Anda di halaman 1dari 9

PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN MENGGUNAKAN MOBILE

LEARNING BERBASIS ANDROID PADA MATERI IKATAN KIMIA KELAS


X SMA/MA
Ove Roza Putri R.Linge1 , Syafsir Akhlus2, Inelda Yulita2, M. Tohir
Karjono3, Nur Aisyah3
⃰e-mail korespondensi: ovelinge.18@gmail.com
1
Mahasiswa Program Studi Pendidikan Kimia, Fakultas Keguruan dan Ilmu
Pendidikan, Universitas Maritim Raja Ali Haji, Jl. Politeknik Senggarang,
Tanjungpinang Kepulauan Riau
2
Dosen Program Studi Pendidikan Kimia, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan,
Universitas Maritim Raja Ali Haji, Jl. Politeknik Senggarang, Tanjungpinang
Kepulauan Riau
3
Guru Kimia SMAN 1 Tanjungpinang, Jl. Dr. Soetomo, Tanjungpinang Kepulauan
Riau

ABSTRAK

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan media pembelajaran menggunakan mobile


learning berbasis android pada materi ikatan kimia kelas X SMA/MA. Penelitian
pengembangan ini menggunakan 3 tahapan dari model ADDIE. Instrumen yang
digunakan adalah wawancara dan lembar validasi. Hasil penelitian menunjukan bahwa: (a)
hasil analisis kebutuhan menunjukan 100% peserta didik memiliki smartphone yang
digunakan 2-8 jam perhari, namun hanya 20% dimanfaatkan peserta didik untuk
keperluan belajar; (b) media dikembangkan dengan menggunakan media Adobe
Animate CC 2018; (c) penilaian oleh ahli media dan ahli materi pada media
pembelajaran menggunakan mobile learning berbasis android pada materi ikatan kimia
kelas X SMA/MA dinyatakan valid.
Kata Kunci: Mobile Learning, Android, Media Pembelajaran, Ikatan Kima

PENDAHULUAN

Kemajuan teknologi informasi dan komunikasi di era globalisasi saat ini

mengalami perkembangan yang sangat pesat, kemajuan teknologi tersebut dapat kita

rasakan di berbagai bidang, salah satunya adalah bidang pendidikan. Pekembangan

teknologi pada bidang pendidikan banyak dimanfaatkan untuk membuat

pembelajaran menjadi menarik dan menyenangkan[ CITATION Rio16 \l 1033 ].

1
Berdasarkan hasil wawancara yang dilakukan di SMAN 1 Tanjungpinang,

didapatkan bahwa banyak peserta didik membutuhkan media yang dapat membantu

mereka untuk bisa belajar mandiri dalam memahami materi ikatan kimia

Berdasarkan pembahasan tersebut maka dibuatlah suatu penelitian dan

pengembangan yaitu pengembangan media pembelajaran menggunakan mobile

learning berbasis android pada materi ikatan kimia kelas X SMA/MA dengan

melihat tingkat kevalidan yang diharapkan dapat menjadi media belajar mandiri

bagi peserta didik baik di sekolah maupun di luar sekolah serta menjadi media yang

dapat mempermudah guru dalam proses pembelajaran.

METODE PENELITIAN

Model pengembangan yang digunakaan dalam penelitian ini adalah model

ADDIE yang dikembangkan oleh Lee dan Owens [ CITATION Fat16 \l 1033 ] yang

terdiri dari 5 tahap yaitu Analysis, Design, Development, Implementation dan

Evaluation, namun dalam penelitian ini hanya sebatas tahap Development. Pada tahap

analysis meilputi analisis kebutuhan dan analisis materi. Tahap design meliputi tahap

pembuatan storyboard media, penyiapan materi, gambar dan animasi untuk media

serta penyiapan instrument penilaian media. Tahap development meliputi pembuatan

produk media pembelajaran sesuai dengan storyboard dan penilaian oleh ahli materi

dan ahli media.

