Anda di halaman 1dari 29

ht

tp
s:
//k
ub
ar
ka
b.
bp
s .g
o.id
COVER
ht
tp
s:
//k
ub
ar
ka
b.
bp
s
COVER

.g
o.
id
ht
tp
s:
//k
ub
ar
ka

2019
b.
bp
s .g
o.
id
KABUPATEN KUTAI BARAT
STATISTIK DAERAH
KABUPATEN KUTAI BARAT 2019

No. Publikasi : 64020.1921

id
Katalog BPS : 1101002.6402

o.
Ukuran Buku : 17,6 cm x 25 cm

s .g
Jumlah Halaman : v + 22 Halaman
bp
b.
ka
ar
ub
//k
s:

Naskah:
tp

Seksi Neraca Wilayah dan Analisis Statistik


ht

Gambar Kulit:
Seksi Integrasi Pengolahan dan Diseminasi Statistik

Diterbitkan oleh:
Badan Pusat Statistik Kabupaten Kutai Barat
Kata Pengantar

id
Publikasi Statistik Daerah Kabupaten Kutai Barat 2019 diterbitkan oleh Ba-

o.
dan Pusat Statistik Kabupaten Kutai Barat berisi berbagai data dan informasi ter-

.g
pilih seputar Kutai Barat yang dianalisis secara sederhana untuk membantu

s
bp
pengguna data memahami perkembangan pembangunan serta potensi yang ada di
Kutai Barat.
b.
ka

Publikasi Statistik Daerah Kabupaten Kutai Barat 2019 diterbitkan untuk


ar

melengkapi publikasi-publikasi statistik yang sudah terbit secara rutin setiap tahun.
ub

Berbeda dengan publikasi-publikasi yang sudah ada, publikasi ini lebih


//k

menekankan pada analisis. Materi yang disajikan dalam Statistik Daerah Kabupaten
s:

Kutai Barat 2019 memuat berbagai informasi/indikator terpilih yang terkait dengan
tp

pembangunan di berbagai sektor di Kutai Barat dan diharapkan dapat menjadi ba-
ht

han rujukan/kajian dalam perencanaan dan evaluasi kegiatan pembangunan.

Kritik dan saran konstruktif berbagai pihak kami harapkan untuk penyem-
purnaan penerbitan mendatang. Semoga publikasi ini mampu memenuhi tuntutan
kebutuhan data statistik, baik oleh instansi/dinas pemerintah, swasta, kalangan
akademisi, maupun masyarakat luas.

Kepala Badan Pusat Statistik


Kabupaten Kutai Barat

Widiyantono, SST, M.Stat

Statistik Daerah Kabupaten Kutai Barat 2019 III


1. Geografi & Iklim 1

id
2. Pemerintahan 2

o.
.g
3. Penduduk 4

s
4. Ketenagakerjaan bp 6
b.
5. Pendidikan 7
ka

6. Kesehatan 8
ar
ub

7. Perumahan 9
//k

8. Pembangunan Manusia 11
s:

9. Pertanian 13
tp
ht

10. Peternakan 14
11. Pertambangan & Energi 15
12. Hotel & Pariwisata 16
13. Transportasi 17
14. Perbankan & Investasi 18
15. Harga-Harga 19
16. Pendapatan Regional 20
17. Perbandingan Regional 22

IV Statistik Daerah Kabupaten Kutai Barat 2019


Setelah keluarnya UU No.2 Tahun 2013, wilayah Kabupaten Kutai Barat terbagi
menjadi dua kabupaten yaitu Kabupaten Kutai Barat dan Kabupaten Mahakam Ulu.

Kabupaten Kutai Barat dengan Ibukota PETA KABUPATEN KUTAI BARAT


Sendawar merupakan pemekaran dari wila-
yah Kabupaten Kutai yang telah ditetapkan
berdasarkan UU. Nomor 47 Tahun 1999. Na-
mun setelah keluarnya Undang-Undang No.2
Tahun 2013 tentang Pembentukan Kabupaten

id
Mahakam Ulu di Provinsi Kalimantan Timur,

o.
maka wilayah Kabupaten Kutai Barat terbagi

.g
menjadi dua kabupaten yaitu Kabupaten Ku-

s
tai Barat dan Kabupaten Mahakam Ulu.
Setelah pemekaran, luas wilayah Kabupaten
bp
b.
ka

Kutai Barat yang terdiri dari 16 kecamatan,


190 kampung dan 4 kelurahan yaitu sekitar
ar
ub

20.384,6 km2.
//k

Kabupaten Kutai Barat secara geografis


s:

terletak antara 114o45'49"- 116o32'43" Bujur


tp

Timur dan 00o37'30" Lintang Utara dan


ht

01o09'33" Lintang Selatan. Secara administratif, STATISTIK GEOGRAFI DAN IKLIM


batas wilayah Kabupaten Kutai Barat di sebe- KUTAI BARAT

lah utara adalah Kabupaten Mahakam Ulu, Uraian Satuan 2018


sebelah timur Kabupaten Kutai Kartanegara, Luas Wilayah
Daratan Km2 20.384,6
sebelah selatan Kabupaten Penajam Paser Pengelolaan Laut Km2 -
Utara, dan sebelah barat adalah Provinsi Kali- Batas Wilayah
Utara Kab. Mahakam Ulu
mantan Tengah. Timur Kab. Kukar
Selatan Kab. Paser
Daerah Kabupaten Kutai Barat Barat Prov. Kalteng
didominasi Topografi bergelombang, dari
Ketinggian DPL meter 10-80
kemiringan landai hingga curam dengan
ketinggian berkisar antara 10-80 meter diatas Hari Hujan (rata-
hari 8
rata per bulan)
permukaan laut dan kemiringan antara 0–60
Curah Hujan
persen. Daerah dataran rendah pada (rata-rata per mm 4,80
umumnya dijumpai di kawasan danau dan bulan)

kawasan sepanjang sungai (DAS).

Statistik Daerah Kabupaten Kutai Barat 2019 1


Latar belakang pendidikan Sarjana (Diploma/S1/S2/S3) sudah men-
dominasi apatur negara di pemerintahan Kabupaten Kutai Barat

Kabupaten Kutai Barat dengan ibukota


Statistik Pemerintahan
Sendawar, terdiri dari 16 Kecamatan yang meli-
Wilayah Administrasi 2018 puti 190 kampung dan 4 kelurahan. Di Kabupat-
Ibukota Sendawar en Kutai Barat telah dibentuk 4 kelurahan ber-
Kecamatan 16 dasarkan Peraturan Daerah Nomor 4 Tahun 2011
Kampung/Kelurahan 194 yang terdiri dari Kelurahan Barong Tongkok dan

id
Simpang Raya di Kecamatan Barong Tongkok
Klasifikasi Kampung

o.
dan Kelurahan Melak Ulu dan Melak Ilir di
 Swadaya 161

.g
 Swakarya 32 Kecamatan Melak. Jika dikelompokkan menurut

s
1
bp
klasifikasi desa/kampung/kelurahan, Kutai Bar-
at terdiri dari 161 kampung swadaya, 32 kam-
b.
pung swakarya dan 1 kampung swasembada.
ka

Statistik PNS Menurut Pendidikan


Terakhir
ar

Jumlah Anggota Dewan Perwakilan


Pendidikan Terakhir 2018
ub

Rakyat (DPRD) Kabupaten Kutai Barat pada ta-


 s/d SD 23 hun 2018 sebanyak 25 orang, yang terdiri dari 20
//k

 44 anggota Laki-laki dan 5 anggota perempuan.


s:

