Anda di halaman 1dari 14

KONSTRUKSI KAPAL I

Oleh :
Andi Ardianti

KONSTRUKSI LAMBUNG KAPAL


Kuis 1
1. Sebutkan dan gambarkan jenis-jenis wrang beserta komponennya (6)
2. Sebutkan jenis – jenis konstruksi kapal (3)
3. Sebutkan jenis – jenis gading kapal (2)
Konstruksi Lambung Kapal
Konstruksi kerangka lambung terdiri atas gading-gading yang dipasang
disepanjang kapal sebagai tempat meletakkan kulit kapal dan diperkuat
dengan balok sisi (side stringer).

Pemasangan gading-gading disesuaikan dengan sistem rangka


konstruksi melintang ataupun memanjang.

Gading-gading dinamai sesuai dengan letaknya. Gading yang terletak


ditengah dibawah geladak utama disebut gading utama (main frame),
kemudian diatasnya disebut dengan gading geladak antara, gading
bangunan atas, dan seterusnya pada daerah ceruk dinamai gading ceruk.
Konstruksi Lambung Kapal
Gading-gading dinamai sesuai dengan letaknya.

• Gading yang terletak ditengah dibawah geladak utama


disebut gading utama (main frame),
• Diatasnya disebut dengan gading geladak antara,
• Gading bangunan atas, dan seterusnya
• Pada daerah ceruk dinamai gading ceruk.
Gading - Gading Dalam Sistem Rangka Konstruksi Melintang

Pada kapal general cargo, gading-gading melintang terdiri dari balok utama
dan penyanggah dengan bracket atas dan bracket dasar, sedang pada tween
deck (geladak antara) hanya dengan bracket atas saja. Ukuran gading
melintang utama sangat tergantung pada posisinya, jarak dan tinggi gading
dan tingkat kekakuan pada sambungan akhir. Jarak antara gading-gading
merupakan salah satu faktor terpenting dalam menentukan modulus
penampang gading/ukuran pada suatu kapal. Makin besar jarak antara
gading makin besar pula modulus penampangnya dan juga memperbesar
ukuran konstruksi lainnya.
Gading - Gading Dalam Sistem Rangka Konstruksi Melintang

Jarak gading-gading normal untuk sistem konstruksi melintang dari 0,2 L di


haluan kapal (FP) hingga ke sekat ceruk buritan ditentukan berdasarkan
rumus :
a = L/500 + 0,48 (cm)
amax = 1,0 m
Gading - Gading Dalam Sistem Rangka Konstruksi Melintang

Gading-gading ceruk haluan dan ceruk buritan (di depan sekat tubrukan dan
di belakang sekat buritan) tidak boleh lebih besar dari jarak gading normal
atau yang ada diantara 0,2 L dari FP dan 0,2 L dari AP, bagaimanapun tidak
boleh lebih besar dari 600 m.

Pada kenyataannya untuk jarak yang sama yang diukur pada centre line
Jaraknya lebih besar dibandingkan dengan jarak gading pada haluan dan
buritan jika diukur pada kulit kapal.
Gading Utama

Gading-gading utama adalah gading yang membentang dari dasar sampai


kegeladak terendah dan jika kapal mempunyai lebih dari 3 geladak, maka
sekurang-kurangnya sampai ke geladak di atas geladak terbawah dan dalam
arah memanjang dipasang disetiap jarak gading normal (a).

Besar modulus penampang gading ditentukan berdasarkan peraturan BKI.


Ujung bawah gading-gading diikat oleh lutut bilga yang menghubungkan
gading-gading dengan wrang. Tinggi lutut bilga sama dengan dua kali
tinggi penumpu tengah.
Gading Besar
Gading besar terdiri dari pelat web dan pelat bilah (face plate),di mana web
sedapat mungkin lebih besar dari gading utama dan ditempatkan
disepanjang pelat sisi. Umumnya jarak gading-gading besar ditepatkan
tidak lebih dari 5 jarak gading utama. Dibagian belakang after peak
bulkhead disyaratkan penempatannya disetiap 4 jarak gading utama untuk
menambah kekakuan melintang kapal. Di dalam kamar mesin untuk
mengimbangi getaran mesin utama dan mesin bantu juga harus dipasang
gading besar yang jaraknya menurut BKI, adalah :

- jika tinggi H = 4 m, jarak gading besar rata-rata 3,5 m


- jika tinggi H = 14m, jarak gading besar rata-rata 4,5 m.
Gading Ceruk
Diujung kapal, daerah 0,25 L dari linggi haluan jarak gading mengecil dan
umumnya tidak lebih dari 700 mm.

Di ceruk haluan dan ceruk buritan tidak > dari 600 mm.

Perubahan jarak gading normal ditengah kapal berkurang keujung-ujung


kapal sedikit demi sedikit agar supaya beda jarak gading tidak lebih dari 50
mm dibitan kapal dan 25 mm dihaluan
kapal.
Gading-Gading dalam Sistem Kerangka Konstruksi Memanjang
Jika pada pelat sisi dipasang gading-gading memanjang pada bulb section
akan disertai dengan balok penunjang (transverse web) yang lebih besar
pada pelat sisi terbawah. Transverse web (pelintang sisi) dipasang untuk
menunjang sisi memanjang, yang mana jaraknya
- tidak lebih dari 3,8 m jika panjang kapal lebih 100 m, dengan
penambahan jarak yang diperbolehkan untuk kapal-kapal yang lebih
panjang.
- Pada bagian peak, jaraknya 2,5 m, di mana panjang kapal kurang dari
100. penambahannya berbanding lurus pada jarak 3,5 m dengan panjang
kapal lebih dari 300 m.
Gading - Gading Geladak Antara dan Bangunan Atas
Gading-gading memanjang/pembujur sisi
menerus dan menembus pelintang sisi. Pada
dinding sekat kedap melintang pembujur
sisi terputus dan diikat dengan bracket.
Sistim konstruksi memanjang mempunyai
beberapa keuntungan :
- Pelat kulit lebih stabil dan tegar terutama
dalam menahan beban- beban memanjang
- Penggunaan material sangat efisien dan
secara keseluruhan berat kapal menjadi
lebih ringan.
Pusat Beban
Beban luar yang berupa
beban sisi kapal
ditentukan berdasarkan
elemen yang ditinjau,
yaitu:
- Pusat beban berada di
bawah LWL
- Pusat beban berada di
atas LWL
Penggambaran Gading