Anda di halaman 1dari 4

PENGGUNAAN AMPAS KEDELAI SEBAGAI BAHAN BAKU PEMBUATAN

NUGGET
Baharuddin Hasibuan, Chandrini Faiza Ananda, Ernita Jahara Parapat, Fauziyah Rahmawaty,
Fera Hastini, Nurin Firzanah
Universitas Islam Negeri Sumatera Utara Medan

ABSTRAK
Hasil belajar kognitif merupakan salah satu keterampilan yang dibutuhkan dalam suatu pembelajaran di
Abad ke 21 dalam pembelajaran Biologi. Pemberdayaan keterampilan berpikir dan metakognitif perlu
dilakukan agar peserta didik menjadipebelajar mandiri. Strategi PBL ini dalam pembelajaran
diharapkan dapat membantu siswa untuk meningkatkan kemampuan hasil belajar kognitif siswa dalam
pembelajaran Biologi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan hasil belajar kognitif siswa
yang diajar dengan strategi PBL. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi PBL dapat meningkatkan
hasil belajar kognitif siswa pada kemampuan berbeda. Peningkatan Hasil Belajar Kognitif siswa pada
strategi PBL sebesar 65.52% dan konvensional sebesar 53.41%.

Kata Kunci: Problem Based Learning (PBL), Hasil Belajar Kognitif, Biologi
yang cukup tinggi. selain mempunyai rasa yang
PENDAHULUAN enak dan gurih naga juga bisa dikonsumsi kapan
saja dan baik untuk kesehatan karena mengandung
Pada projek penelitian yang kami lakukan lemak protein dan karbohidrat. Dalam pembuatan
yaitu pengolahan nugget dengan memanfaatkan ajat membutuhkan tepung yang berfungsi sebagai
limbah ampas tahu sebagai bahan baku utama bahan pengikat adalah naga yang dapat
dalam pengolahan nugget tersebut karena limbah meningkatkan daya ingat air daging dan emulsi fika
ampas kedelai saat ini kurang dimanfaatkan sebagai selama biasanya bahan yang digunakan adalah
bahan baku makanan lain. Padahal kandungan zat tepung terigu dan bahan campuran seperti ampas
protein, kalsium, besi, magnesium, fosfor, tahu.(Bunga,R dan Yayuk,K.R 2016).
kalium,dan zat-zat lainnya banyak terdapat dalam
ampas kedelai tersebut. Disamping itu pembuatan Nugget merupakan salah satu produk
nugget ampas tahu dengan tambahan sayuran olahan daging yang sangat populer saat ini. Nugget
seperti wortel, juga dapat bermanfaat meningkatkan merupakan salah satu produk olahan makanan
nilai gizi sekaligus dapat meningkatkan minat setengah jadi yang terbuat dari daging giling dengan
konsumen terutama anak-anak yang sulit makan campuran bumbu dan merupakan produk emulsi.
sayur. Selain itu nugget yang terbuat dari ampas Nugget dapat dibuat dari daging sapi, ayam ikan,
tahu dan tambahan sayuran juga menjadi salah satu dan bahan campuran lainnya. Ampas tahu
upaya pengolahan makanan siap saji yang dapat merupakan limbah industri pembuatan tahu yang
memperpanjang masa simpan dan dapat berbentuk padat dan mempunyai kandungan
menurunkan biaya produksi. protein kedelai dan dapat diolah menjadi berbagai
produk pangan. Kandungan gizi ampas tahu Yaitu
TINJAUAN PUSTAKA terdiri atas protein 23,55% lemak 5,54%
karbohidrat 26,92% Abu 17,03% serat kasar 16,
Nugget merupakan olahan dari dagingnya 53% dan air 10,43%.
dicincang diberi bumbu yang dicampur dengan Nugget adalah suatu bentuk produk daging giling
tepung lalu dikukus dan kemudian digoreng untuk yang di bumbui, kemudian diselimuti oleh perekat
mempertahankan mutu nya sehingga terbentuk tepung, pelemuran tepung roti, dan digoreng tengah
sebuah makanan siap is aji yang mempunyai gigi matang lalu dibekukan untuk mempertahankan
mutu nya selama penyimpanan. Nugget dapat diberi kandungan protein yang tinggi dapat meningkatkan
tambahan bahan makanan lain untuk meningkatkan emulsifikasi lemak. (Bunga,R dan Yayuk K.R 2016)
nilai gizi seperti tepung ampas tahu sebagai bahan Selain itu ampas tahu merupakan sumber protein
pengikat dalam baahan adonan nugget. Bahan yang baik untuk menjaga kesehatan serta mudah
