Anda di halaman 1dari 27

ANALISIS KOMPETENSI DASAR, INDIKATOR, MATERI POKOK DAN PENILAIAN

DI SUSUN OLEH :
KELOMPOK 2
1. Tia Wahyuni Yolanda (A1C218008)
2. Vira Ramadani (A1C218023)
3. Anisa Sihombing (A1C218050)
4. Sandra Ketriana (A1C218062)
5. Frianti Silitonga (A1C218086)
KELAS : R002
DOSEN PENGAMPU :
Sri Winarni,S.Pd,M.Pd

PROGRAM STUDI PENDIDIKAN MATEMATIKA


JURUSAN PENDIDIKAN MATEMATIKA DAN ILMU PENGETAHUAN ALAM
FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN
UNIVERSITAS JAMBI
Analisis kompetensi Dasar, Indikator, materi pokok dan penilaian

Kompetensi dasar materi indikator Indidkator soal Teknik penilaian


penilaian
3.5 Menjelaskan 1 Pengertian 3.5.1 menjelaskan a Mendefinisikan lisan Apa yang disebut dengan transormasi ?
transformasi transformasi definisi dari transformasi Penyelesaian
geometri(refleksi, geometri transformasi geometri dengan Transformasi adalah sebuah perubahan posisi atau
translasi, rotasi, dan geometri kata – kata sendiri perpindahan dari posisi atau perpindahan dari
dilatasi ) yang suatu posisi awal (x,y) keposisi lain (x’,y’)
dihubungkan dengan
masalah kontekstual 2 Jenis –jenis 3.5.2 Menjelaskan
transformasi tentang jenis –
geometri jenis transformasi
a Translasi geometri
b Refleksi 3.5.2.1 Menjelaskan a Dapat mengetahui Tulisan Tentukan bayangan dari garis 4x + 5y = 17
c Rotasi mengenai aturan yang Ditranslasi oleh T = (7 , -5)
d dilatasi translasi digunakan dalam Penyelesaian
menyelesaikan Misalkan (x,y) adalah titik pada garis 4x+5y=17
materi translasi T=(7,-5)
(x,y) (x+7,y-5) = (x’,y’)
Jadi,
X+7=x’ maka x = x’-7 …..(1)
y-5=y’ maka y’+5=y ……(2)
substitusi persamaan 1 dan 2 kepersamaan garis
4x+4y = 17
jadi
4(x’-7) + 5 (y’+5) =17
4x – 28 +5y+ 28 = 17
4x +5y – 3 = 17
4x + 5y = 17 +3
4x + 5y = 20
Jadi bayangannya adalah 4x + 5y = 20

2
3.5.2.2 Menjelaskan b Dapat mengetahui Tulisan Bayangan titik A oleh refleksi terhadap titik (1, -2)
mengenai aturan yang adalah titik A’(3,5). Tentukan koordinat titik A
refleksi digunakan dalam penyelesaian
menyelesaikan x’ = 2 ↔ x = 2 – x’
materi refleksi y’ = -4 – y↔ y = -4 – y’
x = 2 – 3 = -1
y = -4 – 5 = -9
Jadi, A(-1, -9)

3.5.2.3 Menjelaskan c Dapat mengetahui Tulisan Tentukan bayangan garis y = 5x + 4 oleh rotasi R(O,
mengenai rotasi aturan yang -90)
digunakan dalam penyelesaian
menyelesaikan x, y) ↔ (y, -x)
materi rotasi x’ = y , y’ = -x
x’ = 5(-y’) + 4
x’ + 5y’ – 4 = 0
Jadi bayangan x + 5y – 4 = 0
3.5.2.4 Menjelaskan d Dapat mengetahui Tulisan Tentukan bayangan garis 4x+3y=15 jika didilatasi
mengenai aturan yang oleh D(0,3)!
dilatasi digunakan dalam Penyelesaian
menyelesaikan Misalkan (x,y) adalah titik pada garis 4x+3y = 15
materi dilatasi maka :
(x,y)(0,3) (3x,3y) = (x’,y’)
Artinya
1
3x=x’ maka x = x’ ……(1)
3
1
3y=y’ maka y = y’……(2)
3

Substitusikan persamaan 1 dan 2 ke persamaan


garis
4x+3y = 15

3
1 1
4( x’) + 3( y’) = 15
3 3
4 3
x + y = 15 dikalikan 3
3 3

4x + 3 = 45
Jadi bayangannya dalah 4x +3 = 45

Kompetensi dasar Materi


Teknik
pokok/ sub indikator Indikator soal penilaian
penilaian
materi
4.5 Menyelesaikan 1 Translasi 4.5.1 menyelesaikan a Diberikan suatu tulisan a Tentukan bayangan dari ttik segitiga PQR
masalah bayangan dari titik untuk dengan titik p(3,4) titik Q(-1,1) dan titik
kontekstual suatu titik, garis menentukan 2
R(2,-4) oleh tanslasi T =( )
yang berkaitan dan kurva oleh bayangan dari 3
dengan suatu titik translasi suatu titik Penyelesaian :
trasnformasi translasi  Bayangan dari titik P(3,4)
geometri 2
(refleksi, T =( )
3
translasi, rotasi P(3,4) P’(3+2, 4+3) = P’(5,7)
dan dilatasi)
 Bayangan dari titik Q(-1,1)
2
T =( )
3
Q(-1,1) Q’(-1+2,1+3) = P’(1,4)
 Bayangan dari titik R(2,-4)
2
T =( )
3