Data yang digunakan dalam penelitian dan pengembangan ini adalah data

kualitatif dan kuantitatif. Data kualitatif diperoleh dari hasil wawancara guru dan

peserta didik serta kritik dan saran perbaikan penilaian dari validator materi, media

2
dan praktikalitas guru. Data kuantitatif diperoleh dari penilaian validator media dan

validator materi

Penilaian pada lembar validitas menggunakan skala likert 1 sampai 4,

berikut tabel skala Likert yang digunakan:

Tabel 1. Skala Likert


Pernyataan Skor
No
1. Sangat Setuju 4
2. Setuju 3
3. Kurang Setuju 2
4. Tidak Setuju 1
Sumber : (Sugiyono., 2013)

Data yang diperoleh dari angket validitas dianalisis menggunakan rumus dari

Akbar (2013) sebagai berikut:

skor yang diperoleh


%Validitas(%)= × 100 %
skor maksimal
Setelah nilai %validitas dan %praktikalitas didapat, selanjutnya nilai dikonversi

dengan menggunakan acuan dari Akbar (2013) sebagai berikut:

Tabel 2. Konversi Nilai dan Kriteria Penilaian


N Persentase Kriteria Penilaian
o
1. 81,25%-100,00% Sangat Valid dan Sangat Praktis
2. 62,50%-81-25% Vaid dan Praktis
3. 43,75%-62,50% Kurang Valid dan Cukup Prakts
4. 25,00%-43,75% Tidak valid dan Tidak Praktis
Sumber : (Akbar, 2013)

HASIL DAN PEMBAHASAN

Hasil utama dalam penelitian pengembangan ini adalah menghasilkan produk

berupa media pembelajaran menggunakan mobile learning berbasis android pada

materi ikatan kimia kelas X SMA/MA. Berdasarkan rincian hasil penelitian

pengembang yang dilakukan sebagai berikut

3
1. Hasil analisis kebutuhan

Hasil analisis kebutuhan didapatkan dari wawancara yang dilakukan terhadap

15 orang peserta didik dan 2 orang guru kimia. Hasil yang diperoleh dari

wawancara menunjukan bahwa, 100% peserta didik memiliki smartphone yang

digunakan 2-8 jam perhari, namun hanya 20% dimanfaatkan peserta didik untuk

keperluan belajar, lebihnya banyak digunakan untuk sekedar hiburan seperti

membuka aplikasi whatsapp,instagram, game dan toko belanja online. Disisi lain

peserta didik masih mengalami kesulitan dalam memahami salah satu materi pada

kimiak kelas X yaitu materi ikatan kimia, dimana peserta didik mengungkapkan

bahwa sering mengalami salah konsep pada materi tersebut. Hal ini sejalan

dengan hasil wawancara oleh guru, yang menyatakan bahwa peserta didik masih

mengalami kesulitan dalam memahami materi ikatan kimia dan juga guru

mengungkapkan bahawa dalam penjelasan materi ikatan kimia guru masih sering

menggunakan media powerpoint yang kurang menarik perhatian peserta didik

untuk belajar materi ikatan kimia.

Setelah dilakukan analisis kebutuhan selanjutnya peneliti melakukan analisis

kurikulum untuk menyesuaikan materi ikatan kimia yang digunkan oleh sekolah

dan untuk media yang akan dikembangkan.

2. Hasil tahap design

Pada tahap ini dilakukan pengumpulan materi mengenai ikatan kimia,

pembuatan animasi dan rancangan storyboard media yang akan dikembangan,

dimana storyboard media yang dihasilkan secara garis besar meliputi: menu

login, halaman intro dan menu utama yang terdiri dari menu peta konsep, menu

4
kompetensi dasar, menu materi, menu chem in life, menu kesimpulan, menu soal

evaluasi dan menu profil dari pengembang media.

Aplikasi yang digunakan untuk mengembangkan media ini adalah Adobe

Animate CC 2018. Adobe Animate CC versi 2018 merupakan software terbaru

dari Adobe yang dirilis pada Oktober 2017, software ini dapat digunakan untuk

membuat animasi berbasis HTML5 dengan cara yang mudah dan cepat sekaligus

dapat membuat suatu media pembelajaran lebih menarik dan baik untuk

digunakan (Chun, 2018)

3. Hasil tahap development

Pada tahap ini dilakukan pembuatan media sesuai dengan rancangan

storyboard yang telah dibuat sebelumnya menjadi produk media pembelajaran

yang diinginkan. Pada tahap ini media yang telah jadi selanjutnya divalidasi oleh

ahli materi dan ahli media. Berikut tampilan produk yang telah dikembangkan

dan divalidasi :

