Anda di halaman 1dari 6

TUGAS

KENDALI MOTOR STEPPER

Mata Kuliah : Praktikum Kendali Motor Listrik


Tanggal Pelaksanaan : Senin , 16 Maret 2020
Dosen Pembimbing : Dr.Joko M.pd MT
Nama Mahasiswa :
Wahyu Dwi Prastyo (17050514013/ S1 TTL 2017)

PROGRAM STUDI PENDIDIKAN TEKNIK ELEKTRO


JURUSAN TEKNIK ELEKTRO
FAKULTAS TEKNIK
UNIVERSITAS NEGERI SURABAYA
2020
KENDALI MOTOR STEPPER

A. Definisi Motor Steper

Gambar 1. Motor Stepper

Motor stepper merupakan suatu komponen elektronika yg gerakan pada rotornya


itu dapat di kendalikan oleh pulsa pulsa dari mikroprosessor . Tidak seperti motor ac
dan dc konvensional yang berputar secara kontinyu. Perputaran motor stepper adalah
secara incremental atau langkah per langkah (step by step). Gerakan motor stepper
sesuai dengan banyak pulsa-pulsa digital yang diberikan. Seperti halnya motor dc biasa,
motor stepper juga dapat berputar dalam dua arah yaitu searah jarum jam (cw) atau
berlawanan arah jarum jam (ccw) yaitu dengan memberikan polaritas yang berbeda.
Pada prinsipnya motor mengkonversi daya elektris ke dalam daya mekanis. Motor
stepper mengkonversi sinyal elektrik ke dalam pergerakan (putaran) spesifik.
Pergerakan yang diciptakan oleh sinyal masing-masing dapat diulang dengan tepat,
itulah sebabnya mengapa motor stepper sangat efektif untuk aplikasi pergerakan posisi.
Motor Stepper adalah salah satu alat mesin listrik yang mengubah sinyal-sinyal
listrik ke dalam gerakan-gerakan mekanis diskrit. Batang atau spindle dari suatu Motor
Stepper berputar disebabkan kenaikan-kenaikan langkah diskrit ketika sinyal listrik
berada didalam urutan yang tepat. Urutan sinyal pulsa yang diterapkan secara langsung
dihubungkan dengan arah rotasi spindle motor. Kecepatan dari rotasi spindle motor
dihubungkan dengan frekuensi dari sinyal masukan dan panjang rotasi secara langsung
berhubungan dengan nomor sinyal masukan.
B. Cara Kerja Motor Stepper

Gambar 2. Prinsip Kerja Motor Stepper

Cara kerja stepper motor didasari dengan prinsip magnet dasar seperti kutub
magnet. Jika lilitan stator pada gambar 2. (a) diberi energi maka lilitan stator A adalah
kutub selatan, stator B adalah kutub utara, dan rotor permanen magnet (PM) doposisikan
seperti pada gambar, maka torsi motor akan bertambah seiringa pergerakan rotor ke
1800. Maka hal tersebut akan menjadi tidak mungkin untuk menentukan arah dari
putaran dan dalam rotor tidak akan bergerak seperti yang telah dikatakan tadi jika
gayanya stabil. Jika yang terjadi seperti dalam gambar 2. (b), dua kutub stator tambahan
C dan D dipasang dan diberi energy seperti terlihat dalam gambar, kita bisa
memprediksi arah dari putaran rotor. Seperti dalam gambar 2 (b) arah putaran rotor akan
konstan searah jarum jam dengan rotor sejajar dengannya antara “rata-rata” pole selatan
dan “rata-rata” pole utara. Seperti yang diperlihatkan dalam gambar 2 (c). Pada
umumnya motor stepper dibagi menjadi 3 macam yaitu sebagai berikut.
1. Permanen Magnet (PM Motor)
2. Variabel Reluktansi (VR Motor)
3. Hybrid Motor
Yang membedakan keistimewaan dari PM motor adalah dari penggabungan
sebuah magnet permanen, biasanya didalam kumparan rotor, untuk keluaran yang lebih
baik, lebih dari empat kutub stator yang ditambah, lalu gigi mesin diatas stiap kutub
rotor , dan juga diatas rotor. Nomor-nomor gigi diatas rotor dan stator menunjukan segi
langkah yang akan didapatkan dalam setiap satuan waktu. Polaritas dari perubahan arah
angin, memberikan reaksi langkah bagian batang mesin sehingga terjadi pertambahan
waktu untuk perubahan muatan kutub. Cara untuk mengubah kutub menjadi seimbang.
Kurang lebih didapat dari perputaran batang atau tambahan untuk mengetahui segi
langkahnya.
Langkah PM mengoprasikan jenis-jenis mesin oleh pengaruh timbal balik
diantara magnet penggerak yang terus menerus berubah, ring dan kekuatan magnet oleh
stator angin membangkitkan tenaga listrik. Jika susunan dari energy angin sesuai, maka
sebuah rangkaian akan stabil dari keseimbangan arah angin, sehingga akan
menghasilkan tenaga listrik disekitar mesin.

