Anda di halaman 1dari 37

LAPORAN

PRAKTEK KERJA INDUSTRI (PRAKERIN)


DI PT.STARFOOD INTERNATIONAL

LAPORAN PENDIDIKAN SISTEM GANDA (PSG)

DI PT.STARFOOD INTERNATIONAL PACIRAN

“PEMELIHARAAN SISTEM PENDINGIN BOILER DAN PANEL KENDALI DI

PT.STARFOOD”

DI SUSUN OLEH:

1.SYAHRUL RAMADAN

2.M.TORIK MUBAROK

3.HERU ZULIYATNO

KOMPETISI KEAHLIAN

TEKNIK INSTALASI TENAGA LISTRIK(TITL)

BIDANG STUDI KEAHLIAN TEKNOLOGI DAN REKAYASA

SMK NEGERI 1 SIDAYU

PT.STARFOOD INTERNASIONAL

i
LAPORAN
PRAKTEK KERJA INDUSTRI (PRAKERIN)
DI PT.STARFOOD INTERNATIONAL

Menyatakan bahwa siswa yang bernama : 1.SYAHRUL RAMADAN


2.M.TORIK MUBAROK
3.HERU ZULIYATNO
ASAL SEKOLAH : SMK NEGERI 1 SIDAYU
JURUSAN : TEKNIK INSTALASI TENAGA LISTRIK

Telah selesai melaksanakan prakerin


di PT.STARFOOD INTERNATIONALselama 4 bulan mulai tanggal
2 September 2019 sampai dengan 31 Desember 2019 dan
mengesahkan laporan seperti yang terlampir.
PACIRAN, 31 DESEMBER 2019

PRAKERIN

HRD PEMBIMBING

Asmaul Chusnah H NUR Mujahidin

HALAMAN PENGESAHAN DARI SEKOLAH


ii
LAPORAN
PRAKTEK KERJA INDUSTRI (PRAKERIN)
DI PT.STARFOOD INTERNATIONAL

Laporan ini telah diperiksa dan disetujuin oleh pembimbing serta pemimpin
SMK Negri 1 Sidayu

Disahkan pada tanggal

31 Desember 2019

Ketua Pelaksanaan Prakerin Pembimbing Prakerin

SMK Negri 1 sidayu SMK Negri 1 Sidayu

Fandy Priantos,S.SI Hentik Lindawati,s.pd.,Gr

Mengetahuin

Kepala sekolah SMK Negri 1 sidayu

DRS.H.Amat Kasnar,M.T.

iii
LAPORAN
PRAKTEK KERJA INDUSTRI (PRAKERIN)
DI PT.STARFOOD INTERNATIONAL

IDENTITAS SISWA

NAMA :

NOMOR INDUK :

ASAL SEKOLAH :

TEMPAT TANGGAL LAHIR :

KELAS :

BIDANG KEAHLIAN :

PROGRAM STUDI KEAHLIAN :

KOPETENSI KEAHLIAN :

JENIS KELAMIN :

ALAMAT :

NO TELPON :

Paciran,31 Desember 2019

iv
LAPORAN
PRAKTEK KERJA INDUSTRI (PRAKERIN)
DI PT.STARFOOD INTERNATIONAL

(Syahrul ramadan)

IDENTITAS SISWA

NAMA :

NOMOR INDUK :

ASAL SEKOLAH :

TEMPAT TANGGAL LAHIR :

KELAS :

BIDANG KEAHLIAN :

PROGRAM STUDI KEAHLIAN :

KOPETENSI KEAHLIAN :

JENIS KELAMIN :

ALAMAT :

NO TELPON :

GRESIK,31 DESEMBER 2019

v
LAPORAN
PRAKTEK KERJA INDUSTRI (PRAKERIN)
DI PT.STARFOOD INTERNATIONAL

(M.TORIK MUBAROK)

IDENTITAS SISWA

NAMA :

NOMOR INDUK :

ASAL SEKOLAH :

TEMPAT TANGGAL LAHIR :

KELAS :

BIDANG KEAHLIAN :

PROGRAM STUDI KEAHLIAN :

KOPETENSI KEAHLIAN :

JENIS KELAMIN :

ALAMAT :

NO TELPON :

GRESIK,31 DESEMBER 2019

vi
LAPORAN
PRAKTEK KERJA INDUSTRI (PRAKERIN)
DI PT.STARFOOD INTERNATIONAL

(HERU ZULIYATNO)

