Anda di halaman 1dari 14

BAB V

PROJECT

Project yang dilampirkan penulis merupakan pembahasan dari lima kasus yang
menggunakan ANOVA Tiga Arah dalam pengolahan datanya. Selanjutnya, penulis juga
melampirkan hasil perhitungan menggunakan Aplikasi SPSS Versi 22.0 beserta
interpretasinya.

SOAL 1
Peneliti ingin menganalisis perbedaan prestasi belajar siswa berdasarkan metode yang
digunakan dalam proses belajar fisika, gender, dan tingkatan kelas. Data yang diambil secara
acak. Dimana:
 Metode belajar terbagi dalam tiga jenis, yaitu: metode PBL, CTL, dan INQUIRY
 Gender terbagi menjadi dua, yaitu: laki-laki dan perempuan
 Kelas terbagi menjadi tiga tingkatan kelas, yaitu: VII, VIII, dan IX
Berikut merupakan tabel: Perbedaan prestasi belajar siswa berdasarkan metode yang
digunakan dalam proses belajar fisika, gender, dan tingkatan kelas.

19
KELAS GENDER METODE BELAJAR
VII Laki-laki PBL CTL INQUIRY
80 75 80
85 79 84
87 84 85
90 88 87
92 99 90
95 96 95
Perempuan 76 80 3
81 85 82
84 87 84
88 90 87
90 92 92
95 97 95
VIII Laki-laki 80 75 80
82 78 84
84 80 86
90 82 88
93 89 90
95 97 96
Perempuan 81 80 96
83 82 80
85 85 84
89 90 86
90 91 90
95 96 95
IX Laki-laki 80 80 90
85 85 80
87 87 85
90 90 87
95 92 89
80 95 95
Perempuan 82 90 70
84 79 78
85 80 84
88 83 85
90 85 90
95 90 95
Gunakan SPSS untuk mengolah dan meganalisis persoalan diatas!

Penyelesaian:
Tabel hasil perhitungan dengan SPSS

Tests of Between-Subjects Effects


Dependent Variable: Nilai

20
Source Type III Sum of df Mean Square F Sig.
Squares
Corrected Model 235,074a 17 13,828 ,352 ,991
Intercept 812587,259 1 812587,259 20684,318 ,000
MetodeBelajar 4,574 2 2,287 ,058 ,943
Kelas 14,130 2 7,065 ,180 ,836
Gender 2,370 1 2,370 ,060 ,807
MetodeBelajar * Kelas 48,537 4 12,134 ,309 ,871
MetodeBelajar * Gender 12,241 2 6,120 ,156 ,856
Kelas * Gender 64,241 2 32,120 ,818 ,445
MetodeBelajar * Kelas * 88,981 4 22,245 ,566 ,688
Gender
Error 3535,667 90 39,285
Total 816358,000 108
Corrected Total 3770,741 107
a. R Squared = ,062 (Adjusted R Squared = -,115)

Interpretasi:
Berdasarkan hasil perhitungan yang diperoleh pada SPSS diatas, dapat disimpulkan
bahwa:

21
Pengaruh Utama (Main Effect):
1. Fo(A) = 0,058 dengan p-value = 0,943 > 0,05 = α. Sehingga, H0 diterima. Hal ini berarti
Tidak terdapat perbedaan yang signifikan tingkat prestasi belajar siswa ditinjau dari
Metode.
2. Fo(B) = 0,180 dengan p-value = 0,836 > 0,05 = α. Sehingga, H0 diterima. Hal ini berarti
Tidak terdapat perbedaan yang signifikan tingkat prestasi belajar siswa ditinjau dari kelas.
3. Fo(C) = 0,060 dengan p-value 0,807 > 0,05 = α. Sehingga, H0 diterima. Hal ini berarti
Tidak terdapat perbedaan yang signifikan tingkat prestasi belajar siswa ditinjau dari
Gender.

