Anda di halaman 1dari 3

Nama : Kartika Tanamal

Jurusan : Magister Manajemen SDM

PENGEMBANGAN SDM DALAM MANAJEMEN BENCANA (BANJIR)


Banjir adalah peristiwa tergenang dan terbenamnya daratan (yang biasanya kering)
karena volume air yang meningkat (Suripin, 2003). Hampir seluruh Negara di dunia mengalami
masalah banjir, tidak terkecuali di negara-negara yang telah maju sekalipun. Penyebab banjir
biasanya adanya curah hujan tinggi, permukaan tanah yang lebih rendah dibandingkan
permukaan laut, permukiman yang membangun pada dataran sepanjang sepanjang sungai atau
kali, adanya sampah karena kesalahan manusia sehingga aliran sungai tidak lancar.
Terjadinya banjir ini berdampak negatif bagi para masyarakat, yaitu kerusakan fisik pada
bangunan, jembatan, mobil, sistem selokan bawah tanah dan jalan raya, persediaan air berkurang
dan air minum / bersih mulai langka, muncul berbagai penyakit karena tidak higienis dan masih
banyak kerugian lainnya. Dari berbagai dampak negatif yang ditimbulkan, ternyata banjir (banjir
air skala kecil) juga berdampak positif bagi beberapa kalangan, seperti mengisi kembali air
tanah, menyuburkan serta memberikan nutrisi kepada tanah, menyediakan air yang cukup di
kawasan kering dan semi-kering yang curah hujannya tidak menentu sepanjang tahun, banjir
menambahkan banyak nutrisi untuk danau dan sungai yang semakin memajukan industri
perikanan.
Penanggulangan banjir tidak bisa dilakukan secara mendadak melainkan butuh persiapan
yang harus dilakukan jauh sebelum bencana banjir itu datang melalui proses Manajemen
bencana. Salah satu persiapan yang dapat dilakukan yaitu mempersiapkan Sumber Daya Manusia
dengan baik, yaitu salah satunya dengan pengembangan SDM yang dimiliki.
Amstrong (1994) mendefinisikan MSDM (Manajemen Sumber Daya Manusia) secara
sederhana yaitu, bagaimana orang-orang dapat dikelola dengan cara yang terbaik dalam
kepentingan organisasi. Pengertian Pengembangan menurut Malayu (2001) suatu usaha untuk
meningkatkan kemampuan teknis, teoritis, konseptual, dan moral sesuai dengan kebutuhan
melalui pendidikan dan pelatihan. Dimana pendidikan adalah suatu usaha untuk meningkatkan
keahlian teoritis, konseptual dan moral karyawan, sedangkan latihan bertujuan untuk
meningkatkan ketrampilan teknis pelaksanaan pekerjaan karyawan.

IDENTIFIKASI MASALAH
Identifikasi masalah dalam cerita fenomena diatas yaitu bahwa kurangnya pengetahuan tentang
pengembangan SDM dalam Manajemen bencana (banjir) dan dampak akibat banjir.
Nama : Kartika Tanamal
Jurusan : Magister Manajemen SDM

RUMUSAN MASALAH
1. Pengembangan SDM dalam Manajemen bencana (banjir)
2. Adanya dampak negatif maupun positif akibat banjir.

PERTANYAAN PENELITI
1. Bagaimana pengembangan SDM Manajemen bencana (banjir)
2. Apa saja dampak yang diakibatkan oleh bencana banjir?

TUJUAN PENELITI
1. Mengetahui secara detail pengembangan SDM manajemen bencana banjir
2. Mengetahui dampak akibat banjir.

MANFAAT
1. Manfaat Teoritis Secara Teoritis
Penelitian ini dapat menjadi acuan dalam pengembangan SDM dalam Manajemen bencana
(banjir) sesuai PP RI No.21
2. Manfaat Praktis
Manfaat praktis yaitu mengembangkan wawasan dan kemampuan dalam melakukan
penelitian dan menyusun karya tulis, khususnya dalam bidang kajian geografi, sebagai
sumber referensi untuk kepentingan penelitian yang berkenaan dengan bencana banjir,
memberikan wawasan mengenai kerentanan bencana banjir sehingga masyarakat memiliki
langkah antisipatif dalam menghadapi bencana banjir yang sewaktu-waktu dapat terjadi, lagi
pemerintah, memberikan sumber rujukan untuk menentukan kebijakan, khususnya dalam hal
penyusunan rencana penanggulangan bencana banjir sehingga apabila bencana terjadi dapat
meminimalisir korban dan kerugian harta benda.
Nama : Kartika Tanamal
Jurusan : Magister Manajemen SDM

REFERENSI
Hasibuan, Malayu. 2001. Manajemen Sumber Daya Manusia. Bumi Aksara: Jakarta

M. Amstrong, 1994. Dalam: Alan Price (1997). Human Resource Management in Business
Context, Thomson, Business Press.

Modul Metodologi Penelitian Bisnis. Universitas Terbuka

Suripin, 2003. Sistem Drainase Kota Yang Berkelanjutan. Yogyakarta: Penerbit Andi.