SLTP
tp

 SMA 1.528 Jumlah Pegawai Negeri Sipil (PNS) di


ht

 Diploma I/II 233 lingkungan Pemerintah Kabupaten Kutai Barat


tahun 2018 sebanyak 3.877 orang. Jika
 Diploma III 388
dikelompokkan menurut jenjang pendidikan ter-
 Sarjana/S.1/S.2/S.3 1.661
akhir, jumlah PNS sudah didominasi pendidikan
JUMLAH PNS 3.877 Sarjana/S1/S2/S3 sebanyak 1.661 orang atau
42,84 persen dari total PNS di Kutai Barat. Dii-
Persentase PNS menurut kuti kelompok pendidikan tingkat SMA sebesar
Golongan Pangkat, 2018
39,41 persen.
1,29
Jika diamati menurut golongan ke-
17,49
31,31 pangkatan pengawai (PNS) Kutai Barat
didominasi PNS dengan golongan III yaitu
49,91 49,91 persen, diikuti golongan II sebesar 31,31
persen, golongan IV sebesar 17,49 persen dan
sisanya 1,29 persen merupakan golongan I.
Golongan I Golongan II Golongan III Golongan IV

2 Statistik Daerah Kabupaten Kutai Barat 2019


Struktur anggaran Pemerintah Kutai Barat masih mengandalkan
alokasi / dana perimbangan

Dalam menjalankan pemerintahan dae- REALISASI PENDAPATAN


rahnya, pemerintah daerah menyusun Anggaran PEMERINTAH KUTAI BARAT
MENURUT JENIS PENDAPATAN
Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD). APBD
(MILIAR RUPIAH)
adalah suatu rencana kerja pemerintah daerah
yang mencakup seluruh penerimaan dan belanja
Uraian 2017 2018
(pengeluaran) pemerintah daerah, dalam rangka

id
mencapai sasaran pembangunan dalam kurun

o.
Pendapatan 1.674,56 2.010,35
waktu satu tahun yang dinyatakan dalam satuan

.g
Pendapatan Asli

s
uang dan disetujui oleh DPRD yang di 131,66 117,98
Daerah
dalamnya memuat struktur yang terdiri dari bp Dana Perim-
b.
pendapatan, belanja dan pembiayaan daerah. 1.324,35 1.692,66
bangan
ka

Realisasi pendapatan pemerintah Lain-Lain Penda-


ar

218,56 199,70
Kabupaten Kutai Barat pada tahun 2018 sebesar patan Sah
ub

2.010,35 miliar rupiah, dan mengalami pening-


//k

Belanja Daerah 1.539,12 2.005,90


katan dibadingkan tahun 2017. Pendapatan
s:

daerah Kabupaten Kutai Barat selama dua tahun Belanja Tidak


tp

669,15 883,41
terakhir sebagian besar bersumber dari Dana Langsung
ht

Perimbangan, dimana tahun 2018 nilai pendapa-


Belanja Langsung 869,96 1.122,50
tan dari Dana Perimbangan yaitu sebesar
1.692,66 miliar rupiah atau sebesar 84,20 persen
dari total pendapatan di Kutai Barat. Selanjutnya
Pendapatan lain-lain yang sah yaitu sebesar
199,70 miliar rupiah atau sebesar 9,93 persen
dari total pendapatan di Kutai Barat. Sedangkan
Pendapaan Asli Daerah (PAD) menyumbang
117,98 miliar rupiah atau hanya sebesar 5,87 per-
sen dari total pendapatan di Kutai Barat. Agar
potensi pendapatan daerah dapat dioptimalkan
maka diperlukan arah dan kebijakan
pendapatan daerah yang lebih kreatif,
transparan dan akuntabel.

Statistik Daerah Kabupaten Kutai Barat 2019 3


Laju Pertumbuhan Penduduk Kutai Barat Tahun 2018 melambat

Statistik Penduduk Berdasarkan data BPS dari proyeksi


Kutai Barat Tahun 2017-2018 penduduk, jumlah penduduk Kabupaten Ku-
tai Barat Tahun 2018 mencapai 147.598 jiwa
Uraian 2017 2018
yang terdiri dari 77.988 jiwa penduduk laki-
Jumlah Penduduk (jiwa) laki dan 69.600 penduduk perempuan. Rasio
jenis kelamin (sex ratio) untuk Kabupaten Ku-

id
Laki-laki 77.588 77.998
tai Barat pada tahun 2018 adalah sebesar

o.
Perempuan 69.410 69.600 112,07 yang berarti bahwa pada tahun 2018

.g
terdapat 112-113 orang penduduk laki-laki

s
Lk+Pr 146.998 147.598
bp
pada setiap 100 orang penduduk perempuan.
b.
Sex ratio
Sehingga dapat disimpulkan bahwa
111,78 112,07
ka

penduduk laki-laki di Kabupaten Kutai Barat


Pertumbuhan
ar

0,47 0,41 tahun 2018 lebih banyak dibandingkan


Penduduk (persen)
ub

penduduk perempuan. Nilai ini lebih besar


Sumber : BPS
dibandingkan dengan tahun sebelumnya, se-
//k

hingga dapat dikatakan proporsi penduduk


s:

laki-laki semakin lebih besar.


tp

Laju Pertumbuhan Penduduk


ht

Kabupaten Kutai Barat Laju pertumbuhan penduduk Kabu-


Tahun 2014-2018 paten Kutai Barat tahun 2018 sebesar 0,41 per-
sen, pertumbuhannya mengalami perlambat-
0,70
0,65 an dibandingkan tahun 2017. Walaupun mel-
0,60
0,61
0,50 0,47
a m ba t akan tetapi p e r t u m bu h a n
0,40 0,41 penduduknyanya masih positif atau mening-
0,30 0,32 kat. Daya tarik ekonomi usaha tambang batu-
0,20 bara dan perkebunan kelapa sawit mendorong
0,10 terjadinya peningkatan migrasi masuk ke Ka-
0,00 bupaten Kutai Barat, sebaliknya alasan masih
2014 2015 2016 2017 2018

Sumber : BPS minimnya sarana pendidikan memicu migrasi


penduduk keluar untuk mencari penduduk di
Kabupaten Kutai Barat. Kondisi tersebut diat-
as menjadi fenomena tersendiri dalam peta
demografi di Kutai Barat.

4 Statistik Daerah Kabupaten Kutai Barat 2019


Kepadatan Penduduk Kutai Barat masih relatif jarang

Bila dilihat perbandingan antara Jumlah Penduduk Menurut Kecamatan


jumlah penduduk dengan luas wilayahnya Kabupaten Kutai Barat 2018
maka dapat diperoleh Kepadatan penduduk LUAS PENDU
untuk Kabupaten Kutai Barat tahun 2018 KECAMATAN
WILA- DUK
YAH
adalah sebesar 7.24 jiwa/Km2. Sehingga (Km2) (jiwa)

dapat kita ketahui bahwa ada sekitar 7 sam- Bongan 2.305,3 9.771

id
pai 8 orang menempati wilayah per km 2. Jempang 744,5 10.875

o.
.g
Apabila kita lihat perbandingan an- Penyinggahan 192,1 3.966

s
tar kecamatan berdasarkan data jumlah
penduduk dari Disdukcapil dapat kita bp
Muara Pahu 1.110,6 8.457
b.
ketahui bahwa pada Tahun 2018 Kecamatan Siluq Ngurai 1.629,1 5.607
ka

