Anda di halaman 1dari 3

“Peranan Euglena viridis”

1. Klasifikasi
Kingdom                : Protozoa
Phylum                   : Euglenozoa
Subphylum            : Plicostoma
Class                         : Euglenoidea
Subclass                  : Dicondylia 
Order                        :Euglenida
Family                      : Euglenidae
Genus                        : Euglena
Spesies                     : Euglena viridis

Para Euglena yang merupakan organisme uniseluler dengan flagela. Flagela ini
ekor panjang seperti cambuk yang digunakan untuk gerakan. Secara struktural, mereka
tidak memiliki dinding sel. Sebaliknya, mereka memiliki lapisan luar tebal yang dikenal
sebagai pelikel yang terdiri dari protein dan memberi dengan kekuatan dan fleksibilitas.
Mereka adalah eukariota. Ini berarti bahwa dalam diri mereka Anda dapat menemukan
semua organel seluler yang umum, seperti ribosom untuk membuat
protein, mitokondria untuk menghasilkan energi, kloroplas untuk menghasilkan energi,
inti untuk mengontrol kegiatan, dan vakuola untuk penyimpanan.
Kehadiran baik mitokondria dan kloroplas membuat mereka unik. Ketika mereka
berada di bawah sinar matahari mereka mampu menggunakannya seperti tanaman
untuk menghasilkan energi. Ketika mereka berada dalam kegelapan mereka mampu
untuk memakan bahan dan organisme kecil lainnya seperti binatang. Jika mereka
memakan organisme lain ini terutama melalui proses fagositosis. Ini adalah ketika
mereka mengelilingi organisme atau bahan dengan membran dan menyerapnya ke
dalam diri mereka. Mereka memiliki titik mata (eyespot/stigma) sangat primitif yang
memungkinkan mereka untuk menentukan tingkat cahaya di lingkungan mereka.
Euglena viridis bereproduksi secara vegetatif dengan proses pembelahan biner. Ini
berarti bahwa Euglena viridis dewasa hanya dapat menjalani proses dan dibagi menjadi
dua Euglena. 

2. Peranannya

Mulai tahun 2005, sebuah perusahaan yang berbasis di Tokyo telah mulai


memasarkan produk makanan dan minuman berbasis Euglena. Sementara kesesuaian
euglena untuk konsumsi manusia telah lama diperkirakan. Perusahaan Jepang tersebut
adalah yang pertama mengembangkan teknik mengolah dan menanam mikroorganisme
dalam jumlah yang cukup besar agar layak secara komersial. Fasilitas produksi utama
perusahaan terletak di Pulau Ishigaki, Okinawa, karena kondisi iklim yang mendukung.

Perusahaan Euglena juga bereksperimen dengan penggunaan Euglena sebagai


sumber bahan bakar potensial.

Dalam bidang perikanan

Ganggang merupakan fitoplankton yang berfungsi sebagai makanan ikan.

Ekosistem perairan
Dalam ekosistem perairan, ganggang merupakan produsen primer, yaitu sebagai
penyedia bahan organik dan oksigen bagi hewan-hewan air seperti ikan, udang dan
serangga air.

Dunia Sains

Euglena sering digunakan menjadi objek karena ganggang ini mudah di dapat dan
biakkan dan sebagai indikator adanya pencemaran organik.

Kerugian

Penimbun endapan tanah pada kolam atau laut, mencemari sumber air.