Anda di halaman 1dari 18

MAKALAH GIZI DAN KECANTIKAN

TENTANG
POLA MENU SEIMBANG DAN PENYUSUNAN MENU SEHAT

DOSEN PENGAMPU :

Dr. dr. Linda Rosalina, M.Biomed


Rahmi Oktarina, S.Pd.,M.Pd.T

DISUSUN OLEH :
SHAFITRI AISYAH (19078155)
INDIRA MUTIARA (19078110)
NADYA SALSABILA ABBAS (19078127)
PUTRI LATISA (19078139)
MADHILLA SANDI FITRIA (19078117)

JURUSAN TATA RIAS DAN KECANTIKAN


FAKULTAS PARIWISATA DAN PERHOTELAN
UNIVERSITAS NEGERI PADANG
2020
KATA PENGANTAR

Dengan menyebut nama Allah SWT yang Maha Pengasih lagi Maha Panyayang, kami
panjatkan puja dan puji syukur atas kehadirat-Nya, yang telah melimpahkan rahmat,
hidayah, dan inayah-Nya kepada kami, sehingga kami dapat menyelesaikan makalah
tentang “Pola menu seimbang”.
Makalah ini telah kami susun dengan maksimal dan mendapatkan bantuan dari berbagai
pihak sehingga dapat memperlancar pembuatan makalah ini. Untuk itu kami
menyampaikan banyak terima kasih kepada semua pihak yang telah berkontribusi dalam
pembuatan makalah ini.
Terlepas dari semua itu, kami menyadari sepenuhnya bahwa masih ada kekurangan baik
dari segi susunan kalimat maupun tata bahasanya. Oleh karena itu, dengan tangan
terbuka kami menerima segala saran dan kritik dari pembaca agar kami dapat
memperbaiki makalah ini.
Akhir kata kami berharap semoga makalah tentang“Pola menu seimbang” ini dapat
memberikan manfaat maupun inspirasi terhadap pembaca.

Padang, 09 Febuari 2020


Penulis
DAFTAR ISI

KATA PENGANTAR...........................................................................i
DAFTAR ISI..........................................................................................ii
BAB I PENDAHULUAN
A. Latar Belakang............................................................................1
B. Rumusan Masalah………………………………………………1
C. Tujuan Masalah………………………………………………....1

BAB II PEMBAHASAN
A. Pengertian Menu 5 sehat 5 sempurna……………………………2
B. Pengertian makanan seimbang………………………………......3
C. Kandungan Makanan seimbang…………………………………4
D. Gizi seimbang…………………………………………………....7
E. Pola Makan Berdasarkan pengelompoka usia……………………9
BAB III PENUTUP
A. Kesimpulan……………………………………...........................15
B. Saran…………………………………………………………….15
DAFTAR PUSTAKA…………………………………………….........16
BAB I
PENDAHULUAN
A. Latar Belakang

Pola makan merupakan suatu gambaran yang memberikan informasi mengenai macam
jumlah makanan yang dimakan setiap hari pada setiap orang atau sekelompok
masyarakat (Sulistyoningsih,2011). Menurut Khumaidi (2007) pola makan ialah tingkah
laku manusia atau sekelompok manusia dalam memenuhi kebutuhan makan yang
meliputi sikap, kepercayaan dan pemilihan makanan, dan pola makan memiliki tiga
komponen yang terdiri dari: jumlah, frekuensi, dan jenis. Sedangkan menu adalah suatu
rangkaian yang beberapa macam hidangan atau masakan yang disajikan dalam
sekelompok orang untuk setiap makan yang dapat berupa hidangan pagi, siang, dan
malam. Hidangkan tersebut terdiri dari tiga kali makan dan dua kali makanan selingan
atau snack.(Sulistyoningsih,2012). Pola makan akan menentukan status gizi seseorang
atau sekelompok orang. ststus gizi adalah ukuran keberhasilan dalam pemenuhan nutrisi
yang diinfikasikan oleh berat badan dan tinggi badan anak.

B. Rumusan Masalah
Berikut permasalahan yang akan dibahas sebagai berikut.
A. Apa Pengertian Makanan 4 sehat 5 sempurna ?
B. Apa Pengertian menu makanan seimbang ?
C. Apa Saja kandungan makanan seimbang ?
D. Apa Pengertian gizi seimbang ?
E. Apa saja Pengelompkkan Pola makan seimbang berdasarkan usia?

