Anda di halaman 1dari 9

BAB I

PENDAHULUAN
1.1 LATAR BELAKANG
Teks laporan adalah sebuah teks yang mengandung klarifikasi mengenal suatu objek
tertentu yang berdasarkan kriteria tertentu berbeda dengan teks deskripsi, teks laporan
bersifat umum atau universal sedangkan teks deskripsi lebih bersifat khusus dan mendetail.
teks laporan berkaitan dengan hubunga berjenjang antara sebuah kelas dan sub-subkelas yang
ada didalamnya. hubungan yang menunjukkan jenis-jenis sesuatu berdasarkan kriteria
tertentu sebagaimana pengertiannya.
Teks laporan berkaitan dengan uranan tentang hal-hal yang berkaitan dengan proses
kegiatan penelitian. pada kenyataannya sekalipun isi dari laporan garis besarnya sama dengan
laporan selalu merupakan sesuatu yang ditonjolkan, namun wujud penampilan laporan
penelituan mempuyai kerangka sesuai dengan ketentuan dari lembaga yang bertanggung
jawab atas pelaksanaan penelitian.
1.2 RUMUSAN MASALAH
1. apa saja unsur-unsur proposal penelitian?
2. bagaimana hubungangenre proposal penelitian?
3. apa manfaat teks proposal penelitian?
1.3 TUJUAN
tujuan dari penulisan ini ialah untuk mengetahui
1. unsur-unsur proposal penelitian
2. hubungan genre proposal penelitian
3. manfaatteks proposal penelitian

1
BAB II
PEMBAHASAN
2.1 UNSUR-UNSUR PROPOSAL PENELITIAN
Proposal atau usulan penelitian diperlukan untuk mengawali suatu kegiatan penelitian.
Propsoal tersebut perlu dikaji atau dievaluasi oleh pembimbing penelitian atau evaluator dari
pihak sponsor pemberi dana. Untuk memperlancar evaluasi atau kajian, proposal perlu
mengikuti format tertentu dalam hal susunan isi, pengetikan, dan pengesahan (yang diminta
oleh pembimbing atau evaluator). Untuk membahas format susunan isi proposal penelitian,
pertama dibahas unsur-unsur proposal beserta keterkaitan antar unsur tersebut. Secara umum
isi proposal penelitian meliputi unur-unsur berikut:
 Judul.
 Latar belakang & perumusan permasalahan (keaslian penelitian, dan faedah yang
dapat diharapkan)
 Tujuan dan Lingkup penelitian.
 Tinjauan Pustaka.
 Landasan Teori.
 Hipotesis.
 Cara penelitian.
 Jadwal penelitian
 daftar pustaka
 Lampiran

Keterkakaitan antar unsur terbut dapa digambarkan seperti dibawah ini:

2
(gambar 1.1 keterkaitan unsur-unsur proposal penelitian)

Proposal atau usulan penelitian diperlukan untuk mengawali suatu kegiatan penelitian.
Propsoal tersebut perlu dikaji atau dievaluasi oleh pembimbing penelitian atau evaluator
dari pihak sponsor pemberi dana. Untuk memperlancar evaluasi atau kajian, proposal perlu
mengikuti format tertentu dalam hal susunan isi, pengetikan, dan pengesahan (yang diminta
oleh pembimbing atau evaluator).
Secara umum, isi proposal penelitian meliputi.unsur-unsur sebagai berikut (menurut
pedoman penulisan tesis yang dikeluarkan oleh Program Pascasacrajan UGM, 1997):
1. Judul
2. Latar belakang & perumusan permasalahan (& keaslian penelitian, dan faedah yang
dapat diharapkan)
3. Tujuan dan Lingkup penelitian
4. Tinjauan Pustaka
5. Landasan Teori
6. Hipotesis
7. Cara penelitian
8. Jadwal penelitian
9. Daftar Pustaka
10. Lampiran
Unsur-unsur proposal diatasrdapat 3 (tiga) sentral pada proposal penelitian, yaitu: (a)
rumusan permasalahan, (b) tinjauan pustaka, dan (c) cara penelitian. Rumusan masalah
berfungsi mengarahkan fokus penelitian, sedangkan tinjauan pustaka merupakan dialog
dengan khazanah ilmu pengetahuan, dan cara (metode) penelitian menjadi cetak biru
(rancangan) untuk pelaksanaan penelitian.
Judul, Latar belakang, dan Rumusan Permasalahan adalah bagian pertama atau awal
sebuah proposal dimulai dengan pengertian sebagai berikut:
1. Judul proposal penelitian
Judul merupakan gerbang pertama seseorang membaca sebuah proposal penelitian.
karena merupakan gerbang pertama, maka judul proposal penelitian perlu dapat
menarik minat orang lain untuk membaca. Judul perlu singkat tapi bermakna dan
tentu saja harus jelas terkait dengan isinya. Judul karya ilmiah berbeda dengan judul
novel atau semacamnya dalam hal kejelasan kaitannya dengan isi.
2. Latar belakang