Gambar 1. Halaman Login Gambar 2. Halaman Intro Gambar 3. Tampilan


Media Media Menu Utama Media

Gambar 4. Tampilan Gambar 5. Tampilan Isi Gambar 6. Tampilan


Sub Menu Materi Menu Kompetensi Dasar Isi Materi

5
Gambar 7. Tampilan Gambar 8. Tampilan Isi Gambar 9. Tampilan Isi
Isi Menu Chem In Life Menu Evaluasi Menu Profil

Adapun rincian dari hasil validasi ahli media dan ahli materi dapat dilihat pada

tabel berikut:

Tabel 3. Hasil validasi media pembelajaran oleh ahli media


Aspek Kriteria Persentase
Komunikasi Visual (Media) 62,50%
Teknologi 81,25%
Persentase Keseluruhan 70,00%
Tingkat Validitas Valid

Berdasarkan hasil yang diperoleh diketahui bahwa hasil validaitas ahli materi

memperoleh hitungan untuk aspek kurikulum yaitu 75,00%, aspek penyajian

materi yaitu 75,00% dan aspek bahasa yaitu 83,33%. Jika disesuaikan dengan

tabel kriteria penilaian oleh Akbar (2013), maka aspek kurikulum dan aspek

penyajian materi termasuk dalam kategori valid, sedangkan aspek bahasa termasuk

dalam kategori sangat valid. Untuk nilai yang diperoleh dari keseluruhan aspek

yaitu 78,12% yang jika dicocokkan pada tabel kriteria penilaian berada pada

kategori valid.

Tabel 4. Hasil validasi media pembelajaran oleh ahli materi


Aspek Kriteria Persentase
Kurikulum 75,00%
Penyajian Materi 75,00%
Bahasa 83,33%
Persentase Keseluruhan 78,12%
Tingkat Validitas Valid

6
Pada hasil validitas ahli media diperoleh nilai, untuk aspek komunikasi visual

(media) memperoleh nilai 62,50% dan aspek teknologi memperoleh nilai 81,25%.

Jika dicocokkan dengan tabel kriteria penilaian oleh Akbar (2013), maka aspek

kurikulum termasuk dalam kategori valid, sedangkan aspek teknologi termasuk

dalam kategori sangat valid. Untuk nilai keseluruh aspek memperoleh nilai 70,00%

yang jika dicocokkan pada tabel kriteria penilaian berada pada kategori valid.

KESIMPULAN

Hasil penelitian menunjukan bahwa analisis kebutuhan menunjukan 100% peserta

didik memiliki smartphone yang digunakan 2-8 jam perhari, namun hanya 20%

dimanfaatkan peserta didik untuk keperluan belajar. Media dikembangkan dengan

menggunakan media Adobe Animate CC 2018. Media pembelajaran menggunakan

mobile learning berbasis android pada materi ikatan kimia kelas X SMA/MA dinyatakan

valid, hal ini dibuktikan dari hasil penilaian oleh ahli materi sebesar 78,12%

dengan kategori valid dan ahli media sebesar 70,00% dengan kategori valid.

DAFTAR PUSTAKA

Akbar, S. (2013). Instrumen Perangkat Pembelajaran. Jakarta: PT Remaja Roskarya.

Chun, R. (2018). Adobe Animate CC 2018 Release. San Fransisco, California:


Peachpit, a division of Pearson Education.
Fatmala, D. (2016). Pengembangan Media Pembelajaran Multimedia Interaktif
Berbasis Android Pada Materi Plantae Untuk. Jurnal BIODIK Volume II
Nomor 1 ISSN. 2460-2612, 1-5.
Purnama, R. B. (2016). Pengembangan Media Pembelajaran Mobile Learning
Berbasis Android Sebagai Suplemen Pembelajaran Fisika Sma Pada
Materi Usaha Dan ENERGI. Jurnal fisika 64-74.

7
Sugiyono. (2013). Metode Pendidikan Pendekatan Kuantitatif, Kualitatif dan R & D.
Bandung: Alfabeta.

8
9