pengikat merupakan bahan yang digunakan dalam diperoleh. Ampas tahu merupakan makan rendah
adonan seperti tepung tepungan yang memiliki kalori namun tinggi protein. Protein tidak hanya
kandungan protein yang lebih tinggi dan dapat bisa didapatkan dari daging, namun juga dapat
meningkatkan emulsifikasi lemak dibandingkan diperoleh dari pangan nabati seperti ampas tahu.
dengan bahan pengisi. Bahan pengikat dalam Tahu merupakan sumber protein nabati dengan
adonan dapat berfungsi sebagai bahan pengemulsih tekstur yang lembut dan rasya lebih tawar sehingga
juga mengurangi penyusutan pada waktu mudah divariasikan. Tahu memiliki kandungan gizi
pengolahan meningkatkan daya ikat air. Ampas seperti kalsium, besi, magnesium, fosfor, seng dan
tahu merupakan hasil dari pabrik pembuatan tahu kalium. Vitamin pada tahu seperti vitamin D, B6,
yang merupakan sisa dari pembuatan tahu yang thiamin, riboflavin, niasin, dan asam folat. Nugget
diperoleh dari bubur kedelai yang diperas dan tidak ampas tahu adalah olahan beku (frozen food)
digunakan lagi lalu di jemur dan kemudian digiling bermanfaat dalam memperpanjang masa simpan
menjadi tepung. Selama ini ampas tahu belum tahu. Disamping itu pembuatan nugget tahu dengan
dimanfaatkan secara maksimal. (Maya,S 2016). tambahan sayuran bermanfaat meningkatkan nilai
gizi sekaligus dapat meningkatkan minat kepada
Berdasarkan hasil penelitian penggunaan anak-anak yang sulit makan sayur.
amplas tahu dalam pembuatan nugget ampas tahu
dengan hasil terbaik adalah 100 gram dengan lama Seiring perkembangan zaman pola
pengukuran 50 menit dengan kandungan protein konsumsi masyarakat pun semakin berubah.
sekitar 15% dan kalsium yaitu 460 mg per 100 Konsumsi pangan sehat ini lebih cenderung pada
gram bahan. Oleh karena itu dengan penggunaan konsumsi pangan dalam bentuk instan dan cepat.
ampas tahu sebagai alternatif bahan campuran Selain itu proses pengolahan yang semakin
dalam pembuatannya get maka diharapkan bahan berkembang dalam bidang pangan dapat
bangunan saat ini tidak hanya mengandalkan menghasilkan produk-produk olahan yang semakin
daging ayam den again i dapat dinikmati oleh segala beragam yang banyak beredar di pasaran. Beberapa
pisan masyarakat sekaligus dapat meningkatkan produk olahan yang sangat digemari oleh
daya guna dan penipu peningkatan gizi serta konsumen terutama nya makanan siap saji adalah
menambah khasanah ilmu pengetahuan baru nugget. Nugget yang dijual di pasaran juga sudah
tentang pengolahan dan peng aneka ragam and sangat banyak dengan kreasi yang berbeda-beda.
pangan. (Wahyu,M dan Samsuri,T. 2007). Selain terbuat dari daging maupun campuran ikan
Alasan menggunakan ampas tahu sebagai nugget juga dapat dibuat dari bahan dan daging
bahan campuran karena selama ini pemanfaatan seperti tahu.
apa salahnya dianggap sebagai limbah, untuk Nugget yang terbuat dari ampas tahu
dijadikan sebagai bahan pangan masih rendah. Di dengan tambahan sayuran menjadi salah satu upaya
dalam ampas tahu mengandung karbohidrat, lemak, untuk meningkatkan minat para konsumen
dan protein. Ampas tahu juga mengandung amilosa termasuk anak-anak yang tidak menyukai sayur-
yang berfungsi untuk menentukan tekstur. Ampas sayuran. Selama ini nugget yang populer ialah
tahu yang dijadikan sebagai bahan campuran ini berbahan dasar daging dan dikonsumsi terbatas
berfungsi sebagai bahan pengikat dalam adonan pada masyarakat kalangan atas saja. Dari hasil
agar-agar saling terikat dengan bahan yang lainnya. penelitian penggunaan ampas tahu di dalam nugget
Bahan pengikat adalah material bukan dari yang untuk menggantikan sebagian daging ayam dapat
dapat meningkatkan daya ikut air daging dan menurunkan biaya produksi. Dengan demikian