KATA PENGANTAR

Dengan Mengucapkan puji syukur kehadirat Tuhan yang Maha


Esa atas rahmat dan karunianya, sehingga kami dapat menyelesaikan
laporan Praktek Kerja Industri dengan baik dan tepat waktu.
Sehubung dengan hal tersebut, kami mengucapkan terima kasih
kepada Bapak/Ibu Pembimbing sehingga tugas PRAKERIN ini dapat
selesai, terutama Yth. Kepada :
1. Selaku HRD PT.STARFOODINTERNASIONAL, yang telah
mengizinkan kami untuk praktek di
PT.STARFOODINTERNASIONAL.
2. Drs. H . Amat Kasnar, M.T selaku kepala sekolah SMK
NEGERI 1 SIDAYU yang telah mengizinkan saya untuk
melaksanakan preakerin di PT.STARFOOD
INTERNASIONAL ini.
3. Sri Angesti P.Dyah. SH, M.Si, selaku Penanggung jawab
Listrik yang telah menyidiakan tempat untuk saya.
4. Hentik Lindawati,s.pd.,Gr. selaku pembimbing prakerin di
sekolah dan pembimbing perakerin.
5. Serta seluruh staf dan karyawan maupun teman-teman siswa
prakerin priode September-Desember
Kami menyadari bahwa laporan Prakerin ini masih belum
sempurna, oleh sebab itu kami menerima kritik dan saran guna
membangun kesempurnaan laporan Prakerinini. Akhir kata,
Semoga laporan ini dapat bermanfaat bagi pembaca dan

vii
LAPORAN
PRAKTEK KERJA INDUSTRI (PRAKERIN)
DI PT.STARFOOD INTERNATIONAL

khususnya pada diri kamiserta bagi para insan pendidikan pada


umumnya.
DAFTAR ISI

Cover ............................................................................................ i
Lemar pengesahan ......................................................................... ii
Identitas siswa ................................................................................ iii
Kata pengantar ............................................................................... vi
Daftar gambar ................................................................................
BAB 1 PENDAHULUAN .............................................................
1.1Latar blakang ...................................................................
1.2Tujuan prakerin ................................................................
1.2.1Tujuan umum ...........................................................
1.2.2Tujuan khusus ..........................................................
1.3Tujuan pembuatan laporan ...............................................
1.4Alokasi waktu ...................................................................
BAB 2 TENTANG PERUSAHAAN .............................................
2.1 Sejarah singkat perusahaan .............................................
2.2 Nama dan lokasi perusahaan .........................................
2.3 lay out perusahaan ..........................................................
2.4 visi dan misi perusahaan .................................................
2.5 kebijakan mutu ................................................................
2.6 keselamatan kerja dan kesehatan (k3) ......................................
2.6.1 tujuan keselamatan kerja dan kesehatan (k3) ..................
2.6.2 peraturan keselamatan kerja dan kesehatan (k3) ...........
viii
LAPORAN
PRAKTEK KERJA INDUSTRI (PRAKERIN)
DI PT.STARFOOD INTERNATIONAL

BAB 3 SISTEM PENDINGINAN .................................................


3.1 prinsip kerja sistem pendingin .........................................
BAB 4 PERMESINAN ..................................................................
4.1 boiler ................................................................................
4.1.1 pengertian ...............................................................
4.1.2 prinsip kerja boiler ..................................................
4.2 dryer .................................................................................
4.2.1 pengertian ..............................................................
4.2.2 cara kerja ...............................................................
4.3 cooler...............................................................................
4.3.1 pengertian...............................................................
BAB 5 KOMPONEN DAN PANEL PENGENDALI ...................
BAB 6 PENUTUP ..........................................................................
6.1 kesimpulan .......................................................................
DAFTAR PUSTAKA ....................................................................
LAMPIRAN ...................................................................................

ix
LAPORAN
PRAKTEK KERJA INDUSTRI (PRAKERIN)
DI PT.STARFOOD INTERNATIONAL

BAB 1
PENDAHULUAN
1.1 Latar Blakang

Plaksanaan harapan utama PRAKERIN (praktek kerja


industri)merupakan suatu kegiataan pendidikan yang dilakukan
pada dunia usaha dan dunia industri agar siswa dapat menerapkan
keterampilan yang di peroleh dari sekolah untuk diterap kan di
dunia usaha dan dunia industri.

Plajaran peraktek yang di dapatkan dari sekolah masih belum


ada artinya jika para siswa tidak dibekali/diberikan praktek kerja
industri seperti yang terjadi langsung di dunia usaha.oleh karna itu
perlu adanya suatu kegiatan blajar dalam bentuk praktek kerja
industri(prakerin)
1.2tujuan prakerin
1.2.1Tujuan umum
1. Menerapkan antara materi yang di peroleh di sekolah dan
praktek secara langsung di dunia usha atau industri.
2. Membekali siswa agar mempunyai keterampilan secara khusus
dan berwawasan yang luas.
3. Menghasilkan tenaga kerja yang memiliki keahlian profesional
(dengan tingkat pengetahuan yang sesuai dengan tutunan
lapangan kerja)
4. Meningkatkan efesiensi proses pendidikan dan platihan tenaga
kerja yang berkualitas profesional
5. Untuk menciptakan hubungan baik antara pihak sekolah dengan
prusahaan.

