Anda di halaman 1dari 3

BIOKIMIA

Nama : Marcelina Koolang


NIM : 19031109005
Prodi : Proteksi Tanaman
Dosen: Dr. Ir. Maxi Lengkong, MS

20 Jenis Asam Amino


Jenis Asam Amino
Secara umum asam amino dibagi menjadi dua bagian besar yakni asam amino
esensial dan non esensial. Asam amino esensial diperlukan oleh tubuh namun tidak dapat
diproduksi sendiri oleh tubuh, sedangkan asam amino non esensial bisa dibentuk sendiri oleh
tubuh.
Jenis Asam Amino Esensial
Adapun jenis Asam Amino Esensial yaitu:
 Leusin
Untuk kecerdasan, perkembangan otak dan tubuh anak, jenis asam amino ini juga
mampu mengatur kadar gula dan keseimbangan nitrogen dalam tubuh.
 Lisin
Berfungsi dalam mengatur dan menyebarkan vitamin B3 serta membantu melawan virus
dan racun yang masuk ke dalam tubuh.
 Isoleusin
Untuk pembentukan otot dan sumber energi tubuh, jenis asam amino ini juga berfungsi
mencegah kelainan dan kerusakan sel jaringan tubuh.
 Valin
Valin berfungsi dalam pengendalian kekuatan otot tubuh, mengatur jaringan dan
pembuluh darah.
 Treonin
Mengatur dan megolah nutrisi yang masuk kedalam tubuh.
 Histidin
Jenis asam amino yang berfungsi dalam pertumbuhan dan perkembangan otak bayi,
mengatasi alergi, menjaga kesehatan saraf, membantu mengeluarkan racun dan
kesehatan reproduksi.
 Fenilalanin
Membantu tubuh dalam memproduksi DNA serta molekul otak seperti dopamine,
noreprinefrin (noradrenalin), dan epinefrin (adrenalin), dan melanin.
 Triptofan
Mengatur mood dengan cara mengelola protein dan zat kimi yang masuk kedalam tubuh.
 Metionin
Mengatur zat kolin dan kreatin.
Jenis Asam Amino Non Esensial
Adapun jenis asam amino non esensial yaitu:
 Alanin
Alanin ini digambarkan sebagai pembentuk otot dan penghasil energi tubuh, alanin juga
berfungsi dalam pembentukan kekebalan tubuh.
 Arginin
Arginin fungsinya untuk meregenerasi sel dan jaringan tubuh, jadi asam amino jenis ini
sangat diperlukan dalam penyembuhan luka, juga berfungsi dalam produksi hormone
pertumbuhan badan dan sistem imunitas tubuh.
 Asparagin
Jenis asam amino yang berfungsi dalam keseimbangan saraf, mengurangi kelelahan
tubuh, sistem imun dan berperan dalam sintesis DNA.
 Asam Aspartat
Asam amino yang berfungsi dalam meningkatkan stamina tubuh, pembentukan antibody,
peningkatan aktifitas enzim dan melindungi organ hati.
 Sistein
Sistein berfungsi sebagai antioksidan, pelindung tubuh dari radikal bebas, senyawa
penyehat rambut untuk pertumbuhan regenerasi kulit. Jenis asam amino ini termasuk
yang mengandung sulfur.
 Asam Glutamat
Jenis asam amino sangat berperan penting dalam mengangkut glutamate dan asam amino
dalam darah. Asam Glutamat juga membantu dalam proses penyembuhan luka dan
mengurangi resiko kerusakan sel otak.
 Glutamin
Glutamin berfungsi untuk kekebalan tubuh, anti depresi, berperan dalam sistem
pencernaan dan terlibat pada proses sintesis DNA.
 Glisin
Glisin membentuk sel darah merah, merupakan bagian dari enzim yang menghasilkan
energi dan terlibat pada proses metabolisme glikogen.
 Prolin
Berperan penting dalam mempengaruhi tingkat gizi seseorang, prolin ialah komponen
dalam penyusun tulan rawan dan sendi, prolin juga berfungsi dalam menjaga otot
jantung.
 Serin
Serin berperan penting dalam metabolisme lemak, pembentukan jaringan tubuh dan
pembentukan imunitas.
 Tirosin
Tirosin dapat berfungsi mengurangi lemak dan mengendalikan nafsu makan.