Anda di halaman 1dari 5

BAB 1

NEGARA DAN SISTEM PEMERINTAHAN

A.LATAR BELAKANG PERLUNYA NEGARA

Menurut ahli tata negara Sokrates,Aristoteles, dan Plato (spa) adanya negara dimulai
400 tahun sebelum masehi. Keberadaaan negara dalam masyarakat menurut Thomas Van
Aquino didorong oleh dua hal yaitu manusia sebagai makluk sosial dan manusia sebagai
malhluk politik.

Keberadaan negara dikarenakan kesadaran nasyarakat untuk menciptaka mekanisme


pembentukan negara yang mendapat legitimati (pengakuan) dari seluruh masyarakat secara
bersama.Mekanisme yang demokrasi dan universal bagi pembentukan negara adalah
pemilihan umum(Pemilu).

B.PENGERTIAN DAN DEFINISI NEGARA

Negara beasal dari kata State (Inggris), Staat (Belanda), dan Etat (Prancis). State,
Staat, Etat berasal dari bahasa latin Status atau Stadium yang berarti keadaan yang tegak dan
tetap atau sesuatu yang memiliki sifat-sifat yang tegak dan tetap.

Menurut Max Weber dalam buku Demokrasi, HAM, dan Mayarakat Madani (2000)
adalah suatu masyarakat yang mempunyai monopoli dalam penggunaan kekerasan fisik
secara sah dalam suatu wilayah. Negara menurut John Locke dan Rousseau dalam buku Ilmu
Negara (1993) adalah suatu badan atau organisasi hasil dari pada perjanjian masyarakat 3.

C.UNSUR-UNSUR NEGARA

1.Penduduk

Penduduk adalah semua orang yang berdomisili serta menyatakan kesepakatan dari
ingin bersatu.

2.Wilayah

Wilayah adalah negara yang memiliki batas / terirorial yang jelas atas darat,laut dan
udara di atasnya.

3.Pemerintah

Pemerintah adalah suatu sistem yang mengatur segala yang ada di negara. Sistem
pemerintahan indonesia yaitu sistem pemerintahan presidensial.
D.KLASIFIKASI NEGARA

Klasifikasi negara dapat dilihat berdasarkan beberapa indikator yaitu:

1. Jumlah orang yang berkuasa dan orientasi kekuasaan


 Monarki adalah bentuk pemerintahan yang dipimpin oleh satu
orang(raja).untuk kepentingan keseluruhan (positif)
 Tirani adalah bentuk pemerintahan yang di pimpin oleh satu orang untuk
kepentingan pribadi(negatif)
 Aristokrasi adalah dipimpin oleh beberapa orang untuk kepentingan
rakyat(positif)
 Oligarki adalah dipimpin oleh beberapa orang untuk kepentingan beberapa
orang tersebut ( negatif)
 Demokrasi adalah dipimpin oleh banyak orang untuk kepentingan rakyat
(positif)
 Mobokrasi adalah dipimpin oleh banyak orang untuk kepentingan penguasa
saja (negatif)
2. Bentuk negara
a) Negara kesatuan adalah negara yang merdeka dan berdaulat, dengan satu
pemerintah pusat yang berkuasa.
b) Negara serikat adalah negara dengan sistem dimana kepala negara diberikan
kesempatan dan kekuasaan untuk mengurus rumah tangga sendiri.
3. Asas penyelenggaran kekuasaan yaitu berbagai tipe negara menurut kondisinya
seperti:
a) Menurut ekonomi yaitu negara agraris, negara industri, negara berkembang
dan negara maju.
b) Menurut Politik yaitu negara demokrasi, negara otoriter, negara totaliter,
negara satu partai atau negara multipartai.
c) Menurut sistem pemerintahan yaitu presidentil, parlementer, dan sebagainya.
d) Menurut ideologi bangsa yaitu negara komunis, negara liberalis, negara
demokrasi dan sebagainya.

E. SIFAT ORGANISASI NEGARA

1. Sifat memaksa yaitu negara dapat memaksakan kehendak dan kekuasaannya.


2. Sifat monopoli yaitu setiap negara menguasai hal-hal tertentu demi tujuan negara
tanpa ada saingan.
3. Sifat totalitas yaitu semua hal tanpa kecuali mencakup kewenangan negara misalnya
semua orang harus wajib bayar pajak.