1
LAPORAN
PRAKTEK KERJA INDUSTRI (PRAKERIN)
DI PT.STARFOOD INTERNATIONAL

1.2.2 Tujuan khusus

1. Untuk memenuhi tugas wajib yang di berikan oleh sekolah


sebagai persaratan siswa kelas XI smk negri 1 sidayu
2. Untuk mengetahui cara system kelistrikan dan mesin
PT.STARFOOD INTERNATIONAL

1.3 Tujuan pembuatan laporan

Adapun tujuan pembuatan laporan ini adalah sebagai

brikut:

1. Agar siswa mampu memehami,menerapkan dan


mengembangkan plajaran di dapat sekolah pada dunia usaha
2. Agar siswa dapat memhami maslah kejuruan sesuai dengan
program study
3. Sebagai latihan bagi siswa dalam membuat sebuah laporan
kegiatan
4. Sebagai bukti bahwa siswa telah melakukan praktek yang
dilakukan di dunia industri
5. Sebagai pertanggung jawaban atas tugas yang diberikan sekolah
para siswa sehubungan dengan plaksanaan PRAKERI

2
LAPORAN
PRAKTEK KERJA INDUSTRI (PRAKERIN)
DI PT.STARFOOD INTERNATIONAL

1.4 Alokasi waktu

Selama prakerin industri kami ditempatkan selama 4


bulan.adapun jam kerja yang di perlakukan di PT.STARFOOD
INTERNATIONAL adalah sebagai berikut:

HARI SENIN s/d JUM’AT

Mulai masuk :pukul 07.00


Mulai kerja :pukul 08.00
Istirahat :pukul 12.00 s/d 13.00
Lanjut kerja :pukul 14.00 s/d 16.00
Selesai kerja :pukal 16.00
HARI SABTU

Masuk kerja :pukul 07.00


Mulai kerja :pukul 08.00
Selesai kerja:pukul 12.00

3
LAPORAN
PRAKTEK KERJA INDUSTRI (PRAKERIN)
DI PT.STARFOOD INTERNATIONAL

BAB 2
PERUSAHAAN PT.STARFOOD INTERNATIONAL
LAMONGAN

2.1 Sejarah singkat perusahaan

PT. Starfood International merupakan cabang dari kelompok


usaha PT. Prima Star International (Kelola Mina Laut) yang berlokasi
di Gresik, perusahaan ini didirikan berdasarkan akta No. 28 tanggal
18 April 2008 dari notaris Wachid Hasyim, S.H Surabaya.
Pengesahan dari Menteri Kehakiman dan HAM no. AHU-
25263.AH.01.01. Kantor pusat perusahaan beralamat di Jl. KIG Raya
Selatan Kav. C-7 kawasan industry Gresik – Jawa Timur.
Perusahaan ini hanya memproduksi surimi beku namun seiring
berkembangnya perusahaan yang cukup pesat dan tingginya
permintaan pasar maka perusahaan juga memproduksi produk lain
diantaranya tepung ikan, pembekuan ikan swangi dan cumi. Produk
dipasarkan dengan tujuan ekspor dan lokal, untuk negara tujuan
ekspor yaitu Taiwan, Vietnam, Singapura, China, Malaysia, Jepang
dan Thailand.

4
LAPORAN
PRAKTEK KERJA INDUSTRI (PRAKERIN)
DI PT.STARFOOD INTERNATIONAL

2.2 Nama dan lokasi perusahaan


Nama industri adalah PT.STARFOOD INTERNATIONAL,
lokasi PT. Starfood International berlokasi di Desa Kandang
Semangkon Kecamatan Paciran Kabupaten Lamongan Jawa Timur.
Perusahaan ini terletak cukup strategis karena berada di tepi jalan raya
Deandles (Anyer-Panarukan) sehingga memudahkan transportasi
transportasi bahan baku dan disrtibusi produk. Perusahaan berada
cukup dekat dengan pemukiman penduduk sehingga mempermudah
dalam penyerapan tenaga kerja setempat. Selain itu juga tersedia air
bersih dan tenaga listrik yang cukup untuk memperlancar proses
produksi. Adapun batas-batas wilayah perusahaan adalah sebagai
berikut :
- Sebelah barat : berbatasan dengan Desa Blimbing dan
TPI Brondong
- Sebelah timur : Berbatasan dengan Desa Paciran.
- Sebelah Utara : Berbatasan dengan Laut Jawa
- Sebelah Selatan : berbatasan dengan kawasan hutan
Kandang Semangkon.
Luas tanah ± 10.000 m2 meliputi kantor, ruang produksi,
laboratorium, pos jaga, gudang, kantin, tempat parkir, Instalasi
pembuangan limbah, ruang mesin, sarana penunjang dan bangunan
tambahan.