emulsifikasi lemak, selain itu juga memiliki diharapkan nugget akan dapat dikonsumsi seluruh
lapisan masyarakat. Nugget yang paling banyak
diperdagangkan adalah nugget yang terbuat dari organoleptik yang meliputi warna, aroma, rasa dan
daging ayam. Berdasarkan hal tersebut perlu ada tekstur.
yang alternatif nugget seperti nugget ampas tahu.
Bahan utama ayam di gabungkan dengan ampas METODE PENELITIAN
tahu. Nugget ampas tahu ini diharapkan dapat
meningkatkan nilai gizi sehingga relatif sama Jenis penelitian ini adalah penelitian
dengan nugget yang terbuat dari daging dengan kuanttatif dengan pendekatan eksperimen, dalam
harga yang terjangkau. penelitian ini terdapat variable control dan variable
aksperimen sebagai acuan antara keadaan awal
Mutu protein yang terdapat di dalam ampas dengan keadaan setelah diberi perlakuan. Peralatan
tahu sudah mendekati mutu protein daging ayam yang digunakan dalam penelitain ini adalah
dan sapi. Dengan demikian ampas tahu dapat timbangan digital, sarung tangan plastic, pisau,
dijadikan alternatif lain untuk menggantikan blender, baskom, Loyang, telenan, sendok, pani
sebagian daging ayam dalam proses pembuatan kukusan, piring, kulkas, dan saringan.
nugget. Nugget ampas tahu adalah suatu produk Penelitian ini dilaksanakan di Jalan Tirtosari
olahan dengan bahan dasar ampas tahu dengan No. 121 Kelurahan Banten Kecamatan Medan
tambahan sayuran yang dikukus, dicetak, dan Tembung Sumatera Utara, kode pos 20224. Data
melalui proses pemaniran kemudian digoreng. penelitian ini diperoleh dari Kualitas Uji
Nugget ampas tahu merupakan suatu masakan siap Organoleptik. Uji kualitas organoleptic diambil
saji yang dapat memperpanjang masa simpan dan menggunakan metode uji hedonic (kesukaan) yang
dapat menurunkan biaya produksi. Selain dilakukan dengan menguji seberapa jauh tangkat
penggunaan ampas tahu juga dilakukan kesukaan fanelis terhadap nugget yang meliputi
penambahan sayuran yaitu seperti wortel. warna, aroma, rasa, dan tekstur. Fanelis yang
Penambahan wortel menjadi nugget merupakan dilbatkan dalam pengujian hedonic ini yaitu fanelis
salah satu alternatif yang cukup baik dalam Tadris Biologi 2018 Universitas Islam Negeri
pemenuhan kebutuhan gizi dalam kehidupan Sumatera Utara yang terdiri dari 15 orang dari
sehari-hari. Diharapkan dengan adanya kalangan mahasiswa.
penambahan sayuran seperti wortel dapat HASIL DAN PEMBAHASAN
menumbuhkan minat konsumen terutama bagi
anak-anak dan para konsumen yang tidak menyukai
sayuran. Oleh karena itu penulis mencoba PENUTUP
mengkreasikan ampas tahu dan sayuran tersebut REFERENSI
dengan mengolahnya menjadi nugget untuk dapat
memperpanjang umur simpan pada tahu dan Khatimah, N., dkk. (2018). Studi Pembuatan Nugget
sayuran.(Nurul,K.dkk 2018) Berbahan Dasar Tahu Dengan Tambahan Sayuran.
Mutu uji (organoleptik) adalah suatu penilaian atau Jurnal Pendidikan Teknologi Pertanian. 4:59-58.
metode yang digunakan untuk menimbulkan,
mengukur, menganalisis, dan respon panelis Mushollaieni, W., dan Tirtosastro, S. (2007).
terhadap suatu produk dengan menggunakan panca Pengolahan Nugget Komposit Dengan Bahan Baku
Ampas Tahu dan Daging Ikan Hiu. Jurnal Buana
indra yaitu penglihatan, pembau, perasa, dan
Sains. 7(2):131-138.
pendengaran.(Bunga ,R dan Yayuk K.R 2016).

Mutu adalah keseluruhan ciri dari suatu


Rosmawati, B., dan Yayuk K.R. (2016).
produk olahan pangan yang kemampuannya dapat Penggunaan Ampas Tahu Sebagai Bahan
dimemuaskan kebutuhan yang memenuhi harapan Pengikat Terhadap Mutu Nugget Daging
harapan pelanggan. Pengukuran mutu dalam Kambing. Jurnal Ilmiah Perternakan.
penelitian ini adalah dengan melakukan uji 4(2):1-7.
Sari, M. (2016). Penggunaan Tepung
Ampas Tahu Sebagai Bahan Pengikat
Terhadap Mutu Nugget Daging Sapi. Jurnal
Ilmiah Peternakan. 4(3): 40-46.