Anda di halaman 1dari 5

PEMERIKSAAN KARDIOVASCULER TEPI

Disusun oleh :

- Irfan Ramadhani Gumelar 1710301077


- Bunga Dita Islamia 1710301082

PROGRAM STUDY S1 FISIOTERAPI

UNIVERSITAS ‘AISYIYAH YOGYAKARTA

2020-2021
ANAMNESIS

A. Pemeriksaan Subyektif
 Keluhan Utama :
Pasien tidak bisa menekuk tungkai bawah
Pasien tidak bisa berdiri terlalu lama
Pasien tidak bisa berjalan terlalu lama

 Riwayat terdahulu :
Dulu pasien perokok aktif

 Riwayat Sekarang : DVT


 Riwayat Keluarga : -

B. Pemeriksaan Obyektif
 Vital sign
- TD : 120/80 mmHg
- HR : 75x/menit
- RR : 24×/menit
- SUHU : 37°C

C. IPPA (inspeksi , palpasi, perkusi, auskultasi)

 Inspeksi :
(statis) : - ada lebam dan kebiruan
(dinamis) : - rasa sakit saat menekuk dan berdiri
 Palpasi :
- Adanya suhu lokal
- Adanya benjolan disekitar
- Adanya nyeri tekan

PEMERIKSAAN KHUSUS

A. HOMAN SIGN TEST

 Pasien diintruksikan untuk terlentang


 Flexi knee 30°-45°
 Dorsal flexi pada ankle, tekan atau remas bagian gastrok
 Positif jika pasien merasa sakit

 Pasien terlentang
 Flexi ekstensi
 Dorsal flexi pada ankle, tekan atau remas bagian gastrok

INTERVENSI

 Massage 3-5 menit (efflurage) Massage eflurage untuk membuka aliran darah
Dilakukan 3x, tidak ada tekanan, hanya diusap saja dengan gentle, dari bagian distal ke
proksimal

 Senam DVT

Pasien duduk dikursi

Mengangkat kaki : ankle flexi ekstensi

Jinjit

Mencengkram

Mengangkat kaki lagi


A. Buerger dan Raynaud Disease

1. Pemeriksaan Subyektif
 Keluhan utama : pasien mengeluhkan rasa baal, rasa kesemutan, nyeri, dan
rasa panas di ujung jari.
 Riwayat Penyakit Sekarang : Buerger Disease
 Riwayat Penyakit Dahulu : -
 Riwayat Penyakit Keluarga : -
2. Pemeriksaan Objektif
Vital Sign :
 TD : 120/80 mmHg
 HR : 75 x/menit
 RR : 24 x/menit
 Suhu : 36,6˚C
3. Pemeriksaan IPPA
 Inspeksi : adanya perubahan warna biru pada ujung jari tangan nya, adanya
luka pada ujung jari.
 Palpasi : suhu lebih dingin
4. Pemeriksaan khusus
 Cek sensibilitas (menggunakan hammer refleks)
Untuk mengetahui fungsi sensoris
 Compression Test
Jika adaa gangguan dia kembalinya lebih dari 2,5 detik
 Allen Test (pasien diminta untuk mengepalkan tanggan yang memaksa darah
keluar dari tangan. Fisioterapi akan menekan arteri di setiap sisi pergelangan
tangan untuk memperlambat aliran darah kembali ke tangan dan membuat
tangan kehilangan warna normalnya. Selanjutnya pasien diminta untuk
membuka tangan dan fisioterapis meleepaskan tekanan pada satu arteri.
Lalu yang sebaliknya

Intervensi

Buerger disease
a. Pasien tidur terlentang, kaki dielevasikan selama 2-3menit dengan
ketinggian 45°-90°
b. Pasien duduk ongkang ongkang dengan menggerakkan plantar dorsal fleksi.
Inversi eversi dan cengkraman pada jari jari. Dilakukan selama 5-10 menit
c. Pasien tidur terlentang, kemudian pqsien diselimuti dari ujung kaki sampai
dada selama 5-10 menit. Untuk menjaga suhu tubuh pasien sehingga
memperlancar vaskularisasi