Pengaruh Interaksi (Interaction Effect):


4. Fo(AB) = 0,309 dengan p-value = 0,871 > 0,05 = α. Sehingga, H0 diterima. Hal ini berarti
Tidak terdapat perbedaan yang signifikan tingkat prestasi belajar siswa ditinjau dari
metode pembelajaran dan kelas.
5. Fo(AC) = 0,156 dengan p-value = 0,856 > 0,05 = α. Sehingga, H0 diterima. Hal ini berarti
Tidak terdapat perbedaan yang signifikan tingkat prestasi belajar siswa ditinjau dari
metode pembelajaran dan gender.
6. Fo(BC) = 0,818 dengan p-value = 0,445 > 0,05 = α. Sehingga, H0 diterima. Hal ini berarti
Tidak terdapat perbedaan yang signifikan tingkat prestasi belajar siswa ditinjau dari kelas
dan gender.
7. Fo(ABC) = 0,566 dengan p-value = 0,688 > 0,05 = α. Sehingga, H0 diterima. Hal ini
berarti tidak ada pengaruh interaksi antar faktor metode pembelajaran, faktor kelas dan
faktor jenis kelamin terhadap prestasi belajar. Besarnya pengaruh metode pembelajaran,
kelas, dan jenis kelamin, serta interaksi antar ketiga variabel tersebut sebesar 6,2%.
8.
SOAL 2
Seorang guru ingin menganalisis perbedaan prestasi belajar siswa berdasarkan metode
(PBL dan CTL), kelas (regular dan ekstensi), dan jenis kelamin (laki-laki dan perempuan).
Untuk keperluan tersebut, diambil 40 sampel nilai acak. Dalam penelitian tersebut digunakan
taraf nyata sebesar 5%. Diperoleh data sebagai berikut:

22
Gunakan SPSS untuk mengolah dan meganalisis persoalan diatas!

Penyelesaian:
Tabel hasil perhitungan dengan SPSS

23
Interpretasi:
Berdasarkan hasil perhitungan yang diperoleh pada SPSS diatas, dapat disimpulkan
bahwa:
Pengaruh Utama (Main Effect):
1. Fo(A) = 0,088 dengan p-value = 0,769 > 0,05 = α. Sehingga, H 0 diterima. Hal ini
berarti Tidak terdapat perbedaan yang signifikan tingkat prestasi belajar siswa ditinjau
dari Metode.
2. Fo(B) = 3,518 dengan p-value = 0,070 > 0,05 = α. Sehingga, H0 diterima. Hal ini
berarti Tidak terdapat perbedaan yang signifikan tingkat prestasi belajar siswa ditinjau
dari kelas.
3. Fo(C) = 0,974 dengan p-value 0,331 > 0,05 = α. Sehingga, H0 diterima. Hal ini berarti
Tidak terdapat perbedaan yang signifikan tingkat prestasi belajar siswa ditinjau dari
jenis kelamin.
Pengaruh Interaksi (Interaction Effect):
4. Fo(AB) = 2,495 dengan p-value = 0,124 > 0,05 = α. Sehingga, H 0 diterima. Hal ini
berarti Tidak terdapat perbedaan yang signifikan tingkat prestasi belajar siswa ditinjau
dari metode pembelajaran dan kelas.
5. Fo(AC) = 1,179 dengan p-value = 0,286 > 0,05 = α. Sehingga, H0 diterima. Hal ini
berarti Tidak terdapat perbedaan yang signifikan tingkat prestasi belajar siswa ditinjau
dari metode pembelajaran dan jenis kelamin.
6. Fo(BC) = 7,104 dengan p-value = 0,012 < 0,05 = α. Sehingga, H0 ditolak. Hal ini
berarti Terdapat perbedaan yang signifikan tingkat prestasi belajar siswa ditinjau dari
kelas dan jenis kelamin.
7. Fo(ABC) = 5,613 dengan p-value = 0,024 < 0,05 = α. Sehingga, H 0 ditolak. Hal ini
berarti ada pengaruh interaksi antar faktor metode pembelajaran, faktor kelas dan
faktor jenis kelamin terhadap prestasi belajar. Besarnya pengaruh metode
pembelajaran, kelas, dan jenis kelamin, serta interaksi antar ketiga variabel tersebut
sebesar 39.6%.

