Anda di halaman 1dari 3

Anggaran Investasi

Anggaran investasi adalah rencana perusahaan di dalam suatu periode tertentu untuk
membeli sejumlah barang yang akan digunakan di dalam proses produktif perusahaan di
dalam jangka panjang.

Perbedaan Anggaran Biaya Operasional dan Anggaran Investasi

Anggaran investasi yang dimiliki perusahaan berbeda dengan anggaran biaya operasional
biasa. Anggaran biaya operasional biaya akan habis pada suatu periode tertentu saja.
Sedangkan anggaran investasi memiliki dampak dan manfaat jangka panjang. Pengeluaran
investasi memiliki beberapa ciri yang membedakannya dari anggaran biaya operasional.

Karakteristik Anggaran Investasi

1. Dana yang dikeluarkan akan terikat untuk jangka panjang.


2. Investasi memerlukan dana yang cukup besar
3. Investasi yang dilakukan menyangkut harapan terhadap hasil penjualan.
4. Kesalahan dalam pengambilan keputusan investasi akan berakibat jangka panjang.

Jenis Investasi

1. Investasi penggantian
2. Investasi penambahan kapasitas
3. Investasi penambahan jenis produk baru
4. Investasi lain-lain
Menilai Kelayakan Investasi

1. Aliran kas keluar neto.

yaitu jumlah dana yang diperlukan untuk investasi tertentu. Jumlah aliran kas keluar neto
tersebut merupakan jumlah bersih investasi. Artinya, jika suatu investasi berupa
penggantian aktiva tetap tertentu melalui pembelian aktiva tetap baru yang disertai dengan
penjualan aktiva tetap lama, maka yang disebut sebagai aliran kas keluar bersih adalah
harga perolehan aktiva tetap baru dikurangi dengan harga jual aktiva tetap lama.

2. Aliran kas masuk neto tahunan.

yaitu kas masuk yang berasal dari investasi baru tersebut, atau yang biasa disebut proceeds.
Proceeds adalah keuntungan neto sesudah pajak ditambah dengan biaya depresiasi.
Proceeds tersebut dapat diketahui dengan melihat anggaran laba yang dibuat perusahaan
untuk beberapa tahun ke depan. Jumlah laba usaha bersih di dalam anggaran laba tersebut
ditambah dengan biaya depresiasi tahunan yang tercantum. Jumlah biaya depresiasi
tahunan tersebut merupakan pengembalian dari jumlah dana yang telah diinvestasikan di
dalam aktiva tersebut.

Metode Payback Period

Metode payback period adalah suatu metode penilaian kelayakan investasi yang
menggunakan panjangnya waktu yang diperlukan agar dana yang diperlukan untuk suatu
investasi dapat diperoleh kembali seluruhnya.

RUMUS

Metode Present Value

RUMUS

Metode Accounting Rate Of Return


Metode ini menggunakan laba yang dicantumkan di dalam laporan akuntansi sebagai dasar
perhitungan, dengan cara membaginya dengan jumlah investasi yang diperlukan.

RUMUS

Sumber Dana Investasi

Sumber dana investasi terbagi dua yaitu :

 Dana Internal
 Dana Eksternal

Sumber Dana Investasi Internal

Sumber dana internal, yaitu sumber dana yang berasaldari dalam perusahaan sendiri.
Sumber dana internal dapat berasal dari beberapa sumber, yaitu :

 Setoran modal pemilik


 Laba ditahan
 Cadangan-cadangan

Sumber Dana Investasi Ekstrernal

Sumber dana eksternal, yaitu sumber dana yang berasal dari luar perusahaan. Sumber dana
eksternal dapat berwujud dalam berbagai bentuk, seperti :

 Kredit bank
 Obligasi
 Leasing
 Dan sebagainya