Anda di halaman 1dari 14

[Type text]

KATA PENGANTAR

Puji syukur saya ucapkan atas kehadirat Allah SWT, karena dengan rahmat dan karunia-Nya
saya masih diberi kesempatan untuk menyelesaikan proposal ini yang alhamdulillah tepat
pada waktunya dengan judul “usaha nasi goreng “

Saya menyadari bahwa dalam penulisan proposal ini masih banyak kekurangan, oleh sebab
itu saya sangat mengharapkan kritik dan saran yang bersifat membangun. Semoga dengan
selesainya proposal ini dapat bermanfaat bagi pembaca dan teman – teman.

Akhir kata, saya sampaikan terima kasih kepada semua pihak yang telah berperan serta dalam
penyusunan proposal ini dari awal sampai akhir. Semoga Allah SWT senantiasa meridhai
segala usaha kita. Aamiin.

Watampone Januari 2020

Penyusun

[Type text]
[Type text]

DAFTAR ISI

      

KATAPENGANTAR..................................................................................................................
i

DAFTAR ISI…......................................................................................................................... ii

RENCANA USAHA..................................................................................................................1

BAB I      PENDAHULUAN ..................................................................... ............................. 2

1.1     Latar Belakang ................................................................................................................2

1.2     Tujuan dan kegunaan ..................................................................................................... 3

1.3 Usaha yang akan di buka .................................................................................................3

BAB II    Deskripsi kelayakan usaha ...................................................................................... 5

                 2.1   Aspek Pasar ......................................................................................................5

                 2.2   Aspek Yuridis ...................................................................................................6

                 2.3   Aspek Organisasi .............................................................................................7

                 2.4   Aspek Produksi


................................................................................................9

                 2.5   Aspek Finansial .............................................................................................10

                 2.6   Aspek Sosial dan ekonomi ............................................................................11

BAB III   PENUTUP ...............................................................................................................12

                 3.1   Kesimpulan .................................................................................................... 13

                 3.2    Rekomendasi .................................................................................................14

[Type text]
[Type text]

BAB 1 PENDAHULUAN

A.Latar belakang

Pertama kali kami tiga sekawan membuka usaha berdagang nasi goreng, kami terinspirasi
dari pengalaman kami sewaktu kami makan nasi goreng di kantin sekolah kami pernah
diajak berdagang nasi goreng oleh orang jawa, lalu kami bertekad untuk membuka usaha
sendiri dengan modal sendiri, kami mengemukakan bahwasannya usaha ini adalah usaha
yang paling fleksibel diantara usaha-usaha yang lain karena disamping sebagai makanan
pokok atau makanan kebutuhan sehari-hari, tetapi Nasi Goreng juga banyak digemari oleh
orang-orang baik dari kalangan kebawah maupun keatas, dan kami mengatakan bahwa
pembuatan nasi goreng  itu bahan-bahannya mudah didapat dengan harga yang terjangkau
dan dapat disajikan secara praktis.

Kami juga mengemukakan bahwa kami yakin usaha yang kami jalani bisa sukses karena
puncak dari keberhasilan itu adalah suatu usaha yang diyakini akan berhasil,

B.   Tujuan Usaha

Tujuan dari didirikannya usaha Nasi Goreng ini adalah:

1.      Untuk memperoleh penghasilan yang dapat digunakan untuk menunjang kebutuhan


hidup sehari-hari.

2.      Untuk melangsungkan hidup sehari-hari

3.      Mencari nafkah untuk pembayaran uang spp

C. USAHA YANG AKAN DIBUKA

Usaha nasi goreng

[Type text]
[Type text]

BAB II DESKRIPSI KELAYAKAN USAHA

A. ASPEK PASAR

Proses pemasaran usaha nasi goreng ini dapat di jual dengan dengan cara :

Membuka tempat usaha di rumah

Di jual di pinggir jalan raya untuk memudahkan pemasaran/penjualan usaha nasi goreng di
perlukan tempat usaha yang strategis,aman,dan nyaman.