24
SOAL 3
Soal:
Permasalahan ini diambil dari penelitian Zulkarnain dan Erman Syahruddin yang
bertujuan untuk mengetahui pengaruh beberapa mikroba pada kondisi optimum yang
digunakan untuk mengevaluasi secara biologis produk fermentasi kiambang terhadap
performans dan kualitas ayam broiler. Perlu diketahui bahwa kiambang merupakan tanaman
yang hidup sebagai gulma pada air tenang. Air mengalir dan sawah sehingga bisa mengganggu
produksi ikan maupun padi. Namun.sebagai pakan unggas. kiambang juga kaya akan karoten
sehingga baik untuk meningkatkan kualitas kuning telur dan kulit telur.
Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan RAL pola faktorial 3x3x2 dengan 3
ulangan. faktor pertama yaitu tingkat pemberian kiambang yang telah difermentasi (0%. 15%.
dan 30%). faktor kedua yaitu umur ternak (4.6 dan 8 minggu) dan faktor ketiga yaitu jenis
kelamin (jantan dan betina).
Berikut merupakan table: Pengaruh Pemakaian Kiambang Fermentasi. Umur Serta
jenis Kelamin Terhadap Rata - rata Persentase Lemak Abdominal dengan berat hidup per ekor
(%)
LEVEL ULANGAN
JENIS KONS
UMUR 1 2 3
KELAMIN FERMENT
0,00 3,02 3,08 3,70
4 0,15 3,05 2,91 2,83
0,30 2,14 2,14 2,25
0,00 3,16 2,82 2,91
JANTAN 6 0,15 2,91 2,98 2,42
0,30 2,60 2,34 2,28
0,00 2,52 3,01 2,92
8 0,15 2,31 2,74 2,62
0,30 1,93 2,14 2,09
0,00 2,87 2,67 3,35
4 0,15 2,54 2,81 2,35
0,30 2,27 1,72 2,22
0,00 2,98 2,58 2,80
BETINA 6 0,15 2,53 2,21 2,75
0,30 2,08 1,96 1,90
0,00 2,75 2,52 2,56
8 0,15 2,37 2,21 2,33
0,30 2,11 1,86 1,75

25
Gunakan SPSS untuk mengolah dan meganalisis persoalan diatas!

Penyelesaian:
Tabel hasil perhitungan dengan SPSS

Tests of Between-Subjects Effects


Dependent Variable: data
Type III Sum of
Source Squares df Mean Square F Sig.
Corrected Model 7,843a 17 ,461 9,363 ,000
Intercept 346,915 1 346,915 7040,513 ,000
Gender ,849 1 ,849 17,225 ,000
Umur ,774 2 ,387 7,854 ,001
Kiambang 5,922 2 2,961 60,088 ,000
gender * umur ,019 2 ,009 ,188 ,829
gender * kiambang ,014 2 ,007 ,145 ,866
umur * kiambang ,170 4 ,042 ,862 ,496
gender * umur * kiambang ,096 4 ,024 ,488 ,745
Error 1,774 36 ,049
Total 356,532 54
Corrected Total 9,617 53
a. R Squared = ,816 (Adjusted R Squared = ,728)

Interpretasi:
Berikut meruapakan interpretasi Pengaruh Pemakaian Kiambang Fermentasi, Umur,
serta Jenis Kelamin terhadap rata-rata Persentase Lemak Abdominal:
1. Untuk faktor jenis kelamin: karena angka signifikansi 0,000 < 0,05 = α. Maka H 0
ditolak. Hal ini berarti faktor jenis kelamin berpengaruh terhadap rata-rata persentase
lemak abdominal.
2. Untuk faktor umur: karena angka signifikansi 0.001 < 0,05 = α. Maka H 0 ditolak. Hal
ini berarti, faktor umur berpengaruh terhadap rata-rata persentase lemak abdominal.
3. Untuk faktor konsentrasi fermentasi: karena angka signifikansi 0,000 < 0,05 = α . maka
H0 ditolak. Hal ini berarti faktor konsentrasi fermentasi berpengaruh terhadap rata-rata
persentase lemak abdominal.
4. Untuk interaksi faktor jenis kelamin dan umur: karena angka signifikansi 0,829 > 0,05
= α. Maka H0 diterima. Hal ini berarti, interaksi kedua faktor ini tidak berpengaruh
terhadap rata-rata persentase lemak abdominal.

26
5. Untuk interaksi faktor jenis kelamin dan konsentrasi fermentasi: karena angka
signifikansi 0,866 > 0,05 = α. Maka H0 diterima. Hal ini berarti, interaksi kedua faktor
ini tidak berpengaruh terhadap rata-rata persentase lemak abdominal.
6. Untuk interaksi faktor umur dan konsentrasi fermentasi: karena angka signifikansi
0,496 > 0,05 = α. Maka H0 diterima. Hal ini berarti, interaksi kedua faktor ini tidak
berpengaruh terhadap rata-rata persentase lemak abdominal.
7. Untuk interaksi faktor umur, jenis kelamin, dan konsentrasi fermentasi: karena angka
signifikansi 0,745 > 0,05 = α. Maka H0 diterima. Hal ini berarti, interaksi ketiga faktor
ini tidak berpengaruh terhadap rata-rata persentase lemak abdominal.