Sekolaq Darat merupakan kecamatan Muara Lawa 436,7 6.799


ar

dengan kepadatan tertinggi yaitu sebesar


ub

Bentian Besar 1.856,1 3.250


205,88 jiwa/Km2 , kemudian kecamatan
//k

Damai 2.027,5 10.226


Melak dengan 80,86 jiwa/Km2 , kemudian
s:

kecamatan Barong Tongkok dengan Nyuatan 1.343,3 6.291


tp

kepadatan 73,75 jiwa/Km2 dan keamatan Barong Tongkok 405,9 29.935


ht

dengan kepadatan penduduk terendah yaitu


Linggang Bigung 2.299,1 15.566
Bentian Besar dengan kepadatan penduduk
sebesar 1,75 jiwa/Km2. Melak 179,2 14.491

Penduduk di Kabupaten Kutai Barat Sekolaq Darat 49,3 10.150

terdiri dari berbagai suku bangsa yaitu anta- Manoor Bulatn 2.964,6 8.583
ra lain suku Dayak, Kutai, Jawa, Bugis, Ban-
Long Iram 2.499,5 7.436
jar, Madura, Batak dan Timor. Walaupun
Tering 341,8 10.796
terdiri dari berbagai suku bangsa dan aga-
ma, Kabupaten Kutai Barat tetap merupa- KUTAI BARAT 20.384,6 162.199
kan wilayah yang cukup kondusif.
Sumber : Disdukcapil Kab. Kutai Barat

Dalam penghitungan kependudukan, terdapat perbedaan jumlah penduduk antara konsep pencatatan penduduk menurut BPS dan Dinas
Kependudukan dan Catatan Sipil. BPS selaku penyelenggara statistik nasional wajib menggunakan metode sensus penduduk yaitu
pencatatan penduduk secara de facto (kondisi nyata keberadaan penduduk), adapun Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil mengguna kan
konsep registrasi penduduk sebagai dasar SIAK (Sistem Administrasi Kependudukan) yang lebih berpegang kepada pencatatan pendu duk
secara de jure (secara hukum dimana penduduk tercatat atau berdasarkan KTP/KK).

Statistik Daerah Kabupaten Kutai Barat 2019 5


Tingkat Pengangguran relatiif rendah

Penduduk dikelompokkan dalam ke-


Indikator Ketenagakerjaan
Kutai Barat lompok usia kerja dan penduduk bukan usia ker-
ja. Penduduk usia kerja adalah penduduk usia 15
Uraian 2018 tahun ke atas. Penduduk usia kerja sendiri
Angkatan Kerja (orang) 76.343 dibedakan menjadi angkatan kerja dan bukan
TPAK (%) 71,65 angkatan kerja. Yang termasuk angkatan kerja

id
- Laki-laki 85,13 adalah mereka yang bekerja dan mencari kerja,

o.
sedangkan yang termasuk bukan angkatan kerja
- Perempuan 55,99

.g
adalah mereka yang sekolah, mengurus ru-
TPT (%) 4,86

s
mahtangga dan lainnya. Pada tahun 2018,
- Perkotaan 6,32
bp
penduduk angkatan kerja di Kabupaten Kutai
b.
- Perdesaan 4,43
Barat sekitar 76.343 orang.
ka

Status Pekerjaan Utama (%) 100,00


Tingkat Partisipasi Angkatan Kerja
ar

-Formal 54,46
ub

-Informal 45,54 (TPAK) adalah perbandingan antara penduduk


angkatan kerja dengan penduduk usia 15 tahun
//k

ke atas dalam bentuk persentase. Semakin tinggi


s:

nilai persentase TPAK, semakin besar penduduk


tp

usia 15 tahun ke atas yang masuk ke dalam


ht

angkatan kerja, begitu pula sebaliknya. TPAK Ku-


Angkatan Kerja yang Bekerja Menurut
Lapangan Usaha, 2018 tai Barat tahun 2018 tercatat sebesar 71,65 persen .

Selain TPAK, Indikator Tingkat Pengang-


guran Terbuka (TPT) merupakan salah satu indi-
kator yang paling banyak digunakan untuk men-
42,52 40,76
gukur keberhasilan ketenagakerjaan. Di tahun
2018 TPT Kabupaten Kutai Barat mencapai 4,86
16,72 persen.

Jika penduduk bekerja di kelompok


menurut lapangan usaha, ternyata di tahun 2018
Pertanian Industri Manufaktur Jasa
penduduk Kutai Barat dominan bekerja pada
lapangan usaha Sektor Jasa-jasa yaitu 42,52 per-
sen, diikuti Sektor Pertanian (40,76 persen) dan
sisanya pada Manufaktur (16,72 persen).

6 Statistik Daerah Kabupaten Kutai Barat 2018


Persentase Buta Huruf sedikit meningkat

Pendidikan merupakan salah satu INDIKATOR PENDIDIKAN


KUTAI BARAT
sektor penting yang harus diutamakan dalam
pembangunan, karena merupakan salah satu Uraian 2017 2018

sektor kunci dalam keberhasilan pem- Angka Melek Huruf 98,49 98,36
bangunan terutama pembangunan sumber Persentase Buta Huruf 1,51 1,64
daya manusia. Pada tahun 2018 di Kabupaten Jumlah Murid

id
-SD/MI 20.597 20.873
Kutai Barat terdapat 98,36 persen penduduk

o.
-SLTP/MTs 9.346 9.314

.g
berumur 15 tahun ke atas telah melek huruf -SLTA/MA, SMK 7.550 7.581

s
atau dapat membaca baik huruf latin maupun Jumlah Sekolah
huruf-huruf lainnya, dan mengalami trend bp
-SD/MI 217 217
b.
negatif dari tahun sebelumnya, walaupun -SLTP/MTs 68 68
ka

-SLTA/MA, SMK 38 38
penurunnya tidak signifikan. Sisanya sekitar
ar

Jumlah Guru
1,64 persen penduduk yang buta huruf.
-SD/MI 2.135 2.181
ub

Jika dilihat dari data sekunder di Kutai -SLTP/MTs 767 807


//k

-SLTA/MA, SMK 598 599


Barat tergambar jumlah murid SD masih yang
s:

terbanyak, diikuti oleh SLTP dan SLTA , hal ini


tp

terkait dengan jumlah sarana pendidikan yang


ht

masih banyak difokuskan kepada pendidikan


RASIO MURID TERHADAP GURU 2018
dasar dan menengah yang terlihat dari lebih
banyaknya jumlah sekolah dasar.
Jika dilihat dari rasio murid terhadap 13
14 12
guru di Kabupaten Kutai Barat 2018 terlihat 12 10
bahwa rata-rata 1 orang guru mempunyai 10
beban kerja untuk mengajar 10 sampai dengan 8
13 orang siswa. Jika dibandingkan, beban guru 6
yang mengajar di sekolah negeri lebih berat 4
dibandingkan dengan guru yang mengajar di 2

sekolah swasta. Sedangkan Beban kerja yang 0


SD SMP SMA
terberat disandang oleh guru-guru yang
mengajar di sekolah SMA yaitu rata-rata 1
orang guru mengajar 13 siswa.

Statistik Daerah Kabupaten Kutai Barat 2019 7


Pertolongan kelahiran melalui tenaga medis semakin meningkat

Kesehatan merupakan salah satu faktor


STATISTIK KESEHATAN
yang sangat penting bagi manusia. Pelayanan
Uraian 2017 2018 kesehatan yang baik merupakan salah satu upaya
pemerintah agar tercapainya derajat kesehatan
Sarana Kesehatan
masyarakat yang baik. Salah satu upaya
Dokter 68 66
259 256
pemerintah dalam mengatasi masalah kesehatan
Perawat

id
adalah dengan penyediaan sarana kesehatan dan

o.
Bidan 174 212
tenaga medis/dokter. Pada tahun 2018 di Kabu-

.g
Farmasi 20 29
paten Kutai Barat tercatat ada 66 dokter (dokter

s
Ahli Gizi - 24

Sarana Kesehatan bp
umum, dokter gigi dan dokter spesialis), 256
b.
Perawat, 212 Bidan, 29 Farmasi dan 24 Ahli Gizi.
1 1
ka

RSU & RS Swasta Sedangkan untuk sarana kesehatan di Kutai Barat,


Puskesmas 19 19
ar

ada 1 RSU, 19 Puskesmas, 244 Posyandu dan 18


ub

Posyandu 242 244 Klinik/Balai.