B. ASPEK YURIDIS

-izin lokasi

-Akte pendirian wajib pajak ( NPWP)

-Surat tanda daftar perusahaan

-Surat izin tempat usaha dari pemerintah setempat

-Surat tanda rekanan dari pemerintah daerah setempat

- surat izin usaha perdagangan ( SIUP )

C. ASPEK ORGANISASI

Nama Usaha : Nasi goreng

Nama Pemilik: Agustang ,Rahmat hidayat ,M.abrar

Bidang usaha : penjualan makanan

Jumlah pengusaha/pekerja : 3 orang

D.    ASPEK PRODUKSI

Ada berbagai macam  produksi dari penjualan usaha nasi goreng yang kami lakukan
,kami menyediakan berbagai jenis nasi goreng yang bisa dipilih oleh konsumen diantaranya
yaitu:

a.         Menu Nasi Goreng

-          Nasi goreng biasa                         : Rp 8.000 per porsi

-          Nasi goreng sosis                          : Rp 9.000 per porsi

-          Nasi goreng ayam bakso               : Rp 9.000 per porsi

-          Nasi goreng sosis ayam                 : Rp 10.000 per porsi

[Type text]
[Type text]

-          Nasi goreng sosis kambing            : Rp 13.000 Per porsi

-          Nasi goreng sosis pete                   : Rp 11.000 per porsi

-          Nasi goreng pete                           : Rp 10.000 per porsi

-          Nasi goreng pete ayam                  : Rp 11.000 per porsi

-          Nasi goreng pete kambing            : Rp 14.000 per porsi

-          Nasi goreng spesial ayam              : Rp 12.000 per porsi

-          Nasi goreng spesial kambing         : Rp 15.000 per porsi

-          Nasi goreng spesial komplit          : Rp 17.000 per porsi

-          Nasi goreng gila                            : Rp 12.000 pe porsi

-          Nasi goreng gila (ayam)                : Rp 15.000 per porsi

-          Nasi goreng gila (kambing)           : Rp 17.000 per porsi

b.         Menu tambahan

-          Mie Goreng / Rebus                      : Rp 8.000 per porsi

-          Kwitiau goreng / rebus                  : Rp 8.000 per porsi

-          Nasi Mawud                                 : Rp 8.000 per porsi

-          Nasi Gila                                       : Rp 8.000 per porsi

-          Teh manis anget                            : Rp 2.000 per porsi

-          Es teh manis                                  : Rp 3.000 per porsi

E.     ASPEK FINANSIAL

1.        Investasi Awal

a.      Sewa tempat

Tempat yang digunakan oleh kami dalam membuka usaha Nasi Goreng yaitu terletak di
daerah Tacipi-Ulaweng

Lahan yang ditempati untuk usaha bukan milik sendiri tetapi sewa temapat.  Setiap bulannya
harus membayar sebesar Rp. 400.000,- .

b.      Peralatan

Peralatan awal yang digunakan untuk membuka usaha nasi goreng adalah:

[Type text]
[Type text]

Alat Satuan Biaya

Gerobag 1@ x 2.500.000 Rp 2.500.000,-

Kompor 1@ x 150.000 Rp 150.000,-

Wajan 1@ x 75.000 Rp    75.000,-

Tenda 1@ x 1.000.000 Rp 1.000.000,-

Meja 3@ x  150.000 Rp    450.000,-

Kursi 6@ x 85.000 Rp    510.000,-

Piring 2lusin x 125.000 Rp    250.000,-

Mangkuk 2lusin x 125.000 Rp    250.000,-

Sendok 2lusin x 25.000 Rp    50.000,-

Garpu 2lusin x 25.000 Rp    50.000,-

Gelas 2lusin x 75.000 Rp    150.000,-

Tempat Nasi 1@ x 95.000 Rp       95.000,-

Spanduk 1@ x 350.000 Rp    350.000,-

Tempat Piring dan 2 rak x 97.500 Rp    185.000,-


Mangkuk

Lampu Philips 3@ x 50.000 Rp   150.000,-

Jumlah Rp 6.215.000,-

c.       Perlengkapan

Perlengkapan awal yang digunakan untuk membuka usaha nasi goreng adalah:

[Type text]
[Type text]

No Bahan Satuan Satuan Harga


waktu

1 Kertas Minyak 30 pak bulan Rp 480.000,-

2 Plastik 90 bungkus bulan Rp 270.000,-

3 Karet 4 pcs bulan Rp 40.000,-

4 Tisu 8 pcs bulan Rp 40.000,-

5 Listrik 1 bulan bulan Rp 50.000,-

6No. Gas
Bahan 60 tabung Satuanbulan HargaRp 900.000,-
d.      Baha
Jumlah Rp1.780.000,-
1 Beras per bulan 1,7 kg Rp 15.980,- n baku

2 Daging Ayam 1 ekor Rp 30.000,-

3 Daging Kambing 1 kg Rp 60.000,-

4 Sosis 1 pak Rp 21.000,-   

5 Telor 10 kg Rp 150.000.-

6 Bakso 3 bungkus Rp 30.000,-

7 Bumbu Dapur keseluruhan Rp 75.000,-

8 Minyak Sayur 3 kg Rp 33.000,-

9 Timun 1 kg Rp 20.000,-

10 Wortel 1 kg Rp 20.000,-

11 Pete 1 ikat Rp 10.000,-


Keterangan: Ati +
12 Ati - - ampela ati+ampela
sudah masuk dalam
13 Ampela - - 1 ekor ayam.
14 Kwetiau 5 kwitiau Rp 17.500,-
Biaya Bahan Baku
15 Krupuk 2 kg Rp 22.000,- per bulan = jumlah
biaya per-hari x 30
16 Kecap 3 botol Rp 13.500 hari
17 Saus tiram 2 botol Rp 20.000,-

18 Mie Telor 10 Bungkus Rp 35.000,-

19 Kol 1 kg Rp 20.000,-

20 Sawi I kg Rp 15.000,-

21 Es 1,5 balok es Rp 3.000,-


[Type text]
22 The 1 bungkus Rp 5.000,-

Jumlah Rp 616.980,-
[Type text]

                                                  = Rp616.980,-  x 30 hari

                                                  = Rp 18.509.400,-

e.       Kas lancar

a)      Promosi Awal

Promosi awal yang dilakukan ialah memasang spanduk pada tenda yang dibuat untuk
berdagang ( melakukan usaha), modal spanduk masuk juga dalam modal peralatan namun
untuk spanduknya sendiri yaitu sebesar Rp 350.000,-

b)     Gaji Karyawan

Karena Bisnis ini dikelola oleh kami sendiri. Maka kami tidak membayar karyawannya,
karena karyawannya kami sendiri. Namun, apabila salah satu dari kami dianggap sebagai
karyawan dan Karyawan yang dibutuhkan sebanyak 2 orang, maka perhitungannya adalah :

1 orang karyawan dibayar Rp 500.000,- x 2 = Rp 1.000.000,-

Total Investasi Awal :

SEWA TEMPAT Rp 400.000,-

PERALATAN Rp 6.215.000,-

PERLENGKAPAN Rp1.780.000,-

BAHAN BAKU Rp 18.509.400,-

PROMOSI AWAL Rp 350.000,-

GAJI KARYAWAN Rp 1.000.000,-

TOTAL INVESTASI AWAL Rp 28.254.400,-

F.     OMSET (PENDAPATAN)

Proyeksi Omset dari usaha Nasi goreng ini dari hasil perhari adalah:

Hari Penghasilan

Hari – 1 Rp 850.000,-

Hari – 2 Rp 800.000,-

[Type text]
[Type text]