5
LAPORAN
PRAKTEK KERJA INDUSTRI (PRAKERIN)
DI PT.STARFOOD INTERNATIONAL

2.3 Lay out perusahaan

6
LAPORAN
PRAKTEK KERJA INDUSTRI (PRAKERIN)
DI PT.STARFOOD INTERNATIONAL

2.4 visi dan misi perusahaan

Visi PT. Starfood International adalah “Menjadi Perusahaan


Perikanan Indonesia Yang Paling Kompetitif”. Visi tersebut didukung
dengan adanya misi mengembangkan kekuatan bisnis dalam industry
perikanan melalui :

1.1. Tim manajemen yang professional.

1.2. Berorientasi pada Efeisiensi, efektifitas dana dan produktifitas


kerja.

1.3. Fokus pada produk Perikanan yang bernilai tambah.

1.4. Menjalin hubungan yang baik dengan pihak-pihak yang


berkepentingan.

1.5. Menghasilkan produk yang berkualitas tinggi.

1.6. Pelayanan prima untuk mencapai kepuasan pelanggan.

1.7. Mencapai kinerja perusahaan di atas rata-rata pelaku bisnis


perikanan yang didasari

fundamental bisnis yang kuat.

7
LAPORAN
PRAKTEK KERJA INDUSTRI (PRAKERIN)
DI PT.STARFOOD INTERNATIONAL

2.5 Kebijakan mutu

1.peningkatan sumber daya manusia melalui training karyawan


secara periodek.

2.kebijakan mutu perusahaanyang telah ditetapkan mencakup


pemenuhan untuk menghasilkan produk yang legal dan aman
sebagai tangung jawab pada planggan .

3. kebijakan mutu telah di komunikasikan kepada seluruh karyawan


dan akan di tinjau kembali secara berkala.

4. memastikan telah terdapat komunikasi dari manejemen kepada


personil dibawahnya mengenai hal hal penting dari praturan
perundangan dan persyaratan planggan.

2.6 Keselamatan kerja (K3)

2.6.1 Tujuan keselamatan dan kesehatan kerja (k3)

1. Melindungi tenaga kerja atas hak dan keselamatannya dalam


melakukan pekerjaannya untuk kesejahteraan hidup dan
meningkatkan kinerja.

2.Menjamin keselamatan orang lain yang berada di tempat kerja.

3.Sumber produksi dipelihara dan dipergunakan secara aman dan


efisien.

4. Melindungi dan menjamin keselamatan setiap tenaga kerja dan


orang lain di tempat kerja.

8
LAPORAN
PRAKTEK KERJA INDUSTRI (PRAKERIN)
DI PT.STARFOOD INTERNATIONAL

2.6.2 Praturan keselamatan dan kesehatan kerja (K3)

Menurut penelitian,hampir semua kecelakaan kerja terjadi saat


proyek di bangun atau sudah berjalan,di sebabakan oleh faktor
pralatan.kualitas kerja baik jika angka kecelakaan kerja dapat di
minimalisir.

Untuk mencapai pemerintahan mengeluarkan praturan


berkaitan permaslahan kerja contoh sebagai brikut:

1. UU No. 1 tahun 1970 tentang Keselamatan dan Kesehatan


Kerja (hukum keselamatan kerja) meletakkan prinsip dasar
pelaksanaan keselamatan kerja. Langkah-langkah yang perlu
dilakukan untuk mencegah kecelakaan dan ledakan; mengurangi
kemungkinan kebakaran dan cara penanggulangan kebakaran; dan
langkah-langkah lainnya yang diatur sehubungan dengan tempat
kerja

2.praturan mentri tenaga kerja republik indonesia

a.NO. 2 tahun 1980 tentang pemeriksaan kesehatan kerja

b.NO. 1 Tahun 1981 tentang kewajiban melapor penyakit akibat


kerja

9
LAPORAN
PRAKTEK KERJA INDUSTRI (PRAKERIN)
DI PT.STARFOOD INTERNATIONAL

BAB 3

SISTEM PENDINGINAN

3.1 Prinsip kerja sistem pendingin

Prinsip kerja dari mesin pendingin adalah dengan cara


menghisap panas dari udara sekitar mesin pendingin dan
memindahkannya ke ruangan yang lain. Untuk menyerap panas dari
udara sekitar, maka udara dihembuskan disekitar komponen
penghisap panas. Adapun proses kerjanya adalah “penguapan”.
Untuk mendapatkan penguapan diperlukan gas (udara) yang
mencapai temperature tertentu (panas). Setelah udara tersebut
panas diubah agar kehilangan panas, sehingga terjadi penguapan.
Disaat adanya penguapan, maka timbullah suhu di dalam
temperature rendah (dingin).

Pada dasarnya tiap-tiap mesin pendingin terdiri atas

Motor pengerak: motor ini berfungsi untuk menggerakkan pompa.


Dalam sistem pendingin ini yang berfungsi sebagai pompa adalah
kompresor.

Motor penggerak ini bisa berupa motor listrik, maupun engine


(mesin)

penghasil tenaga yang menggunakan bahan bakar tersendiri.