Klinik/Balai 18 18
//k

Jika dilihat dari jumlah penduduk yang


s:

Persentase Penduduk yang Berobat Jalan melakukan berobat jalan, ada 41,40 persen
tp

41,40 52,45
penduduk yang berobat jalan di tahun 2017 dan
Kutai Barat
ht

memasuki 2018 angkanya meningkat menjadi


Penolong Kelahiran pertama (%)
52,45 persen.
Dokter Kandungan dan 28,62 40,11 Semakin banyak bayi lahir ditolong oleh
Bidan 64,23 51,20 tenaga paramedis dalam proses kelahirannya,

Tenaga Kesehatan Lain 7,14 6,79 maka diharapkan semakin baik tingkat kesela-
matan bayi dan ibunya. Pada tahun 2018 di Kabu-
Dukun Beranak/Paraji 0,00 1,89
paten Kutai Barat terdapat sekitar 51,20 persen
Lainnya 0,00 0,00 balita yang proses kelahiran pertamanya ditolong
oleh bidan, sekitar 40,11 persen ditolong oleh
Sumber: Dinas Kesehatan dan BPS Kubar Dokter kandungan dan Dokter Umum, untuk
tenaga kesehatan lainnya ada 6,79 persen., se-
dangkan untuk dukun beranak ada 1,89 persen.

8 Statistik Daerah Kabupaten Kutai Barat 2018


Kualitas Rumah Tinggal di Kutai Barat Semakin Baik

INDIKATOR PERUMAHAN
Rumah merupakan salah satu kebutuhan pri-
Uraian 2017 2018
mer manusia yang harus dipenuhi, selain pangan
Kepemilikan Rumah
dan sandang. Rumah dalam kehidupan manusia ber-
Milik sendiri 82.34 84,41
fungsi sebagai tempat tinggal yang diperlukan
Kontrak/Sewa 7.21 8,05
manusia untuk memasyarakatkan diri. Rumah juga Bebas sewa 7.18 6,33
merupakan pusat kegiatan budaya manusia dalam Dinas, lainnya 3.27 1,21

id
rangka mencapai tujuan dan kesempurnaan hidup.

o.
Uraian 2017 2018

.g
Pada tahun 2017, jika dilihat dari status Luas lantai rumah (m2)

s
kepemilikan rumah, sekitar 82,34 persen rumah yang <= 19 0.45 2,27
dihuni rumah tangga di Kabupaten Kutai Barat ber- bp 20-49 31.71 25,73
b.
50-99 48.97 45,13
status milik sendiri. Memasuki 2018, persentase
ka

100-149 12.15 18,55


kepemilikan rumah milik sendiri meningkat menjadi 150+ 6.72 8,32
ar

84,41 persen, sedangkan rumah bukan milik sendiri Jenis Atap Terluas
ub

sebesar 15,59 persen. Beton 2.65 0,39


//k

Genteng 4.50 2,96


Secara umum sebagian besar rata-rata luas Asbes 2.32 3,47
s:

lantai yang dihuni oleh rumahtangga di Kabupaten Seng 72.73 81,53


tp

Kutai Barat adalah pada kelompok 50-99 m2 dan 20- Kayu/Sirap, Lainnya 17.80 11,65
ht

49 m2 yakni masing-masing sebesar 45,13 persen dan Jenis Dinding Terluas

25,73 persen dari seluruh rumah tangga yang ada di Tembok 20.46 28,40
Kayu
Kabupaten Kutai Barat. Jika dilihat dari jenis atap 79.35 71,60
Batang Kayu
terluas pada tahun 2018 di Kabupaten Kutai Barat, Bambu/Anyaman
0.19 0.00
secara umum sebagian besar rumah yang dihuni oleh Bambu, Lainnya
rumahtangga menggunakan atap seng yaitu sekitar Jenis Lantai Terluas
81,53 persen. Marmer/Granit,
16.09 22,33
Dari jenis dinding terluas pada tahun 2018 di Keramik

Kabupaten Kutai Barat, secara umum sebagian besar Ubin/Tegel/Teraso 0,00 1,84

rumah yang dihuni oleh rumahtangga menggunakan Kayu/Papan Kualitas


67.82 58,69
dinding kayu (batang kayu), sekitar 71,60 persen. Jika Tinggi

dilihat dari jenis lantai terluas pada tahun 2018 seba- Semen/Bata Merah 13.85 16,94

gian besar rumah yang dihuni oleh rumahtangga Kayu/Papan Kualitas


rendah, Tanah, 2.24 0,20
berlantai kayu/papan sebesar 58,9 persen. Lainnya

Statistik Daerah Kabupaten Kutai Barat 2019 9


Sumber Penerangan Listrik PLN sudah dominan

INDIKATOR PERUMAHAN
Persentase rumahtangga yang menggunakan
Uraian 2017 2018 air bersih dapat menunjukkan gambaran tentang
kondisi kesehatan suatu daerah. Sumber air minum
Sumber Air Minum
yang bersih diantaranya adalah air leding/kemasan,
Air Kemasan 44.62 45,73
pompa, mata air dan sumur terlindung. Pada tahun

id
Leding 7.17 5,93 2018 di Kabupaten Kutai Barat, persentase ru-

o.
Sumur Bor / mahtangga menggunakan air kemasan sekitar 45,73
6.17 14,30

.g
Pompa
persen, air ledeng sekitar 5,93 persen, air minum

s
Sumur Terlindung 16.91 7,17

Sumur Tak
bp
dari sumur bor/pompa 14,30 persen, dan air minum
b.
0.00 0.89 dari sumur dan mata air terlindung adalah 7,17 per-
Terlindung
ka

sen. Dapat dibuat kesimpulan awal rumahtangga


Mata Air
ar

yang menggunakan air bersih sebagai sumber air


Terlindung/Tak 16.91 17,33
ub

Terlindung minum sudah lebih banyak dibandingkan dengan


menggunakan air yang kurang bersih.
//k

Air Permukaan 8,57


Jika dilihat dari fasilitas tempat pembuangan
s:

Air Hujan 14.92 0,09


tp

air besar, terlihat bahwa sebagian besar rumahtang-


Lainnya 0,00
ht

ga di Kabupaten Kutai Barat pada tahun 2018 telah


mempunyai fasilitas tempat pembuangan dengan
Uraian 2017 2018
WC leher angsa sekitar 95,53 persen. Sedangkan
Jenis Kloset persentase rumahtangga yang menggunakan WC
WC Leher Angsa 95.68 95,53 selain leher angsa yaitu sebesar 4,47 persen..
WC Plengsengan 1.36 0,76 Dewasa ini penerangan listrik juga merupa-
WC Cemplung / kan suatu kebutuhan yang vital untuk dipenuhi
2.96 3,70
Cubluk bahkan terasa merupakan kebutuhan primer. Secara
WC Tidak Pakai
Kloset
0.00 0,00 umum dapat dikatakan bahwa sebagian besar ru-
Sumber Penerangan
mahtangga di Kabupaten Kutai Barat menggunakan
sumber penerangan listrik. Pada tahun 2018, sekitar
Listrik PLN 76.09 77,72
77,72 persen rumahtangga menikmati aliran listrik
Listrik Non PLN 17.38 21,47 PLN. Sedangkan 22,28 persen masyarakat Kutai
Bukan Listrik 6.53 0,81 Barat menggunakan listrik non PLN/Bukan Listrik.