3
Ditujukan dalam menjawab pertanyaan berupa, mengapa kita memilih permasalahan
ini? Apakah ada opini independen yang menunjang diperlukannya penelitian ini?
pemilihan bahasan diteruskan kedalam sub-bab hingga pada topik tersebut untuk
mencari peluang pengembangan atau pemantapan teori.
3. Rumusan permasalahan
Rumusan permasalahan perlu dituliskan secara singkat, jelas, mudah dipahami dan
mudah dipertahankan. Tuliskanlah rumusan permasalahan sebagai kalimat terakhir
dari bagian ini agar mudah dibaca (dan mudah dicari)
4. Keaslian penelitian
Dalam bagian ini, pada dasarnya, perlu kita tunjukkan (dengan dasar kajian pustaka)
bahwa permasalahan yang akan kita teliti belum pernah diteliti sebelumnya. Tapi bila
sudah pernah diteliti, maka perlu kita tunjukkan bahwa teori yang ada belum mantap
dan perlu diuji kembali. Kondisi sebaliknya juga berlaku, yaitu bila permasalahan
tersebut sudah pernah diteliti dan teori yang ada telah dianggap bagus, maka kita perlu
mengganti permasalahan (dalam arti: mencari judul lain).
5. Faedah yang diharapkan
Dalam bagian ini perlu ditunjukkan manfaat atau faedah yang diharapkan dari
penelitian ini untuk pengembangan ilmu pengetahuan dan atau pembangunan negara.
Manfaat bagi ilmu pengetahuan dapat berupa penemuan/pengembangan teori baru
atau pemantapan teori yang telah ada. contohnya yakni: Bagi pembangunan negara,
apakah hasil penelitian ini dapat diterapkan langsung ke praktek nyata? atau bila tidak
langsung, jalur atau batu-batu loncatannya apa saja?
6. Tujuan dan Lingkup Penelitian
berguna dalam mengkaji (examine), mendeskripsikan (describe), atau menjelaskan
(explain) suatu fenomena unik, meluaskan generalisasi suatu temuan tertentu, menguji
validitas suatu teori, menutup kesenjangan antar teori (penjelasan, explanasions) yang
ada, memberikan penjelasan terhadap bukti-bukti yang bertentangan, memperbaiki
metodologi yang keliru, memperbaiki interpretasi yang keliru, mengatasi kesulitan
dalam praktek, memperbarui informasi, mengembangkan bukti longitudinal (dari
masa ke masa).
7. Tinjauan Pustaka
Menurut Castetter dan Heisler (1984), tinjauan pustaka berfungsi untuk mempelajari
sejarah permasalahan penelitian (sehingga dapat ditunjukkan bahwa permasalahan
tersebut belum pernah diteliti atau bila sudah pernah, teori yang ada belum mantap),