4
R(2,-4) R’(2+2,-4+3) = P’(4,-1)

b Diberikan suatu Tulisan b Tentukan bayangan dari garis 4x + 5y =


persamaan garis 7
untuk 17 ditranslasi oleh T =( )
−5
menentukan Penyelesaian :
bayangan dari Misalkan (x,y) adalah titik pada garis 4x +
suatu titik 5y = 17
translasi 7 )
T =(
−5
(x,y) (x+7, y-5) = (x’,y’)
x + 7 = x’ = x = x’ – 7...(1)
y – 5 = y’ = y = y’ + 5...(2)
substitusikan pers(!) dan (2) kedalam pers.
Garis
4x + 5y = 17
4(x’ – 7) + 5(y’ + 5) = 17
4x – 28 + 5y + 25 = 17
4x + 5y = 20
Jadi, bayangan adalah 4x + 5y = 20
c Diberikan suatu Tulisan c Tentukan bayangan dari kurva y = 2x2 –
persamaan −3
kurva untuk 5x + 3 ditranslasi oleh T =( )
4
menentukan Penyelesaian :
bayangan dari Misalkan (x,y) adalah titik pada kurva y =
suatu titik 2x2 – 5x + 3
translasi −3 )
T =(
4
(x,y) (x-3, y+4) = (x’,y’)
x - 3 = x’ = x = x’ + 3...(1)
y + 4 = y’ = y = y’ - 4...(2)
substitusikan pers(!) dan (2) kedalam
pers.kruva
y = 2x2 – 5x + 3

5
y’ – 4 = 2(x’ + 3)2 – 5(x’ + 3)+ 3
y – 4 = 2(x2 + 6x + 9) – 5x – 15 + 3
y – 4 = 2x2 + 12x + 18 – 15x -15 +3
y – 4 = 2x2 + 7x + 6
y = 2x2 + 7x + 10
Jadi, bayangan adalah y = 2x2 + 7x + 10
2 Refleksi 4.5.2 menyelesaikan a Diberikan suatu a Tentukan bayangan titik A(5,-7) jika
suatu bayangan sumbu x, sumbu dicerminkan terhadap :
hasil refleksi y, titik asal O, y o Sumbu x
terhadap suatu titik, = x, y = -x, x = o Sumbu y
garis dan dan kurva a , y = b untuk o Titik Asal 0
menentukan o y=x
bayangan yang o y = -x
dihasilkan dari penyelesaian :
suatu o Sumbu x
pencerminan sumbu x
A(5, -7) A’(5,7)
o Sumbu y
sumbu y
A(5, -7) A’(-5,-7)
o Titik Asal 0
titik asal O
A(5, -7) A’(-5,7)
o y=x
y=x
A(5, -7) A’(-7,5)
o y = -x
y=-x
A(5, -7) A’(7,-5)
b Diberikan suatu Tulisan b Tentukan bayangan garis x + 4y = 9 jika
pers. Garis direfleksikan oleh y = 4
untuk Penyelesaikan :
menentukan Misalkan (x,y) adalah titik pada garis x + 4y
bayangan yang = 9 sehingga :
dihasilkan dari y=4
(x,y) (x, 2(4) –y) =(x, 8-y)=(x’,y’)
suatu
Jadi:
pencerminan

6
x = x’ ...(1)
8-y = y’= y = 8 – y’...(2)
Substitusikan pers.(1) dan (2) ke dalam
pers.garis
x + 4y = 9
x’ + 4 (8-y’) = 9
x + 32 – 4y = 9
x – 4y = -23
jadi bayangannya adalah x – 4y = -23

c Diberikan suatu Tulisan c Pers. Bayangan kurva y = 3x2 + 2x -1


pers.kurva untuk oleh pencerminan terhadap sumbu x
menentukan dilanjutkan dengan pencerminan
bayangan yang terhadap sumbu y adalah...
dihasilkan dari Penyelesaian :
suatu Misalkan (x,y) adalah titik pada kurva y =
pencerminan 3x2 + 2x -1 sehingga :
sumbu x
(x,y) (x, 2(4) –y) =(x, 8-y)=(x’,y’)
Jadi:
- x = x’ = x = -x’ ...(1)
-y = y’= y = - y’...(2)
Substitusikan pers.(1) dan (2) ke dalam
pers.kurva
y = 3x2 + 2x -1
-y’ = 3(-x)2 + 2(-x) -1
y = -3x2 + 2x + 1
jadi bayangannya adalah y = -3x2 + 2x + 1
3 Rotasi 4.5.3 Menyelesaikan hasil a Diberikan suatu Tulisan a Tentukan bayangan garis 3x + 7y = 10
rotasi suatu titik, garis titik atau garis jika dirotasi oleh R [O, 90]
yang dirotasi sebesar  yang dirotasi Penyelesaian :
dengan titik pusat sebesar  Misalkan (x,y) adalah titik pada garis 3x +
tertentu dengan titik 7y = 10
pusat O(0,0)
[ xy ''] = [cos 90°
sin 90 °
−sin 90 °
cos 90 ° ] [ xy ]
7
[ xy ''] = [01 −10 ] [ xy ]
[ xy ''] = [0− y
x+ 0 ] [ x
y]

