Anda di halaman 1dari 3

DESAIN PARAMETER TEKNIS SURVEI SEISMIK 2D

Tujuan
Menghasilkan data yang bagus, yakni data dengan rasio S/N (signal to Noise) yang
cukup tinggi, dengan menekan noise (ganguan).

Parameter Teknis
Parameter teknis meliputi :
1. Kedalaman sumber → Frekuensi & Amplitudeo signal
2. Besar sumber → Frekuensi & Amplitudeo signal
3. Jumlah dan susunan geophone → Frekuensi noise yang difilter
4. Jarak antar sumber (Sources Point) → Ketebalan lapisan, jumlah data
5. Jarak antar penerima (Traces) → Ketebalan lapisan
6. Offset jauh dan dekat → Kedalaman target
7. Sistem penembakan → Jumlah data
8. Laju pencuplikan (sampling rate) → Ketebalan lapisan, frekuensi aliasing

1. Kedalaman Sumber
Prinsip kedalaman lubang tembak adalah kedalaman dari lapisan segar (dibawah
lapisan lapuk / Weatered Zone) untuk penempatan sumber getar sehingga energi
dapat dijalarkan dengan sangat baik. Umumnya batuan lebih segar pada
kedalaman yang lebih besar.

Kedalaman lapisan segar dapat diketahui dengan melakukan uji kedalaman (depth
test), dari seismic refraksi atau up-hole survey.

2. Besar Sumber
Besar sumber sangat menentukan frekuensi dan amplitudo serta penetrasi
gelombang.
• Sumber kecil mempunyai frekuensi tinggi dan penetrasi dangkal
• Sumber besar mempunyai frekuensi rendah dan penetrasi dalam.

Frekuensi dan penetrasi yang diharapkan tergantung dari jenis dan kedalaman
target (objective). Umumnya semakin tinggi ketelitian lapisan yang dituju maka
semakin besar frekuensi yang diharapkan.

Besar Sumber dapat diketahui dengan uji besar sumber (charge test).

Desain Parameter Teknis Seismik 2D 1


D:\Muhamad Sani\02 Seismic\Seismic Operation\General\DESAIN 2D.doc
3. Jumlah dan Susunan Geophone
Setiap penerima terdiri dari satu grup geophone. Satu group geophone dapat
terdiri dari 6, 9, 12, 18, .. geophone yang disusun secara seri atau pararel, dan
membentuk satu traces penerima. Jumlah dan susunan geophone dirancang untuk
menghilangkan noise gelombang permukaan semaksimal mungkin.

4. Jarak Antar Penerima (Trace)


Penentuan jarak antar penerima didasar atas perhitungan anti aliasing dengan
rumus sbb:

dXsubsurface = Vavg / (4 x fmax x sin (αmax) )

dengan:
dXsubsurface = CDP bin size Vavg = Kecepatan rata-rata objectif
fmax = Frekuensi harapan αmax = Dip maksimum

5. Jarak Antar Sumber (Shot Point)


Jarak antar sumber (Source Point) ditentukan dari besarnya multiple coverage (Fold)
yang diingankan, dengan rumus sbb:

Fold = ½ x Jumlah Channel x (Jarak Traces/Jarak Sumber) x 100 %

6. Offset Jauh dan Dekat


Untuk penentuan offset terdekat dan terjauh didasarkan atas teget terdangkal dan
terdalam yang diharapkan. Offset terdekat (near offset) dikaitkan dengan target
terdangkal, dan offset terjauh (far offset) berhubungan dengan target terdalam.
Offset jauh dan offset dekat turut menentukan system penembakan yang
digunakan.

7. Sistem Penembakan
Sistem penembakan menentukan jumlah data yang bisa diperoleh dalam satu kali
penembakan. Semakin banyak jumlah saluran (channel) dalam satu kali
penembakan akan semakin banyak data yang diperoleh.

Desain Parameter Teknis Seismik 2D 2


D:\Muhamad Sani\02 Seismic\Seismic Operation\General\DESAIN 2D.doc
Off–End Split Spread
S 1 120
1 60 S 61 120

Alternating Off–End A symmetrical Split Spread


S 1 120 1 40 S 41 120
120 1 S

8. Laju Pencuplikan (sampling rate)


Penentuan sampling rate akan berpengaruh pada batas frekuensi tertinggi yang dapat
direkam oleh alat, akibata adanya frekuensi aliasing. Frekuesnai aliasing ini akan
terjadi jika frekuensi yang terekam lebih besar dari frekuensi Nyquisnya. Besarnya
frekuensi Nyquis dapat dihitung dengan rumus sbb:

Fq= ½ ∆t , dimana :Fq= frequensi Nyquist, ∆t = besarnya laju pencuplikan


Misalnya:
Laju pencuplikan 2 ms, mak fq = 1000/4 = 250 Hz.
Secara fisis dapat diartikan jika frequensi gelombang yang terekam memiliki
kandungan frekuensi yang lebih besar dari 250 Hz, maka frekuensi tersebut akan
menjadi lebih rendah dari frekuensi yang sesungguhnya, hal ini yang disebut frequensi
aliasing. ♦

Desain Parameter Teknis Seismik 2D 3


D:\Muhamad Sani\02 Seismic\Seismic Operation\General\DESAIN 2D.doc