C. Tujuan Masalah
Berdasarkan rumusan masalah di atas maka tujuannya sebagai berikut.
A. Untuk mengetahui pengertian makanan 4 sehat 5 sempurna
B. Untuk mengetahui pengertian makanan seimbang
C. Untuk mengetahui kandungan makanan
D. Untuk mengetahui pengertian gizi seimbang
E. Untuk mengetahui makanan sehat berdasarkan usia
BAB II
PEMBAHASAN

A. Pengertian Makanan 4 Sehat 5 Sempurna


Pengertian makanan sehat adalah makanan yang mengandung 4 sumber nutrisi yaitu
makanan pokok, lauk pauk, sayur-sayuran, buah-buahan, dan disempurnakan dengan
susu. Sehingga jika dilihat dari kandungannya, makanan 4 sehat 5 sempurna adalah
makanan yang mengandung karbohidrat, protein, mineral, vitamin, dan lemak tak jenuh.

1.Makanan Pokok

Pengertian makanan pokok adalah makanan utama yang banyak mengandung


karbohidrat. Karbohidrat sendiri berfungsi sebagai sumber tenaga bagi tubuh untuk
malakukan aktifitas sehari-hari. Makanan pokok di setiap daerah berbeda-beda. Orang
barat memilih gandum sebagai makanan pokoknya. Orang asia dan oriental memilih
nasi. Masing-masing negara memiliki bahan pokok yang berbeda.

2. Lauk-Pauk

Lauk pauk identik sebagai makanan sumber protein. Protein yang ada pada lauk pauk
berfungsi untuk memenuhi kebutuhan zat pembangun pada tubuh. Misalnya yaitu
tempe, tahu, telur, daging, ikan, dan lain-lain.

3. Sayur-Mayur

Sayur mayur merupakan salah satu makanan sumber vitamin dan mineral. Sayur-
sayuran pada makanan memiliki fungsi untuk memenuhi kebutuhan zat pengatur tubuh.
Contoh : Kangkung, bayam, terong, tomat, cabe, kacang panjang, kol gepeng, labu
siam, dan lain sebagainya.

4. Buah-buahan
Buah serupa dengan sayur mayur, yaitu merupakan makanan sumber vitamin dan
mineral. Buah-buahan pada makanan juga memiliki fungsi untuk memenuhi kebutuhan
zat pengatur pada tubuh. Contohnya yakni apel, pepaya, pisang, manggis, markisa,
kesemek, salak pondoh, duren, dan lain sebagainya.

5. Susu

Susu merupakan sumber protein, mineral dan asam lemak essensial. Susu dan produk
olahannya seperti keju, mentega, yogurt, dll mempunyai kandunga gizi yang sangat
tinggi. Susu segar sangat kaya akan nutrisi, diantaranya protein, vitamin D, kalsium,
vitamin B12, vitamin A, fosfor, riboflavin, dan niacin. Susu fungsinya adalah sebagai
makanan pelengkap pada menu empat sehat 5 sempurna. Karena hanya sebagai
pelengkap maka tidak ada kewajiban atau keharusan kita untuk mengkonsumsi atau
meminumnya.

B. Pengertian Menu makanan seimbang

Menu makanan adalah susunan makanan yang dimakan oleh seseorang untuk sekali
makan atau untuk sehari. Menu makan seimbang adalah menu yang terdiri dari
beranekaragam makanan dalam jumlah dan proporsi yang sesuai, sehingga memenuhi
kebutuhan gizi seseorang guna pemeliharaan dan perbaikan sel-sel tubuh dan proses
kehidupan serta pertumbuhan dan perkembangan.