[ xy ''] = [−xy ]
Artinya :
x’ = -y’ = y = -x’ ...(1)
y’ = x = x = y’...(2)
Substitusikan pers.(1) dan (2) ke dalam
pers.garis
3x + 7y = 10
3(y’) + 7(-x) =10
3y -7x = 10
7x – 3y = -10
jadi bayangannya adalah 7x – 3y = -10
b Diberikan suatu Tulisan b Tentukan bayangan titik B(6,-7) jika
titik atau garis dirotasi oleh R(M,45] dengan M(-2,5]
yang dirotasi Penyelesaian:
sebesar 
dengan titik [ xB' cos 45 °
yB ' ] = [ sin 45°
−sin 45 °
cos 45° ] [ xB−a
yB−b]+ [
pusat M(a,b)
b]
a

1 −1
√2 √2
x' 2 2
[ ] [
y' = 1
√2
1
√2
] [6−(−2)
−7−5 ]+ [ 5]
−2

2 2

[ xB'
yB ' ] [
4 √ 2+ 6 √2
= 4 √ 2−6 √ 2 ] [−25]
[ xB'
yB ' ] [
10 √ 2−2
= −2 √ 2+5 ]
Jadi bayangannya adalah (xB’, yB’) =( (

8
10 √ 2−2), ¿)
4 dilatasi 4.5.4 menyelesaikan a Diberikan Tulisan a Tentukan koordinat bayangan dari titik
suatu bayangan suatu titik atau P(2,6) oleh latasi (0,2)
yang dihasilkan garis yang di Penyelesaian:
oleh dilatasi dengan dilatasi dengan sumbu y
P(2,6) P’(2(2) , 2(6))= P’(4,12)
sakla tertentu pada titik pusat
dilatasi pusat O(0,0)
dan dilatasi M(a,b)
O(0,0) [ ] = [ ] [124 ]
xP'
yP '
2 0
0 2 =

b Diberikan suatu Tulisan b Tentukan Koordinat titik bayangan dari


titik atau garis titik Q(-8,5 oleh dilatasi D[M,4] dengan
yang di dilatasi M(2,3)
dengan titik Penyelesaian:
pusat M(a,b) K = 4 dengan a =2 dan b = 3

[ xQ' K 0 xQ−a
yQ ' ] = [ 0 K ] [ yQ−b]+ [b ]
a

[ xQ' 4 0 2
yQ ' ] = [ 0 4 ] [ 5−3 ]+ [3]
−8−2

[ xQ' 4 0 2
yQ ' ] = [ 0 4 ] [ 2 ]+ [3]
−10

[ xQ'
yQ ' ] = [ 8 ]+ [3]
−40 2

[ xQ'
yQ ' ] = [ 11 ]
−38

Jadi bayangannya adalah (xQ’,yQ’) =(-


38,11)

9
Uraian Materi

I Pengetahuan Prasarat (Per KD dan Perindikator)


Kd 3.5 Menjelaskan Transformasi Geometri (Refleksi, Translasi, Rotasi, Dandilatasi) Yang Dihubungkan Dengan
Masalah Kontektual.
Kd 4.5 Menyelesaikan Masalah Kontekstual Yang Berkaitan Dengan Trasnformasi Geometri (Refleksi, Translasi,
Rotasi Dan Dilatasi)
Indikator
3.5.1 Menjelaskan pengertian Transformasi Geometri
a. Memahami Dari Definisi Transformasi
3.5.2 Menjelaskan Tentang Jenis Jenis Transformasi Geometri
A. Mengetahui Konsep Tentang Transformasi
B. Mengetahui Jenis Jenis Transformasi
3.5.2.1 Menjelaskan Tentang Bagian Translasi
A. Memahami Prinsip Tentang Translasi
3.5.2.2 Menjelaskan Mengenai Refleksi
A. Mengetahui Berbagai Macam Jenis Percerminan
-sumbu y
-sumbu x
-garis y = x
-garis y =-x
-garis x =a
-garis y =b
3.5.2.3 Menjelaskan Mengenai Rotasi

10
A. Mengetahui Konsep Dari Rotasi
B. Memahami Konsep Rotasi
3.5.2.4 Menjelaskan Mengenai Dilatasi
A. Mengetahui Konsep Dilatasi
B. Memahami Konsep Dilatasi
4.5.1 Menyelesaikan Bayangan Dari Suatu Titik, Garis Dan Kurva Oleh Suatu Titik Translasi
a. Memahami Objek digeser dari satu posisi ke posisi lainnya dengan jarak tertentu
b. Menambahkan absis dengan ordinat dengan jarak tertentu sesuai dgn ketentuan
c. Memahami cara menyelesaikan bayangan hasil translasi terhadap suatu Titik, Garis, dan Kurva.
4.5.2 Menyelesaikan Suatu Bayangan Hasil Refleksi Terhadap Suatu Titik, Garis
a. Mengetahui rumus mana yang akan digunakan dalam percerminan
b. Mengetahui berbagai macam jenis percerminan.
c. Memahami cara menyelesaikan bayangan hasil refleksi terhadap suatu Titik, Garis, dan Kurva.
4.5.3 Menyelesaikan Hasil Rotasi Suatu Titik, Garis Yang Dirotasi Sebesar  Dengan Titik Pusat Tertentu
a. Mengetahui perubahan kedudukan dengan cara diputar melalui pusat dan sudut tertentu
b. Mengetahui rumus yang berdasarkan pusat O dan yang berdasarkan pusat M
c. Mengetahui besarnya rotasi sebesar alfa disepakati untuk arah yang berlawanan dengan arah jarum jam
atau searah jarum jam
d. Memahami cara menyelesaikan bayangan hasil refleksi terhadap suatu Titik, Garis, dan Kurva.