Kompresor: adalah suatu alat dalam mesin pendingin yang cara


kerjanya dinamis atau bergerak. Kompresor ini bekerja dengan cara
menghisap sekaligus menekan freon (refrigerant) untuk bersirkulasi

10
LAPORAN
PRAKTEK KERJA INDUSTRI (PRAKERIN)
DI PT.STARFOOD INTERNATIONAL

didalam system.Sirkulasi ini sekaligus mengatur tekanan freon sesuai


dengan kebutuhanuntuk mentranfer panas. Freon yang dihisap oleh
kompresor berbentukgas, demikian juga yang ditekan menuju ke
kondensor. Tinggi rendahnyatekanan freon ini akan menentukan
proses perubahan bentuk freon yangmemungkinkan terjadinya
penghisapan panas dari udara sekitar mesinpendingin.

Kondensor: merupakan suatu jaringan pipa yang berfungsi sebagai


pengubah freon yang berbentuk gas menjadi freon yang berbentuk
cair. Freon (refrigerant) yang dipompakan oleh kompresor akan
mengalami kenaikan tekanan. Diluar kondensor biasanya juga
dipasangkan sebuah kipas pendingin. Dengan naiknya tekanan dan
turunnya temperatur, maka freon akan mengembun. Dengan kondisi
ini diharapkan setelah keluar dari kondensor freon akan berbentuk
cair dengan tekanan yang cukup tinggi. Pada sistem AC, freon cair
yang bertekanan tinggi ini akan mengalir menuju dalam pipa kapiler
dengan melewati sebuah saringan (filter). Sedangkan pada sistem
umumnya mesin pendingin freon ini akan menuju evaporator dengan
melewati sebuah pipa kapiler.

Saringan: merupakan komponen yang ada pada sistem AC (Air


Conditioning). Saringan ini berfungsi untuk menghisap uap air dan
kotoran dari sistem. Uap dan kotoran dari sistem ini memungkinkan
sistem pendingin tidak berfungsi dengan baik.

Pipa kapiler/katup ekspansi: adalah saluran kecil idalam sistem


pendingin yang befungsi untuk menurunkan tekanan didalam sistem.
Selain menurunkan tekanan juga digunakan sebagai bagian yang
memungkinkan merubah wujud freon dari cair menjadi gas.
Denganfreon yang berbentuk gas mempermudah untuk proses
11
LAPORAN
PRAKTEK KERJA INDUSTRI (PRAKERIN)
DI PT.STARFOOD INTERNATIONAL

penguapan. Proses penguapan membutuhkan panas. Panas ini


diambil dari udara disekitar evaporator.

Pipa penguapan (evaporator). Evaporator adalah pipa yang berfungsi


sebagai penguapan. Zat cair yang berasal dari pipa kondensor masuk
ke evaporator lalu berubah wujud menjadi gas dingin karena
mengalami penguapan. Selanjutnya udara tersebut mampu
menyerap kondisi panas yang ada dalam ruangan mesin pendingin.
Selanjutnya gas yang ada dalam evaporator akan mengalir menuju
kompresor karena terkena tenaga hisapan. Demikian terus menerus
sirkulasi udara dan perubahannya dalam rangkaian mesin pendingin.

Refrigerant. Rerigerant ini merupakan zat yang berfungsi sebagai


media untuk menyerap dan membuang panas. Beberapa jenis
refrigeran yang bisa digunakan antara lain;Hidrocarbon, Ammonia,
Sulfur Dioksida, Hidrokarbon seperti methane, methyl klorida,
methylene klorida, HFC seperti R11 (umum digunakan pada
refrigerator dan air conditioner) dan R22. Karena kesadaran bahwa
HFC turut berperan dalam kerusakanlapisan ozon, maka penggunaan
R11 dan R22 selanjutnya dialihkan ke R-401A, R-134A, R-407C.

12
LAPORAN
PRAKTEK KERJA INDUSTRI (PRAKERIN)
DI PT.STARFOOD INTERNATIONAL

BAB 4
PERMESINAN
4.1 BOILER
4.1.1 PEENGERTIAN
Boiler merupakan suatu peralatan yang digunakan untuk
menghasilkan steam(uap) dalam berbagai keperluan. Air di dalam
boiler dipanaskan oleh panas dari hasil pembakaran bahan bakar
(sumber panas lainnya), sehingga terjadi perpindahan panas dari
sumber panas tersebut ke air yang mengakibatkan air tersebut
menjadi panas atau berubah wujud menjadi uap.Air yang lebih panas
memiliki berat jenis yang lebih rendah dibanding dengan air yang
lebih dingin, sehingga terjadi perubahan berat jenis air di dalam
boiler. Air yang memiliki berat jenis yang lebih kecil akan naik, dan
sebaliknya air yang memiliki berat jenis yang lebih tinggi akan turun
ke dasar.
A.Sistem Boiler
Sistem boiler terdiri dari:
a. Sistem Air Umpan
Sistem air umpan menyediakan air untuk boiler secara
otomatis sesuai dengan kebutuhan steam.Berbagai kran disediakan
untuk keperluan perawatan dan perbaikan.

b. Sistem Steam
Sistem steam mengumpulkan dan mengontrol produksi steam
dalam boiler. Steam dialirkan melalui sistem pemipaan ke titik
pengguna.Pada keseluruhan sistem, tekanan steam diatur

13
LAPORAN
PRAKTEK KERJA INDUSTRI (PRAKERIN)
DI PT.STARFOOD INTERNATIONAL

menggunakan kran dan dipantau dengan alat pemantau tekanan.Air


yang disuplai ke boiler untuk diubah menjadi steam disebut air
umpan. Ada dua sumber air umpan:
1. Kondensat atau steam yang mengembun yang mengembun ke
proses.
2. Air make up (air baku yang sudah diolah) yang harus
diumpankan dari luar ruang boiler ke plant proses.