Tidak ada satu jenis makanan yang mengandung semua zat gizi secara lengkap. Untuk
bisa hidup sehat dan produktif, kita harus mengonsumsi beranekaragam makanan
sehingga beranekaragam makanan itu bisa saling melengkapi & menjadi zat gizi secara
lengkap. Makanan merupakan salah satu faktor penentu kesehatan kita. Semakin bergizi
makanan yang kita makan, semakin rendah resiko kita terkena suatu penyakit.
C. Kandungan Gizi Seimbang

1. Karbohidrat

Karbohidrat Karbohidrat merupakan sumber utama zat tenaga/energi. Di dalam tubuh


setiap 1 g karbohidrat dapat memberikan energi sebesar 4 kkal. Pada umumnya,
karbohidrat terdiri dari karbohidrat sederhana, yaitu monosakarida (glukosa, fruktosa,
galaktosa), disakarida (sukrosa, laktosa, maltosa), karbohidrat komplek (polisakarida
seperti pati, glikogen, selulosa), pektin, dan lignin. Sumber karbohidrat sederhana
adalah berbagai jenis tepung dan gula, sedangkan sumber karbohidrat kompleks adalah
padi-padian (misalnya beras, jagung, gandum); umbi-umbian (misalnya ubi jalar, ubi
kayu/singkong, talas, kentang); sagu; pisang; dan hasil olahannya (misalnya combro,
pisang goreng, getuk, lontong, biskuit). Konsumsi karbohidrat sederhana akan segera
menghasilkan tenaga/energi, namun akan cepat habis sehingga akan cepat merasa lapar.
Oleh karena itu, sebaiknya mengonsumsi karbohidrat kompleks agar rasa kenyang lebih
lama. Kekurangan karbohidrat pada anak sekolah dapat menyebabkan mudah lelah,
mudah terkena infeksi, dan kurang konsentrasi. Konsumsi karbohidrat sederhana,
terutama gula, sebaiknya dibatasi 4 (empat) sendok makan setiap hari, hal ini karena
kelebihan energi tersebut akan disimpan dalam bentuk lemak sehingga menimbulkan
kegemukan (obesitas). Disamping itu, gula sederhana juga dapat menyebabkan karies
gigi. makanan pokok sumber karbohidrat misalnya beras, jagung, gandum, ubi kayu,
kentang, sagu, dan sebagainya.

2. Protein

Protein berperan penting sebagai zat pembangun dalam struktur dan fungsi sel. Selain
itu protein juga dapat menjadi sumber energi, yaitu menghasilkan 4 kkal dari 1 gram
protein. Protein merupakan rangkaian dari unit-unit asam amino. Asam amino terdiri
dari asam amino esensial dan non esensial. Asam amino esensial merupakan asam
amino yang diperlukan oleh tubuh tetapi tidak dapat disintesis oleh tubuh, sehingga
harus dipenuhi dari makanan yang dikonsumsi sehari-hari. Asam amino esensial terdiri
dari histidin, isoleusin, leusin, lisin, metionin, fenilalanin, treonin, triptofan dan valin.
Sedangkan asam amino non esensial merupakan asam amino yang dapat disintesis oleh
tubuh, antara lain alanin, arginin, sistein, glutamin, glisin, taurin. Sumber protein dapat
berasal dari nabati maupun hewani. Sumber protein nabati, seperti kacang-kacangan,
dan sumber protein hewani seperti susu, daging, ikan darat maupun laut, dan produk
pangan olahannya. Guna memperoleh mutu protein yang baik, paling tidak 1/5
(seperlima) angka kecukupan protein dipenuhi dari protein hewani. Kekurangan protein
dapat menyebabkan terhambatnya pertumbuhan anak-anak, menurunkan daya
tahan/imunitas, serta timbulnya kejadian kwashiorkor dan marasmus.

3. Lemak

Lemak menghasilkan energi tertinggi karena setiap 1 gram asupan lemak akan
menghasilkan 9 kkal energi. Pada umumnya lemak merupakan trigliserida yang terdiri
dari gliserol dan asam-asam lemak. Asam lemak dikelompokkan menjadi asam lemak
jenuh (asam palmitat dan asam stearat), dan asam lemak tidak jenuh (omega-3
(misalnya asam linolenat, asam dokosaheksaenoat/DHA) dan omega-6 (asam linoleat,
asam arakidonat/ARA). Asam lemak tidak jenuh sangat dibutuhkan anak-anak terutama
untuk proses pertumbuhan, termasuk pada perkembangan otak. Pangan sumber
lemak/minyak secara umum dibedakan menjadi dua, yaitu nabati (tumbuhan) dan
hewani (hewan). Pangan sumber lemak nabati yaitu minyak kelapa, minyak sawit,
minyak jagung, minyak kedelai, minyak kacang tanah, berbagai kacang, kemiri, alpukat,
durian dan margarin. Pangan sumber lemak hewani antara lain kuning telur, daging
sapi, daging kambing, daging ayam, udang, ikan, hati, susu, mentega dan keju.