4.5.4 Menyelesaikan Suatu Bayangan Yang Dihasilkan Oleh Dilatasi Dengan Sakla Tertentu Pada Dilatasi
Pusat O(0,0) Dan Dilatasi M(A,B)
a. Mengubah ukuran benda tergantung skala yang menjadi faktor pengalinya
b. Mengetahui rumus yang berdasarkan pusat O dan yang berdasarkan pusat M
c. Memahami cara menyelesaikan bayangan hasil refleksi terhadap suatu Titik, Garis, dan Kurva.

11
II Uraikan Dari Masalah Nyata Serta Penyelesaian Yang Mengarahkan Ke Definisi / Sifat
Sifat/ Rumus
3.5.1 Menjelaskan Pengertian Transformasi Geometri
Pengeritian dari transformasi ?
Transformasi adalah sebuah perubahan posisi atau perpindahan dari posisi atau perpindahan dari suatu posisi awal (x,y)
keposisi lain (x’,y’)
3.5.2 Menjelaskan Tentang Jenis Jenis Transformasi Geometri
Dalam Transformasi Geometri Ada 4 Jenis Yaitu :
1 Translasi Adalah Transformasi Yang Memindah-Kan Setiap Titik Pada Bidang Menurut Jarak Dan Arah Tertentu.
2 Rotasi Adalah Transformasi Yang Memetakan Setiap Titik Pada Bidang Ke Titik Lainnya Dengan Cara Memutar
Pada Pusat Titik Tertentu.
3 Refleksi adalah suatu transformasi yang memindahkan tiap titik pada bidang dengan menggunakan sifat
bayangan cermin dari titik-titik yang akan dipindahkan
4 Dilatasi adalah transformasi yang mengubah ukuran atau skala suatu bangun geometri (pembesaran/pengecilan),
tetapi tidak mengubah bentuk bangun tersebut.
3.5.2.1 Menjelaskan Tentang Bagian Translasi

Diketahui titik P’(3,-13) adalah bayangan titik P oleh translasi T = (−10


7 )
koordinat titik P adalah…

Pembahasan:

Konsep translasi :Misalkan titik (x,y) ditranslasikan oleh T = (ab ) , sehingga koordinat bayangannya
adalah…

12
( xy '' ) = ( xy ) + (ab )
Diketahui : P’(3,-13) ditranslasioleh (−10
7 )
, sehingga

3
(−13 ) = ( xy ) + (−10
7 )

( xy ) = (−13
3
) - (−10
7 )

( xy ) = (−20
13
)
Jadi, koordinattitik P adalah (13, -20)
3.5.2.2 Menjelaskan Mengenai Refleksi
Bayangan titik A dengan A(-1, 4) jika direfleksikan terhadap garis y = -x adalah…
Pembahasan:
Apabila titik A (x,y) direfleksikan terhadap garis y = -x, maka banyangan titik A adalah
A’ = (-y, -x)
Jadi, bayangantitik A (-1,4) adalah A’ (-4,1).
3.5.2.3 Menjelaskan Mengenai Rotasi
Bayangan titikP(2, -3) oleh rotasi R[ O , 900 ]Adalah…
Pembahasan :
Konseprotasi:
Koordinat bayangan titik (x, y) bila dirotasikan pada pusat (0,0) sebesar sudut θ berlawanan jarum jam adalah:

( xy '' ) = (cos
sinθ
θ −sec θ x
cos θ y )( )
13
untuk (x,y) = (2,-3) dann rotasi dengan pusat di titik asal sebesar θ = 90° , diperoleh

( xy ) = (cos 90 ° −sin 90 ° 2
sin 90° cos 90 ° ) ( −3 )
0 −1 2
=(
1 0 ) (−3 )
3
=( )
2
Jadi, koordinatbayangantitik P adalahP’(3,2)
3.5.2.4 Menjelaskan Mengenai Dilatasi
Bayangan titik P (5,4) jika di dilatasikan terhadap pusat (-2, -3) dengan factor skala -4 adalah…
Pembahasan:
Diketahui: P(x,y) = P (5,4). Pusatdilatasi di (a,b) = (-2, -3) dan k = -4
Misalkanbayangantitik P berada di koordinat (x’,y’) maka
x’ = k(x-a) + a
= -4(5-(-3)) + (-2)
= -4(3) – 2
= -30
y’ = k(y-b) + b
=-4(4-(-3)) - 3
= -4(7) – 3
=-31
Jadi, koordinat bayangan titik P adalah (-30,-31).
4.5.1 Menyelesaikan Bayangan Dari Suatu Titik, Garis Dan Kurva Oleh Suatu Titik Translasi