B. Sistem Bahan Bakar


Sistem bahan bakar adalah semua peralatan yang digunakan
untuk menyediakan bahan bakar untuk menghasilkan panas yang
dibutuhkan.Peralatan yang diperlukan pada sistem bahan bakar
tergantung pada jenis bahan bakar yang digunakan pada sistem.

4.1.2 PRINSIP KERJA BOILER


Boiler atau ketel uap adalah suatu perangkat mesin yang
berfungsi untuk mengubah air menjadi uap. Proses perubahan air
menjadi uap terjadi dengan memanaskan air yang berada didalam
pipa-pipa dengan memanfaatkan panas dari hasil pembakaran bahan
bakar. Pembakaran dilakukan secara kontinyu didalam ruang bakar
dengan mengalirkan bahan bakar dan udara dari luar. Uap yang
dihasilkan boiler adalah uap superheat dengan tekanan dan
temperatur yang tinggi. Jumlah produksi uap tergantung pada luas
permukaan pemindah panas, laju aliran, dan panas pembakaran yang
diberikan.

14
LAPORAN
PRAKTEK KERJA INDUSTRI (PRAKERIN)
DI PT.STARFOOD INTERNATIONAL

A. Bagian-Bagian Utama Penyusun Boiler


Adapun bagian utama yang menyusun Boiler adalah sebagai
berikut :
1. Economizer
Berfungsi untuk memanaskan air setelah melewati High Pressure
Heater.Pemanasan dilakukan dengan memanfaatkan panas dari flue
gas yang merupakan sisa dari pembakaran dalam furnace.
Temperatur air yang keluar dari Economizer harus dibawah
temperatur jenuhnya untuk mencegah terjadinya boiling dalam
Economizer. Karena perpindahan panas yang terjadi dalam
Economize rmerupakan konveksi, maka menaikkan luas permukaan
akan mempermudah perpindahan panas ke air.Inilah sebabnya
mengapa desain pipa Economizer dibuat bertingkat .
2. Superheater
Berfungsi untuk memanaskan uap dari Steam Drum menjadi
uap panaslanjut (main steam).Main steam digunakan untuk
melakukan kerja dengan ekspansi dalam turbin.Superheater memiliki
lima bagian utama, yaitu :
1. Superheater (SH) Vertical Platens
2. SH Division Panel
3. Low Temperature SH Pendant
4. Low Temperature SH Horizontal
5. Back Pass and Roof
3. Reheater

15
LAPORAN
PRAKTEK KERJA INDUSTRI (PRAKERIN)
DI PT.STARFOOD INTERNATIONAL

Berfungsi untuk memanaskan kembali uap yang telah mengalami


ekspansi dalam turbin.Uap keluaran turbin berupa cold steam
sehingga perlu dipanaskan kembali dan dimasukkan kembali ke
dalam Boiler .
4. Main Steam Drum
Fungsi utamanya adalah untuk memisahkan uap dari campuran
air dan uap yang masuk ke steam drum .Selain itu juga berfungsi
untuk mendistribusikan feed water,membuang kontaminan dari air
boiler , menambahkan bahan kimia, dan mengeringkan uap setelah
dipisahkan dari air. Uap berada pada bagian atas bejana dan air
berada pada bagian bawah. Air dari Steam Drum disalurkan ke
Evaporator dengan cara dipompa oleh BWCP.
Uap dan air dalam steam drum dipisahkan dengan tiga tahap,primary
, secondary dan drying . Tahap primary dan secondary dilakukan oleh
turbo separator dan plat yang berombak – ombak melakukan tahap
drying.Fungsi utama dari alat pemisah ini adalah untuk
memindahkan uap dari air boiler dan untuk mengurangi campuran
yang terdapat dalam uap sebelum meninggalkan steam drum
5. Down Comer
Merupakan saluran air dari Steam Drum ke Header(Pengaman)
yang berada di bawah ruang bakar dimana dari header butir – butir
air panas akan dipanaskan melalui pipa – pipa yang tersusun di
dinding furnace.Pada Down Comer bagian bawah terdapat suatu
pompa yang disebut dengan Boiler Water Circulating Pump (BWCP)
yang digunakan untuk mengatur sirkulasi air yang akan dipanaskan
atau diuapkan.
6. Furnace
Merupakan ruang bakar yang pada dindingnya tersusun pipa –
pipa.
16
LAPORAN
PRAKTEK KERJA INDUSTRI (PRAKERIN)
DI PT.STARFOOD INTERNATIONAL

7. Blow Down
Untuk mengontrol kualitas air serta mengurangi kandungan zat
padat (Silika) dalam air sehingga tidak terbentuk kerak hangus pada
furnace. Alat ini akan bekerja secara otomatis saat sensor
menunjukkan kandungan silika dalam air melebihi standar. Ia akan
membuang sebagian kecil air dari drum ( 1 % sampai 2 % dari tingkat
penguapannya).