Mineral yang penting untuk pertumbuhan dan pemeliharaan tulang adalah kalsium,
magnesium, fosfor dan fluor. Sumber pangan yang mengandung kalsium antara lain
produk olahan susu, keju dan yogurt, ikan salmon dan sarden khususnya dengan
tulangnya, sayuran berdaun hijau misalnya brokoli. Mineral lain yang diperlukan bagi
anak sekolah antara lain natrium, kalium, klor, besi, seng, iodium, selenium, mangan,
tembaga, kromium, dan molibdenum. Anemia Gizi Besi (AGB) merupakan masalah
kekurangan zat gizi yang sering terjadi pada anak di seluruh dunia termasuk Indonesia.
Kekurangan zat besi dapat ditandai dengan wajah pucat dan lemah/letih. Sumber zat
besi antara lain: daging sapi, daging kambing, hati, ikan tuna, telur dan kacang-
kacangan. Garam umumnya mengandung natrium, dan biasanya banyak terdapat pada
makanan, bumbu penyedap, dan pengawet. Natrium berfungsi untuk mengatur tekanan
darah, namun konsumsi natrium berlebih merupakan salah satu faktor yang
mengakibatkan kenaikan tekanan darah. Konsumsi garam sebaiknya dibatasi 1 (satu)
sendok teh setiap hari. Adapun buahnya diantara lain pisang , apel , papaya , jeruk .

4. Vitamin

Vitamin Vitamin merupakan zat gizi yang diperlukan tubuh dalam jumlah sangat sedikit
namun sangat penting, serta harus selalu tersedia dalam makanan karena tidak dapat
dibuat oleh tubuh. Berdasarkan kelarutannya, vitamin dibagi menjadi vitamin larut air
(vitamin B1, B2, B3, B6, B12, asam pantotenat, asam folat, biotin, dan vitamin C); dan
vitamin larut lemak (vitamin A, D, E, K).

5. Air

Air mempunyai fungsi penting bagi tubuh manusia, yaitu 1) sebagai pembentuk tubuh;
2) sebagai pengatur suhu tubuh; 3) sebagai pelarut; 4) sebagai pelumas dan bantalan; 5)
sebagai media transportasi; dan 6) sebagai media pembuangan racun dan sisa
metabolisme. Asupan air wajib sekurang-kurangnya sebesar 1600 mL berasal dari air
minum, makanan, dan hasil oksidasi zat makanan.

6. Serat

Serat Serat juga dibutuhkan oleh tubuh terutama untuk membantu mempermudah proses
buang air besar. Serat pangan larut air yang umumnya terdapat dalam buah, kacang dan
sereal berfungsi untuk memperlambat penyerapan glukosa, kolesterol dan garam
empedu di dalam usus halus, sehingga menurunkan kadar gula dan kolesterol darah.
Sedangkan serat pangan yang tidak larut air dapat membantu memudahkan buang air
besar yang bersumber dari sayur dan buah.
D. Gizi Seimbang

Gizi seimbang adalah susunan makanan sehari–hari yang mengandung zat-zat gizi
dalam jenis dan jumlah yang sesuai dengan kebutuhan tubuh, dengan memerhatikan
prinsip keanekaragaman atau variasi makanan, aktivitas fisik, kebersihan, dan berat
badan (BB) ideal.

Makanan sehat umumnya mencakup berbagai nutrisi dalam jumlah yang memadai,
termasuk vitamin dan mineral. Sayuran hijau menempati urutan pertama dalam jenis
makanan sehat karena kandungan nutrisi yang lengkap. Di antara jenis sayuran hijau,
ada berbagai pilihan yang baik untuk dikonsumsi, seperti sawi hijau, brokoli, dan bayam
dengan kandungan serat yang tinggi.

Selain sayur, buah juga sangat penting dikonsumsi karena mengandung banyak vitamin.
Dari sekian banyak buah, beberapa buah yang populer dan kaya akan nutrisi, di
antaranya adalah:

 Apel, karena banyak mengandung serat, vitamin C, dan antioksidan lain.