4
membantu pemilihan cara penelitian (dengan belajar dari pengalaman penelitian
sebelumnya), memahami kerangka atau latar belakang teoritis dari permasalahan yang
diteliti (hasil pemahaman tersebut dituliskan tersendiri sebagai “Landasan Teori”),
memahami kelebihan atau kekurangan studi-studi terdahulu (tidak semua penelitian
menghasilkan temuan yang mantap), menghindarkan duplikasi yang tidak perlu (hasil
fungsi ini dituliskan sebagai “Keaslian penelitian”), dan memberi penalaran atau
alasan pemilihan permasalahan (hasil fungsi ini dituliskan sebagai “latar belakang”).
pustaka yang diajukan daam tinjauan pustaka haruslah dicantumkan dalam daftar
pustaka dan haruslah mengikuti kaidah penulisan yang baik dan benar.
8. Landasan Teori dan Hipotesis
Landasan teori merupakan satu set teori yang dipilih oleh peneliti sebagai tuntunan
untuk mengerjakan penelitian lebih lanjut dan juga termasuk untuk menulis hipotesis.
Hipotesis memuat pernyataan singkat yang disimpulkan dari landasan teori atau
tinjauan pustaka dan merupakan jawaban sementara (dugaan) terhadap permasalahan
yang diteliti. Hipotesis masih perlu diuji kebenarannya
Menurut Borg dan Gall (dalam Arikunto, 1998: 70), penulisan hipotesis perlu
mengikuti persayaratan sebagai berikut:
a. Dirumuskan secara singkat tapi jelas
b. Nyata menunjukkan adanya hubungan antara dua variabel atau lebih
c. Didukung oleh teori-teori yang dikemukakan oleh para ahli atau peneliti yang
terkait (tercantum dalam landasan teori atau tinjauan pustaka).
9. Cara Penelitian dan jadwal Penelitian
secara umum berisikan ragam penelitian yang dianut/dipakai, variabel-variabel yang
diteliti, sumber data, instrumen dan alat penelitian yang digunakan dalam
mengumpulkan data, cara pengumpulan data, cara pengolahan data yang telah didapat
dan analisis data. jadwal penelitian menguraikan kegiatan dan waktu yang
direncanakan dalam tahap-tahap penelitian, rincian kegiatan, dan waktu yang
digunakan dalam melaksanakan kegiatan. hal ini di jabarkan dalam bentuk
matriks/tabel dan bisa juga dalam bentuk uraian narasi.
10. Daftar Pustaka dan Lampiran
Daftar Pustaka memuat informasi pustaka-pustaka yang diacu dalam proposal
penelitian. Dalam daftar pustaka, biasanya, buku dan majalah tidak dipisahkan dalam
daftar sendiri-sendiri. Untuk penulisan daftar pustaka terdapat banyak corak tata
penulisan ikutilah petunjuk yang berlaku dan terapkan corak tersebut secara

5
konsisten. lampiran dapat diisi dengan materi yang kurang penting dalam artian boleh
dibaca atau tidak perlu dibaca. biasanya lampiran memuat seperti kuisioner dan daftar
sumber data yang akan dikunjungi untuk diambil datanya. sebaiknya jumlah halaman
lampiran tidak terlalu banyak agar tidak terasa lebih penting dibandingkan dengan isi
utama.

2.2 Hubungan Genre pada Teks Laporan Penelitian


penyusunan proposal sebenarnya merupakan kegiatan yang menerus meskipun pada saat
yang telah ditetapkan kita harus memasukkan proposal untuk dievaluasi. proposal yang telah
selesai di evaluasi dan diterima akan melaksanakan pengembangan penulisan. Untuk
mengetahui apakah setiap tahapan dalam penulisan teks laporan penelitian diungkapkan
dengan genre mikro yang sesuai dapat diketahui dengan menganalisis hubungan genre pada
setiap tahapan teks laporan penelitian yang dibawah ini.
1. Abstrak
Abstrak merupakan bagian sangat penting dalam laporan penelitian.Pada laporan
penelitian abstrak adalah genre mikro yang berisi ringkasan seluruh penelitian yang
dilaporkan.Abstrak disebut juga ringkasan atau inti sari.
2. Pendahuluan
Isi tahapan pendahuluan pada laporan penelitian dan pada proposal penelitian pada
dasarnya sama.Oleh sebab itu genre mikro yang digunakan untuk mengungkap tahapan
pendahuluan dan penutup relatif sama,yaitu eksposisi atau meliputi
deskripsi.Pendahuluan pada laporan penelitian merupakan pengungkapan hasil
pelaksanaan dari rencana yang sudah dikerjakan,sehingga modalitas dan penenda waktu
yang digunakan menggambarkan waktu lampau.
3. Landasan teori atau tinjauan pustaka
Tahapan landasan teori dan tinjauan pustaka berisi dua hal.Yang pertama,adalah
landasan teori yang berfungsi menyampaikan ulasan teori yang digunakan untuk
memecahkan masalah yang diteliti,dan yang kedua adalah,tinjauan pustaka yang
berfungsi unruk menyatakan perbandingan antara penelitian yang dilaporkan itu dan
penelitian sebelumnya.Genre mikro yang digunakan adalah ulasan atau riview
4. Metodologi penelitian
Genre mikro yang digunakan adalah deskripsi dan atau meliputi laporan,rekon,dan
prosedur .Deskripsi yang digunakan untuk mengklasifikasikan data,rekon digunakan
untuk menyatakan rangkaian kegiatan yang dilakukan pada saat penelitian