4.2 dryer
4.2.1 pengertian
Mesin Pengering Rotary Dryer adalah salah satu jenis mesin
pengering yang fungsinya sama yaitu mengeringkan produk tepung.
Namun berbeda dengan mesin pengering lainnya, mesin pengering
ini menggunakan sistem putar. Rotary Dryer dapat mengeringkan
bahan yang berbentuk butiran, tepung, chip dan sejenisnya. Mesin
ini dibekali dengan blower yang akan mengeluarkan udara panas di
sepanjang tabung. Tabung pengering ini dapat berputar secara
otomatis sehingga bahan akan kering secara merata.

4.2.2 cara kerja


Mesin Pengering Tepung atau yang lebi popular rotary dryer
merupakan suatu alat pengering dengan bentuk drum yang berputar.
Drum yang berputar tersebut secara terus-menerus dipanaskan
dengan tungku atau gasifier. Alat pengering ini dapat juga bekerja
dalam aliran udara melalui poros silinder suhu 1200 hingga 1800
derajat Fahrenheit. Akan tetapi mesin pengering ini seringnya hanya
memanaskan hingga suhu 400 hingga 900 derajat Fahrenheit saja.

17
LAPORAN
PRAKTEK KERJA INDUSTRI (PRAKERIN)
DI PT.STARFOOD INTERNATIONAL

Cara pengoperasian pada mesin ini dilakukan sistem pemutaran


secara berulang kalo, sehingga yang mengalami proses pengeringan
tidak hanya bagian atas saja melainkan seluruh bagian atas dan
bawah secara bergantian. Sehingga pengeringan yang dilakukan
mesin ini lebih merata dan lebih banyak mengalami proses
menyusutan. Selain itu mesin pengering ini mengalami proses
pengeringan berulang-ulang selama hampir satu jam tanpa
dihentikan proses pengeringannya.

Mesin pengering tepung ini terdiri atas beberapa unit silinder,


dimana bahan yang basah akan masuk pada ujung yang satu dan
bahan kering akan keluar di ujung yang lain. Proses pengeringan itu
terjadi ketika bahan sudah dimasukkan dalam tabung silinder yang
kemudian di putar secara bersamaan. Karena itulah aliran panas
dapat mengalir dan terkontak dengan bahan tersebut.

18
LAPORAN
PRAKTEK KERJA INDUSTRI (PRAKERIN)
DI PT.STARFOOD INTERNATIONAL

4.3COOLER

4.3.1 PENGERTIAN

Untuk mesin dengan pemasukan dibawah 60 ton per 24 jam.


Pendingin dengan konveyor tersekrup dipasang setelah pengering
dan tepung ikan telah di dinginkan dengan aliran udara, terkoneksi
dengan kipas dan penghembus, stopkontak bisa didalam atau di luar
pabrik.

Tidak akan ada debu yang terbawa apabila tepung ikan tidak terlalu
kering. Pendinginan tepung ikan sangat penting, karena prose situ
akan menghentikan kerusakan protein akibat panas, mengurangi
reaksi dari minyak ikan yang tertinggal di tepung ikan dan membuat
partikel tepung ikan rapuh dan lebih mudah di giling. Pompa anti
oksidan terletak di dekat stop kontak dari pengering dan meneteskan
anti oksidan ke dalam pendingin dengan konveyor terse

19
LAPORAN
PRAKTEK KERJA INDUSTRI (PRAKERIN)
DI PT.STARFOOD INTERNATIONAL

BAB 5

KOMPONEN PADA PANEL PENGENDALI

Berikut ini komponen utama pada panel yang sering di gunakan


sebagai brikut

1.BOX PANEL

box panel adalah bagian luar dari panel yang dari


rangkaian-rangkaian panel itu sendiri.box panel ini
terbuat dari bahan logam,oleh karena itu di dalam
rangkaian panel deberi ground agar aman bagi
pengguna

2.MCCB

MCCB adalah singkatan dari Moulded Case


Circuit Breaker, sebagai pengaman terjadinya
hubung singkat short circuit dan beban lebih
overload agar tidak terjadinya kerusakan pada
motor listrik maupun kebakaran yang
disebabkan oleh short circuit yang selalu
menimbulkan bunga api.