 Jeruk, yang tinggi kandungan vitamin C.
 Alpukat, yang kaya lemak sehat, kalium dan vitamin C.
 Pisang, sebagai salah satu sumber kalium.
 Buah-buahan berry, seperti blueberry dan strawberry. Selain rendah kalori, juga
kaya akan antioksidan dan serat.

Mengonsumsi makanan sehat juga sebaiknya tetap seimbang dan beragam. Berikut
kelompok makanan sehat utama lain yang harus Anda konsumsi, selain sayuran dan
buah-buahan:

Daging dan telur


Daging merupakan salah satu makanan sehat yang banyak mengandung nutrisi. Daging
sapi tanpa lemak merupakan sumber protein dan zat besi yang lebih tinggi dibandingkan
daging lainnya. Sedangkan telur tergolong sebagai salah satu bahan makanan paling
bergizi karena selain tinggi protein, telur juga memiliki kandungan nutrisi yang lengkap
mulai dari vitamin, mineral, lemak tak jenuh, hingga zat antioksidan.

Kacang-kacangan dan biji-bijian

Kelompok makanan ini merupakan jenis makanan sehat yang renyah dan sarat akan
nutrisi, termasuk magnesium dan vitamin E.

Ikan dan makanan laut lainnya

Ragam makanan laut terutama ikan, adalah jenis makanan sehat yang kaya asam lemak
omega-3 dan yodium. Penelitian menunjukkan, orang yang sering makan ikan laut
cenderung lebih panjang umur dan memiliki risiko lebih rendah terhadap banyak
penyakit, termasuk penyakit jantung.

Susu

Susu sangat tinggi vitamin, mineral, protein hewani berkualitas dan lemak sehat. Selain
itu, susu merupakan salah satu sumber kalsium terbaik. Anda juga bisa mengonsumsi
susu dalam beragam bentuk produk olahan susu, seperti keju. Susu yang
difermentasikan menjadi yoghurt, mengandung banyak bakteri baik untuk pencernaan.

E. Makanan sehat berdasarkan usia

Makanan Sehat untuk balita

1. Sayuran Berdaun Hijaus eperti sawi, bayam, brokoli, dan kangkung memiliki
banyak kandungan serat untuk menjaga metabolisme tubuh dan kadar vitamin
serta mineral yang tinggi, yaitu zat besi, kalsium, dan asam folat.
2. Daging balita dari daging rendah lemak dan ayam tanpa kulit
3. Buah-buahan (alpukat, buah ini memiliki kandungan lemak tidak jenuh yang
menyehatkan.)
4. Kacang-kacangan kacang tanah, kedelai, almon, pistachio, dan lain-lain yang
memiliki kandungan sumber lemak baik (omega-3 dan omega-6) sehingga
bermanfaat untuk tubuh, khususnya jantung.
5. Susu

Makanan sehat untuk anak usia 5- 10 tahun

1. Kalsium seperti susu, keju, yoghurt, jus jeruk yang diperkaya, sayuran berdaun
hijau, sereal, biji wijen, dan tahu. Anak idealnya harus mendapatkan 3 porsi
makanan kaya kalsium per hari, misalnya segelas susu 150 ml, yoghurt dan
sepotong kecil keju.
2. Folat sereal merupakan sumber yang baik dari folat. Sumber-sumber lain
termasuk roti, sayuran berdaun hijau, dan kacang-kacangan.
3. Zat Besi
Sumber zat besi dapat diperoleh dari daging merah, hati, sereal, dan, kacang-
kacangan.
Untuk membantu menyerap zat besi lebih efektif dari sumber-sumber makana
non daging, dapat dikombinasikan dengan makanan yang kaya vitamin C,
seperti buah jeruk dan jus buah.
4. Makanan yang mengandung lemak dan gula
seperti mentega, minyak goreng, gula, biskuit, kue, keripik, permen, es krim,
coklat, dan minuman manis. Makanan ini tidak boleh dimakan terlalu sering.