Hari – 3 Rp 950.500

Hari – 4 Rp 845.000

Hari – 5 Rp 1.155.500,-

Hari – 6 Rp 700.000,-

Hari – 7 Rp 800.000,-

Hari – 8 Rp 875.000,-

Hari – 9 Rp 995.000,-

Hari – 10 Rp 715.000,-

Hari – 11 Rp 749.500,-

Hari – 12 Rp 800.500,-

Hari – 13 Rp 866.000,-

Hari – 14 Rp 726.500,-

Hari – 15 Rp 870.000,-

Hari – 16 Rp 1.005.000,-

Hari – 17 Rp 746.500,-

Hari – 18 Rp 820.000,-

Hari – 19 Rp 822.000,-

Hari – 20 Rp 843.500,-

Hari – 21 Rp 955.500,-

Hari – 22 Rp 955.500,-

Hari – 23 Rp 895.000,-

Hari – 24 Rp 710.000,-

Hari – 25 Rp.908.000,-

Hari – 26 Rp 915.000

Hari – 27 Rp 812.000,-

Hari – 28 Rp 888.000,-

Hari -29 Rp 890.000,-

[Type text]
[Type text]

Hari – 30 Rp 742.000,

Jumlah Rp 25.606.500,-

Rata-rata omset per-hari            = 

 = 

                                                    = Rp 853.550,-

G.    PENGELUARAN

1.      Fixed cost

Gaji Karyawan Rp 1.000.000,-

Biaya Transportasi Rp 150.000,-

Listrik Rp 50.000,-

Tempat Rp 400.000,-

Penyusutan Rp 378.333

Jumlah Rp 1.978.333

2.      Variabel cost

Rincian perlengkapan per bulan:

[Type text]
[Type text]

No Bahan Satuan Satuan waktu Harga

1 Kertas Minyak 30 pak Bulan Rp 480.000,-

2 Plastik 60 pcs Bulan Rp 180.000,-

3 Karet 4 pcs Bulan Rp 40.000,-

4 Tisu 8 pcs Bulan Rp 40.000,-

6 Gas 6 tabung Bulan Rp 90.000,-

Jumlah Rp 830.000,-
No. Bahan Satuan Harga

1 Beras 1,7 kg Rp 15.980,-

2 Daging Ayam 1 ekor Rp 25.000,- Rincianbahan


baku per hari:
3 Daging Kambing 1 kg Rp 60.000,-

4 Sosis 1 pak Rp 21.000,-

5 Telor 10 kg Rp 150.000.-

6 Bakso 3 bungkus Rp 30.000,- Jumlah biaya


bahan baku
7 Bumbu Dapur Keseluruhan Rp 50.000,- dalam 1 bulan =
8 Minyak Sayur 3 kg Rp 33.000,- jumlah biaya
bahan baku
9 Timun 1 kg Rp 20.000,- dalam 1 hari x
30 hari         =
10 Wortel 1/2 kg Rp 10.000,-
591.980 x 30
11 Pete 1 ikat Rp 10.000,-
= Rp
12 Ati - - 16.949.400,-

13 Ampela - -

14 Kwetiau 5 kwitiau Rp 17.500,- Jumlah


keseluruhan
15 Krupuk 2 kg Rp 22.000,-
variabel cost:
16 Kecap 2 botol Rp 9.500

17 Saus tiram 2 botol Rp 20.000,- = 830.000 + 16.9


49.400
18 Mie Telor 8 Bungkus Rp 28.000,-
= Rp
19 Kol 1 kg Rp 20.000,- 17.779.400,-
20 Sawi I kg Rp 15.000,-

21 Es 1,5 balok es Rp 3.000,-


[Type text]
22 The 1 bungkus Rp 5.000,-

Jumlah Rp 564.980,-
[Type text]

H.    LABA (KEUNTUNGAN)

1.      Grass profit

Untuk menghitung laba kotor (Grass profit) rumusnya adalah :