10 Statistik Daerah Kabupaten Kutai Barat 2019


Capaian Pembanguan Manusia Kutai Barat masuk dalam klasifikasi Tinggi

Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Statistik


Pembangunan Manusia
mengukur pencapaian suatu daerah dalam tiga
dimensi dasar pembangunan manusia, yaitu Uraian 2017 2018
kesehatan, pendidikan dan ekonomi. Aspek IPM 70.18 70.69
kesehatan dalam pembangunan manusia diukur
Peringkat IPM (Tingkat 9 9
oleh indeks harapan hidup sebagai reprentasi ke- Provinsi)

id
mampuan untuk hidup sehat dan berumur pan-

o.
Angka Harapan Hidup 72.37 72.57
(tahun)

.g
jang. Aspek pendidikan diukur oleh indeks pen-
Harapan Lama Sekolah

s
didikan yang diperoleh dengan mengukur rata- 12.82 12.88

rata lama sekolah dan angka harapan sekolah. bp (tahun)

Rata-rata Lama Sekolah


b.
8.06 8.07
Standar hidup yang layak merupakan gambaran (tahun)
ka

dari aspek ekonomi masyarakat. Aspek ekonomi


ar

Pengeluaran Perkapita
tersebut dihitung dengan menggunakan indikator Disesuaikan (Ribu 9,532 9,849
ub

GNI per kapita. Rupiah)


//k

Nilai IPM Kabupaten Kutai Barat tahun


s:

2018 sebesar 70,69 meningkat bila dibandingkan


tp

tahun sebelumnya yang sebesar 70,18. Nilai IPM IPM Kabupaten/Kota


ht

Kutai Barat sudah tergolong tinggi meskipun Kalimantan timur, 2018


masih berada pada peringkat 9 dari 10 Kabu-
paten/Kota. Hal ini terjadi karena didorong oleh Paser
90
seluruh komponen pembentuk IPM di Kabupaten Kota Bontang 71,61 Kutai Barat
70
Kutai Barat yang mengalami peningkatan. 79,86 70,69
50
73,15 Kutai Kartanegara
Kecepatan perubahan IPM juga menjadi Kota Samarinda
79,93
30

salah satu fokus dalam pembangunan manusia Di 10

Kalimantan Timur, tahun 2018 Kota Balikpapan Kota Balikpapan 79,81


72,56
Kutai Timur
memiliki kecepatan perubahan IPM yang
74,01
tertinggi yakni 1,01 persen dan Kota Bontang Mahakam Ulu
66,67
71,13 Berau

merupakan yang terendah yaitu 0,49 persen. Penajam Paser Utara


Sedangkan Kutai Barat tercatat sebesar 0,73 per-
sen.

Statistik Daerah Kabupaten Kutai Barat 2019 11


Persentase Penduduk Miskin Meningkat

Untuk mengukur kemiskinan, BPS


Statistik Kemiskinan menggunakan konsep kemampuan memenuhi
Kabupaten Kutai Barat Tahun 2017-2018
kebutuhan dasar (basic needs approach). Dengan
pendekatan ini, kemiskinan dipandang sebagai
Uraian 2017 2018
ketidakmampuan dari sisi ekonomi untuk me-
Garis Kemiskinan menuhi kebutuhan dasar makanan dan bukan
485,551 517,621
(Rp/Kapita/Bulan)

id
makanan yang diukur dari sisi pengeluaran

o.
Jumlah Penduduk yang dikonseptualisasikan dengan Garis Kem-
12.81 13,49

.g
Miskin (000 jiwa) iskinan (GK). GK merupakan representasi dari

s
jumlah rupiah minimum yang dibutuhkan untuk
Penduduk Miskin
( persen)
8.72 9,15 bp
memenuhi kebutuhan pokok minimum ma-
b.
kanan yang setara dengan 2.100 kilokalori per
ka

kapita per hari dan kebutuhan pokok bukan ma-


ar

kanan.
ub

Besar kecilnya jumlah penduduk miskin


//k

dipengaruhi oleh ukuran garis kemiskinan,


s:

Persentase penduduk miskin


Penduduk miskin adalah penduduk yang mem-
tp

Kabupaten Kutai Barat 2014-2018


iliki rata-rata pengeluaran per kapita per bulan
ht

10 di bawah garis kemiskinan. Pada tahun 2017 gar-


9 9,15
is kemiskinan Kutai Barat berada pada level
8
8,65 8,72
485.551 rupiah per kapita perbulan, meningkat
8,33

7,53 di tahun 2018 menjadi 517.621 rupiah.


7

6
Jumlah penduduk miskin di Kutai Barat
tahun 2018 sekitar 13,49 ribu jiwa. Jumlah ini
5
2014 2015 2016 2017 2018 lebih besar dibandingkan tahun sebelumnya
yang berada di angka 12,81 ribu jiwa. Apabila
kita lihat dari persentasenya, persentase
penduduk miskin di Kabupaten Kutai Barat
cenderung terus mengalami peningkatan setiap
tahunnya, di tahun 2017 persentase penduduk
miskin mencapai 8,72 persen dan memasuki ta-
hun 2018 persentasenya mencapai 9,15 persen.

12 Statistik Daerah Kabupaten Kutai Barat 2019


Tanaman Karet dan Kelapa Sawit masih menjadi andalan tanaman perkebunan

Sektor perkebunn sangat berperan Statistik Tanaman Perkebunan


penting dalam mensukseskan pelaksanaan
Jenis Tanaman
strategi transformasi ekonomi. Melalui strate- 2017 2018
Perkebunan
gi tersebut diharapkan pembangunan
ekonomi dapat berbasis pengelolaan sumber Kelapa Sawit

id
daya alam terbarukan. Dalam mendukung Luas Tanaman (Ha) 142.053 142.321

o.
strategi ini perkebunan memainkan peran Produksi (Ton) 690.269 717.999

.g
yang sangat penting, mengingat perkebunan

s
Kelapa
menjadi komoditas unggulan dalam penye-
diaan bahan baku untuk berbagai industri
bp Luas Tanaman (Ha) 1.019 1.005
b.
Produksi (Ton) 201 201
(mis. Kelapa sawit - CPO).
ka

Karet
ar

Secara umum, di tahun 2018 perkem-


Luas Tanaman (Ha) 44.525 44.723
ub

bangan tanaman perkebunan di Kutai Barat


Produksi (Ton) 34.964 35.306
//k

menunjukkan pergerakan yang positif. Secara


Kopi
khusus tanaman kelapa sawit dengan luas
s:
tp

panen 142.321 Ha telah berproduksi sebanyak Luas Tanaman (Ha) 965 943
ht

717.999 ton, lebih tinggi dari tahun sebe- Produksi (Ton) 23 22

lumnya.
Kakao
Komoditas perkebunan lain yang Luas Tanaman (Ha) 521 507
memiliki peran besar yaitu tanaman karet, di Produksi (Ton) 15 15
tahun 2018 dengan luas 44.723 hektar, karet
Lada
mampu memproduksi 35.306 ton. Kemudian
38 38
tanaman Kelapa dengan luas tanaman 1.005 Luas Tanaman (Ha)

hektar mampu memproduksi 201 ton. Se- Produksi (Ton) 1 1


Sumber: DInas Perkebunan
dangkan untuk komoditas kopi, kakao dan
lada di tahun 2018 produksinya masing-
masing yaitu 22 ton kopi, 15 ton kakao dan 1
ton lada.

