Anda di halaman 1dari 1

Jika dibahas kaitan Bahasa Indonesia dengan "Teknik Sipil, munkin yang

terfikir adalah t i d a k p e r l u . I t u b u k a n s e b u a h p e n d a p a t y a n g b e n a r .
B a h a s a I n d o n e s i a i t u p e l a j a r a n u m u m , dimana semua orang harus
mempelajarinya, termasuk mahasiswa. Bila dikaitkan dengan "Teknik Sipil
mungkin tidak ada habisnya, karena Bahasa Indonesia mengajarkan setiap
mahasiswa untuk  bisa berbahasa dengan baik dan benar.
Jika setiap perkataan yang keluar dari mulut mahasiswa tersebut adalah benar
dan baik, maka dapat disimpulkan bahwa etika dan perilaku mahasiswa
itusangat baik dan itu telah telah terbukti kebenarannya.
Di dalam ruang lingkup kemahasiswaan dibutuhkan komunikasi yang
baik dalam berinteraksi dengan sesama dan dalam komunikasi tersebut
digunakan bahasa Indonesia yang baik dan benar, apalagi setiap mahasiswa
berasal dari suku, adat, dan daerah asal yang berbeda. Dengan pembelajaran
bahasa Indonesia diharapkan mahasiswa dapat belajar sikap bertutur kata dalam
bahasa yang baik dalam kegiatan belajar dan mengajar. Kenyataan ini membuat
adanya peningkatan dalam penyebarluasan pemakaian bahasa Indonesia dalam
fungsinya sebagai alat komunikasi antar sesama. Selain itu pada saat
beradaptasi di lingkungan perguruan tinggi, mahasiswa akan memilih bahasa
yang digunakan tergantung situasi dan kondisi yang dihadapi. Seorang
mahasiswa akan menggunakan bahasa yang nonformal pada saat berbicara
dengan teman- teman dan menggunakan bahasa formal pada saat berbicara
dengan orang tua atau orang yang dihormati.
Dengan menguasai bahasa Indonesia  memudahkan mahasiswa untuk
berbaur dan menyesuaikan diri dengan mahasiswa lainnya. Hal ini yang
menjadikan pentingnya bahasa Indonesia sebagai alat beradaptasi dengan
lingkungan. Sehingga pembelajaran bahasa Indonesia di perguruan tinggi
dianggap sangat penting untuk diajarkan kepada seluruh mahasiswa. Dalam
pembelajaran Bahasa Indonesia selain menjadi media untuk memupuk rasa
memiliki, rasa mencintai, dan menumbuhkan kebanggaan untuk
menggunakannya, pembelajaran ini pun dimaksudkan agar setiap mahasiswa
selalu merasa memiliki kewajiban dan tanggung jawab untuk menjaga,
membina, dan melestarikan bahasa Indonesia.
Teknik sipil selalu bergerak di bidang pembangunan. Analisa struktur,
Hidrologi, Konstruksi Jalan,  dan Manajemen Konstruksi adalah contoh bidang
pekerjaan yang terdapat pada Teknik Sipil. Bergerak dalam bidang
pembangunan bukan berarti Teknik Sipil tidak memntingkan peran komunikasi
pada organisasinya. Komunikasi juga sangat berperan penting dalam
oraganisasi Teknik Sipil supaya tidak terjadi miss communication di antara para
anggotanya.