Anda di halaman 1dari 33

Buku Kerja

Mahasiswa

Tutorial
Keperawatan Dewasa I

Disusun Oleh :
Tim Keperawatan Dewasa I

SAFRUDDIN, S. Kep.Ns. M. Kep


NUR WAHYUNI MUNIR, S. Kep.Ns. M. Kep
MUSFIRA AHMAD, S. Kep.Ns. M. Kep

Program Studi Ilmu Keperawatan


Fakultas Kesehatan Masyarakat
Universitas Muslim Indonesia
Makassar

1
2017
BUKU KERJA MAHASISWA
Keperawatan Dewasa I

Disusun oleh :
TIM KEPERAWATAN DEWASA I

SAFRUDDIN, S. Kep.Ns. M. Kep


NUR WAHYUNI MUNIR, S. Kep.Ns. M. Kep
MUSFIRA AHMAD, S. Kep.Ns. M. Kep

PROGRAM STUDI ILMU KEPERAWATAN


FAKULTAS KESEHATAN MASYARAKAT
MAKASSAR

2
2017
Visi Program Pendidikan Ners
Sebagai pusat pendidikan dan pengembangan ilmu
keperawatan yang menghasilkan perawat profesional yang
Islami, Unggul, dan Kompetitif ditingkat nasional tahun
2020 dan internasional tahun 2030.

Misi Program Pendidikan Ners


1. Melaksanakan program pendidikan yang berbasis
KKNI ditunjang dengan peningkatan sarana dan
prasarana serta pengembangan SDM yang memadai.
2. Melaksanakan proses asuhan keperawatan yang
terintegrasi dengan keperawatan spiritual yang islami.
3. Meningkatkan pengetahuan dan keterampilan dosen
dalam proses pembelajaran berdasarkan ilmu
pengetahuan dan teknologi terkini.
4. Meningkatkan pengetahuan dan keterampilan dosen
khusus di bidang kegawatdaruratan dan disaster
melalui pelatihan, seminar, dan workshop.
5. Memotivasi dosen dalam mengembangkan
kemampuan untuk melaksanakan penelitian dan
pengabdian kepada masyarakat.
6. Mengembangkan penelitian dan pengabdian kepada

3
PENDAHULUAN

Keperawatan Dewasa I menyajikan 4 Skenario. Diharapkan skenario ini


memotivasi mahasiswa untuk belajar dan mencari jawaban dengan pendekatan
ilmiah.
Dari 4 skenario yang disajikan ini diharapkan mahasiswa dapat lebih
memahami tentang konsep-konsep Asuhan Keperawatan Dewasa I, mampu
mengintegrasikannya dalam praktek-praktek keperawatan/kesehatan yang ada dan
mampu untuk berkomunikasi secara efektif dengan individu, keluarga, dan
kelompok.
Proses pembelajaran pada PBL meliputi kegiatan seperti pertemuan
dengan tutor, belajar mandiri dengan mencari informasi/teori baik dari ahli, buku-
buku, jurnal, di perpustakaan maupun melalui internet dan membuat penyajian
laporan hasil diskusi dari kegiatan PBL ini.
Besar harapan kami kiranya dengan kegiatan PBL ini mahasiswa dapat
lebih aktif untuk mencari jawaban dan berusaha menyelasaikan masalah-masalah
yang kemungkinan ditemukan dalam praktik keperawatan.

Koordinator PBL Keperawatan Dewasa I

Safruddin,S. Kep. Ns.M.Kep.

4
A. Tugas Untuk Mahasiswa
Kegiatan pembelajaran PBL sangat menuntut keaktifan mahasiswa
dalam mencapai tujuan pembelajaran dari modul yang telah disiapkan pada
Keperawatan Dewasa I. Proses pembelajaran dalam hal ini meliputi :
1. Diskusi kelompok untuk mengidentifikasi masalah yang ada dan membuat
pertanyaan-pertanyaan, konsep ilmiah dan hubungannya antara disiplin
ilmu terkait. Untuk mengarahkan diskusi, mahasiswa diharapkan dapat
menentukan kata kunci dari skenerio diatas. Diskusi akan didampingi oleh
fasilitator untuk 4 kali pertemuan, dan diwajibkan untuk membuat laporan
hasil diskusi yang akan dilaporkan pada diskusi panel.
2. Melakukan aktivitas pembelajaran individual baik di perpustakaan dengan
menggunakan buku ajar, jurnal, texbook, ataupun melalui media elektronik
seperti internet, slide atau video dan mendiskusikan hasil temuan dengan
sesama anggota kelompok.
3. Melakukan diskusi kelompok tanpa dipandu oleh tutor dalam rangka curah
pendapat antar anggota kelompok untuk menganalisis informasi yang lebih
dalam
4. Mahasiswa dapat berkonsultasi pada nara sumber yang ahli sesuai dengan
masalah yang ada untuk memperoleh pengertian yang lebih mendalam.
B. Proses Penyelesaian Masalah
Dalam diskusi kelompok dengan menggunakan metode curah pendapat
dan diskusi
C. Strategi Pembelajaran
Dalam diskusi kelompok dengan menggunakan metode curah pendapat
dan diskusi, anda diharapkan menyelesaikan masalah yang terdapat didalam
skenario ini yaitu dengan mengikuti 7 langkah penyelesaian masalah dibawah
ini. Berdasarkan skenario, lakukanlah langkah-langkah dibawah ini :
1. Dengan curah pendapat, klarifikasi semua istilah asing (bila ada)
2. Tentukan masalah (aspek dan konsep) pada skenerio diatas yang tidak
anda mengerti, buat pertanyaan tentang hal tersebut.

5
3. Dengan menggunakan pengetahuan masing-masing. Jawablah atau
jelaskanlah salah tersebut
4. Cobalah membuat menyusun penjelasan tersebut secara sistimatis.
5. Tentukan masalah yang belum terjawab dengan baik dan jadikanlah hal
tersebut sebagai tujuan pembelajaran selanjutnya
6. Untuk menjawab atau menyelesaikan masalah tersebut, carilah informasi
yang diperlukan sebanyak-banyaknya dari perpustakaan, pakar, dan lain-
lain sumber informasi.
7. Diskusikan dan lakukan sintese dari semua informasi yang anda temukan.
Penjelasan
Bila hasil eveluasi laporan kelompok ternyata masih ada informasi
yang diperlukan untuk sampai pada kesimpulan akhir, maka proses 5 dan 6
bisa diulangi dan selanjutnya dilakukan lagi langkah 7.
Kedua langkah diatas bila diulang-ulang di luar tutorial, dan setelah
informasi dianggap cukup maka pelaporan dilakukan dalam diskusi akhir,
yang biasanya dilakukan dalam bentuk diskusi panel dimana semua pakar
duduk bersama untuk memberikan penjelasan atas hal-hal yang masih belum
jelas.
D. Jadwal Kegiatan
Sebelum dilakukan pertemuan antara kelompok mahasiswa dan tutor,
mahasiswa dibagi menjadi kelompok-kelompok diskusi yang terdiri dari 9-10
orang tiap kelompok.
1. Pertemuan pertama dalam kelas besar dengan tatap muka atau satu arah
untuk penjelasan dan Tanya jawab. Tujuan : menjelaskan tentang modul
dan cara menyelesaikan modul, dan membagi kelompok diskusi. Pada
pertemuan pertama buku modul dibagikan.
2. Pertemuan kedua : diskusi tutorial 1 dipimpin oleh mahasiswa yang
terpilih menjadi ketua dan penulis kelompok, serta difasilitasi oleh tutor.
Tujuan :
 memilih ketua dan sekretaris kelompok
 brain storming untuk proses 1 – 5

6
 pembagian tugas
3. Pertemuan ketiga : diskusi tutorial 2 seperti pada tutorial 1. Tujuan :
untuk melaporkan informasi baru yang diperoleh dari pembelajaran
mandiri dan melakukan klasifikasi, analisa dan sintese dari semua
informasi.
4. Anda belajar mandiri baik sendiri-sendiri maupun berkelompok.
Tujuan : untuk mencari informasi baru yang diperlukan.
5. Diskusi mandiri : diskusi ini sama dengan diskusi tutorial dan apabila
informasi yang diperlukan telah cukup, maka hasil dari diskusi mandiri
ini digunakan untuk membuat laporan penyajian dan laporan tertulis.
Diskusi mandiri bisa dilakuakn berulang-ulang diluar jadwal.
6. Pertemuan keempat : Diskusi panel dan Tanya-jawab pakar. Tujuan :
untuk melaporkan hasil analisa dan sintese informasi yang ditemukan
untuk menyelesaikan masalah pada scenario. Bila ada masalah yang
belum jelas atau terjadi salah persepsi, maka bisa diselesaikan oleh pakar
yang hadir pada pertemuan ini. Laporan penyajian dibuat oleh kelompok
dalam bentuk sesuai urutan yang tercantum pada buku kerja.
7. Masing-masing mahasiswa kemudian diberi tugas untuk menuliskan
laporan sesuai dengan scenario yang telah didiskusikan bersama pada
kelompoknya. Laporan ditulis dalam bentuk laporan penyajian dan
laporan lengkap.
8. Pertemuan terakhir : laporan kasus dilakukan dalam kelas besar oleh
masing-masing mahasiswa.
Catatan :
 Laporan penyajian kelompok serta semua laporan hasil diskusi
kelompok serta laporan kasus masing-masing mahasiswa diserahkan
satu rangkap ke koordinator PBL melalui ketua kelompok
 Semua laporan akan diperiksa dan dinilai oleh pakarnya masing-
masing dan dikembalikan ke mahasiswa melalui koordinator untuk
perbaikan.

7
 Setelah diperbaiki, dua rangkap masing-masing laporan diserahkan ke
koordinator PBL
 Semua mahasiswa wajib menyalin laporan dari kelompok dan
mahasiswa lain untuk dipakai sebagai salah satu bahan ujian.
TIME TABLE
PERTEMUAN
I II III IV V VI VII
Petemuan 1 Pertemuan Tutorial Mandiri Kuliah Tutorial 2 Pertemuan
(penjelasan) mandiri Pengumpulan konsultasi (laporan terakhir
(Brain informasi, & (laporan)
storming) analisa dan diskusi)
sintese

E. Strategi Pembelajaran
1. Diskusi kelompok difasilitasi oleh tutor
2. Diskusi kelompok tanpa tutor
3. Konsultasi pakar
4. Kuliah khusus dalam kelas
5. Aktivitas pembelajaran individual diperpustakaan dengan menggunakan
buku ajar, majalah, vidio dan internet.
F. Sumber Informasi
Buku ajar dan jurnal
Hand-out
Sumber lain : internet
Nara sumber (dosen pengampu)

SKENARIO I

8
SESAK NAFAS
Seorang perempuan berusia 43 tahun dirawat di RS dengan diagnosa medis efusi
pleura. Hasil pengkajian pasien mengeluh sesak nafas, batuk tidak produktif
karena merasa nyeri skala 5 seperti tertusuk di bawah mammae dekstra ketika
batuk hebat, riwayat asma (+), riwayat TB (+). Hasil pemeriksaan diperoleh
ronchi (+), TD: 120/80mmHg, N: 86x/menit, P: 24x/menit irama teratur, S: 36 0c.
Pasien telah diberikan posisi fowler, oksigen nasal kanul 2 liter/menit, nebulizer
3x/hari, medikasi ambroxol 2x1 tab, ketorolac 3x1 amp, omeprazole 2x1 tab.
Pasien terpasang kateter urin dan infus RL ditambah aminofilin, ADL partial care.
Pasien akan dilakukan pemasangan WSD

1. Langkah I (pertma)

2. Langkah II (dua)

9
1. PERTANYAAN-PERTANYAAN PENTING

3. Langkah III (Tiga)

4. Langkah IV (empat)

10
11
5. Langkah v (lima)

12
6. Langkah VI (enam)

2. Langkah VII (tujuh)

13
7. Langkah Vii (tujuh)

14
DAFTAR PUSTAKA

SKENARIO II

15
BENGKAK SELURUH TUBUH
Seorang pasien masuk rumah sakit berusia 45 tahun di rawat di ruang penyakit
dalam dengan keluhan bengkak di seluruh tubuh sejak 2 minggu yang lalu,
bengkak diawali dari tungkai bawah sejak 3 bulan yang lalu dan bertambah berat
hingga ke perut dan wajah. keluhan disertai dengan sesak napas. klien memiliki
riwayat hipertensi sejak 5 tahun yang lalu dan tidak terkontrol. klien mengatakan
pernah berobat di PKM dengan keluhan bengkak pada kedua ektrimitas bawah,
pada waktu masih muda klien memiliki riwayat minum alkohol. hasil pengkajian
di dapatkan: tampak bengkak di daerah wajah, abdomen dan ekstremitas, TD:
150/90 mm/Hg, Frekuensi Nadi: 90x/mnt, Suhu: 36,6 0c, Frekuensi Nafas:
27x/mnt, BB: 78 kg, TB: 170 cm. Hasil Lab: Hb: 9, 3 gr/dl, Ureum: 139mg/dl,
Creatinin: 5,8 mg/dl, fosfor, 6,8 mg/dl. Hasil pemeriksaan USG abdomen: proses
kronik perubahan parenkin ginjal, Thoraks: suspek cardiomegali, adanya cairan
dalam pulmo.

1. Langkah I (pertama)

2. langkah II (dua)

16
3. PERTANYAAN-PERTANYAAN PENTING

3. langkah III (tiga)

4. langkah IV (empat)

17
5. Langkah V (lima)

18
6. Langkah VI (enam)

7. Langkah VII (tujuh)

19
DAFTAR PUSTAKA

SKENARIO III

20
NYERI DADA
Seorang laki-laki berusia 65 tahun dirawat di ruang perawatan CVCU dengan
keluhan nyeri dada, sesak nafas dan udema pada ekstremitas bawah. Pasien
mengatakan sesak jika beraktifitas ringan seperti bicara dan berjalan. Pasien
mengatakan jantungnya berdebar – debar. Pasien mengatakan tidak dapat tidur
terlentang. Pasien mengatakan bengkak pada kakinya yang dialami 2 hari yang
lalu sebelum masuk RS. Hasil pengkajian perawat ditemukan Perubahan Irama
Jantung EKG : Q Patologis, TTV TD = 180 mmHg, N = 100 x/mnt, P = 32
x/mnt, S = 36,5 C, Perubahan Preload, Pitting Edema (+) 2 mm, Keletihan (+),
Peningkatan vena jugularis 4 cmH2O, BB 90 kg (BBI = 72 kg), Perubahan
Afterload, Kulit dingin dan berkeringat +, Dispnea + ,Oliguria +, CRT > 3,
Perubahan Kontraktilitas : Batuk +, Ortopnea +, Terpasang canul nasal 3 liter

1. Langkah I (pertama)

2. langkah II (dua)

21
8. PERTANYAAN-PERTANYAAN PENTING

3. langkah III (tiga)

4. langkah IV (empat)

22
23
5. Langkah V (lima)

24
6. Langkah vi (enam)

25
7. Langkah vii (tujuh)

26
DAFTAR PUSTAKA

SKENARIO IV

27
LUKA PADA KAKI
Seorang laki-laki berusia usia 35 tahun datang ke RS. VV dengan keluhan luka
pada kaki kanan yang tidak pernah sembuh. Pasien juga mengatakan mudah
haus, sering lemas dan sering terbangun pada malam hari karena ingin BAK.
Pasien juga mengatakan saat ini merasa sering gatal-gatal pada area lutut dan
mata kaki. Pada saat pengkajian ditemukan adanya luka basah sekitar 5 cm di
area punggung telapak kaki kanan dengan kedalaman 2 mm. Nampak slought,
push dan jaringan nekrotik pada luka. Pada saat pemeriksaan laboratorium
didapatkan data GDS 260 mg/dl, GDP 220 mg/dl, GD2PP 260 mg/dl

1. Langkah I (pertama)

2. langkah II (dua)

9. PERTANYAAN-PERTANYAAN PENTING

3. langkah III (tiga)

28
4. langkah IV (empat)

29
5. Langkah V (lima)

30
6. Langkah vi (enam)

7. Langkah VII (tujuh)

31
DAFTAR PUSTAKA

32
33