Makanan sehat untuk remaja 11-18 tahuin

1. Makan daging minimal 3 kali seminggu, terutama bagi para gadis. Daging
menyediakan zat besi yang paling mudah diserap tubuh, akan sangat baik bila
dikonsumsi selama masa menstruasi. Zat besi yang cukup sangat baik untuk
menunjang kesehatan dan masa pertumbuhan.
2. makanan lain yang kaya akan zinc seperti kepiting, telur, kacang-kacangan. Zinc
akan membantu meningkatkan kekebalan tubuh sehingga tak mudah sakit.
3. kalsium setiap hari, seperti susu, keju, yogurt, sayuran berdaun hijau, seafood,
maupun kacang-kacangan

Remaja usia 20 tahun

1. buah berry. Vitamin C membantu tubuh menyerap zat besi, meningkatkan imun
dan mencerahkan kulit secara alami.
2. Kacang-kacangankaya kalsium, termasuk susu rendah lemak, ikan tulang lunak,
maupun kacang-kacangan.
3. Ikan yang kayak minyak sebagai sumber vitamin D. Vitamin D akan
memudahkan tubuh dalam penyerapan kalsium. Penting bagi kesehatan tulang
dan gigi.
4. Bayam mengandung folat dan vitamin B yang tinggi. Dapat mencegah
kerusakan syara fserta menjaga dari kelelahan.

Makanan sehat untuk usia dewasa 30 tahun

1. Menkonsumi makanan yang mengandung banyak senyawa antioksidan dan anti-


ageing seperti manga, ceri , bluberry, jeruk , stroberi , sayur brokoli dan bayam.
Ikan , jamur , delima merah , alpukat.
2. Mengonsumsi makanan yang kaya vitamin B, seperti roti gandum, sereal,
sayuran hijau, dan telur. Vitamin B membantu menyerap energi dari makanan
dan ampuh melawan stres.
3. Produk kedelai mengandung protein kedelai yang dapat ditemukan dalam
makanan seperti tahu, susu kedelai, kecap dan sereal. Protein kedelai membantu
menurunkan kolesterol jahat dan membantu dalam menjaga jantung bebas
penyakit.
4. Tuna kaya akan asam lemak omega-3 yang penting untuk kesehatan fungsi
jantung. Lemak sehat ini juga meningkatkan memori dan meningkatkan fungsi
kognitif.
5. Telur
6. Bayam

Makanan sehat untuk usia dewasa 40 tahun

1. Yang mengandung karbohidrat, protein, lemak, vitamin, dan mineral setiap


harinya. Karbohidrat berfungsi sebagai sumber energi utama yang diperlukan
tubuh. Protein membantu menjaga massa otot yang mulai menghilang. Lemak
berfungsi untuk menjaga suhu tubuh sekaligus cadangan energi. Sementara
vitamin dan mineral membantu tubuh untuk dapat menjalankan fungsinya setiap
hari.
2. Kacang almon
Almon kaya akan asam amino dan vitamin E. Ini merupakan kudapan yang baik
bagi mereka yang bermasalah dengan kolesterol. Almon dapat membantu
menurunkan kolesterol dan menjaga tubuh bebas penyakit
3. Ubi jalar
Ubi jalar merupakan salah satu makanan sehat yang cocok dimakan bagi Anda
yang berusia 40 tahun. Ubi jalar membantu mengurangi efek dari asap rokok,
mencegah diabetes, dan juga meningkan kesehatan kekebalan tubuh. Selain itu,
ubi jalar kaya akan vitamin C yang membantu untuk menyehatkan kulit Anda.
4. Daging sapi tanpa lemak
aging sapi memang kaya akan zat besi. Zat besi akan membantu mengangkut
oksigen dari paru ke berbagai sel dalam tubuh. Ini juga mengandung protein
tinggi pembangun otot.
5. Anggur
ntioksidan hadir juga dalam anggur merah yang mampu mencegah penyumbatan arteri
dan menurunkan kolesterol jahat. Segelas anggur merah memiliki manfaat yang sama
untuk tubuh.

