Anda di halaman 1dari 5

TUGAS

STUDIO PEMUKIMAN DAN PERUMAHAN


( 17B11C615 )

NAMA : ADO AKSAL

NIM : 1721041017

KELAS : 02 / B

PRODI PENDIDIKAN TEKNIK BANGUNAN

JURUSAN PENDIDIKAN TEKNIK SIPIL DAN PERENCANAAN

FAKULTAS TEKNIK

UNIVERSITAS NEGERI MAKASSAR

2020
1. Apa yang dimaksud dengan pemukiman dan perumahan ?
Pengertian Perumahan Berdasarkan Undang-undang Nomor1 Tahun 2011 tentang
Perumahan dan Pemukiman. Perumahan adalah kelompok rumah yang berfungsi sebagai
lingkungan tempat tinggal atau lingkungan hunian yang dilengkapi dengan sarana dan
prasarana lingkungan.
Perumahan merupakan salah satu bentuk sarana hunian yang memiliki kaitan yang sangat
erat dengan masyarakatnya. Hal ini berarti perumahan di suatu lokasi sedikit banyak
mencerminkan karakteristik masyarakat yang tinggal di perumahan tersebut, (Abrams,
1664 : 7)
Perumahan dapat diartikan sebagai suatu cerminan dari diri pribadi manusia, baik secara
perorangan maupun dalam suatu kesatuan dan kebersamaan dengan lingkungan alamnya
dan dapat juga mencerminkan taraf hidup, kesejahteraan, kepribadian, dan peradaban
manusia penghuninya, masyarakat ataupun suatu bangsa. (Yudhohusodo, 1991 : 1)

Pengertian Permukiman adalah bagian dari lingkungan hidup diluar kawasan lindung,
baikyang berupa kawasan perkotaan maupun pedesaan yang berfungsi sebagailingkungan
tempat tinggal/lingkungan hunian dan tempat kegiatan mendukung prikehidupan dan
penghidupan.Perumahan dan permukiman adalah dua hal yang tidak dapat kita
pisahkandan berkaitan erat dengan aktifitas ekonomi, industrialisasi dan pembangunan
daerah.

Permukiman adalah perumahan dengan segala isi dan kegiatan yang ada di dalamnya.
Berarti permukiman memiliki arti lebih luas daripada perumahan yang hanya merupakan
wadah fisiknya saja, sedangkan permukiman merupakan perpaduan antara wadah (alam,
lindungan, dan jaringan) dan isinya (manusia yang hidup bermasyarakat dan berbudaya di
dalamnya). (Kuswartojo, 1997 : 21)

Permukiman merupakan bentuk tatanan kehidupan yang di dalamnya mengandung unsur


fisik dalam arti permukiman merupakan wadah aktifitas tempat bertemunya komunitas
untuk berinteraksi sosial dengan masyarakat. (Niracanti, Galuh Aji, 2001 : 51)
2. Apa bedanya pemukiman dan perumahan?
- Perumahan adalah kelompok rumah yang berfungsi sebagai lingkungan tempat tinggal
atau lingkungan hunian yang dilengkapi dengan sarana dan prasarana lingkungan.
- sedangkan permukiman merupakan perpaduan antara wadah (alam, lindungan, dan
jaringan) dan isinya (manusia yang hidup bermasyarakat dan berbudaya di dalamnya).
Berarti permukiman memiliki arti lebih luas daripada perumahan yang hanya merupakan
wadah fisiknya saja.

3. Apa isi satuan ajaran perkuliahan pada mata kuliah (SPP)?

4. Jelaskan apa yang dimaksud ruang terbuka hijau, jelaskan persyaratannya?


Ruang terbuka (open spaces) merupakan ruang yang direncanakan karena kebutuhan
akan tempat-tempat pertemuan dan aktivitas bersama di udara terbuka. Ruang terbuka
(open spaces), Ruang Terbuka Hijau (RTH), Ruang publik (public spaces) mempunyai
pengertian yang hampir sama. Secara teoritis yang dimaksud dengan ruang terbuka (open
spaces) adalah: Ruang yang berfungsi sebagai wadah (container) untuk kehidupan
manusia, baik secara individu maupun berkelompok, serta wadah makhluk lainnya untuk
hidup dan berkembang secara berkelanjutan (UUPR no.24/1992)
Persyaratan Ruang terbuka hijau membutuhkan perencanaan yang lebih baik lagi
untuk menjaga keseimbangan kualitas lingkungan perkotaan. Mempertahankan
lingkungan perkotaan agar tetap berkualitas merupakan penjabaran dari GBHN 1993
dengan asas trilogi pembangunannya yaitu pertumbuhan ekonomi, pemerataan
pembangunan dan hasil-hasilnya, dan stabilitas nasional melalui pembangunan
berkelanjutan (sustainable development) dengan memperhatikan kelestarian lingkungan
hidup.
5. Jelaskan persyaratan-persyaratan pemilihan lokasi/tapak perumahan?
Dalam pemilihan tempat untuk lokasi perumahan, developer/pengembang akan mencari
lokasi bangunan yang sesuai dengan cara menyeleksi beberapa tempat. Dari banyak
kriteria yang mempengaruhi pemilihan tempat, menurut Catanese (1996:296) yang paling
utama adalah :

 Hukum dan lingkungan, akankah hukum yang berlaku mengijinkan didirikannya


gedung dengan ukuran tertentu, persyaratan tempat parkir, tinggi maksimum gedung,
batasan-batasan kemunduran dan berbagai kendala lain yang berkaitan.
 Sarana, suatu proyek membutuhkan pemasangan air, gas, listrik, telepon, tanda
bahaya (alaram), jaringan drainase.
 Faktor teknis, artinya bagaimana keadaan tanah, topografi dan drainase yang
mempengaruhi desain tempat atau desain bangunan.
 Lokasi, yang dipertimbangkan adalah pemasarannya, aksesibilitas, dilewati kendaraan
umum dan dilewati banyak pejalan kaki.
 Estetika, yang dipertimbangkan adalah view yang menarik.
 Masyarakat, yang dipertimbangkan adalah dampak pembangunan real estate tersebut
terhadap masyarakat sekitar, kemacetan lalu lintas dan  kebisingan..
 Fasilitas pelayanan, yang dipertimbangkan adalah aparat kepolisian, pemadam
kebakaran, pembuangan sampah, dan sekolah.
 Biaya, yang dimaksud dengan biaya adalah harga tanah yang murah.

6. Peraturan pemerintah tentang perumahan?


Undang-Undang Nomor 1 tahun 2011 tentang Perumahan dan Kawasan Permukiman
adalah Pasal 20, Pasal 21, Pasal 28C ayat (1), Pasal 28H ayat (1), ayat (2), dan ayat (4),
Pasal 33 ayat (3), dan ayat (3) Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun
1945.
Penjelasan Umum tentang UU Perumahan dan Kawasan Permukiman
Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945, Pasal 28H ayat (1)
menyebutkan, bahwa setiap orang berhak hidup sejahtera lahir dan batin, bertempat
tinggal, dan mendapatkan lingkungan hidup yang baik dan sehat. Tempat tinggal
mempunyai peran yang sangat strategis dalam pembentukan watak serta kepribadian
bangsa sebagai salah satu upaya membangun manusia Indonesia seutuhnya, berjati diri,
mandiri, dan produktif sehingga terpenuhinya kebutuhan tempat tinggal merupakan
kebutuhan dasar bagi setiap manusia, yang akan terus ada dan berkembang sesuai dengan
tahapan atau siklus kehidupan manusia.