14
(−32 ). Tentukan kedudukan akhir dari
Suatu segitiga sembarang dengan titikn- titik sudut A(1,1), B(3,3), C(5,2) di translasikan dengan T
segitiga serta gambarkan dalam koordinat kartesius.
Penyelesaian :
−3
( )
T
2
Gambar :
A(1,1) A’(-2,3)
−3
T( )2
B(3,3) B’(0,5)
−3
T( )2
C(5,2) C’(2,4)

4.5.2 Menyelesaikan Suatu Bayangan Hasil Refleksi Terhadap Suatu Titik, Garis
Tentukan lah persamaan kurva oleh pencerminan garis lurus 2x + 3y + 4 = 0 dicerminkan terhadap garis y = - x.
Penyelsesaian :
y = -x
x x'
P() ( )
y
P’
y'
x' 0−1 x
( ) ( )( )
y'
=
−1 0 y
x'
( )
=
y'
Diperoleh x’ = -y atau y = -x’ serta y’ = -x atau x = -y’. sehingga dengan mensubstitusikan ke persamaan garis lurus maka diperoleh
bayangan garis lurus dengan persamaan : 2(-y’) – 3(-x’) + 4 = 0. Dengan demikian, bayangan 2x – 3y + 4 = 0 setelah dicerminkan terhadap
garis y = -x adalah 3x - 2y + 4 = 0.

4.5.3 Menyelesaikan Hasil Rotasi Suatu Titik, Garis Yang Dirotasi Sebesar  Dengan Titik Pusat Tertentu

15
Tentukanlah persamaan kurva oleh rotasi R berikut !
Garis lurus 2x – 3y + 4 = 0 dirotasikan sebesar 90° dengan pusat rotasi O(0,0).
Penyelesaian :
x ' = 0−1 x
( ) ( )( )
y' 10 y

= (−xy )
Diperoleh x’ = -y atau y = -x’ serta y’ = x atau x = y’. Sehingga dengan mensubstitusikan ke persamaan garis lurus maka diperoleh
bayangan garis lurus dengan persamaan : 2(y’) – 3(-x’) + 4 = 0 ↔ 2y + 3x + 4 = 0. Dengan demikian, bayangan 2x – 3y + 4 = 0 setelah
dirotasikan sebesar 90° dengan pusat rotasi O(0,0) adalah 3x + 2y + 4 = 0.

4.5.4 Menyelesaikan Suatu Bayangan Yang Dihasilkan Oleh Dilatasi Dengan Sakla Tertentu Pada Dilatasi Pusat O(0,0) Dan
Dilatasi M(A,B)
Gambarkan lah segitiga ABC dengan koordinat A(-2,0), B(2,0), dan C(2,3) bila didilatasikan dengan faktor skala 3 dengan pusat P(1,1).
Penyelesaian :
x ' = 3 −2−1 + 1 x ' = 3 2−1 + 1
Untuk titik A(-2,0) ( ) (
y' 0−1 1 ) () Untuk titik B(2,0)
y' ( ) ( ) ()
0−1 1

= (−8
−2)
= (−24 )
Maka A’ nya adalah (-8,-2) Maka B’ nya adalah (4,-2)
'
Untuk titik C(2,3) ( yx ' ) = 3(2−1
3−1 ) 1
+( )
1

= ( 47)
Maka C’ nya adalah (4,7)

Gamabar Segitiga :

16
III Identifikasi Objek-Objek Matematika Dari Uraian Masalah Nyata Tersebut
3.5.1 Menjelaskan Pengertian Transformasi Geometri
a. Fakta
Terdapat perubahan posisi ditandai dengan (x,y) ke posisi lain (x’,y’
b. Konsep
Transformasi geometri adalah sebuah perubahan posisi atau perpindahan dari suatu posisi awal keposisi yang
berbeda
c. Prinsip
Prinsip yang digunakan adalah Sifat – sifat dari Transformasi
Setiap titik yang di transformasikan akan berubah posisi
d. Skil
Untuk memahami definisiTranslasi geometri
3.5.2 Menjelaskan Jenis – Jenis Transformasi Geometri
3.5.2.1Menjelaskan Tentang Translasi Yang Berkaitan Dengan Masalah Kontekstual
a Fakta

17
Apabila titik di translasikan dengan sebuah titik dengan menggunakan ketentuan ( xy '' ) = ( xy ) + (ab ) Akan
mendapatkan bayangannya
b Konsep
Translasi adalah transformasi yang memindahkan setiap titik pada bidang menurut jarak dan arah
tertentu.
c Prinsip

x' x a
( ) () ()
y ' =
y
+
b

d. Skill
Untuk memahami konsep translasi dalam masalah kontekstual
3.5.2.2Menjelaskan Tentang Refleksi Yang Berkaitan Dengan Masalah Kontekstual
a. Fakta
Apabila titik direfleksikan terhadap sumbu y = -x menggunakan ketentuan A’ = (-y, -x) akan mendapatkan
bayangannya
b. Konsep
Refleksi adalah suatu transformasi yang memindahkan tiap titik pada bidang dengan menggunakan sifat bayangan
cermin dari titik-titik yang akan dipindahkan
c. Prinsip
A' = (-y, -x)
d. Skill
Untuk memahami konsep refleksi dalam masalah kontekstual
3.5.2.3 Menjelaskan Tentang Rotasi Yang Berkaitan Dengan Masalah Kontekstual