6
berlangsung,prosedur digunakan untuk menjelaskan langkah-langkah yang ditempuh
dalam melaksanakan penelitian.
5. Hasil penelitian dan pembahasan
Tahapan hasil penelitian ddan pembahasan terdiri atas dua hal yang berbeda.Genre mikro
yang digunakan untuk mengungkapkan tahapan hasil penelitian dan pembahasan adalah
deskripsi dan diskusi
6. Penutup
Untuk menyampaikan simpulan dan ssaran genre mikro yang digunakan adalah deskripsi
dan atau meliputi eksposisi. Deskripsi digunakan untuk memaparkan simpulan yang
merupakan jawaban langsung terhadap pertanyaan penelitian yang disampaikan pada
pendahuluan.

2.3 Manfaat Teks Laporan

Teks laporan mempunyai banyak manfaat, tidak hanya bagi peneliti atau pelaksana
kegiatan tetapi juga bagi pihak yang menerima laporan. Secara lebih khusus, manfaat
penelitian dan manfaat kegiatan dapat dibaca pada bagian pendahuluan laporan. bagi seorang
peneliti, laporan penelitian menjadi bukti bahwa dia sudah melakukan suatu penelitian atau
sudah menemukan sesuatu melalui penelitian yang telah dilakukannya.
Menurut Nurwardani dkk laporan penelitian dan kegiatan mempunyai 4 fungsi yaitu:
1. Sebagai sumber informasi bagi pembaca atau orang yang berkepentingan
2. Sebagai bentuk pertanggungjawaban dari pelapor kepada atasan,sponsor atau pembaca
bahwa penelitian dan kegiatan telah dilaksanakan
3. Sebagai saran untuk melakukan pengawasan kepada peneliti dan pelaksana kegiatan
4. Sebagai bahan pertimbangan keputusan mengenai sesuatu.

7
BAB III
PENUTUP
3.1 KESIMPULAN
Proposal atau usulan penelitian diperlukan untuk mengawali suatu kegiatan penelitian.
Propsoal tersebut perlu dikaji atau dievaluasi oleh pembimbing penelitian atau evaluator
dari pihak sponsor pemberi dana.
Unsur-unsur proposal dapat 3 (tiga) sentral pada proposal penelitian, yaitu: (a) rumusan
permasalahan, (b) tinjauan pustaka, dan (c) cara penelitian. Rumusan masalah berfungsi
mengarahkan fokus penelitian, sedangkan tinjauan pustaka merupakan dialog dengan
khazanah ilmu pengetahuan, dan cara (metode) penelitian menjadi cetak biru (rancangan)
untuk pelaksanaan penelitian.

8
DAFTAR PUSTAKA
Barus, Sanggup. 2020. Pendidikan Bahasa Indonesia. Medan: Unimed Press.
Nurwardani, dkk. 2016. Buku Ajar Mata Kuliah Wajib Umum Bahasa Indonesia: Ekspresi
Diri dan Akademik. Jakarta: Direktorat Jenderal Pembelajaran dan Kemahaiswaan
Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi.