarkah kau?
Disini seseorang rindu menggebu-gebu
Inginkan wujudmu hadir dihadapanku
Namun kau tetap bergeming
Kau tetap ingin terasing
SAJAK PERJUANGAN

Dengan mata merah aku berkaca


Lelahku bersandar gelisah
Bagai binatang tak bertahta
Yang selalu ingin berjasa
Haha... Sungguh lucu
Kumenulis sambil termangu
Dan tak pernah puas akan sajak-sajak itu
Walau semangat hampir hilang
Aku akan terus berjuang
Untuk hidupku...
Dan untuk matiku...
Biarpun darah ini terus mengucur
Dan badan akan hancur
Aku akan terus berlari
Untuk temukan sajak-sajak yang berarti
Dan untukmu negri
Kupersembahkan karayaku
Untukmu pertiwi..
Kan kuabdikan jiwaku..
INI MEMANG CINTA
Oleh Prawi

Selalu dengan rindu yang penuh


Bergema dalam hatiku
Tak pernah berkurang
Malah semakin besar kepadamu

Bagai mengalir bersama darah


Dengan rasa cinta di seluruh
Pembuluh nadiku
Setiap waktu

Cintaku sama sekali tak memaksa


Tak menuntutmu untuk sempurna
Meski kau bisa mencari yang lebih
Lebih sempurna dan kaya dariku

Akupun tahu
Cintamu padaku murni dari hati
Bukan karena belas kasihan
Ataupun sebuah keterpaksaan

Itu dapat kulihat dari dua matamu


Yang mengatakan bahasa hati
Jika Cinta yang kau beri
Bukan dusta yang kucari

Ku cintaimu apa adanya


Engkaupun begitu padaku
Tanpa alasan mengapa 'begini'
Sebab Kita dipertemukan Cinta
Bukan rasa sesaat yang hadir lalu sirna begitu saja
UDARA

Aku bukanlah pejuang perang


Yang setia mati untukmu
Aku bukan pula pujangga
Yang memuji mati-matian tanpa ada cacatmu

Aku adalah udara


Yang jika kamu membutuhkanku kapan saja
Aku selalu ada