18
a. Fakta
Apabila titik dirotasikan dengan menggunakan konsep rotasi pada titik pusat O(0,0)

ketentuan ( xy '' ) = (cos


sinθ
θ −sec θ x
)( )
cos θ y
Makaakandiperolehrotasinya.

b. Konsep
Rotasi adalah transformasi yang memetakan setiap titik pada bidang ketitik lainnya dengan cara memutar pada
pusat titik tertentu.
c. Prinsip

x' cos θ −sec θ x


() (
y ' =
sinθ cos θ y )( )
d. Skill
Untuk memahami konsep rotasi dalam masalah kontekstual
3.5.2.4 Menjelaskan Tentang Bagian Dilatasi Yang Berkaitan Dengan Masalah
Kontekstual
a. Fakta
Apabila titik di dilatasi terhadap dilatasi pusat M(a,b) menggunakan ketentuan sebagai berikut
x’ = k(x-a) + a
y’ = k(y-b) + b
Maka akan diperoleh bayangannya
b. Konsep
Dilatasi adalah transformasi yang mengubah ukuran atau skala suatu bangun geometri
(pembesaran/pengecilan) ,tetapi tidak mengubah bentuk bangun tersebut.

19
c. Prinsip
x’ = k(x-a) + a
y’ = k(y-b) + b
d. Skill
Untuk memahami konsep dilatasi dalam masalah kontektual
4.5.1 Menyelesaikan Bayangan Dari Suatu Titik, Garis Dan Kurva Oleh Suatu Titik Translasi
a. Fakta
Perhatikan dan amati bentuk serta ukuran setiap benda yang bergerak atau berpindah tempat. Apakah bentuk objek tersebut
beruba? Apakah ukuran objek itu berubah? Apakah terjadi perubahan bentuk maupun ukuran karena perpindah tersebut? Dan
ternyata berubah, karna
A’(-2,3), B’(0,5) dan C’(2,4).

b. Konsep
Konsep yang digunakan adalah Definisi Translasi yaitu suatu transformasi yang memindahkan setiap titik pada sebuah bidang
berdasarkan jarak dan arah tertentu. Misalkan x,y, a dan b adalah bilangan real, translasi titik A(x,y) dengan T(a,b) menggeser
absis x sejauh a dan bergeser ordinat y sejauh b, sehingga diperoleh titik A’(x+a, y+b), secara notasi ditulis :
x
r()
y
x x+ a
A
y() A’( )
y +b
c. Prinsip
Prinsip yang digunakan adalah Sifat – sifat dari Translasi
1. Bangun yang digeser (ditranslasikan) tidak mengalami perubahan bentuk dan ukuran.
2. Bangun yang digeser (ditranslasikan) tidak mengalami perubahan posisi.
d. Skill
Untuk dapat memahami cara Menyelesaikan Masalah Kontekstual dengan Translasi
4.5.2 Menyelesaikan Suatu Bayangan Hasil Refleksi Terhadap Suatu Titik, Garis

20
a. Fakta
Menyajikan masalah – masalah kontekstual berkaitan dengan Refleksi, seperti : Jika kita berbelanja ditoko baju yang
menyediakan cermin sehingga kita dapat melihat apa yang sedang kita pakai. Jika diperhatikan cermin tersebut adalah cermin
datar namun diletakkan miring terhadap objek yang dicerminkan. Dan objek yang dicerminkan adalah sebuah titik pada
koordinat kartesius dengan cermin tersebut adalah sebuah garis.
b. Konsep
Konsep yang digunakan adalah Definisi Refleksi yaitu suatu transformasi yang memindahkan
setiap titik pada suatu bidang dengan menggunakan sifat banyangan cermin dari titik – titik yang dipindahkan. Jika terdapat
sembarang titik P(a,b), akan terdapat beberapa definisi pencerminan yaitu sebagai berikut:

c. Prinsip
Prinsip yang digunakan adalah Sifat – sifat dari Refleksi :
1. Bangun (objek) yang dicerminkan (direfleksikan) tidak mengalami perubahan bentuk dan
ukuran.
2. Jarak bangun (objek) dari cermin (cermin datar) adalah sama dengan jarak banyangan dengan
cermin tersbut.
d. Skill
Untuk dapat memahami cara Menyelesaikan Masalah Kontekstual dengan Refleksi
4.5.3 Menyelesaikan Hasil Rotasi Suatu Titik, Garis Yang Dirotasi Sebesar  Dengan Titik Pusat Tertentu
a. Fakta
Menyajikan masalah – masalah kontekstual berkaitan dengan rotasi, seperti. Diketahui sebuah bangun datar memiliki titik sudut

