Anda di halaman 1dari 2

Nama : Raden Acmad Gunawan

NIM : B0416046

Prodi/Kelas : Ilmu Sejarah/B

Mata Kuliah : Historiografi Umum

Homerus dan Herodotus

Historiografi merupakan kegiatan intelektual yang membutuhkan daya analisis tinggi. 1


Historiografi yang kita kenal saat ini bermula dari historiografi klasik. Historiografi klasik ini
berasal dari peradaban Yunani kuno. Karya-karya sejarawan kuno itu masih bertahan hingga kini
sehingga dapat menjadi pembelajaran dan acuan dalam perkembangan historiografi.

Homerus

Historiografi Yunani bermula ketika Homerus membuat karya yaitu Iliad dan Odyssey.
Homerus merupakan seorang sastrawan Yunani yang diperkirakan hidup pada abad ke-7 SM,
diperkirakan Homerus lahir di wilayah Chios. Homerus melahirkan berbagai karya berbentuk
epos, sehingga penulisannya dikenal sebagai Homeric. Karya Homerus yang paling terkenal
adalah Iliad dan Odyssey, Iliad menceritakan tentang orang-orang Yunani dalam Perang Troya
yang bermula ketika Paris putra dari Raja Troya membawa lari Helen istri dari Raja Sparta.
Sedangkan Odyssey menceritakan tentang pengembaraan orang-orang Yunani setelah jatuhnya
Troya.2 Iliad dan Odyssey merupakan suatu epos kepahlawanan yang memiliki nilai-nilai
inspiratif dan edukatif. Gaya penulisan Homerus masih mengikuti tradisi sastra kuno yang penuh
dengan cerita kepahlawanan.

1
Sjamsuddin, H, Metodologi Sejarah, (Yogyakarta: Ombak, 2007) hlm 156
2
Victor Duruy, Sejarah Klasik Dunia Timur, (Jogja: Indoliterasi, 2016) hlm 127-130
Herodotus

Herodotus merupakan seorang tokoh Yunani yang diperkirakan lahir antara tahun 490-
480 SM. Herodotus merupakan keluarga bangsawan dari Halicarnassus, barat daya Asia Kecil.3
Herodotus yang berasal dari keluarga bangsawan hijrah meninggalkan Halicarnassus menuju
Athena karena terlibat konflik dengan Lygdamis. Di Athena inilah ia memulai pengembaraannya
menuju wilayah pesisir laut untuk menyelesaikan karyanya tentang Sejarah Perang Parsi. Iiad
dan Odyssey karya Homerus berhasil mempengaruhi Herodotus dalam menyelesaikan Sejarah
Perang Parsi. Herodotus menambahkan unsur-unsur tradisi kuno hanya untuk memberi kesan
indah dan imajinatif, namun pada nyatanya Herodotus ingin melihat Perang Parsi dari sisi yang
berbeda. Herodotus lebih tertarik untuk mencari tahu apa yang telah terjadi dan mengapa hal itu
bisa terjadi.4

Perbandingan antara Homerus dan Herodotus

Homerus menulis Iliad dan Odyssey dalam bentuk epos puisi yang memuat berbagai
unsur imajinatif. Gaya penulisan Homerus terbilang unik karena menggabungkan mitos dengan
sejarah. Karya Homerus sekilas terlihat sebagai karya fantasi karena memuat berbagai unsur
kepahlawanan dan kebangsaan yang erat kaitannya dengan tradisi sastra kuno.

Herodotus memiliki ciri penulisan ilmiah yang berdasarkan penelitian ilmiah dan bersifat
tidak subjektif. Herodotus menggali sumber informasi dari kedua belah pihak yaitu Yunani dan
Persia sehingga netralitas karyanya diakui. Herodotus menulis Sejarah Perang Parsi dengan cara
menggabungkan unsur kronologi, etnologi, geografi serta puisi. Karyanya tersebut berdasarkan
penelitian ilmiah bukan mitos sehingga ia mendapat julukan sebagai Bapak Sejarah.

Homerus dan Herodotus merupakan 2 tokoh historiografi. Karya-karya nya dikenal dan
dikenang hingga kini sehingga mereka berdua merupakan tokoh historiografi penting pada masa
lalu dan masa kini

3
Peter Gay and J. Cavanaugh, Historians at Work: Volume 1, (New York: Harper and Row,
1972), hlm 1
4
ibid, hlm 2-3