Omset – Variabel Cost = 25.606.500 - 17.779.400= Rp 7.827.100,-

2.      Nett profit

Untuk menghitung laba bersih (Nett profit) rumusnya adalah :

Grass profit – total fixed cost =7.827.100 – 1.978.333= Rp 5.848.767.,-

I.       BEP

Dik :    FC       = 1.978.333

            VC      = 17.779.400

            S          = P x Q = 11.000 x 150 x 30 = Rp 49.500.000,-

P = rata-rata harga 1 porsi = 

8.000+9.000+9.000+10.000+13.000+11.000+10.000+11.000+14
.000+12.000+15.000+17.000+12.000+15.000+17.000+8.000+8.000+8.000+8.000= 215.000 :
19 = Rp 11.315,-  Rp 11.000,-

                       

BEP

Jadi usaha mengalami keadaan seimbang dimana usaha tidak mengalami keuntungan dan
kerugian pada saat penghasilan  .

J.      PENYUSUTAN

[Type text]
[Type text]

Penyusutan peralatan dengan menggunakan metode garis lurus dengan rumus penyusutan

=      ; dengan masa manfaat dihitung perbulan

Alat Satuan Harga Awal Harga Sisa Masa Penyusutan


Manfaat

Gerobag 1@ x 2.500.000 Rp 2.500.000,- Rp 1.750.000 5 th Rp 150.000

Kompor 1@ x 150.000 Rp 150.000,- Rp 90.000 2 th Rp 30.000

Wajan 1@ x 75.000 Rp    75.000,- Rp 50.000 3 th Rp 8.333

Tenda 1@ x 1.000.000 Rp 1.000.000,- Rp 700.000 3 th Rp 100.000

Meja 3@ x  150.000 Rp    450.000,- Rp 300.000 4 th Rp 37.500

Kursi 6@ x 85.000 Rp    510.000,- Rp 350.000  4 th Rp 40.000

Tempat Nasi 1@ x 95.000 Rp    95.000,- Rp 70.000 2 th Rp 12.500

Jumlah Rp 378.333

K.    ROI

Investasiawal = Rp. 28.754.400,-

Keuntungan    = Rp. 5.848.767 / bulan

Mecari jangka waktu pengembalian biaya:

ROI = Investasi awal / Net Profit

            = 28.754.400 / 1.100.100 = 26,137

Karena dalam usaha ini hanya 30 hari bekerja dalam 1 bulan maka 26,137  30 hari =
784,11 hari = 784 hari. Jadi dapat diperkirakan masa awal dapat kembali selama 784 hari =
26,137 bulan.

[Type text]
[Type text]

F.ASPEK SOSIAL DAN EKONOMI

Dampak aspek ekonomi yang ditimbulkan dari usaha NASI GORENG adalah sebagai
berikut:

A. Dampak meningkatkan ekonomi rumah tangga dengan membuka lapangan kerja bagi
mahasiswa /masyarakat sekaligus mengurangi pengangguran

B.menggali,mengatur dan menggunakan ekonomi sumber daya alam melalui penggunaan


lahan yang efesien dan efektif.

Dampak sosial dengan adanya usaha nasi goreng adalah sebagai berikut :

A.Adanya perubahan demografi melalui perubahan komposisi tenaga kerja.

B. perubahan budaya melalui terjadinya perubahan sikap dan persepsi masyarakat terhadap
rencana usaha.

KESIMPULAN

Usaha ini akan lebih ketika ada dukungan dari beberapa kebijakan pemerintah dan
kesadaran masyarakat akan pentingnya pengurangan angka pengangguran dan pelestrian
makan tradisional indonesia Dalam menjankan usaha ini yang sangat penting di perhatikan
adalah bagaimana membuat makanan berkualitas dan di sukai banyak orang agar bisa
bersaing diantara para pesaiang pengusaha makanan

[Type text]