21
A(0,0), B(4,0), C(4,3), dan D(0,3) diputar dengan besar sudut rotasi 90° dengan pusat A(0,0). Tunjukkan dan tentukan koordinat
objek setelah dirotasikan.
b. Konsep
Konsep yang digunakan adalah Definisi Rotasi yaitu adalah transformasi yang memindahkan suatu titik ke titik lain dengan
perputaran terhadap titik pusat tertentu. Jika titik A(a,b) dirotasikan dengan matriks rotasi MR dan pusat P(p,q) adalah A’(b.a)

dituliskan : (ab ) = M (a−


r
b−q
p
) p
+( )
q
Konsep yang digunakan adalah dengan memperhatikan tiga buah percobaan berikut:

Berdasarkan gambar diatas, letak sebuah titik atau bidang suatu rotasi dipengaruhi oleh titik pusat rotasinya. Ada dua macam
titik pusat rotasi, yaitu :
1. Rotasi pada pusat O(0,0). Jika sebuah titik A(a,b) dirotasikan dengan sudut 90° searah jarum jam dan pusat rotasi O(0,0) maka
'
0−1 + a
( ) ( )()
koordinat bayangannya adalah A’(-b,a). Koordinat A’(-b,a) dapat dituliskan dengan −b =
a 1−q b
. Dengan

demikian, matriks rotasi dengan pusat rotasi O(0,0) antara lain:

22
2. Rotasi dengan matriks rotasi MR dan pusat P(p,q).
Jika titik A(a,b) dirotasi dengan matriks rotasi MR dan pusat P(p,q) adalah A’(b,a). Dapat dituliskan dengan
a' = MR a− p + p .
( )
b' ( )()
b−q q
c. Prinsip
Prinsip yang digunakan adalah Sifat – sifat dari Rotasi :
1. Bangun yang diputar (Rotasi) tidak mengalami perubahan bentuk dan ukuran.
2. Bangun yang diputar (rotasi) tidak mengalami perubahan posisi.
a. Skill
Untuk dapat memahami cara Menyelesaikan Masalah Kontekstual dengan Rotasi.
4.5.4 Menyelesaikan Suatu Bayangan Yang Dihasilkan Oleh Dilatasi Dengan Sakla Tertentu Pada Dilatasi
Pusat O(0,0) Dan Dilatasi M(A,B)
a. Fakta
Menyajikan masalah – masalah kontekstual berkaitan dengan dilatasi, seperti. Pernahkah kamu melihat gelombang dipermukaan
air yang tenang? Coba jatuhkan setetes air ke permukaan air yang tenang tersebut, apa yang dapat kamu peroleh berdasarkan
pengamatan? Hasilnya pasti air yang dijatuhkan setets air tersebut pasti bergelombang.
b. Konsep
Konsep yang dipakai adalah Definisi dari Dilatasi. Dilatasi adalah suatu transformasi yang memperbesar atau memperkecil
C[P(p,q),k]

23
bangun tetapi tidak mengubah bentuk. Dilatasi dengan pusat P(p,q) dari faktor skala k A(a,b) A’ (ba ) dengan :
(ab ) = k (a− p p
b−q ) ( q )
+

c. Prinsip
Prinsip yang digunakan adalah Sifat – sifat dari Dilatasi :
1. Bangun yang diperbesar atau diperkecil (dilatasi) dengan skala k dapat mengubah ukuran atau tetap ukurannya tetapi tidak
mengubah bentuk. Jika k > 1 maka bangun akar diperbesar dan terletak searah terhadap pusat dilatasi dengan bangun semula.
2. Bangun yang diperbesar atau diperkecil (dilatasi) dengan skala k dapat mengubah ukuran tetapi tidak mengubah bentuk. Jika
k > 1 maka bangun tidak mengalami perubahan ukuran dan letak.
3. Bangun yang diperbesar atau diperkecil (dilatasi) dengan skala k dapat mengubah ukuran tetapi tidak mengubah bentuk. Jika
0< k < 1 maka bangun akan diperkecil dan terletak searah terhadap pusat dilatasi dengan bangun semula.
4. Bangun yang diperbesar atau diperkecil (dilatasi) dengan skala k dapat mengubah ukuran atau tetap ukurannya tetapi tidak
mengubah bentuk. Jika -1 < k < 0 – 1 maka bangun akan tetap diperkecil dan terletak berlawanan arah terhadap pusat dilatasi
dengan bangun semula.
5. Bangun yang diperbesar atau diperkecil (dilatasi) dengan skala k dapat mengubah ukuran atau tetap ukurannya tetapi tidak
mengubah bentuk. Jika k < -1 maka bangun akan diperbesar dan terletak berlawanan arah terhadap pusat dilatasi dengan
bangun semula.

d. Skill
Untuk dapat memahami cara Menyelesaikan Masalah Kontekstual dengan Dilatasi.
IV Identifikasi Fokus Tujuan Pembelajaran Matematika Dari Uraian Masalah
3.5.1 Menjelaskan Pengertian Transformasi Geometri
3.5.2 Menjelaskan Jenis – Jenis Transformasi Geometri
3.5.2.1Menjelaskantentangtranslasi Yang Berkaitan Dengan Masalah Kontekstual
Tujuan yang ingin dicapai yaitu:
a. Dapat memahami pengertian dan konsep translasi