Gambar 3. Rangkaian Permanent Magnet Menurut Bagan

Variable reluktansi motor adalah sebuah stator, yang merupakan bagian dari
wound poles (kutub). Rotor berbentuk silinder. Untuk bagian dari gigi memiliki
hubungan dengan katup stator dan dengan gigi itu sendiri (stator tidak boleh memiliki
gigi). Nomor dari gigi akan menentukan perbedaan sudut yang dibutuhkan (ditunjukan
oleh gambar 2.5). Tipe sebuah motor VR ditunjukan pada gambar 2.6 dimana aliran
arus sudah layak mengaliri lilitan kumparan motor. Tenaga putar (sumber listrik) akan
menghasilkan langkah yang berupa pemutar rotor pada posisi tidak terhubung garis edar
minimum magnet.
Motor stepper hybrid lebih mahal bila dibandingkan PM- motor stepper, namun
dengan penampilan yang lebih baik termasuk pengaruh resolusi angkah, torsi dan
kecepatan. Ciri khas dari sudut langkahnya berkisar dari 360 hingga 0.90 (dengan 100
– 400 langkah per putaran). Motor stepper hybrid merupakan perpaduan bagian terbaik
dari kedua motor stepper, PM dan VR. Rotornya bergigi banyak seperti VR dan pada
bagian axis berisi magnet konsentrik disekitar batangnya. Gigi di rotor memberikan
lintasan yang lebih baik untuk membiarkan fluks magnet memilih tempat yang disukai
di dalam airgap. Hal ini berlanjut pada ketahanan dn karakteristik torsi dinamis ketika
kita membandingkannya dengan kedua jenis motor yang lain.
Gambar 4. Penampang Melintang Stepper Hybrid

Tipe motor stepper yang paling sering digunakan adalah PM dan Hybrid. Jika
pembuat tidak yakin dengan tipe yang akan dipilih sebailnya disesuaikan dengan
aplikasinya. Motor – motor Stepper masuk ke berbagai macam ukuran, tipe-tipe dan
gaya-gaya. Prinsip dasarnya sama dan termasuk salah satu dari tiga jenis yang dibahas
itu.Sedikitnya mempunyai 2 lilitan, atau banyaknya sepuluh lilitan fasa (ini menempuh
2500 langkah untuk satu revolusi).
DAFTAR PUSTAKA

Budianto, Arief. 2016. “ Penerapan Finite State Machine Untuk Merancang Pengendali Motor
Stepper Menggunakan Vhdl”. Jurnal Narodroid. Vol. 2 (2): hal 139-144
Herawan, Agus & Judianto, Chusnul Tri. 2013. “ Optimalisasi Akurasi Antena Penjejak Satelit
Orbit Rendah Menggunakan Motor Stepper Hybrid 2 Fasa “. Jurnal Teknologi
Dirgantara. Vol. 11 (1): hal 1-11