Makanan sehat untuk usia 50 tahun

1. Apel
Kandungan nutrisi di dalam buah apel ini bisa membantu mengatur kadar gula
darah, tekanan darah, dan kolesterol Anda. Selain itu, apel merupakan sumber
vitamin C, kalium, serat, dan antioksidan yang baik. Oleh karena itu, bagi Anda
yang telah menginjak usia 50 tahun dan di atasnya, sangat dianjurkan
mengonsumsi buah apel secara rutin.
2. Pir
Buah pir ini sangat bagus untuk yang berusia 50 tahuan ke atas, karena buah pir
mengandung banyak serat larut seperti vitamin C, asam folat, kalium, dan
antioksidan. Rasanya yang enak dan segar ini dapat membantu mengatur kadar
gula darah dan mencegah diabetes.
3. Bawang Putih
Bawang putih merupakan salah satu makanan super anti-penuaan yang sangat
kuat dan sangat ideal untuk dikonsumsi bagi Anda yang berusia di atas 50 tahun.
Bawang putih yang memiliki sifat antimikroba, antivirus, dan antijamur ini
sangat bagus untuk mengobati pilek dan infeksi.
Manfaat bawang putih lainnya adalah dapat meningkatkan kesehatan
kardiovaskular, menurunkan tekanan darah, mencegah kanker, mengatur gula
darah, dan membantu gejala demensia.
4. Wortel
Wortel termasuk dalam jenis makanan yang sangat baik dengan segala
kandungan nutrisi di dalamnya yang sangat bermanfaat. Wortel dapat membantu
Anda dalam perawatan kulit, penglihatan, kesehatan mulut, kolesterol, tekanan
darah, penyakit kardiovaskular, sistem kekebalan tubuh, pencernaan, hingga
pencegahan kanker.
Hal ini dikarenakan, pada wortel terdapat beta-karoten, serat, vitamin A, vitamin
C, vitamin E, vitamin K, vitamin B8, serta mineral (kalium, tembaga, mangan,
besi), dan antioksidan yang dikandungnya.

Makanan sehat untuk usia lansia 50 tahun keatas

 Bahan makanan sumber karbohidrat, seperti oatmeal (bubur gandum), roti


gandum, beras merah, dan beras tumbuk.

 Bahan makanan sumber protein, seperti susu rendah lemak, ikan, tempe, dan
tahu.

 Bahan makanan sumber lemak sehat, seperti kacang-kacangan (kacang


tanah/selai kacang), minyak kedelai, dan minyak jagung.

 Sayuran berwarna hijau atau jingga seperti bayam, kangkung, wortel, brokoli,
labu kuning, labu siam, dan tomat.

 Buah-buahan segar seperti pepaya, pisang, jeruk, apel, semangka, dan lain
sebagainya.

 Sebisa mungkin pilihlah makanan segar dan hindari segala jenis makanan olahan
yang menggunakan bahan pengawet.

 Batasi gula, garam dan lemak

 Konsumsi kalsium

seperti susu, keju, yogurt, kacang almond, sayuran hijau (bayam, kangkung, dan
bok choy), serta ikan (sarden, ikan teri, dan salmon).
BAB III
PENUTUP

A. Kesimpulan

Menu makanan adalah susunan makanan yang dimakan oleh seseorang untuk sekali
makan atau untuk sehari. Menu makan seimbang adalah menu yang terdiri dari
beranekaragam makanan dalam jumlah dan proporsi yang sesuai, sehingga memenuhi
kebutuhan gizi seseorang guna pemeliharaan dan perbaikan sel-sel tubuh dan proses
kehidupan serta pertumbuhan dan perkembangan.

Gizi seimbang adalah susunan makanan sehari–hari yang mengandung zat-zat gizi
dalam jenis dan jumlah yang sesuai dengan kebutuhan tubuh, dengan memerhatikan
prinsip keanekaragaman atau variasi makanan, aktivitas fisik, kebersihan, dan berat
badan (BB) ideal. Adapun Kandungan yang terdapat antara lain karbohidrat , protein ,
vitamin , lemak , mineral , air dan serat

B. Saran

Penulis dalam menyusun makalah ini pastilah belum sempurna, maka dari itu penulis
berharap teman-teman dan pembaca sudi memberikan saran dan kritik untukkebaikan
makalah selanjutnya
DAFTAR PUSTAKA

https://www.indonesiana.id/read/8341/20-makanan-terbaik-untuk-anda-di-usia-
40-an
https://www.academia.edu/6135967/MENYUSUN_Menu_Seimbang
https://bali.tribunnews.com/2018/05/05/usia-menginjak-30-tahun-konsumsi-10-
makanan-ini-untuk-cegah-penuaan-dini?page=3
https://hellosehat.com/parenting/nutrisi-anak/nutrisi-untuk-anak-usia-sd-pra-
remaja-dan-remaja/