24
b. Dapat memahami cara menyelesaikan bayangan
c. Menyajikan objek konstekstual dan menerapkan aturan transformasi dalam memecahkan masalah Translasi.
3.5.2.2Menjelaskan Tentang Refleksi Yang Berkaitan Dengan Masalah Kontekstual
Tujuan yang ingin dicapai yaitu:
a. Dapat memahami pengertian dan konsep refleksi.
b. Dapat memahami cara menyelesaikan bayangan
c. Menyajikan objek konstekstual dan menerapkan aturan transformasi dalam memecahkan masalah Refleksi.
3.5.2.3 Menjelaskan Tentang Rotasi Yang Berkaitan Dengan Masalah Kontekstual
Tujuan yang ingin dicapai yaitu :
a. Dapat memahami pengertian dan konsep rotasi
b. Dapat memahami cara menyelesaikan hasil rotasi
c. Menyajikan objek konstekstual dan menerapkan aturan transformasi dalam memecahkan masalah Rotasi.
3.5.2.4 Menjelaskan Tentang Dilatasi Yang Berkaitan Dengan Masalahkontekstual
Tujuan yang ingin dicapai yaitu:
a. Dapat Menjelaskan pengertian dan konsep dilatasi
b. Dapat Menyelesaikan suatu bayangan yang dihasilkan oleh dilatasi
c. Menyajikan objek konstekstual dan menerapkan aturan transformasi dalam memecahkan masalah Dilatasi.
4.5.1 Menyelesaikan Bayangan Dari Suatu Titik, Garis Dan Kurva Oleh Suatu Titik Translasi
Tujuan yang dicapai yaitu tujuan memahami konsep matematika yang mana indikatornya adalah :
a. Mampu menjelaskan pengertian salah satu transformasi geometri yaitu Translasi, yang dimana translasi itu hanya dapat berubah
posisinya saja.
b. Dapat menentukan Bayangan Titik oleh Translasi.
c. Dapat menentukan Persamaan Bayangan Kurva oleh Translasi

25
d. Dapat menyelesaikan masalah yang berkaitan dengan Translasi.
e. Dapat mengetahui rumus dari Translasi yaitu : (x’, y’) = (a, b) + (x, y)
4.5.2 Menyelesaikan Suatu Bayangan Hasil Refleksi Terhadap Suatu Titik, Garis
Tujuan yang dicapai yaitu tujuan memahami konsep matematika yang mana indikatornya adalah :
a. Mampu menjelaskan pengertian salah satu transformasi geometri yaitu Refleksi, yang dimana refleksi dapat memindahkan seluruh
titik dengan memakai sifat pencerminan pada cermin datar.
b. Mengetahui berbagai macam jenis percerminan : sumbu y, sumbu x, garis y = x, garis y =-x, garis x =a,
garis y =b
c. Dapat mengetahui rumus yang akan digunakan dalam percerminan, yaitu sumbu y, sumbu x, garis y =
x, garis y =-x, garis x =a, garis y =b
4.5.3 Menyelesaikan Hasil Rotasi Suatu Titik, Garis Yang Dirotasi Sebesar  Dengan Titik Pusat Tertentu
Tujuan yang dicapai yaitu tujuan memahami konsep matematika yang mana indikatornya adalah :
a. Mampu menjelaskan pengertian salah satu transformasi geometri yaitu Rotasi, yang dimana Rotasi atau juga disebut perputaran yang
perubahan kedudukan atau posisi objek dengan cara diputar lewat suatu pusat dan sudut tertentu.
b. Dapat menyelesaikan hasil rotasi suatu Garis yang dirotasi sebesar  dengan titik pusat tertentu.
c. Dapat mengetahui rumus yang akan digunakan dalam Rotasi, yaitu Rotasi sebesar 90° dengan pusat (a, b), Rotasi sebesar 180°
dengan pusat (a, b), Rotasi sebesar - 90° dengan pusat (a, b), Rotasi sebesar 90° dengan pusat (0, 0), Rotasi sebesar 180° dengan
pusat (0, 0), Rotasi sebesar - 90° dengan pusat (0, 0).
4.5.4 Menyelesaikan Suatu Bayangan Yang Dihasilkan Oleh Dilatasi Dengan Sakla Tertentu Pada Dilatasi
Pusat O(0,0) Dan Dilatasi M(A,B)
Tujuan yang dicapai yaitu tujuan memahami konsep matematika yang mana indiktornya adalah :
a. Mampu menjelaskan pengertian salah satu transformasi geometri yaitu Dilatasi, yang dimana dilatasi itu dapat merubah ukuran
benda yaitu Dilatasi bisa dipahami sebagai bentuk pembesaran atau pengecilan dari titik – titik yang membentuk sebuah bangun.
b. Dapat Menyelesaikan suatu bayangan yang dihasilkan oleh dilatasi dengan skala tertentu pada
dilatasi pusat O(0,0).
c. Dapat Menyelesaikan suatu bayangan yang dihasilkan oleh dilatasi dengan skala tertentu pada
dilatasi pusat M(a,b).

26
d. Dapat mengetahui rumus yang akan digunakan dalam Dilatasi yaitu
1. Dilatasi titik A(a,b) pada pusat O(0,0) dengan faktor skala m.
2. Dilatasi titik A’(a,b) terhadap pusat P(k,l) dengan faktor skala m.

27