Statistik Daerah Kabupaten Kutai Barat 2019 13


Populasi ternak babi masih mendominasi

Salah satu arah kebijakan yang


POPULASI DAN PRODUKSI DAGING diprogramkan pemerintah daerah untuk
TERNAK DI KUTAI BARAT 2018
meningkatkan kuantitas dan kualitas peternakan
lima tahun kedepan yakni pengembangan
POPU- PRODUKSI
JENIS infrastruktur yang mendukung kelancaran usaha
LASI DAGING
TERNAK

id
(EKOR) (KG) peternakan baik sarana produksi, pengolahan dan

o.
pemasaran sehingga dapat memenuhi kebutuhan

.g
(1) (2) (3)
lokal dan menjadi komoditas ekspor.

s
01. Sapi 7.580 568.068,02

02. Kerbau 1.003 - bp


Peternakan adalah kegiatan mengembang-
b.
biakkan dan membudidayakan hewan ternak un-
ka

03. Kambing 7.787 15.436,58 tuk mendapatkan manfaat dan hasil dari kegiatan
ar

04. Babi 35.824 236.173,54 tersebut. Kegiatan di bidang peternakan dapat


ub

dibagi atas dua golongan, yaitu peternakan he-


wan besar seperti sapi, kerbau, babi, dll, sedang
//k

kelompok kedua yaitu peternakan hewan kecil


s:

seperti ayam, bebek, itik, kelinci dll.


tp
ht

POPULASI UNGGAS MENURUT


Jika dilihat dari populasi ternak hewan
JENISNYA DI KUTAI BARAT 2018
besar di Kabupaten Kutai Barat pada tahun 2018,
tercatat populasi terbesar yaitu babi dengan
POPULASI
JENIS UNGGAS jumlah 35.824 ekor, diikuti sapi sebanyak 7.580
(EKOR)

(1) (2)
ekor, kambing 7.787 ekor dan kerbau 1.003 ekor.
Sedangkan produksi daging yang dihasilkan tern-
01. Ayam Kampung 210.306
yata ternak sapi yang terbesar yaitu 568,07 ton
02. Ayam Petelur - disusul babi dengan produksi 236,17 ton.

03. Ayam Pedaging 3.010.836 Jika dilihat dari populasi daging hewan
kecil seperti unggas di Kabupaten Kutai Barat pa-
04. Itik 20.425 da tahun 2018, tercatat ayam kampung sebanyak
210.306 ekor, lalu ayam pedaging 3.010.836 ekor
05. Itik Manila -
dan itik 20.425 ekor.

14 Statistik Daerah Kabupaten Kutai Barat 2018


Produksi pertambangan batubara naik

Sektor Pertambangan merupakan salah STATISTIK PERTAMBANGAN


KABUPATEN KUTAI BARAT
satu sektor unggulan bagi perekonomian Ka-
bupaten Kutai Barat, khususnya tambang ba- Produksi 2015 2016 2017
Batubara 10.687.572 7.916.203 8.528.918
tubara. Setelah beberapa tahun terakhir kondi-
((ton)
si pertambangan batubara tertekan seiring
Emas - - -

id
dengan fluktuasi harga batubara yang tidak (ton)

o.
menentu di pasar global pada periode 2015-

.g
2016. Namun di tahun 2017, produksi batuba-

s
ra di Kutai Barat tercatat 8,5 juta Metrik Ton,
meningkat dibanding tahun sebelumnya yang bp
b.
mecapai 7,9 juta Metrik Ton.
ka

Listrik adalah komoditas penting bagi


ar
ub

keberlangsungan sendi kehidupan manusia


saat ini. Tanpa pasokan energi listrik, hampir
//k

dipastikan banyak dunia usaha, rumah tangga


s:

Contoh sampel Batu Bara


maupun sektor yang lain terganggu. Sebagian
tp

besar sumber energi listrik di Kabupaten Kutai


ht

Barat hingga saat ini masih dipasok oleh Pe-


rusahaan Umum Listrik Negara. Jumlah STATISTIK LISTRIK
pelanggan listrik di Kabupaten Kutai Barat KABUPATEN KUTAI BARAT, 2017

tahun 2017 sebanyak 28.658 pelanggan, yang Uraian 2017


terdiri dari pelanggan listrik PLN (16.552) dan
Listrik Non PLN (12.106). Jumlah Pelanggan Listrik 28.658

Dan jika dihitung rasio desa berlistrik - Listrik PLN 16.552

dan rasio elektrifikasi di Kutai Barat tahun - Listrik Non PLN 12.106
2017 tercatat masing-masing sebesar 94,85 per-
Rasio Listrik
sen dan 67,20 persen.
- Desa Berlistrik 94,85

- Elektrifikasi 67,20

Statistik Daerah Kabupaten Kutai Barat 2019 15


Destinasi objek wisata alam yang eksotis

Pariwisata di Kutai Barat yang


STATISTIK HOTEL DAN PARIWISATA terletak di Hulu sungai Mahakam
mempunyai prospek yang baik dan
masih dapat dikembangkan secara lebih
Uraian 2017 2018
optimal. Daerah ini memiliki obyek
Jumlah Wisatawan 28.974 32.484 wisata yang beragam, antara lain Air Ter-

id
Wisatawan mancanegara 28.584 279
jun, Danau, Lamin, Riam serta Hutan
Wisatawan domestik 390 32.205

o.
Anggrek. Tercatat ada 43 objek wisata,

.g
Hotel/Akomodasi yang terdiri dari wisata alam (32 objek),

s
Bintang - -
Non Bintang 52 66 bp
wisatan budaya (6 objek) dan sisanya
merupakan objek wisata religi (2) dan
b.
ka

167 161
wisata sungai/tirta dan wisata buatan.
Rumah Makan/Restoran
ar

Apabila kita lihat dari jumlah


ub

wisatawan, pada tahun 2018 tercatat ada


//k

32.484 pengunjung yang didominasi oleh


s:

wisatawan domestik dan jumlahnya ter-


tp

catat terus mengalami peningkatan dari


ht

tahun sebelumnya. Keberadaan


wisatawan tertunya juga harus didukung
oleh akomodasi penunjang, ditinjau dari
akomodasi penunjang pariwisata, pada
tahun 2017 terdapat 52 hotel/penginapan
dan jumlahnya mengalami peningkatan
di tahun 2018 menjadi 66 hotel/
penginapan. Hotel/penginapan yang be-
rada di Kutai Barat masih di dominasi
oleh hotel non bintang. Selain hotel sara-
na rumah makan/restoran juga tidak ka-
lah penting, tercatat di tahun 2018 ter-
dapat 161 rumah makan/restoran yang
tersebar hampir di seluruh kecamatan.
Air Terjun Jantur Inar di Kec. Nyuatan