20
LAPORAN
PRAKTEK KERJA INDUSTRI (PRAKERIN)
DI PT.STARFOOD INTERNATIONAL

3.MCB

MCB (Miniature Circuit Breaker) adalah komponen


dalam instalasi listrik rumah yang mempunyai peran
sangat penting. Komponen ini berfungsi sebagai
sistem proteksi dalam instalasi listrik bila terjadi
beban lebih dan hubung singkat arus listrik (short
circuit atau korsleting).

4.NFB

NFB (No Fuse Breaker) ... NFB dalam bahasa


indonesia bisa diartikan sebagai pemutus tanpa
sekering, berfungsi untuk menghubungkan dan
memutus tegangan/arus utama dengan sirkuit
atau beban, selain itu juga berfungsi untuk
memutuskan/melindungi beban dari arus yang
berlebihan ataupun jika terjadi hubung singkat.

5.FUSE

Fungsi Fuse (Sekering) Pengertian dan Fungsi Fuse


(Sekering) serta Cara Mengukurnya – Fuse atau dalam
bahasa Indonesia disebut dengan Sekering adalah
komponen yang berfungsi sebagai pengaman dalam
Rangkaian Elektronika maupun perangkat listrik.

6.SELECTOR SWITCH
21
LAPORAN
PRAKTEK KERJA INDUSTRI (PRAKERIN)
DI PT.STARFOOD INTERNATIONAL

Pada dasarnya Selector Switch adalah


kontak/saklar yang digerakkan oleh tombol
atau tuas putar untuk memilih satu dari dua
atau lebih posisi. Ada yang berlaku seperti
toggle switch dimana selektor dapat berhenti
pada satu posisi, dan ada yang berlaku seperti

push button, dimana setelah melakukan pemilihan maka seletor


akan kembali ke posisi semula atau posisi netral.

7.LAMPU INDIKATOR

lampu indikator sebagai penanda untuk mengetahui


apakah rangkaian bekerja dengan normal bisa juga
sebagai tanda peringatan bahwa terjadi sesuatu
pada rangkaian panel tenaga listrik.

8.KABEL/PENGHANTAR

22
LAPORAN
PRAKTEK KERJA INDUSTRI (PRAKERIN)
DI PT.STARFOOD INTERNATIONAL

Kabel Listrik yang dalam bahasa Inggris disebut dengan Electrical


Cable adalah media untuk menghantarkan arus listrik
yang terdiri dari Konduktor dan Isolator. Konduktor
atau bahan penghantar listrik yang biasanya
digunakan oleh Kabel Listrik adalah bahan Tembaga
dan juga yang berbahan Aluminium meskipun ada
juga yang menggunakan Silver (perak) dan emas
sebagai bahan konduktornya namun bahan-bahan
tersebut jarang digunakan karena harganya yang sangat mahal.
Sedangkan Isolator atau bahan yang tidak/sulit menghantarkan arus
listrik yang digunakan oleh Kabel Listrik adalah bahan Thermoplastik
dan Thermosetting yaitu polymer (plastik dan rubber/karet) yang
dibentuk dengan satu kali atau beberapa kali pemanasan dan
pendinginan.

23
LAPORAN
PRAKTEK KERJA INDUSTRI (PRAKERIN)
DI PT.STARFOOD INTERNATIONAL

BAB 6

PENUTUP

6.1 Kesimpulan

Dari kegiatan prakerin saya di pt starfood international saya


bisa menyimpulakn bahwa dalam prakerin kami mendapat beberapa
manfaat yaitu:

1.kegiatan ini bermanfaat bagi kami yang langsung terjun di


DuDi(Dunia usaha dan industri)

2.kami dapat bekerja sama berasama pembimbing kami dan


mendapat bnyak maanfaat

3.kami dapat pengalaman yang amat berharga

4.kami dapat ilmu yang belum di pelajari di sekolah

5.kami dapat ilmu ilmu yang baru untuk kami terapkan di sekolah
atau masa depan

24
LAPORAN
PRAKTEK KERJA INDUSTRI (PRAKERIN)
DI PT.STARFOOD INTERNATIONAL

DAFTAR PUSTAKA

- https://storyzon3lexa.blogspot.com/2016/06/pt-starfood-
international-kabupaten.html

- https://images.app.goo.gl/Aw3s3tWYEmU9Ufsq6

- http://dillastr.blogspot.com/2017/05/boiler-pks-dan-
penjelsannya.html

- http://mesinsakti.com/product/mesin-pengering-rotary-
dryer-mesin-pengering-tepung/

25
LAPORAN
PRAKTEK KERJA INDUSTRI (PRAKERIN)
DI PT.STARFOOD INTERNATIONAL

LAMPIRAN/PHOTO KEGIATAN MAGANG

26
LAPORAN
PRAKTEK KERJA INDUSTRI (PRAKERIN)
DI PT.STARFOOD INTERNATIONAL

27
LAPORAN
PRAKTEK KERJA INDUSTRI (PRAKERIN)
DI PT.STARFOOD INTERNATIONAL

28