Anda di halaman 1dari 3

Laju Reaksi – Lauren Pangestu 260110190095

1. Apa peran amilum dalam prosedur?


Amilum berperan sebagai indikator spesifik untuk analisis iodium dengan
memberikan warna biru dalam larutan. Hal tersebut terjadi karena adanya
ikatan antara amilosa dan iodium yang membentuk komplek amilum-iodium.
(Sulistyarti et al., 2019)

2. Kenapa KI yang ditambahkan tidak divariasikan?


KI disini digunakan sebagai reaktan(pereaksi) yang ingin dicari laju reaksinya
sehingga volumenya harus tetap.

3. Prosedur
 Menyediakan 4 buret masing-masing mengisinya menggunakan KI,
K2S2O8, Na2S2O3 , dan air suling
 Ke dalam tabung A, memasukkan 35 ml KI dan 1 ml air
 Memasukkan K2S2O8, Na2S2O3, dan amilum ke dalam tabung reaksi B
 Mencampurkan larutan dalam tabung tabung reaksi A dan tabung
reaksi B pada suhu yang konstan
 Mengaduk dan mengamati perubahan warna lalu mencatat waktunya
 Lakukan pengerjaan di atas sebanyak 5 kali, dengan variasi volume
pada K2S2O8, Na2S2O3, dan amilum.

4. Penerapan laju reaksi dalam bidang farmasi


- Mengetahui ketidakstabilan dan tak tercampurkan, proses laju umumnya
adalah sesuatu yang menyebabkan menyebabkan ketidakaktifan obat
melalui penguraian obat, atau melalui hilangnya khasiat obat karena
perubahan bentuk fisik dan kimia yang kurang diinginkan dari obat
tersebut.
- Disolusi, di sini yang diperhatikan terutama kecepatan berubahnya obat
dalam bentuk sediaan padat menjadi bentuk larutan molekular
- Proses absorpsi, distribusi, dan eliminasi, beberapa proses ini berkaitan
dengan laju absorpsi obat ke dalam tubuh, laju distribusi obat dalam
tubuh, dan laju pengeluaran obat setelah proses distribusi dengan berbagai
faktor, seperti metabolisme, penyimpanan dalam organ tubuh lemak, dan
melalui jalur-jalur penglepasan.
- Kerja obat pada tingkat molekular, obat dapat dibuat dalam bentuk yang
tepat dengan menganggap timbulnya respons dari obat merupakan suatu
proses laju.
(Martin, 1990)
5. Sebutkan 3 faktor yang menentukan laju reaksi !
Faktor-faktor yang mempengaruhi suatu laju reksi adalah sebagai berikut,
yaitu:
1. Konsentrasi pereaksi
Meningkatnya konsentrasi akan menyebabkan laju reaksi semakin cepat,
hal tersebut dikarenakan tumbukan akan semakin besar akibat konsentrasi
yang besar, sehingga laju reaksi meningkat.
2. Suhu
Suhu tinggi dapat meningkatkan laju reaksi, hal tersebut dikarenakan
partikel yang semakin aktif bergerak akibat suhu tinggi dari larutan
akibatnya konsentrasi juga meningkat.
3. Tekanan
Penambahan tekanan akan memperkecil volume, sehingga dapat
memperbear konsentrasi akibat volume menurun sehingga laju reaksi
akan meningkat.
4. Katalis
Katalis dapat mempercepat laju reaksi dengan cara bereaksi terhadap
larutan, dikarenakan katalis dapat mempercepat reaksi kimia sehingga
laju reaksi yang ditambahkan katalis dapat meningkatkan laju reaksi.
(Keenan, dkk, 1984)

Daftar Pustaka

Keenan, C.W, D.C, Kleinfelter dan J.H Wood. 1984. Kimia Untuk
Universitas.Erlangga. Jakarta.
Martin, A., Swarbick, J., dan Cammarata, A. 1990. Farmasi Fisik Dasar dan Kimia
Fisik Edisi Ketiga. Jakarta : Universitas Indonesia Press.
Sulistyarti, H., Sulistyo,E. , Sutrisno , Rismiarti,Z. 2019. Metode Spektrofotometri
Secara Tidak Langsung untuk Penentuan Merkuri(II) berdasarkan
Pembentukan Kompleks Biru Iodium-Amilum. ALCHEMY Jurnal Penelitian
Kimia. Vol. 15(1) 2019 :149-164.