16 Statistik Daerah Kabupaten Kutai Barat 2019


Kondisi jalan semakin membaik

Daftar Panjang Jalan


Jalan merupakan prasarana pengangku- Menurut Pengelola dan Jenis Permukaan,
2018 (Km)
tan yang penting untuk memperlancar
kegiatan perekonomian. Makin meningkatnya Uraian Panjang Jalan
usaha pembangunan menuntut pula pening-
katan pembangunan jalan guna memudahkan PENGELOLA
Negara 259,52

id
mobilitas penduduk dan memperlancar lalu
Provinsi 0

o.
lintas barang antar wilayah. Sehingga kondisi
Kabupaten/Kota 3.511,41

.g
jalan yang baik akan berdampak pada se-

s
makin baiknya aktivitas ekonomi suatu dae- JENIS PEMUKAAN

rah. bpAspal 1.655,65


b.
Tidak Diaspal 764,72
ka

Pada tahun 2018, jalan di Kabupaten Ku- Lainnya 1.351,68


tai Barat berada di bawah pengelola negara
ar

Sumber: Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kubar


ub

dan kabupaten. Panjang jalan terpanjang be-


rada di bawah pengelola kabupaten, yaitu Daftar Panjang Jalan
//k

Menurut keadaan Tahun 2018 (Km)


3.511,41 km. Sedangkan untuk pengelola
s:

Negara ada 259,52 km.


tp

Uraian Panjang Jalan


ht

Berdasarkan jenis permukaan jalan, seba-


KONDISI JALAN
gian besar jalan di Kabupaten Kutai Barat su- Baik 3.070,68
dah diaspal yaitu sepanjang 1.655,65 km, se- Sedang 182,47
dangkan sisanya masih bersifat tidak diaspal Rusak 249,53
764,72 km dan lainnya 1.351,68 km. Jika Rusak Berat 276,32
dilihat dari kondisinya, jalan di Kabupaten Sumber: Dinas Perhubungan Kab. Kubar

Kutai Barat sebagian besar sudah dalam kon-


Daftar Jembatan Menurut Tingkat
disi baik yaitu sepanjang 3.070,68 km.
Pemerintahan Yang Berwenang, 2018
Disamping infrastruktur jalan, jembatan Pemerintahan Jumlah Panjang (m)
juga menjadi salah satu penyokong infra-
struktur jalan khususnya di wilayah Kutai  Negara 45 1.354,40
 27 838,15
Barat. Pada tahun 2018, jumlah jembatan Provinsi
 Kabupaten 345 9.394,00
secara keseluruhan tercatat 417 buah dengan
panjang 11.586,55 meter. Sumber: Dinas Pekerjaan Umum Penataan Ruang dan Perumahan
Rakyat Prov. Kaltim

Statistik Daerah Kabupaten Kutai Barat 2019 17


Nilai investasi berada pada tren positif

Statistik Perbankan Pada tahun 2018, lembaga keuangan di


Kabupaten Kutai Barat Kabupaten Kutai Barat yang berbentuk kantor

Uraian 2017 2018


bank (umum) berjumlah 29 unit., meningkat

Jumlah Bank (unit) 25 29


dibandingkan tahun sebelumnya. Sama halnya,
dengan posisi kredit bank yang mencapai 2.944
Posisi Kredit Bank 1.952 2.944
miliar rupiah, mengalami peningkatan

id
(Miliar Rp.)
dibandingkan dengan tahun sebelumnya yang

o.
Posisi Tabungan Akhir 802,8 1.042,6 mencapai 1.952 miliar rupiah.

.g
Tahun (Miliar Rp)

s
Selain bank, salah satu lembaga
Koperasi Aktif 328 353
keuangan bp yang mendukung perekonomian
b.
Sumber: BI dan Disperindakop Prov. Kaltim adalah koperasi. Koperasi adalah suatu badan
ka

yang mengelola kegiatan usaha. Koperasi


ar

adalah badan usaha yang beranggotakan orang


ub

Realisasi Penanaman Modal per orang atau badan berlandaskan asas


//k

Kutai Barat
kekeluargaan dan demokrasi ekonomi. Jumlah
s:

Penanaman Modal Koperasi Aktif di Kabupaten Kutai Barat pada


tp

Dalam Negeri 2017 2018 tahun 2018 tercatat sebanyak 353 koperasi yang
ht

(PMDN) tersebar di seluruh kecamatan dan terdiri dari


Jumlah Proyek 51 31 berbagai jenis kopersi.
Nilai Investasi Pada tahun 2018, realisasi penamanan
1.757.095,5 3.00.858,1
(000.000 Rp)
modal dalam negeri (PMDN) di Kutai Barat
Tenaga Kerja 4.766 1.522 sebanyak 31 proyek dengan nilai investasi
3.000.858 juta rupiah, yang menyerap tenaga
Penanaman Modal kerja sebanyak 1.522 orang. Untuk Penanaman
2016 2017
Asing (PMA) Modal Asing (PMA) realisasinya pada tahun
Jumlah Proyek 3 31 2018 tercatat 31 proyek, dengan nilai 43.957,6
ribu dollar US dan tenaga kerja 768 orang.
Nilai Investasi (US$
22.500 43.957,6 Secara umum kondisi realisasi penanaman
000)
modal di Kutai Barat tahun 2018 dibanding ta-
Tenaga Kerja 400 768
hun sebelumnya cenderung menunjukkan trend
Sumber: Dinas Penanaman Modal Prov. Kaltim
positif khususnya dari sisi nilai investasi.

18 Statistik Daerah Kabupaten Kutai Barat 2019


Komposisi pengeluaran untuk non makanan mendominasi

Perkembangan Rata-Rata Harga Eceran Bahan Perkembangan rata-rata har-


Pokok (Rupiah) ga bahan pokok di Kabupaten Kutai
2010 2011 2012 2013
Barat umumnya mengalami kenai-
kan dari tahun ke tahun. Untuk ba-
100000

80000 han pokok beras baik medium mau-


pun bengawan, ikan asin gabus, gula

id
60000

pasir, garam, minyak tanah, sabun

o.
40000

20000

.g
sunlight, dan tekstil kasar mengalami
0

s
kenaikan sebesar Rp. 500,- sampai
bpdengan Rp.5.000,-.
b.
Jika dilihat dari harga masing
ka

-masing bahan pokok pada tahun


ar

2015 maka terlihat bahwa harga


ub

garam di Kabupaten Kutai Barat


//k

Komposisi Pengeluaran Rumahtangga Menurut merupakan komoditi yang paling


s:

Jenis Pengeluaran (Makanan & Bukan Makanan), tinggi peningkatan harganya yaitu
tp

2017-2018 (Rupiah)
sebesar 29.15 persen. Sedangkan un-
ht

Jenis pengeluaran tuk komoditi lainnya terlihat juga


Tahun Non
Makanan Total peningkatan harga yang cukup
Makanan
siginfikan. Komoditi minyak tanah
2017 646.504 513.795 1.160.299
dan gula pasir masing masing men-
2018 631.511 666.949 1.298.461
galami kenaikan harga sebesar 11.73
persen dan 11.33 persen. Tekstil
kasar sebesar 5.60 persen, Beras Ben-
Pada tahun 2018, sebagian pengeluaran
gawan dan Beras Medium masing-
penduduk di Kabupaten Kutai Barat
digunakan untuk memenuhi kebutuhan masing mengalami kenaikan sebesar
konsumsi non makanan atau 51,36 persen 4.86 persen dan 4.55 persen. Dan
dari total pengeluaran rumahtangga yaitu harga rata-rata ikan asin gabus men-
sebesar Rp 666.949. Sedangkan sisanya sebe- galami kenaikan sebesar 3.62 persen.
sar 48,64 persen untuk konsumsi makanan.

Statistik Daerah Kabupaten Kutai Barat 2019 19


Capaian Pertumbuhan Ekonomi Tertinggi Dalam Lima Tahun Terakhir

PDRB merupakan ukuran produktivitas


PDRB Kutai Barat Tahun 2016-2018
ekonomi suatu wilayah. Perekonomian Kabu-

Uraian 2016 2017* 2018**


paten Kutai Barat yang salah satunya diukur
dari besaran Poduk Domestik Regional Bruto
PDRB ADHB (PDRB) selama periode 2014-2018 terus menun-
22,02 25,65 28,07
(Triliun Rp)
jukkan trend yang positif, walaupun sempat

id
mengalami pertumbuhan negatif di tahun 2015

o.
PDRB ADHK

.g
2010 18,47 19,14 20,09 dan tahun 2016. Nilai Produk Domestik Region-

s
(Triliun Rp) al Bruto (PDRB) Kabupaten Kutai Barat atas
bp
dasar harga berlaku pada tahun 2016 yaitu
b.
Pertumbuhan
-0,83 3,62 4,98
sebesar 22,02 triliun rupiah, lalu di tahun 2017
ka

Ekonomi (%)
sebesar 25,65 triliun rupiah dan memasuki ta-
ar

hun 2018 sebesar 28,07 triliun rupiah.


ub

Pertumbuhan ekonomi menunjukkan


//k

perkembangan produksi dari barang dan jasa


Laju Pertumbuhan Ekonomi Kutai Barat,
s:

2014-2018 (persen) pada periode tertentu dibandingkan periode


tp

6,00
sebelumnya. Laju pertumbuhan ekonomi dihi-
ht

4,98 tung berdasarkan PDRB atas dasar harga kon-


5,00
stan, sehingga angka pertumbuhan ini sudah
4,00 3,62
tidak dipengaruhi faktor perubahan harga atau
3,00
bisa diartikan benar-benar murni disebabkan
2,00
1,88
oleh kenaikan produksi seluruh sektor
1,00
produksi. Pertumbuhan ekonomi Kabupaten
Kutai Barat pada Tahun 2014 tercatat sebesar
0,00
2014 2015 2016 2017 2018 1,88 persen, di tahun 2015 pertumbuhan
-1,00
-0,83 ekonominya terkoreksi -1,50 persen, di tahun
-2,00 -1,50
2016 juga masih terkoreksi sebesar –0,83 persen.
Memasuki tahun 2017 perekonomian Kabupat-
en Kutai Barat tumbuh menjadi 3,62 persen dan
memasuki tahun 2018 kembali tumbuh menjadi
4,98 persen dan merupakan capaian tertinggi
selama lima tahun terakhir

20 Statistik Daerah Kabupaten Kutai Barat 2019


Kue Ekonomi Kutai Barat masih didominasi Lapangan Usaha Pertambangan

Jika dilihat distribusi PDRB ADHB


menurut lapangan usaha, Terdapat empat Distribusi PDRB Kabupaten Kutai Barat
sektor dominan yang berpengaruh terhadap Menurut Lapangan Usaha Tahun 2018

PDRB yaitu sektor Pertambangan (berperan


51,48 persen terhadap perekonomi Kutai
Barat); Sektor Pertanian, Peternakan, Kehu-
tanan & Perikanan (13,58 persen); Sektor

id
Konstruksi (11,18 persen) dan sektor

o.
.g
Perdagangan Besar dan Eceran; Reparasi

s
Mobil dan Sepeda Motor (6,95 persen). Se-
dangkan sektor-sektor yang lain seperti bp
b.
Sektor Industri berperan 5,74 persen; Sektor
ka

Administrasi Pemerintahan, Pertahanan dan


ar

Jaminan Sosial Wajib sebesar 4,82 persen;


ub

Sektor Jasa Pendidikan 1,55 persen; Sektor


Transportasi dan Pergudangan 1,51 persen;
//k

dan untuk sektor-sektor lainnya hanya ber-


s:

peran kurang dari 1 persen terhadap


tp

perekonomian Kutai Barat Tahun 2018.


ht

Salah satu indikator makro ekonomi PDRB Perkapita Kabupaten Kutai Barat
Tahun 2014-2018
lainnya, yang banyak dimanfaatkan untuk
melihat perkembangan perekonomian, se-
bagai dasar evaluasi tingkat kesejahteraan 190,17
200,00
masyarakat suatu wilayah adalah PDRB per 190,00 174,51
kapita. Nilai PDRB per kapita merupakan 180,00
170,00
ukuran rata-rata nilai tambah bruto yang 150,51
160,00 147,99 146,04
diciptakan oleh masing-masing penduduk 150,00
melalui aktivitas ekonomi. Selama tahun 140,00
130,00
2014-2018, perkembangan nilai PDRB per
120,00
kapita Atas Dasar Harga Berlaku Kabupaten 110,00
Kutai Barat memperlihatkan perkembangan 100,00
2014 2015 2016 2017 2018
yang berfluktuatif namun ada kecender-
ungan meningkat setiap tahunnya.

Statistik Daerah Kabupaten Kutai Barat 2019 21


Hampir Seluruh kabupaten/kota Menunjukkan Tren ekonomi positif

IPM Kabupaten/Kota Perbandingan antar kabupaten Ku-


di Provinsi Kalimantan Timur Tahun 2018
tai Barat dengan kabupaten/kota di
Kota Bontang 79,86
Provinsi Kalimantan Timur menunjukkan
Kota Samarinda 79,93 variasi yang cukup besar terutama
Kota Balikpapan 79,81
dibandingkan dengan wilayah kota.
Mahakam Ulu 66,67

Perbandingan indikator IPM juga

id
Penajam Paser Utara 71,13

memperlihatkan bahwa Kabupaten Kutai

o.
Berau 74,01

Kutai Timur 72,56

.g
Kutai Kartanegara 73,15
Barat sebagai kabupaten yang mencatat

s
Kutai Barat capaian yang hampir sama baik dibanding-
bp
70,69

kan kabupaten lain yang berbatasan


Paser 71,61
b.
60 65 70 75 80 85

dengan Kabupaten Kutai Barat.


ka

Persentase Pengangguran Kabupaten/Kota


Tingkat Pengangguran Terbuka Ka-
ar

di Provinsi Kalimantan Timur Tahun 2018


bupaten Kutai Barat sebesar 4,86 persen,
ub

angka ini lebih rendah jika dibandingkan


9,61 9,52
10,00
//k

9,00

8,00 dengan Kabupaten/kota di Kalimantan Ti-


s:

6,60
7,00
mur, kecuali Penajam paser Utara dan Ma-
6,16 5,96 5,93
5,62
tp

6,00
5,00 4,86 4,76

hakam Ulu, serta dibawa rata-rata persen-


5,00 4,17
ht

4,00

3,00
tase pengangguran Kalimanan Timur sebe-
2,00

1,00 sar 6,60 persen.


0,00

Laju Pertumbuhan Ekonomi Kabupaten/Kota


di Provinsi Kalimantan Timur Tahun 2018
Apabila kita lihat dari sisi
perekonomian, dapat kita ketahui bahwa -4,18 Kota Bontang
pertumbuhan ekonomi seluruh kabupaten/ Penajam Paser Utara 1,24

kota di Provinsi Kalimantan Timur Tahun Berau 2,04

Kutai Kartanegara
2018 tumbuh positif kecuali Kota Bontang 2,12

Kutai Timur 2,32


yang terkoreksi –4,18 persen. Pertumbuhan Paser 3,69
Ekonomi Kutai Barat di tahun 2018 menem- Kota Balikpapan 4,97

pati urutan ke-2 dan apabila dibandingkan Kota Samarinda 4,98

Kutai Barat 4,98


dengan kabupaten terdekat seperti Kutai
Mahakam Ulu 5,39
Kartanegara, memiliki nilai yang lebih baik.
-6 -4 -2 0 2 4 6

22 Statistik Daerah Kabupaten Kutai Barat 2019


ht
tp
s:
//k
ub
ar
ka
b.
bp
s.g
cover

o.
id