SOAL 4
Seorang psikolog penelitian Italia memutuskan untuk melakukan percobaan untuk memahami
kemampuan subjek untuk melakukan tugas-tugas sederhana ketika diinstruksikan dalam
bahasa Italia. Dia menciptakan 8 kelompok sampel, masing-masing dengan 12 subjek. Tiga
faktor tersebut adalah:
 Jenis kelamin terbagi menjadi dua, yaitu: laki-laki dan perempuan
 Subjek kebangsaan terbagi menjadi dua, yaitu: subjek Italia dan asing
 Subjek melakukan tugas terbagi menjadi dua, yaitu: duduk dan berbaring.
Setiap peserta diberikan tes untuk mengukur kemampuan mereka untuk melakukan tugas-
tugas yang diperlukan, dengan skor dicatat dalam tabel berikut. Psikolog ingin tahu apakah
ada perbedaan signifikan antara kelompok.

Nilai Sampel
Negara Jenis kelamin
Duduk Berbaring
23 24
18 25
26 14
32 17
Italia Laki-laki 13 30
31 18
26 11
34 16
17 25

27
23 18
28 14
26 25
19 29
28 25
31 17
23 12
19 26
14 35
Italia Perempuan
4 10
29 23
18 26
22 18
18 24
24 16
16 31
31 29
17 40
11 31
34 35
24 25
Asing Laki-laki
24 18
19 29
31 36
16 42
11 40
19 36
28 35
37 23
22 24
44 11
37 23
42 30
Asing Perempuan
30 26
37 16
25 23
38 14
41 19
28 25
Gunakan SPSS untuk mengolah dan meganalisis persoalan diatas!

28
Penyelesaian:
Tabel hasil perhitungan dengan SPSS

Tests of Between-Subjects Effects


Dependent Variable: Nilai
Source Type III Sum of df Mean Square F Sig.
Squares
Corrected Model 2623,240a 7 374,749 7,770 ,000
Intercept 58361,344 1 58361,344 1210,013 ,000
Posisi 25,010 1 25,010 ,519 ,473
Negara 810,844 1 810,844 16,811 ,000
JenisKelamin ,844 1 ,844 ,017 ,895
Posisi * Negara 23,010 1 23,010 ,477 ,492
Posisi * JenisKelamin 446,344 1 446,344 9,254 ,003
Negara * JenisKelamin 33,844 1 33,844 ,702 ,404
Posisi * Negara * 1283,344 1 1283,344 26,608 ,000
JenisKelamin
Error 4244,417 88 48,232
Total 65229,000 96
Corrected Total 6867,656 95
a. R Squared = ,382 (Adjusted R Squared = ,333)

Interpretasi:
Berikut merupakan interpretasi Pengaruh kemampuan subjek untuk melakukan tugas-
tugas sederhana ketika diinstruksikan dalam bahasa Italia.:
1. Untuk faktor posisi: karena angka signifikansi 0,473 > 0,05 = α. Maka H0 diterima. Hal
ini berarti faktor posisi tidak berpengaruh terhadap kemampuan subjek untuk
melakukan tugas-tugas sederhana.
2. Untuk faktor negara: karena angka signifikansi 0.000 < 0,05 = α. Maka H 0 ditolak. Hal
ini berarti, faktor negara berpengaruh terhadap kemampuan subjek untuk melakukan
tugas-tugas sederhana.
3. Untuk faktor jenis kelamin: karena angka signifikansi 0,895 > 0,05 = α.. Maka H0
diterima. Hal ini berarti faktor jenis kelamin tidak berpengaruh terhadap kemampuan
subjek untuk melakukan tugas-tugas sederhana.
4. Untuk interaksi faktor posisi dan negara: karena angka signifikansi 0,492 > 0,05 = α.
Maka H0 diterima. Hal ini berarti, interaksi kedua faktor ini tidak berpengaruh terhadap
kemampuan subjek untuk melakukan tugas-tugas sederhana.

29
5. Untuk interaksi faktor posisi dan jenis kelamin: karena angka signifikansi 0,003 < 0,05
= α. Maka H0 ditolak. Hal ini berarti, interaksi kedua faktor ini berpengaruh terhadap
kemampuan subjek untuk melakukan tugas-tugas sederhana.
6. Untuk interaksi faktor negara dan jenis kelamin: karena angka signifikansi 0,404 >
0,05 = α. Maka H0 diterima. Hal ini berarti, interaksi kedua faktor ini tidak
berpengaruh terhadap kemampuan subjek untuk melakukan tugas-tugas sederhana.
7. Untuk interaksi faktor posisi, negara, dan jenis kelamin: karena angka signifikansi
0,000 < 0,05 = α. Maka H0 ditolak. Hal ini berarti, interaksi ketiga faktor ini
berpengaruh terhadap kemampuan subjek untuk melakukan tugas-tugas sederhana.