F. FUNGSI NEGARA

1. Fungsi Pertahanan dan Keamanan


2. Fungsi Pengaturan dan Ketertiban
3. Fungsi kesejahteraan dan Kemakmuran
4. Fungsi Keadilan Menurut hak dan kewajiban.
G. ELEMEN KEKUATAN NEGARA

1. Sumber Daya Manusia yaitu kekuatan negara tergantung pada jumlah penduduk,
tingkat pendidikan warga.
2. Teritorial Negara yaitu Kekuatan negara bergantung seberapa luas wiayah neagra
3. Sumber Daya Alam yaiu kekuatan negara bergantung pada kondisi alam atau
material buminya.
4. Kapasitas Pertanian dan Industri yaitu sektor pertaniaan mempengaruhi kekuatan
negara
5. Kekuatan Militer dan Mobilitasnya yaitu Mengertahui negara mempunyai jumlah
anggota militer dan kualitas personil dan peralatan yang baik.
6. Elemen Kekuatan Yang Tidak Berwujud yaitu segala faktor yang mendukung
kedaulatan negara berupa kepribadian dan kepemimpinan.

H. HUBUNGAN NEGARA DENGAN WARGA NEGARA

Negara sebagai lembaga dan warga negara sebagai penghuni negara harus mempunyai
hubungan yang baik.

I.SISTEM PEMERINTAHAN NEGARA

Sistem pemerintahan neagra dalam arti luas meliputi seluruh lembaga pemerintahan
negara yang ada:

1. Badan Legislatif
Adalah badan yang berfungsi sebagai pembuat undang undang (UU) atau pengatur
daerah .
2. Badan Eksekutif
Adalah badan yang berfungsi menjalankan undang- undang yang mendapat
persetujuan secara bersama- sama antara DPR dengan Presiden.
3. Badan Yudikatif
Adalah badan yang berfungsi mengadili penerapan undang-undang.
a) Mahkamah Agung (MA) berfungsi memberi pertimbangan kepada presiden
tentang pemberian grasi,amnesti,abolisi dan sebagainya
b) Mahkamah Konstitusi (MK) berfungsi melalukan mengujian undang-undang
terhadap UUD1945 dan menyelesaikan konflik antar lembaga negara.
c) Komisi Yudisial (KY) berfungsi merekrut dan menyelesaikan calon Hakim
Agung.
BAB VI
KONSTITUSI DAN RULE OF LAW

A.PENGERTIAN DAN DEFINSI KONSTITUSI

1.Pengertian Konstitusi

Konstitusi berasal dari bahasa Prancis (constituer) yang berarti


membentuk.Pemakaian Konstitusi yang dimaksud ialah pembentukan suatu negara atau
menyusun dan menyatakan aturan suatu negara.

Dalam bahasa latin, kata Konstitusi merupakan gabungan dari dua kata yaitu cume
dan statuere. Cume adalah sebuah presposisi yang berarti”bersama-sama” sedangkan statuere
adalah “membuat sesuatu agar berdiri atau menetapkan”.

2.Definisi Konstitusi (UUD)

a.L. J. Van Apeldoorn

Beliau menyatakan bahwa konsitusi merupakan sesuatu yang memuat peraturan tertulis dan
tidak tertulis.

b. Sri Soemantri

Konstitusi merupakan naskah yang berisikan suatu bangunan negara dan sendi-sendi dari
sistem pemerintahan.

c. E. C. S. Wade

Konstutusi yaitu sebuah naskah yang menjelaskan rangka dan tugas pokok dari suatu badan
pemerintahan di suatu negara juga menentukan cara kerja dari badan pemerintahan tersebut.

d. Herman Heller

Membagi konstitusi kedalam tiga pengertian, yaitu:

 Konstitusi yang tertulis dalam sebuah naskah merupakan undang-undang yang paling
tinggi dan berlaku dalam suatu negara.
 Konstitusi ialah satu kesatuan kaidah hidup dalam suatu masyarakat, dimana
konstitusi mengandung pengertian yuridis.
 Konstitusi merupakan cermin kehidupan politik sebagai realita dalam suatu
masyarakat.Dalam hal ini konstitusi mengandung arti sosiologis dan politis.
e. Cf. Strong

Konstitusi ialah sekumpulan asas yang mengatur, menetapkan pemerintah dan kekuasaannya,
hak-hak yang diperintah, dan juga hubungan antara pemerintah dengan yang diperintah.

Jadi Konstitusi dapat diartikan sebagai berikut:

 Suatu kumpulan kaidah yang memberikan pembatasan kekuasaan kepada para


penguasa
 Suatu dokumen tentang pembagian tugas dan sekaligus petugasnya dari suatu sistem
politik
 Suatu gambaran dari lembaga-lembaga negara
 Suatu gambaran yang menyangkut masalah hak-hak asasi manusia

B.HAKIKAT DAN FUNGSI KONSTITUSI (UUD)

1.Hakikat Isi Konstitusi (UUD)

Hakikat nya ada tiga yaitu;

a) Adanya jaminan terhadap HAM dan warga negaranya


b) Ditetapkan susunan ketatanegaraan suatu negara yang bersifat fundamental
c) Adanya pembagian dan pembatasan tugas ketatanegaraan yang juga bersifat
fundamental.

2.Fungsi Konstitusi (UUD)