SOAL 5
Suatu penelitian bertujuan mempelajari Pengaruh Metode Supervisi, Masa Kerja dan Gender
Terhadap Kinerja Karyawan. Faktor Metode Supervisi, Masa Kerja dan Gender masing-
masing terdiri dari dua kategori atau taraf. Rincian faktor atau variabel, yaitu: Metodi
Supervisi (A), yaitu Supervisi Partisipatif (A1) dan Instruktif (A2) Masa Kerja (B), yaitu Masa
Kerja > 10 Tahun (B1) dan Masa Kerja ≤ 10 Tahun (B2) Gender (C), terdiri atas Pria (C1) dan
Wanita (C2). Dengan data sebagai berikut:
A
B C JUMLAH
A1 A2
8 7
8 6
C1 7 7 72
8 7
9 5
B1
8 6
8 5
C2 7 5 65
8 6
7 5
9 7
7 6
B2 C1 70
8 7
7 7

30
7 5
5 7
5 7
C2 6 7 58
4 7
4 6
JUMLAH - 127 134 261

Penyelesaian:
Dengan menggunakan program SPSS versi 22.0, pengujian hipotesis dengan menggunakan
Analisis Varians Tiga Arah dalam contoh kasus diatas, diperoleh hasil sebagai berikut:
Tests of Between-Subjects Effects
Dependent Variable: Nilai
Type III Sum of
Source Squares Df Mean Square F Sig.
Corrected Model 43,775a 7 6,254 11,370 ,000
Intercept 1755,625 1 1755,625 3192,045 ,000
A 5,625 1 5,625 10,227 ,003
B 2,025 1 2,025 3,682 ,064
C 9,025 1 9,025 16,409 ,000
A*B 13,225 1 13,225 24,045 ,000
A*C 4,225 1 4,225 7,682 ,009
B*C ,625 1 ,625 1,136 ,294
A*B*C 9,025 1 9,025 16,409 ,000
Error 17,600 32 ,550
Total 1817,000 40
Corrected Total 61,375 39
a. R Squared = ,713 (Adjusted R Squared = ,651)

Interpretasi:
Berdasarkan hasil perhitungan yang diperoleh pada SPSS diatas, dapat disimpulkan
bahwa:
Pengaruh Utama (Main Effect):
1. Fo(A) = 10,227 dengan p-value = 0,003 < 0,05 = α. Sehingga, H0 ditolak. Hal ini
berarti metode supervisi berengaruh terhadap kinerja karyawan.
2. Fo(B) = 3,682 dengan p-value = 0,064 > 0,05 = α. Sehingga, H0 diterima. Hal ini
berarti tidak terdapat pengaruh masa kerja terhadap kinerja karyawan.
3. Fo(C) = 16,409 dengan p-value 0,000 < 0,05 = α. Sehingga, H0 ditolak. Hal ini berarti
gender berpengaruh terhadap kinerja karyawan.

31
Pengaruh Interaksi (Interaction Effect):
1. Fo(AB) = 24,409 dengan p-value = 0,000 < 0,05 = α. Sehingga, H0 ditolak. Hal ini
berarti ada pengaruh interaksi antar faktor metode supervisi dan faktor masa kerja
terhadap kinerja karyawan. Artinya metode supervisi berpengaruh terhadap kinerja
karyawan bergantung pada masa kerja dan sebaliknya.
2. Fo(AC) = 7,682 dengan p-value = 0,009 < 0,05 = α. Sehingga, H0 ditolak. Hal ini
berarti ada pengaruh interaksi antar faktor metode supervisi dan faktor gender terhadap
kinerja karyawan. Artinya metode supervisi berpengaruh terhadap kinerja karyawan
bergantung pada gender dan sebaliknya.
3. Fo(BC) = 1,136 dengan p-value = 0,294 > 0,05 = α. Sehingga, H0 diterima. Hal ini
berarti tidak ada pengaruh interaksi antar faktor masa kerja dan faktor gender terhadap
kinerja karyawan.
4. Fo(ABC) = 16,409 dengan p-value = 0,000 < 0,05 = α. Sehingga, H0 ditolak. Hal ini
berarti ada pengaruh interaksi antar faktor metode supervisi, faktor masa kerja dan
faktor gender terhadap kinerja karyawan. Besarnya pengaruh metode supervisi, masa
kerja, dan gender, serta interaksi antar ketiga variabel tersebut sebesar 71,3%.

32